E-Jurnal Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang (STTIND)
Not a member yet
    258 research outputs found

    PERBANDINGAN KONSUMSI BAHAN BAKAR MITSUBISHI FUSO 220 PADA SETIAP SEGMEN JALAN DAN BERDASARKAN RPM

    Full text link
    PT Haswi Kencana Indah menargetkan konsumsi bahan bakar yang digunakan adalah 19 liter/jam pada pengangkutan batubara dari front penambangan menuju stockpile. Namun pada kenyataannya di lapangan, konsumsi bahan bakar 21 liter/jam yang melebihi dari standar perusahaan. Pengamatan di lapangan terlihat bahwa kondisi jalan angkut terdapat amblasan serta berlumpur. Kondisi jalan juga di pengaruhi oleh kemiringan yaitu 20º untuk dilalui oleh truck pengangkut batubara. Kondisi jalan tersebut tentunya akan mempengaruhi terhadap konsumsi bahan bakar. Konsumsi bahan bakar menjadi hal yang sangat perlu dikaji karena berkaitan dengan biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam operasi pengangkutan. Banyak faktor yang mempengaruhi besar atau kecilnya konsumsi bahan bakar diantaranya kemiringan jalan (grade), RPM alat angkut, kecepatan alat angkut, rimpull alat angkut, jarak tempuh alat angkut, dan waktu tempuh alat angkut. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan konsumsi bahan bakar Mitsubishi Fuso 220 pada setiap segmen jalan dan berdasarkan RPM. Data yang dibutuhkan adalah panjang jalan, RPM, waktu edar alat angkut, kondisi jalan di lapangan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penggunaan konsumsi bahan bakar truck Mitsubishi fuso 220 pada setiap operasi pengangkutan batubara di PT. Haswi Kencana Indah dengan jarak 798 meter adalah 21,1 liter/jam (saat bermuatan 17,573 liter/jam, 3,527 liter/jam saat kosong) sedangkan pemakaian bahan bakar menggunakan perhitungan RPM adalah 18,01 liter/jam (11,09 liter/jam bermuatan, kosong 4,7 liter/jam dan pada saat idle 2,22 liter/jam). Berdasarkan hasil penelitian, penulis merekomendasikan terkait kondisi permukaan jalan, grade jalan yang ada di lapangan seperti meminimalisir amblasan (≤ 5 ) dengan menimbunnya dengan batuan-batuan yang relatif keras dan memperlebar jalan angkut ideal tikungan untuk dilalui truck Mitsubishi fuso 220 sebesar 8,04 meter

    OPTIMASI KEUNTUNGAN PRODUKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING DI UMKM MUBAROK SNACK

    Full text link
    UMKM Mubarok Snack merupakan satu-satunya UMKM yang berada di Pandan, Sekarmojo Kecamatan Purwosari yang memproduksi keripik tempe dan tidak terkecuali menghadapi permasalahan dalam menjalankan usahanya. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Mubarok Snack diantaranya menentukan jumlah produksi yang optimal dengan menggunakan sumberdaya yang ada agar memperoleh keuntungan yang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk menentukan keuntungan produksi yang optimal di UMKM Mubarok Snack dengan metode yang digunakan pendekatan linear programming dengan bantuan QM for Windows. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat 3 variabel keputusan dan 10 kendala. variabel keputusan yang digunakan adalah rengginang, keripik tempe, dan keripik menjes. Sedangkan kendala pada penelitian ini adalah bahan baku yang digunakan dalam proses produksi. Hasil perhitungan diperoleh keuntungan bersih sebesar Rp 446.681 dengan memproduksi keripik rengginang sebanyak 275 pak, Keripik tempe sebanyak 83 pak, dan keripik menjes sebanyak 60 pak dalam sehari dengan peningkatan keuntungan sebesar Rp38.202

    PERHITUNGAN CADANGAN BATU GRANIT DENGAN METODE PENAMPANG MELINTANG (CROSS SECTION) DI PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT

    Full text link
    PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan perusahaan tambang yang menjadikan batuan granit sebagai bahan galian utama perusahaan tersebut. Sistem penambangan yang dipakai pada perusahaan yaitu tambang terbuka (quarry) dengan alur penambangan pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan. Salah satu aspek yang perlu diketahui dalam pertimbangan ekonomi adalah cadangan. Cadangan merupakan unsur penting yang harus diketahui karena menyangkut produk dari suatu kegiatan penambangan yang akan dijual dan menjadi salah satu faktor penentu untung rugi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penampang melintang. Pengambilan data dilakukan di PT Gilgal Batu Alam Lestari dengan melakukan pemetaan di areal quarry menggunakan Total Station untuk mendapatkan besaran areal quarry yang telah tertambang. Hasil pemetaan topografi pada area quarry PT Gilgal Batu Alam Lestari dengan menggunakan Total Station telah terjadi perubahan rona pada area quarry dengan topografi elevasi tertinggi 75 meter dan terendah 30 meter. Volume dan tonase batu granit yang telah tertambang dihitung dengan menggunakan metode cross section didapat hasil sebesar 163.906,93 m³ atau 819.534,65 ton. Adapun persentase cadangan tertambang yang didapat adalah sebesar 14,03% dari total cadangan awal sebesar 342.673,98 m³ atau 1713369,93 ton. PT Gilgal Batu Alam Lestari dapat terus memproduksi batu granit sebesar 160.000 m³/tahun, maka sisa umur tambang batu granit PT Gilgal Batu Alam Lestari adalah 7 tahun 1 bulan. Faktor yang menjadi dasar perhitungan cadangan ulang adalah tidak sesuainya rencana penambangan dengan realisasi, banyaknya areal yang tidak dapat dibebaskan saat berlangsungnya proses penambangan, sehingga tidak sesuainya umur tambang milik PT Gilgal Batu Alam Lestari

    IMPLEMENTASI SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) BERBASIS OPEN SOURCE PADA MODUL SALES DAN ACCOUNTING PADA SEBUAH UKM MAKANAN DI YOGYAKARTA

    Full text link
    UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara, termasuk di Indonesia. Namun, UMKM saat ini mengalami berbagai kendala, dimana mayoritas transaksi proses bisnis masih dilakukan secara manual. Penelitian ini menyajikan studi kasus implementasi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis open source pada sebuah UMKM kuliner (UMKM X) di Yogyakarta. Metode action design research, digunakan dalam pengimplementasian sistem ERP. Metode action design research terdiri dari problem formulation, building, intervention, and evaluation (BIE), dan reflection and learning. Pada tahap problem formulation diperoleh informasi bahwa proses bisnis UMKM X mayoritas dilakukan secara manual. Pada tahap BIE dilakukan identifikasi proses bisnis dan kebutuhan konfigurasi modul. Modul yang akan diimplementasikan untuk fase pertama adalah sales dan accounting. Fase reflection and learning dilakukan penggalian feedback ke pihak user dan pemiliki UMKM X, dimana hasil user acceptance test (UAT) menunjukkan bahwa semua skenario proses sales dan accounting berhasil dijalankan

    RANCANG BANGUN ALAT LAMINAR AIR FLOW BERBASIS SISTEM OTOMATIS

    Full text link
    Pengunaan alat Laminar Air Flow pada laboratorium mikrobiologi sangat penting diperhatikan, karena alat ini mempunyai radiasi lampu UV yang bisa mengakibatkan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh manusia. untuk itu sangat penting penerapan keamanan alat Laminar Air flow ini, sehingga tidak terjadi resiko kecelakaan dalam bekerja. Laminar Air Flow memang sangat dibutuhkan sebagai media sterilisasi agar tidak berkembangnya mikroba, serta bakteri dan jamur. Pada alat yang digunakan sebelumnya dilaboratorium mengunakan secara sederhana dan hasilya tidak maksimal pada perkembangan mikroba. Dengan adanya rancang bangun alat Laminar Air Flow yang mengendalikan lampu UV secara otomatis serta pengaturan waktu dan penambahan receiver Bluetooth, sehingga mempermudah dalam proses kerja alat Laminar Ai Flow. untuk menjaga kualitas dari media bahan yang disterilkan, perlunya alat yang mendukung dalam proses kerja yang berbasis otomatis

    RESERVASI PANGKAS RAMBUT PADA BARBERSHOP RAZOR BUKITTINGGI

    Full text link
    Barbershop Razor merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang Pangkas Rambut yang berlokasi di Bukittinggi. Usahanya meliputi pemesanan pangkas rambut yang terdiri dari beberapa macam bagian rambut yang sudah dikerjakan. Saat ini data transaksi pemesanan pangkas rambut Barbershop Razor dilakukan secara manual sehingga rentan akan resiko kehilangan data pemesan. Dari permasalahan tersebut penulis menawarkan solusi sistem informasi pengolahan data pemesanan secara lebih efisien dan efektif. Metode pengumpulan data dengan metode analisa sistem yang digunakan untuk mengidentifikasikan komponen-komponen perancangan sistem informasi meliputi perancangan dan struktur tabel database, untuk bahasa pembuatan sistem informasi ini menggunakan software Sublime Text 3 dan Boostrap

    IDENTIFIKASI PENYELESAIAN LINE STOP A&B CYLINDER HEAD PADA ROUGH RAW MATERIAL MENGGUNAKAN POKA YOKE

    Full text link
    In solving problems in this study background using the Poka Yoke method. PT. XYZ is the object of research this time and focuses on solving the Line Stop problem on Line A & B Cylinder Head on Rough Raw Materials. The purpose of the research for possible failure that occurs or has happened. After the failure is known, the next alternative problem solving is to prevent errors that will occur and/or activities/actions using the Poka Yoke method. The discovery in this study is known that the problem process when the spare part runs from the stopper at the shutter input rough raw material line A & B. So that it results in a spare part and exceeding work in procces (WIP) which can cause the IMSP-0011 engine to become a fault and line stop average 10 minutes per day. The results of this study using the Poka Yoke method through specific, measurable, achievable, reasonable and timephase (SMART) approaches which in essence are by adding Poka Yoke barrier to the stopper and changing ordinary nuts into nut lock. So the conclusion results of the implementation show the stopper functioning maximally, then the spare part according to the WIP

    PERANCANGAN PENGELOLAAN DATA SANGGAR SENI SAAYUN SALANGKAH KOTA BUKITTINGGI

    Full text link
    The design of  Data Management for the SaayunSalapak Art Studio serves to design an application that is expected to support the management of art gallery data, member registration and studio event schedule data which is intended to make it easy for members to get the information needed by studio members and make it easier for admins to manage schedule of events, decision making and by utilizing web programming as application software is expected to replace ways that are less effective and efficient and are expected to facilitate reporting on the results of the decision making process. Design and manufacture of data processing applications using the System Development Life Cycle (SDLC) method. Starting from problem identification, design, modeling to implementation

    ANALISA KESTABILAN TRANSIEN MENGGUNAKAN METODE TRAJEKTORI KRITIS PADA SISTEM WILAYAH SUMBAR

    Full text link
    This research is to examine the transient stability analysis using the critical trajectory method in the system of the West Sumatra region. Transient stability plays an important role for safety and reliability in the electric power system which aims to estimate the condition of the system when an outage occurs, either in the form of line discharge or generator discharge. This study discusses the stability of transients that occur due to disturbances in the system that affect the generator. When a disturbance occurs, the system will be in a transient state. In this condition, the safety relay will work to open the circuit breaker within a certain time. However, this does not guarantee that the system will return to steady state conditions. This study discusses the stability of transients that occur due to disturbances in the system that affect the generator. When a disturbance occurs, the system will be in a transient state. In this condition, the safety relay will work to open the circuit breaker within a certain time. However, this does not guarantee that the system will return to steady state conditions. After the disturbance the system will return to stability with a tcb open time of 0.300 second, while when the release of channel 10 between the Pauh Limo-Simpang Haru buses occurs with a tcb open time of 0.250 seconds, the critical clearing time value is 1.143 seconds, then the critical path that occurs in the simulation results the time of the loose line between the Pauh Limo-Simpang Haru bus is 1.143-1.144 second

    EVALUASI KONEKTOR YANG ERGONOMI DALAM PERANCANGAN DESAIN GUNA PEMBERIAN EVALUASI DESAIN PRODUK TEMPAT DUDUK

    Full text link
    Background the conducted in order to produce a design that is in accordance with the design design, it takes stages of activities such as planning or development. This starts from the idea search stage, problem analysis and followed by the development stage, in the form of concepts, systems and details. In addition, it can also be made protected, production activities, evaluation or product trials, then end in the distribution section. Purpose in this research to provide appropriate design results and also pay attention in terms of human factors and their activities. Like the size, body shape, position position, behavior and also habits during activities. Research in result will the achievement of good and correct work productivity. In paying attention to this, ergonomic consideration is needed. Ergonomics is part of the requirements for achieving qualified, certified design and customer needs. In addition, how far the design has met the functional technical factors, the quality of aesthetic and also economical. So in this case an evaluation is needed that can use the benchmark. Ergonomics are needed to evaluate the product. In addition to the conclusions, in terms of functional, the design must also be able to provide the impression of safety, health and comfort for users (humans) when it is published or operated by the product from the product

    253

    full texts

    258

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang (STTIND)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇