Jurnal Upertis
Not a member yet
    358 research outputs found

    Viral Load Terhadap Nilai Hematokrit Pada Infeksi Virus Dengue

    Get PDF
    Demam berdarah adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue yang masuk ke tubuh manusia, akan menyerang sel dendritik dan sel retikuloendotelial lain seperti sel hati, makrofag sehingga menyebabkan diproduksinya mediator imun selular dan humoral. Mediator imun menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler sehingga cairan plasma keluar ke jaringan, akan menyebabkan hemokonsentrasi dan terjadinya peningkatan nilai hematokrit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan viral load dengan nilai hematokrit pada infeksi virus dengue. Manfaat penelitian ini adalah memberikan penjelasan tentang mekanisme terjadinya infeksi virus dengue yang berpengaruh terhadap jumlah viral load dan nilai hematokrit pada infeksi virus dengue dan dapat digunakan sebagai referensi bagi pembaca maupun peneliti lainnya. Selain itu juga dapat dijadikan sebagai referensi diagnosis penyakit infeksi virus dengue serta meningkatkan kualitas penanganan terhadap penderita infeksi virus dengue.  Metode Penelitian dengan desain deskriptif korelasional dengan 49 sampel yang dikumpulkan dari Laboratorium pasien infeksi dengue, data penelitian di analisis dengan software SPSS uji Pearson dengan menggunakan metode Nested-qPCR. Hasil Analisis penelitian menggunakan Software SPSS dengan uji korelasi Pearson, didapatkan hubungan jumlah viral load dengan nilai hematokrit pada infeksi dengue sangat lemah dengan nilai koefisien korelasi r = 0,163 dan nilai signifikan 0,381 > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan bermakna antara Viral Load Dengan Nilai Hematokrit Pada Infeksi Virus Dengue

    Komunikasi Interpersonal dengan Motivasi Perawat dalam Melakukan Kunjungan Rumah pada Pasien Pasca Stroke

    No full text
    Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf (deficit neurologic) akibat terhambatnya aliran darah ke otak. Sementara motivasi perawat masih kurang baik terhadap pelaksanaan kunjungan rumah pada pasien pasca stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Komunikasi Interpersonal Dengan Motivasi Perawat Dalam Melakukan Kunjungan Rumah Pada Pasien Pasca Stroke Di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, yang melibatkan 30 perawat yang bekerja di Puskesmas Mandiangin Koto Selayan. Intrumen yang digunakan dalam penelitian berupa Kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separo yaitu sebanyak 18 (60,0 %) perawat memiliki komunikasi interpersonal dengan rekan kerja baik, dan di dapatkan juga lebih dari separo yaitu 18 (60,0 %) perawat memiliki Motivasi baik dalam melakukan kunjungan rumah. Dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara Komunikasi Interpersonal dengan Motivasi Perawat dalam melakukan kunjungan rumah

    Uji Efektifitas Air Rebusan Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang dengan angka kejadian penyakit diare yang tinggi karena tingginya morbiditas dan mortalitas. Salah satu penyebab diare adalah bakteri Escherichia coli. Salah satu obat tradisional dari tanaman yang sering digunakan adalah daun rambutan (Nephelium lappaceum L.). Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan efektifitas air rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Selain itu, untuk mengetahui konsentrasi rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksperimental dengan menggunakan metoda difusi cakram. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa air rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) tidak memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Hal ini dapat dilihat bahwa tidak terbentuknya daerah bening bebas pada pertumbuhan kuman di sekitar cakram. Tidak adanya daya hambat tersebut menunjukkan bahwa tidak efektifnya senyawa aktif antibakteri dalam air rebusan daun rambutan (Nephelium Lappaceum L) dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli

    Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Yang Dipersepsikan Oleh Perawat Pelaksana

    No full text
    Gaya kepemimpinan jika disederhanakan dapat dibedakan atas beberapa gaya kepemimpinan seperti gaya diktator , gaya autokratis, gaya demokrasi dan gaya santai. Masing-masing gaya kepemimpinan diatas memiliki kelebihan. Namun demikian komitmen dan dukungan pimpinan puncak dan stakeholder lainnya tetap menjadi kunci utama. Bertemunya persepsi yang sama antara dua komponen tersebut dalam menentukan sasaran dan tujuan, merupakan modal utama untuk meningkatkan kinerja dalam suatu organisasi. Tujuan diketahuinya Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Dengan  Kinerja Perawat Yang Di Persepsikan Oleh Perawat  Pelaksana di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh Tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasi, Penelitian ini menggunakan pendekatan Spearman Rank,Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di RSUD Dr. Adnaan WD Payakumbuh yang dilaksanakan pada bulan 15- 29 Januari 2020. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 75 orang responden dengan mengunakan teknik total sampling.Hasil Responden dengan Kinerja Perawat  kategori Baik adalah sebanyak 53 orang (70,7%) dari 75 orang responden,Responden mengatakan Gaya kepemimpinan Kepala Ruangan  kategori Demokratis adalah sebanyak 39  orang (52,1%) dari 75 orang responden. Kesimpulan ada hubungan antara Kinerja Perawat dengan Gaya kepemimpinan kepala Ruangan menurut persepsi Perawat ,nilai p_value=0,000 dan r=0,503 dengan hubungan keeratan kategori kuat saran agar dapat memberikan motivasi dan mengarahkan mahasiswa untuk membuka wawasan yang lebih luas, tidak hanya sekedar mendapatkan pengetahuan yang diberikan di bangku perkuliahan. &nbsp

    Tingkat Pendidikan dan Pemakaian Kontrasepsi Hormonal terhadap Kejadian Kanker Payudara

    No full text
    Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2019, angka kejadian kanker payudara menempati urutan pertama (42,1%) disusul  kanker serviks (23,4%). Penyebab pasti dari kanker payudara belum diketahui secara pasti, tetapi berkaitan dengan banyak faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan,dan pemakaian kontrasepsi hormonal. Metode penelitian menggunakan studi analitik dengan desain case control terhadap 294 responden dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung  dengan responden menggunakan lembar kuesioner. Data dianalis Uji Chi-Square. Hasil analisis didapatkan ada hubungan tingkat pendidikan (p=<0,005;OR =0,51) dan penggunaan kontrasepsi hormonal (p=<0,001; OR=3,93) terhadap kejadian kanker payudara. Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kejadian kanker payudara merupakan salah satu cara mendeteksi secara dini kanker payudara

    Hubungan Variasi Menu Makanan Dengan Minat Sarapan Pagi Pada Siswa Kelas IV Di SDN 11 Rujukan Lubuk Buaya Tahun 2019

    No full text
    Sarapan merupakan kegiatan rutin di pagi hari yang harus dilakukan guna memenuhi kebutuhan energi di dalam tubuh agar dapat melakukan aktivitas secara optimal. Hal tersebut sangat penting terutama bagi anak-anak usia sekolah dasar karena dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan serta berbagai aktivitas di sekolah. Makan pagi memiliki manfaat dalam memberi energi untuk otak, sarapan dapat membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi sebelum tiba waktunya makan siang dan sebagai pengganti waktu malam yang tidak terisi oleh makanan setelah tidur selama kurang lebih 8 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Dukungan Orang Tua,Variasi Menu Makanan, Keterpaparan Informasi, dengan Sarapan Pagi di SDN 11 Lubuk Buaya Tahun 2019. Penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan waktu desain cross sectional untuk mengetahui hubungan variasi menu makanan dengan minat sarapan pagi. Hasil penelitian ditunjukkan bahwa sebagian besar responden yaitu 93.8% variasi menu kurang baik  pada siswa yang  minat sarapan pagi tidak baik, ,dibandingkan dengan variasi menu yang baik (33,3%). Dari uji chi-square disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara variasi menu dengan minat sarapan pagi (p = 0,008) dengan (p< 0,05).     &nbsp

    Edukasi Anemia Dan Pemeriksaan Hemoglobin Pada Anak Sdn 50 Kampung Jambak Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah Padang

    Get PDF
    Anemia is a condition in which a decrease in hemoglobin levels or decrease in the number of red blood cells circulating in the body than normal value based on age, gender and physiological. Anemia can be caused by malnutrition, which is a deficiency of one or more essential nutrients and non-nutritional problems, such as excessive blood loss. One of the causes of anemia are stunting. The prevalence of stunting in children of SDN 50 amounted to 19.35% or four short student and two students are very short and the results of the hemoglobin level was 10.80 g / dl. This suggests that the children of SDN 50  a significant problem category anemia

    Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dalam Upaya Pencegahan Diare Pada Siswa Sdn 50 Kampung Jambak Kelurahan Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah

    Get PDF
    Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat karena morbiditas dan mortalitas-nya yang masih tinggi terutama di negara berkembang seperti di Indonesia. Prevalensi diare di Indonesia menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 adalah 7% meningkat pada tahun 2018 adalah 8%, sementara di Sumatera Barat 10%. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi perilaku hidup sehat dalam upaya pencegahan diare pada siswa SDN 50 Kampung Jambak Kelurahan lubuk buaya Kecamatan Koto Tangah. Kegiatan dilakukan pada bulan September-Desember 2019. Metode yang digunakan adalah mendemonstrasikan PHBS (cara mencuci tangan yang baik dan benar).  Hasil kegiatan didapatkan siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pengabmas ini, dimana adanya tanya jawab antara narasumber, mahasiswa dan siswa SDN 50 Kampung Jambak. Terjadi peningkatan pengetahuan pada siswa setelah pengabmas. Diharapkan bagi siswa untuk dapat membudayakan cuci tangan dalam kehidupan sehari-hari

    Penyuluhan Buerger Allen Exercise Pada Pasien Diabetes Mellitus

    Get PDF
    Ulkus diabetic merupakan luka terbuka pada permukaan kulit karena adanya komplikasi makroangiopati sehingga terjadi vaskuler insusifiensi dan neuropati, keadaan lebih lanjut terdapat luka pada penderita yang sering dirasakan, dan dapat berkembang menjadi infeksi dimana kondisi ini dibutuhkan pengetahuan sangat penting mengembangkan diabetes self-management untuk mencegah resiko komplikasi jangka panjang dengan pergerakan yang ketat. Berdasarkan hasil survey, wawancara, dan observasi di ruang rawat inap RSUD Adnan WD payakumbuh ditemukan permasalahan kesehatan pasien tentang banyaknya pasien yang tidak tahu akan pentingnya pergerakan kaki pada pasien diabetes melitus agar tidak terjadi ulkus.Kegiatan ini merupakan bentuk aplikasi dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Karena diruang rawat inap biasanya pasien akan berbaring di bed tanpa ada mobilisasi, miring kanan, miring kiri. Hal ini bisa mengakibatkan terjadiya ulkus pada pasien. Penyakit diabetes melitus jika terjadi luka maka proses penyembuhannya akan lama. Untuk itu dilakukan kegiatan oleh dosen dan mahasiswa dalam bentuk pendidikan kesehatan burger allen excercice.  Adanya pendidikan kesehatan akan terbentuklah suatu sikap dan tindakan yang baik dalam menjaga kesehatan diri sehingga bisa mencegah terjadinya ulkus dan kecacata

    Kunjungan ANC dan Pendapatan Orang Tua Terhadap Kejadian Wasting Pada Balita Usia 0-59 Bulan

    No full text
    Target global World Health Assembly (WHA) tahun 2025 akan tercapai jika negara-negara mempunyai target untuk menurunkan prevalensi kasus wasting dengan memproyeksi pertumbuhan penduduk. Target penurunan angka wasting di dunia adalah 7,8% dengan target capaian tahun 2025 sebesar 5% yang membutuhkan penurunan 40% dari sekarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi, analisis dan interprestasi terhadap kejadian wasting pada balita (0-59 bulan) di Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan desain case control. Penelitian dilakukan di puskesmas Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi, pada bulan Mei-Juni 2019. Jumlah populasi 8442. Sampel kuantitatif 216 orang dengan menggunakan teknik proportionate stratified sampling. Analisis data uji chi-square dan multivariate binary logistic. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan anatara kejadian wasting dengan kunjungan ANC (0.000, OR 4.691), pendapatan orang tua (0.000, OR 7.042) di Kabupaten Pasaman dan ada hubungan yang signifikan anatara kejadian wasting dengan kunjungan ANC (0.044, OR 2.471), pendapatan orang tua (0.016, OR 3.299)di Kota Bukittinggi. Kendala kurangnya SDM dalam hal ini tenaga gizi menyebabkan kurangnya informasi tentang pentingnya gizi khususnya wasting yang didapat ibu balita. Hasil penelitian pengaruh kunjungan ANC dan pendapatan orang tua dengan kejadian wasting sehingga disarankan untuk dinas kesehatan lebih menggiatkan promotif dan preventif tentang pentingnya kunjungan ANC dan peran pendapatan orang tua bagi penurunan kasus wasting balita di Kabupaten Pasaman dan Kota Bukittinggi

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Upertis
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇