LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA (Faculty of Teaching and Education University of Wiraraja)
Not a member yet
150 research outputs found
Sort by
ANALISIS MISKONSEPSI “GERAK DAN GAYA†MENGGUNAKAN INSTRUMEN FORCE CONCEPT INVENTORY (FCI) PADA MAHASISWA CALON GURU FISIKA
Tujuan penelitian ini adalah memetakan penguasaan konsep dan mengetahui miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika terkait materi gerak dan gaya menggunakan instrumen Force Concept Inventory (FCI). Pengambilan data dilakukan dengan memberikan tes kepada mahasiswa calon guru fisika tahun pertama di Jurusan Fisika UM sebanyak 95 mahasiswa. Hasil analisis jawaban dari instrumen yang diberikan menunjukkan kecenderungan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mempercayai pemikiran logis yang berdasar pada kuantitas fisik dan belum menggunakan konsep fisika untuk menjawab. Beberapa konsep fisika terkait dengan gerak dan gaya yang cukup dikuasai oleh mahasiswa antara lain gerak melingkar, gerak parabola, hukum II Newton, dan hukum III Newton, sedangkan konsep yang masih perlu diberikan penguatan lebih diantaranya gerak vertikal baik ke atas maupun ke bawah dan kebeadaan gaya kontak dan interaksi gaya benda satu dengan benda yang lain. Setelah diperoleh pemetaan penguasaan konsep dan miskonsepsi mahasiswa calon guru fisika, perlu dikembangkan strategi pembelajaran yang dapat menyelesaikan permasalahan miskonsepsi mahasiswa berdasarkan karakteristik masing-masing materi fisika
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA MAHASISWA PADA MATA KULIAH INOVASI PEMBELAJARAN IPA DI KAMPUS CEMARA
Pengembangan bahan ajar yang tepat dan sesuai kebutuhan mahasiswa adalah salah satu upaya terbaik untuk meningkatkan hasil belajar. Oleh karena itu bahan ajar merupakan hal yang sangat penting untuk dikembangkan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian adalah mengetahui peningkatan pemahaman konsep mahasiswa menggunakan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) mata kuliah Inovasi Pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 30 mahasiswa yang memprogram mata kuliah inovasi pembelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai pretes adalah 0.983; dan nilai posttes adalah 0.814, hasil gain score 0,38 (kategori sedang). Kesimpulan penelitian ini adalah ada peningkatan pemahaman konsep sebesar 0,38 (kategori sedang) dilihat dari nilai rata-rata gain score
PENGGUNAAN ALAT PERAGA IPA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA POKOK BAHASAN GAYA DAN GERAK SISWA KELAS VIII SMPN 1 PASONGSONGAN KABUPATEN SUMENEP
Lemahnya perhatian orang tua, lingkungan yang tidak kondusif, terbatasnya kemampuan guru, jam efektif dalam KBM sering terganggu, dan kurang optimalnya penggunaan alat peraga (APP-IPA) perlu untuk diperhatikan dan dievaluasi sebagai upaya untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam Penggunaan Alat Peraga IPA. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Populasi siswa kelas VIII SMPN 1 Pasongsongan tahun ajaran 2016-2017 berjumlah 70 orang, sedangkan sampel yang diteliti sebanyak 17 orang yang dipilih acak (random sampling) dengan cara diundi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga IPA mampu meningkatkan pemahaman siswa kelas VIII SMPN 1 Pasongsongan terhadap materi gaya dan gerak dalam pembelajaran IPA. Hasil kuantitatif rata-rata pemahaman siswa sebesar 70% menjawab benar pada siklus I dan meningkat sebesar 83% pada siklus II
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN MEDIA KONKRIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IX PADA POKOK BAHASAN WUJUD BENDA DI SMP NEGERI 1 DASUK
Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) untuk mengetahui hasil belajar siswa Kelas IX SMPN 1 Dasuk Kabupaten Sumenep setelah melaksanakan pembelajaran berpendekatan kontekstual dengan menggunakan media benda konkrit untuk pelajaran IPA pada pokok bahasan Wujud Benda (Padat, Cair dan Gas) Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini berawal dari permasalahan di lapangan, kemudian dievaluasi, dan dianalisis menurut teori-teori penunjang untuk kemudian dilakukan tindakan di lapangan. Hasil analisis didapatkan bahwa pada awal siklus pertama, Hasil Nilai Siswa Pada Pelaksanaan Siklus I (Minggu Ke-1) Rata-Rata Nilai 61,25 siswa kurang antusias terhadap metode ceramah yang digunakan guru dalam penyampaian materi. Ketika guru mulai menyajikan contoh-contoh yang berkaitan dengan dunia nyata mereka mulai antusias terlihat bahwa Hasil Nilai Siswa Pada Pelaksanaan Siklus I (Minggu Ke-2) Rata-Rata Nilai 69,17. Namun contoh-contoh yang disajikan guru kurang variatif sehingga hasil yang dicapai kurang maksimal sedangkan pada siklus kedua guru mulai menyajikan contoh-contoh secara lebih variatif terlihat bahwa Hasil Nilai Siswa Pada Pelaksanaan Siklus II (Minggu Ke-3) Rata-Rata Nilai 76,25. Ketika guru juga tidak lagi menggunakan metode ceramah melainkan memandu siswa untuk melakukan praktek tentang Wujud Benda (Padat, Cair dan Gas) Semester I yang terjadi, mengamati dan menyimpulkan. Kemudian siswa diberi tes untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi terlihat bahwa Hasil Nilai Siswa Pada Pelaksanaan Siklus II (Minggu Ke-4) Rata-Rata Nilai 85,42. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah melaksanakan pembelajaran berpendekatan kontekstual dengan menggunakan media benda konkrit untuk pelajaran IPA pada pokok bahasan Wujud Benda (Padat, Cair dan Gas) Semester I pada siswa Kelas IX SMPN 1 Dasuk Kabupaten Sumenep Tahun Pelajaran 2017/2018
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V-B SDN 045 TARAKAN
The purpose of this research is to improve science learning outcomes by applying science process skill approach to students of grade V-B SDN 045 Tarakan. The type of research used is Classroom Action Research (PTK). The subjects were 31 students, male students were 16 students and 15 students. This study was conducted in two cycles each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. Data obtained in this study include observation sheet of teacher activity, student activity, cognitive and psychomotor research. The results of research by applying science process skill approach can improve science learning outcomes in students of grade V-B SDN 045 Tarakan. In cycle I completeness of learning result of cognitive aspect 54,839% to 90,322% in cycle II, psychomotor aspect of cycle I is 64,516% to 100% in cycle. So it can be concluded that the research has been successful and in accordance with success indicators
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS LITERASI SAINS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fisika dengan implementasi model problem based learning (PBL) berbasis literasi sains. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan Diantaranya: perencanaan, tindakan, obeservasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Pamekasan dengan subjek penelitian siswa kelas X IPA-2 yang berjumlah 32 siswa terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Hasil tes berdasarkan lima indikator keterampilan berpikir kritis siswa pada saat pra-siklus menunjukkan bahwa presentase keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 51.09% dengan kategori sangat rendah. Berdasarkan hasil tes, keterampilan berpikir kritis siswa pada siklus I adalah 74.22% Â Â dengan kategori sedang, meningkat menjadi 87.34% dengan kategori tinggi pada siklus II atau meningkat sebesar 13.12%. dapat disimpulkan bahwa implementasi model problem based learning berbasis literasi sains dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa
PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH FLUIDA MATERI FLUIDA DINAMIS BERBASIS KKNI UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS WIRARAJA SUMENEP
Terbatasnya bahan belajar mahasiswa dan diberlakukannya kurikulum baru yaitu kurikulum berbasis KKNI membuat mahasiswa kesulitan mencari bahan ajar yang sesuai, maka dari itu diperlukan sebuah usaha untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya melalui pengembangan bahan ajar, yaitu modul berbasis KKNI. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk dan isi modul mata kuliah Fluida, untuk mengetahui hasil belajar dan respon mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan IPA FKIP UNIJA setelah menggunakan modul yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah Research & Developmet dengan mengadopsi model dari Sugiyono. Teknik analisis data hasil belajar siswa menggunakan uji t sampel berpasangan dan menggunakan uji regresi dummy, sedangkan pada respon mahasiswa menggunakan analisis deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian yang diperoleh yakni pada hasil belajar rata-rata pretest dan posttest mempunyai perbedaan secara nyata karena nilai signifikansinya lebih dari 0,5 dan besar pengaruhnya sebesar 57,3%. Respon pada proses pengamatan diperoleh hasil kegiatan yang paling dominan yaitu mengerjakan tugas sebesar 30% dan membaca referensi (modul) sebesar 24% serta respon mahasiswa yang diperoleh melalui pemberian angket dikategorikan baik karena nilai persentase pada pemberian angket sebesar 86%
GAYA BELAJAR DAN MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP REDOKS DI SMA NEGERI I SUMENEP
Tujuan penelitian ini yaitu untuk memetakan dan menganalisis gaya belajar yang dimiliki siswa miskonsepsi dan menentukan adanya keterkaitan antara gaya belajar dengan miskonsepsi siswa pada konsep kimia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperimental dan bentuk desainnya adalah One Shot Case Study. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 4 dan XI MIA 6 sejumlah 67 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, paparan data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peta gaya belajar siswa menunjukkan bahwa siswa yang mengalami miskonsepsi mempunyai gaya belajar yang beragam dan didominasi oleh gaya belajar sensing-intuitive seimbang, visual-verbal seimbang, active-reflektive seimbang dan sequential-global seimbang; (2) Berdasar hasil uji Chi- Square diperoleh bahwa ada hubungan antara gaya belajar siswa dengan miskonsepsi siswa pada dimensi persepsi dan dimensi input gaya belajar siswa
PEMBERDAYAAN MAHASISWA DALAM PENERAPAN PRINSIP PENGELOLAAN SAMPAH MENGGUNAKAN POLA 4R
Waste is very serious problem, especially in the Tarakan area. One of the ways to manage waste is through empowering the young generation in 4R-based waste managing (reduce, reuse, recycle and replace). This study uses a quantitative descriptive approach through the type of pre-experiment. This study measures the knowledge, skills and attitudes of students in Department of Elementary Teacher School in University of Borneo Tarakan. The pre-experiment research design carried out was one pretest-posttest group on observing student knowledge, and one shot case study on observing skills and attitudes. aspects of knowledge obtained an average before the activity of 50,625 and the average after activity amounted to 79,13889. On the skill aspect, the results obtained on a 1-5 Likert scale on a reduce of 4.5; reuse of 4.25; recycle 4.12; and replace 3.98. The attitude aspect was obtained at 80% in affective, and 76.5% in conative
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF
Teknologi smartphone berbasis android tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tetapi juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang bisa menyajikan materi ajar secara praktis. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan produk bahan ajar elektronik berbasis android sebagai media interaktif; (2) mengetahui kelayakan produk bahan ajar elektronik berbasis android sebagai media interaktif; dan (3) mengetahui respon mahasiswa terhadap produk bahan ajar elektronik berbasis android sebagai media interaktif. Jenis penelitian ini adalah Research & Development menggunakan model 4D. Subjek uji coba penelitian dan pengembangan ini yaitu ahli materi, ahli media, dan mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wiraraja. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Data yang diperoleh dari hasil angket dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini, yaitu: 1) bahan ajar elektronik berbasis android sebagai media interaktif tersusun atas komponen dasar, meliputi: (1) petunjuk penggunaan; (2) indikator; (3) materi; (4) soal-soal; (5) percobaan mandiri; dan (6) evaluasi mandiri; 2) bahan ajar elektronik berbasis android sebagai media interaktif layak digunakan dilihat dari hasil validasi materi, validasi media, dan kemudahan penggunaan media. Hasil validasi materi memperoleh nilai sebesar 92,4% dengan kategori sangat baik, hasil validasi media memperoleh nilai sebesar 95,6% dengan kategori sangat baik, serta kemudahan penggunaan media memperoleh nilai sebesar 97,9% dengan kategori sangat baik berdasarkan penilaian ahli media dan 92,2 % dengan kategori sangat baik dari hasil respon mahasiswa; 3) mahasiswa memberikan respon positif terhadap bahan ajar elektronik berbasis android sebagai media interaktif dilihat dari hasil angket respon mahasiswa, yaitu memperoleh nilai sebesar 91% dengan kategori sangat baik