LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA (Faculty of Teaching and Education University of Wiraraja)
Not a member yet
    150 research outputs found

    EKPLORASI LINGKUNGAN PESISIR KALIANGET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENUNJANG PEMBELAJARAN IPA KONSTEKTUAL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan lingkungan pesisir Kalianget Kabupaten Sumenep untuk dapat dikembangkan menjadi buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir. Model yang digunakan dalam penelitian ini adala ADDIE yang terdiri dari analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Penelitian ini terbatas pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Hasil penelitian berupa kelayakan buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir didapatkan dari hasil validasi aspek materi memperoleh hasil rata-rata presentase 86% dengan nilai indeks kesepakatan ahli 0,86 dengan kategori sangat valid, validasi aspek desain memperoleh hasil 95%, dan respon guru memperoleh hasil 90% dengan kategori sangat layak sehingga buku petunjuk media pembelajaran IPA berbasis lingkungan pesisir dapat digunakan

    KEEFEKTIFAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INVESTIGATION BASED MULTI REPRESENTATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan perangkat pembelajaran model Investigation Based Multi Representation (IBMR) yang telah dikembangkan dan melalui tahap validasi untuk membantu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Desain yang digunakan adalah one group pre-test post-test, yang diterapkan pada materi Hukum Newton kelas X MIA di SMA Negeri 18 Surabaya. Data penelitian dikumpulkan dari nilai pre-test dan post-test siswa dan hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa. Hasil tes keterampilan pemecahan masalah dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model IBMR adalah efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan kategori sedang. Peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa menggunakan model IBMR didukung berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa dengan kategori baik

    PENGEMBANGAN LEMBAR CATATAN KELUARGA (LCK) UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN IPA SMP/MTs BERBASIS KULTUR MASYARAKAT PESISIR

    Full text link
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk merancang Lembar Catatan Keluarga (LCK) yang dapat mendukung pembelajaran IPA SMP berbasis kultur masyarakt pesisir, menganalisis penyesuaikan perangkat pembelajaran IPA SMP berdasarkan hasil penerapan LCK dan respon siswa terhadap perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R and D) dimana model pengembangan yang digunakan adalah Borg and Gall Model. LCK yang dikembangkan bersifat sederhana, estetis dan dapat menyerap informasi mengenai kehidupan siswa terutama yang berkaitan dengan materi dalam perangkat pembelajaran yang akan diberikan. Berdasarkan hasil informasi yang diperoleh melalui LCK dilakukan penyesuaian pada silabus, RPP, buku ajar dan LKS yang akan digunakan dalam pembelajaran. Respon siswa terhadap perangkat pembelajaran yang telah mengalami penyesuaian dengan kultur pesisir sangat baik (89,95 %), melebihi respon siswa pada kelas yang tidak menggunakan perangkat pembelajaran berbasis kultur masyarakat pesisir (12,96 %)

    HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR KRITIS DAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA BIOLOGI DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RWRS

    Full text link
    Pembelajaran daring bukan suatu alasan untuk para pendidik tidak menggunakan suatu model pembelajaran. Model pembelajaran diterapkan dengan tujuan untuk melatih kemampuan berpikir salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif. Keterampilan abad 21 perlu dibelajarkan kepada peserta didik termasuk juga kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah hubungan antara keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian korelasional yang melibatkan 64 mahasiswa semester 2. Data penelitian diambil menggunakan instrumen rubrik keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif. Data yang didapatkan dianalisis dengan bantuan software aplikasi SPSS 23. Hasil analisis data menunjukkan ada hubungan positif antara keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,001. Besar sumbangan relative keterampilan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif dengan hasil belajar sebesar 21,5%. Besar sumbangan efektif keterampilan berpikir kritis 3,5% dan sumbangan efektif keterampilan metakognitif 18% terhadap hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi. Adanya hubungan yang signifikan ini maka disarankan untuk para pendidik khususnya dosen mempertimbangan model RWRS agar diterapkan di pembelajaran agar mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, keterampilan metakognitif dan hasil belajar mahasiswa

    KESIAPAN SEKOLAH DAN SISWA TERHADAP PELAKSANAAN UNBK TINGKAT SMP SEDERAJAT TAHUN PELAJARAN 2019-2020

    Full text link
    Kesiapan pelaksanaan UNBK tidak hanya tentang sarana dan prasarana saja, kesiapan siswa kelas IX juga harus diperhatikan. Kesiapan siswa dari segi internal siswa juga dapat mempengaruhi hasil UNBK. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Kesiapan sekolah terhadap pelaksanaan UNBK tingkat SMP sederajat Tahun Pelajaran 2019-2020 di Kecamatan Talango; dan 2) Kesiapan siswa terhadap pelakasanaan UNBK SMP sederajat di Kecamatan Talango Tahun Pelajaran 2019-2020. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah kuantitatif. Penelitian dilakukan di Kecamatan Talango sedangkan penentuan sampel yaitu purposive sampling. Responden penelitian adalah 13 sekolah dan 100 siswa SMP sederajat kelas IX di Kecamatan Talango. Analisi data menggunakan analisis regresi linier berganda. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil dari penelitian yaitu a) Nilai signifikasi 0,000 < 0,05 artinya akrediatsi sekolah, komputer dan server, serta syarat teknis UNBK mempengaruhi secara simultan terhadap kesiapan sekolah melaksanakan UNBK. persentase sumbangan pengaruh akrediatsi sekolah, komputer dan server, serta syarat teknis terhadap kesiapan sekolah melaksanakan UNBK sebesar 96,1%; b) Nilai uji t paling besar yaitu 3,422. Artinya secara parsial syarat teknis UNBK memberikan pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya; c) Nilai signifikasi 0,000 < 0,05 artinya persiapan belajar, persiapan mental, dan persiapan respon mempengaruhi secara simultan terhadap kesiapan siswa melaksanakan UNBK. Persentase sumbangan pengaruh persiapan belajar, persiapan mental, dan persiapan respon terhadap kesiapan siswa melaksanakan UNBK sebesar 71,1%; dan d) Nilai uji t paling besar yaitu 4,101. Artinya secara parsial persiapan respon memberikan pengaruh paling besar dibandingkan variabel lainnya

    PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PENDEKATAN STEM DALAM MENYONGSONG ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

    Full text link
    Pendidikan berbasis revolusi industri 4.0 memerlukan alternatif solusi yang membuat lembaga pendidikan harus selalu memadukan metode inovatif untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek-aspek penunjang pembelajaran IPA serta cara mengimplementasikannya dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Metode Penelitian ini mengunakan metode library research. Hasil penelitian ini adalah (1) aspek-aspek penunjang dalam pembelajaran IPA yang memenuhi tuntutan revolusi industri 4.0 adalah menggunakan model pembelajaran inovatif berbasis masalah/proyek, menggunakan pendekatan yang melibatkan unsur sains, teknologi, dan masyarakat, serta dapat meningkatkan keterampilan abad 21 antara lain berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas; dan (2) Implementasi pembelajaran IPA berbasis project based learning yang dikombinasikan dengan pendekatan STEM adalah contoh implementasi teknologi ramah lingkungan yang dapat meningkatkan kreativitas peserta didik dalam mengelola limbah sebagai sumber energi baru terbarukan

    HAMBATAN GURU IPA SMP DI DAERAH PESISIR SUMENEP UNTUK MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

    Full text link
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kondisi dan permasalahanpembelajaran IPA SMP di daerah pesisir Sumenep ditinjau dari karakter kontekstulitaspembelajaran. Eksplorasi dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara dandiskusi kelompok terfokus, kemudian dianalisis dengan teknik content analysis. Hasiltemuan yang didapatkan adalah adanya empat permasalahan mendasar bagi guru untukmengembangkan pembelajaran kontekstual yaitu: pembelajaran yang berorientasi bukuteks, pandangan guru bahwa melaksanakan pembelajaran kontekstual adalah sulit,rendahnya pengembangan pengajaran karena kompetensi dasar yang bervariasi dankesulitasn guru untuk mendalami kultur siswa

    ANALISIS KETERAMPILAN MENYUSUN RPP MAHASISWA CALON GURU IPA MENGGUNAKAN ACTIVE LEARNING

    Full text link
    Suatu pembelajaran perlu dirancang atau direncanakan agar proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan memperoleh hasil baik sesuai keinginan. Merencanaan pembelajaran adalah membuat perkiraan tentang kegiatan ketika akan melaksanakan pembelajaran. Mahasiswa sebagai calon guru dibelajarkan menggunakan active learning untuk menentukan tujuan, materi, metode/model, media dan sumber pembelajaran, serta menetapkan alokasi waktu dan menyusun kegiatan pembelajaran sesuai kurikulum IPA di SMP/MTs. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP dengan memonitor kemajuan belajar mahasiswa dalam menyusun RPP tersebut melalui asesmen RPP. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre experimental desain. Data dikumpulkan menggunakan teknik penugasan yaitu pembuatan RPP yang mengacu pada standar proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa dalam menyusun RPP dapat dikatakan baik dengan data skor rata-rata keterampilan mahasiswa menyusun RPP adalah 80,80 (baik) dan hasil uji t dengan nilai signifikan (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000

    EFEKTIFITAS WEB CLME (CONTEXTUAL LEARNING MANGROVE EDUTOURISM) UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA SMA

    Full text link
    Kerusakan mangrove di kawasan Demang Gedi, Purwodadi, Purworejo yang disebabkan sebagian besar oleh tangan manusia dikarenakan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Karakter peduli lingkungan perlu dibangun sejak dini, maka diperlukan sebuah upaya untuk menanamkan karakter peduli terhadapp lingkungan. Karakter peduliilingkungan dapat dibentuk melalui contextual learning mangrove edutourism. Melalui Aplikasi Contextual Learning Mangrove Edutourism (CLME) ini diharapakan dapat menanamkan karakter peduli terhadap lingkungan sejak dini, karena tujuan dari contextual learning mangrove edutourism ini yaitu memotivasi peserta didik di SMA pesisir pantai sekitar Purwodadi agar lebih memahami suatu materi yang dipelajarinya dengan menerapkan apa yang dipelajarinya dengan kehidupan sehari hari. Pada era revolusi industri 4.0 ini, untuk mempermudah penanaman karakter peduli terhadap lingkungan peserta didik SMA di pesisir pantai, maka peneliti tertarik untuk membuat Aplikasi Contextual Learning Mangrove Edutourism (CLME) untuk mengembangkan karakter peduliilingkungan pada peserta didik SMA di kawasan tersebut. Tujuan penelitian adalah (a) mengembangkan karakter peduli lingkungan melalui aplikasi contextual learning mangrove edutourism (CLME), (b) mengukur karakter peduli lingkungan setelah menggunakan aplikasi contextual learning mangrove edutourism (CLME). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (R & D) atau 4-D yang mana terdiri dari 4 tahapan: define,,design,ddevelop danddisseminate. Dari penelitian pengembangan karakter peduli lingkungan melalui aplikasi contextual learning mangrove edutourism (CLME). Terdapat lima data yang digunakan meliputi: (1) Penilaian Sikap Peduli Lingkungan (Teman Sebaya) mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju), (2) Penilaian Sikap Peduli Lingkungan (Observer) mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju), (3) Tanggapan Siswa Mengenai Pembelajaran Biologi Melalui CLME mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju), (4)Tanggapan Siswa Mengenai Kepedulian Lingkungan mendapatkan rerata skor 4 (sangat setuju) dan (5) Penilaian Web CLME Oleh Dosen Ahli, Praktisi Dan Peer Reviewer Sedangkan untuk penilain Web CLME oleh dosen ahli, praktisi, dan peer reviewer masing masing aspek mendapatkan rerata dalam kategori baik dan sangat baik. Berdasarkan data diatas maka Contextual Learning Mangrove Edutourism dapat membentuk karakter peduli lingkungan peserta didik. &nbsp

    PENGENALAN KONSEP SAINS PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN EXPERIMENTAL METHOD (STUDI KASUS PADA TK NEGERI PEMBINA SUMENEP)

    Full text link
    Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di TK Negeri Pembina Sumenep dengan judulâ€Pengenalan Konsep Sains pada Pendidikan Anak Usia Dini menggunakan Experimental Method (Studi Kasuspada TK Negeri Pembina Sumenep). Hasil observasi dari kondisi sekolah menunjukkan bahwa TK ini strategisuntuk pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat karena merupakan TK rujukan dari semua TK seKabupaten Sumenep.. Hasil evaluasi dari 10 kegiatan pengenalan konsep sains sederhana pada PAUDmenunjukkan bahwa 56,7% siswa mengenal dengan baik nama alat peraga, 15,7% siswa mengenal peristiwasains sebelum kegiatan dimulai, 78,2% siswa berani mencoba setiap kegiatan, 75,2% dapat menemukankonsep sains sendiri, dan 62,4% dapat mengkomunikasikan temuannya

    133

    full texts

    150

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA (Faculty of Teaching and Education University of Wiraraja)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇