Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
    12667 research outputs found

    Determinan Partisipasi Petani dalam Skema Sertifikasi Kakao Rainforest Alliance di Kabupaten Poso

    Get PDF
    Low farmer participation in sustainable cocoa certification schemes poses a strategic challenge for enhancing the competitiveness of Indonesian cocoa products in global markets. This study aims to analyze the influence of social capital and gender roles on farmer participation in the Rainforest Alliance certification scheme in Poso Regency. Employing a cross-sectional design, the research involved 200 farm households (100 certified and 100 non-certified) selected through purposive sampling in South Pamona District. Data were analyzed using binary logistic regression to identify determinants of farmer participation. The analysis revealed a model prediction accuracy of 89.5% with a Nagelkerke R² of 0.856. Findings confirm that all dimensions of social capital have significant positive effects: farmer group membership (OR=8.899, p<0.001), participation intensity (OR=1.408, p<0.001), structural position (OR=2.259, p<0.01), social interaction (OR=1.307, p<0.05), and information access (OR=1.864, p<0.05). Regarding gender roles, women's involvement in production (OR=1.578, p<0.01), joint decision-making (OR=3.435, p<0.01), and joint income control (OR=2.440, p<0.05) showed significant effects, while household head gender was not significant (p=0.469). Significant farmer characteristics included education (OR=1.219, p<0.05), credit access (OR=2.573, p<0.05), and training participation (OR=6.399, p<0.001). This study confirms that the quality of social capital and gender dynamics in household decision-making are more determinant than demographic characteristics in explaining farmer participation in certification schemes. Policy implications include strengthening farmer group quality, adopting household-sensitive approaches in certification programs, facilitating financing access, and intensifying sustainable training programs

    Analisis Strategis Pengembangan Voltwave Network Ev-Station Sebagai Solusi Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik di Indonesia

    Get PDF
    VoltWave Network EV Station is a business initiative designed to respond to the rapid growth of Indonesia’s electric vehicle (EV) industry. The project focuses on developing and operating Public Electric Vehicle Charging Stations (SPKLU) with an integrated service concept emphasizing premium customer experience. Beyond providing charging infrastructure, VoltWave adds value through supporting facilities such as modern waiting lounges, food courts, robotic carwashes, workspaces, and high-speed Wi-Fi connectivity. This study employs a strategic analysis method, including external analysis (Porter’s Five Forces, PESTEL), internal analysis (RBV, VRIO), and financial feasibility assessments (NPV, IRR, ROI, Payback Period). The results show that Indonesia’s EV industry has significant growth potential, supported by strong government policies. Strategically, VoltWave is positioned in the “grow and build” quadrant, focusing on expanding into industrial and urban areas. Financially, the project is feasible, yielding a positive NPV, an IRR above loan interest rates, and a payback period of 4.8 years. With its service differentiation and comprehensive risk management, VoltWave presents a promising solution for advancing Indonesia’s electric vehicle charging infrastructure

    Exploring the Root Cause of Quiet Quitting Phenomena Among Gen-Z: A Systematic Literature Review of Contributing Factors

    Get PDF
    The phenomenon of quiet quitting has become a global concern, representing a decline in work engagement, particularly among Generation Z. This literature review aims to analyze the factors influencing the emergence of quiet quitting and to explore strategies for addressing it, drawing on findings from various international studies. This study employs a narrative review method, utilizing PubMed, Elsevier, and Google Scholar as databases to identify relevant articles. The keywords used are "quiet quitting," "Gen-Z Worker," and "Gen-Z in Workplace." The literature used is limited to the years 2015-2025. The results of the review indicate that quiet quitting is influenced by a combination of psychological factors (such as burnout and emotional well-being), organizational factors (low organizational support, unclear career paths, and lack of empathetic leadership), technological factors (digital fatigue due to excessive online workload), and generational values that emphasize work-life balance and the search for meaning. To address this phenomenon, the literature recommends multidimensional policies that include burnout prevention, increasing perceived organizational support, implementing healthy, flexible work systems, managing digital workload, and strengthening leadership capacity based on human-centric management

    A Case Report Highlighting Rapid Graft Function and Structured Perioperative Management in End-Stage Renal Disease

    Get PDF
    Background: Kidney transplantation is the treatment of choice for patients with chronic kidney disease (CKD) that progresses to end-stage renal disease (ESRD). Epidemiological data from the last decade show that the global burden of kidney failure patients receiving renal replacement therapy exceeds 1.4 million and this figure is increasing by about 8% per year. This procedure can improve quality of life and social functioning in patients with ESRD and can reduce treatment costs compared to patients who only do dialysis for the first 3 years after the transplant procedure. The main goal of postoperative care is to ensure stable hemodynamics provide optimal perfusion for the newly transplanted kidney along with good analgesia during the recovery period. Case Presentation: A 43-year-old man who has a history of hypertension and CKD on HD since 2023 (performed routinely HD 2 times a week) underwent kidney transplant surgery. There were no complications after the kidney transplant procedure with serum ureum 39 mg / dL and creatinine 1.4 mg / dL.  Discussion: Patients with CKD are eligible for donor kidney transplantation when the eGFR is less than 20 ml/min/1.73m2. Patients with a history of routine HD 2 times a week with serum urea 164 mg / dL, creatinine 18.8 mg / dL, and potassium 6.0 mmol / L preoperatively then after kidney transplantation and postoperative care obtained serum ureum 39 mg / dL, creatinine 1.4 mg / dL, and potassium 4.3 mmol / L. Preoperative preparation and postoperative care in patients with kidney transplantation are critical to the success of the kidney transplant program itself.  Conclusion: Kidney transplantation has improved survival and quality of life of patients with end-stage kidney disease

    Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Bukit Tangkiling Di Kecamatan Bukit Batu

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji kesesuaian pengembangan daerah wisata di Kawasan Bukit Tangkiling di Kecamatan Bukit Batu . Alasan penelitian ini dilakukan karena daerah Kawasan Bukit Tangkiling memiliki potensi, keunikan alam dan budaya yang dapat dan dikembangkan menjadi daya tari wisata. Namun banyak kendala yang terjadi terkait dengan pengembangan kawasan tersebut sebagai daya tarik wisata. Disamping itu, kriteria daerah wisata juga belum diimplementasikan secara optimal, bahkan Tingkat kunjungan wisatawan menurun secara signifikan selama tiga tahun terakahir. Adapun faktor penyebab kurangnya peminat wisatawan local dan mancanegara disebabkan Kawasan Bukit Tangkiling membutuhkan akses/pebaikan jalan menuju lokasi, perlunya sponsor/promosi dari insfestor luar dan peranan pemerintah dalam pengembangan kawasan agar menjadi pusat wisata atau cagar budaya di Kalimantan Tengah.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk megetahui kendala/penyebab terjadi terkait dengan pengembangan Kawasan wisata Bukit Tangkiling di Kecamatan Bukit Batu, (2) untuk mengetahui bagaimana implementasi prinsip-prinsip yang ada di Kawasan Bukit Tangkiling di Kecamatan Bukit Batu, Penelitian ini menggunakan analisis data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan metode SWOT dimana dalam pengumpulan data sebagai data dukung dilakukan observasi lapangan dan wawancara dengan pengelola tempat wisata, juga masyarakat sekitarnya di kawasan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan wisata Kawasan Bukit Tangkiling belum diimplementasikan dengan baik. Hal ini terlihat dari banyaknya persoalan yang terjadi Kawasan Bukit Tangkiling sebagai daya tarik wisata, seperti persoalan hak kepemilikan tanah, penambangan batu belah, dan kondisi jalan menuju kawasan masih jalan tanah, sebagian akses jalan tergolong terjadi rusak ringan/berat yang masih menjadi kedala saat ini.  Berdasasrkan hasil penelitian tersebut, maka perlunya penanganan dan pemahaman Masyarakat pada daerah Kawasan Bukit Tangkiling dalam pengenalan konsevasi dan pariwisata melalui sosialisasi atau pelatihan guna meningkatkan  pengetahuan masyarakat dalam menjalankan kepariwisataan di daerahnya, serta perlunya dukungan/peranan pemerintah dalam pengembangan insfrastruktur daerah Kawasan Pariwisata Bukit Tangkiling seperti fasilitas pendukung, pemasaran/promosi, akses jalan dan bangunan guna pekembangan daerah Kawasan Pariwisata Bukit Tangkiling

    Analisis Performasi Magnetik Pada Mesin Magnet Permanen Generik dengan Coakan ujung Magnet Menggunakan Metode Elemen Hingga

    Get PDF
    Penelitian ini menyajikan prosedur simulasi metode elemen hingga (FEM) untuk menganalisis medan magnet pada rotor saluran aksial mesin magnet permanen pasang dalam (PMMs) dengan delapan kutub dan 18 slot menggunakan struktur kutub radial. Kerapatan fluks magnetik pada celah udara dievaluasi untuk tiga desain lubang aksial: lingkaran, persegi, dan heksagonal, diukur pada sudut 0°, 25°, dan 40°. Hasil menunjukkan bahwa kerapatan fluks magnetik tetap stabil dan konsisten di seluruh desain, menunjukkan pengaruh minimal dari lubang aksial. Konten harmonik sangat kecil, mengonfirmasi kualitas elektromagnetik yang sangat baik. Di antara desain-desain tersebut, rotor lubang lingkaran menunjukkan torka cogging terendah (sekitar 0,000003918481 N·m), lebih unggul dari desain persegi dan heksagonal. Lubang aksial mengurangi luas permukaan dan berat rotor, sehingga menurunkan energi mekanik yang diperlukan untuk rotasi. Selain itu, lubang-lubang ini meningkatkan pendinginan selama operasi, memperbaiki manajemen termal. Secara umum, rotor saluran aksial dengan lubang lingkaran memberikan kinerja elektromagnetik yang lebih baik, bekerja lebih efisien, dan memiliki pendinginan yang lebih baik, menunjukkan bahwa rotor ini dapat lebih efisien dan andal dibandingkan rotor konvensional

    Measuring The Impact Of Digital Advisory On Customer Portfolio: A Quasi-Experimental Approach Using Propensity Score Matching

    Get PDF
    Digital financial advisory services are increasingly recognized for their potential to promote financial inclusion and support portfolio development, especially among underserved retail customers. This study investigates the causal impact of digital advisory interventions on customer financial performance, with a focus on asset growth and financial product diversification. Employing a quasi-experimental approach using Propensity Score Matching (PSM), the research draws upon a cross-sectional dataset of 5,200 customers in Indonesia, evenly divided into treatment and control groups. Initial selection bias was assessed using Chi-square and Mann–Whitney U tests, followed by logistic regression to estimate propensity scores based on demographic, financial, and channel covariates. Nearest neighbor matching without replacement was applied, and subsequent diagnostics confirmed improved balance of covariates. The Average Treatment Effect on the Treated (ATT) indicates that digital advisory recipients experienced significant portfolio growth, with higher asset growth (IDR 11.4 million) and an increased acquisition of financial products (+0.34) compared to their matched counterparts. These findings provide robust empirical support for the role of digital advisory services in fostering financial engagement and inclusive economic growth

    Analisis Keberlanjutan Program Pamsimas Menggunakan Metode AHP: Studi Kasus Di Desa Binjai Baru, Kabupaten Batu Bara

    Get PDF
    Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan akses air bersih di wilayah perdesaan. Namun, keberlanjutan program ini sering menghadapi kendala teknis, kelembagaan, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan program PAMSIMAS di Desa Binjai Baru, Kabupaten Batu Bara, serta menetapkan prioritas kriteria keberlanjutan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat dan wawancara terhadap 10 responden ahli. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar sub-kriteria berada pada kategori "Baik", dengan skor tertinggi pada keandalan operasional sistem dan kualitas lingkungan air. Aspek sosial menjadi kriteria paling dominan (prioritas 0,2401), diikuti oleh ekonomi (0,2185), lingkungan (0,2058), teknologi (0,1844), dan kelembagaan (0,1512). Sub-kriteria terpenting adalah partisipasi masyarakat (0,1460), sistem iuran (0,1231), dan perlindungan lingkungan (0,1125). Hasil ini menunjukkan bahwa metode AHP efektif untuk menetapkan prioritas strategi keberlanjutan program air minum perdesaan. Rekomendasi diarahkan pada penguatan aspek sosial, sistem keuangan, serta peran kelembagaan yang berkelanjutan

    Pengaruh Work-Life Balance dan Self-Efficacy Terhadap Job Satisfaction Karyawan Dengan Employee Engagement Sebagai Variabel Intervening Pada PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek

    Get PDF
    This study was conducted with the aim of understanding and analyzing whether work-life balance and self-efficacy influence job satisfaction, with employee engagement serving as a mediating variable at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek. The research was designed using an explanatory approach. The population of this study consisted of 376 individuals, while the sample size was 65 respondents. The data sources included primary data obtained directly through interviews, observation, and questionnaires, as well as secondary data gathered through literature studies from journals, books, and other references. The analysis method employed in this research was Partial Least Squares (PLS) analysis, facilitated by the SmartPLS 4.0 software. The results of the research and data processing indicated the following: Work-life balance has an effect on employee engagement at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek, 2) Self-efficacy has an effect on employee engagement at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek, 3) Work-life balance has an effect on job satisfaction at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek, 4) Self-efficacy has an effect on job satisfaction at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek, 5) Employee engagement affects job satisfaction at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek, 6) Work-life balance affects job satisfaction through employee engagement at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek, 7) Self-efficacy affects job satisfaction through employee engagement at PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek

    Analisis Teknik dan Ekonomi Pembangunan Sistem PLTS berkelanjutan untuk Emergency Source di RSUD Dr. Darsono Kabupaten Pacitan

    No full text
    Bencana sangat sering terjadi di Kabupaten Pacitan sehingga diperlukan sumber darurat sebagai energi alternatif terutama di rumah sakit karena banyak alat dan kondisi medis yang sangat bergantung pada peralatan listrik. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi energi baru dan terbarukan di Kabupaten Pacitan. Produksi bahan bakar fosil khususnya minyak dan batubara terus menurun dan mendorong Pemerintah Indonesia untuk memperkuat peran Energi Baru dan Terbarukan secara berkelanjutan. Listrik di Kabupaten Pacitan dikonsumsi oleh berbagai sektor yaitu komersial, sosial, rumah tangga/perumahan, industri, gedung perkantoran pemerintah dan penerangan jalan. Secara geografis, Kabupaten Pacitan memiliki tingkat penyinaran matahari yang sangat memadai untuk pembangunan PLTS menurut Global Solar Atlas. Tahapan penelitian dimulai dari identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data, desain simulasi dan pengolahan data dan terakhir adalah penarikan kesimpulan dan saran. Kondisi darurat saat terjadi bencana di RSUD Dr. Darsono dapat memprioritaskan beban listrik di beberapa sektor. Hasil simulasi yang berlokasi menggunakan System Advisor Model dengan sistem hybrid PLTS memiliki daya sebesar 32.713 kWh dimana hasilnya sangat mendekati konsumsi daya pada tahun 2021 yaitu sebesar 32.899 kWh dengan selisih sebesar 189 kWh. Beban prioritas untuk kondisi sumber darurat yang dapat digunakan selama 65 menit dari beberapa kriteria beban yang digunakan

    5,770

    full texts

    12,667

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇