Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
12667 research outputs found
Sort by
Peran Vitamin D Sebagai Suplemen Tambahan Pada Terapi Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Peningkatan Perbaikan Profil HBA1C: Tinjauan Kasus Berbasis Bukti
Tujuan: Mengetahui apakah vitamin D memiliki peran sebagai suplemen tambahan pada terapi diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan perbaikan kontrol glikemik. Metode: Melakukan pencarian literatur melalui database PubMed dan ScienceDirect. Pencarian dilakukan secara sistematis sesuai dengan pertanyaan klinis, kriteria inklusi, kesesuaian judul dan abstrak, serta ketersediaan full-text. Diperoleh dua artikel dengan desain studi RCT yang akan ditelaah secara kritis. Hasil: Dari telaah kritis kedua artikel diperoleh hasil bahwa kelompok yang diberikan suplementasi vitamin D secara oral maupun parenteral memiliki nilai HbA1c yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok plasebo. Kesimpulan: Vitamin D memiliki peran sebagai suplemen tambahan pada terapi diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan perbaikan kontrol glikemik jangka panjang, yaitu kadar HbA1C yang lebih rendah
Cesarean Scar Pregnancy Presenting with Persistent Bleeding After Curettage: A Case Report of Uterine Resection and Reconstruction
Background: Cesarean scar pregnancy (CSP) is a rare and potentially life-threatening form of ectopic pregnancy in which the gestational sac implants within the myometrial scar from a previous cesarean section. It is associated with significant risks, including uterine rupture and severe hemorrhage. Case Presentation: We report the case of a 35-year-old multiparous woman (G5P4A1) with two prior cesarean deliveries who presented with persistent vaginal spotting for three weeks, worsening over the last three days. She had undergone uterine curettage for incomplete abortion three weeks prior. A transvaginal ultrasound revealed a hypoechoic mass in the cesarean scar niche, with positive vascularization, consistent with a diagnosis of CSP. Surgical intervention via laparotomy was performed, including evacuation of retained products of conception, uterine resection and reconstruction, bilateral tubectomy, and adhesiolysis. The patient recovered well and was discharged after three days of postoperative care. Conclusion: Early diagnosis and prompt surgical management of cesarean scar pregnancy are essential to prevent severe complications. This case emphasizes the importance of considering CSP in patients with prior cesarean sections presenting with abnormal uterine bleeding after early pregnancy loss
Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Di Dewan Pertahanan Nasional
Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya penerapan SPIP sebagai instrumen good governance untuk memastikan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan keuangan negara. Meskipun SPIP telah diimplementasikan secara nasional, hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menunjukkan bahwa tingkat maturitas SPIP di DPN masih berada pada level 3 (terdefinisi), belum mencapai target level 4 (optimal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Dewan Pertahanan Nasional (DPN) serta mengidentifikasi hambatan yang menghambat pencapaian tingkat maturitas optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan teori implementasi kebijakan Thomas B. Smith, mencakup empat variabel: kebijakan ideal, kelompok sasaran, organisasi pelaksana, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi kurangnya monitoring dan evaluasi, belum optimalnya internalisasi kebijakan, serta keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan teknologi. Simpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi SPIP di DPN masih belum optimal dan memerlukan strategi perbaikan yang terfokus. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pegawai, pemetaan tindak lanjut, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas SPIP di DPN
Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Tenun Melalui Pelatihan Desain Motif Untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Desa Lanto
This community service activity was carried out with the aim of enhancing the capacity of women weavers to support the development of the creative economy in Lanto Village, Mawasangka Tengah District, Central Buton Regency through motif design training. The background of this activity is based on the limited innovation in traditional weaving motifs, which tend to be repetitive and insufficiently represent the rich visual elements of the local environment. The method used was participatory, involving several stages: coordination and field survey, socialization and identification of natural potentials, motif design training, implementation of the designs into woven fabrics, and evaluation. The activity engaged 11 artisans from the Dasawisma Ar-Rahman group, with training conducted over five days, three hours per day. The results showed a significant improvement in design understanding and skills, and the successful creation of six new motifs, three of which were ready for application in woven products. The activity also fostered increased awareness and enthusiasm among the artisans to continue innovating. In conclusion, this training effectively empowered women weavers by strengthening creativity rooted in local wisdom, with strong potential to support cultural preservation and the development of the community-based creative economy
Pengaruh Augmented Reality (AR), Pengalaman Pengguna, dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan di Platform E-Commerce Shopee.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi Augmented Reality (AR), Pengalaman Pengguna (User Experience), dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan di platform e-commerce Shopee. Di tengah pertumbuhan teknologi digital dan meningkatnya kebutuhan akan pengalaman belanja yang interaktif, fitur-fitur seperti Virtual Try-On melalui AR menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pelanggan saat berbelanja. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode PLS-SEM, data dikumpulkan dari 96 responden pengguna aktif Shopeeyang pernah menggunakan fitur AR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu AR, pengalaman pengguna, dan kualitas layanan, secara individu maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,776 menunjukkan bahwa model ini memiliki kemampuan prediktif yang kuat. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran digital serta peningkatan kualitas teknologi layanan dalam e-commerce
Pengaruh Konseling Apoteker pada Pasien Prolanis Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Kepatuhan Minum Obat
Penyakit hipertensi di provinsi Jawa Tengah menempati proporsi terbesar yaitu 76,5% kasus baru dan menjadi prioritas utama dalam pengendalian penyakit tidak menular, di tambah dengan ketidakpatuhan pasien terhadap modifikasi gaya hidup dan pengobatan menjadi hambatan yang menyebabkan tidak efektifnya pengelolaan hipertensi sehingga berrisiko pada kejadian kardiovaskular dan stroke. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konseling apoteker terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan kepatuhan minum obat pasien Prolanis hipertensi di Puskesmas Kabupaten Pemalang. Metode penelitian ini dengan pendekatan kuatitatif jenis Quasi Experimental control group design with pretest and posttest dengan kuesioner (MARS-5). Sampel penelitian berjumlah 50 dari dua perlakuan. Analisis data uji univariat, bivariat, validitas dan reliabilitas, dengan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling apoteker efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien Prolanis hipertensi di Puskesmas Kabupaten Pemalang. Edukasi dari apoteker berperan penting dalam mendorong perubahan perilaku pasien, sehingga mendukung pengendalian hipertensi dan keberhasilan terapi secara berkelanjutan. Penelitian ini mendukung teori edukasi kefarmasian dan menyarankan pelibatan aktif apoteker dalam konseling Prolanis secara berkelanjutan
Dispersion Modeling of Gas Emissions and TSP with AERMOD at Coal-Fired Power Plant in East Java and Evaluation of Health Risks Assessment
Coal-fired power plants (CFPPs) have significant negative environmental impacts due to emissions from non-fugitive sources like stacks. This research aims to predict the concentration, dispersion patterns, and health risks of pollutants emitted from these plants, focusing on SO₂, NOₓ, and TSP using the AERMOD model. Meteorological and terrain data were processed through AERMET and AERMAP. Results indicate that pollutants mainly disperse to the east and south, with peak concentrations 1.5 to 2 km south of the source. SO₂ concentrations reached 15,121.18 µg/m³ (1-hour), 5,740.66 µg/m³ (24-hour), and 287.67 µg/m³ (annual), exceeding regulatory limits. NOₓ peaked at 15,589.02 µg/m³ (1-hour), 5,782.41 µg/m³ (24-hour), and 288.48 µg/m³ (annual), also surpassing limits. TSP concentrations peaked at 330.30 µg/m³, exceeding the 24-hour limit. Model validation showed good accuracy for SO₂ but overestimated NOₓ and underestimated TSP. Health risk assessments identified 23 high-risk locations for SO₂ and one for NOₓ during 24-hour exposure, while TSP posed no significant risk. Recommendations include improving model accuracy by incorporating fugitive sources and chemical transformation modules to enhance air quality management in complex terrains
The Influence of Supply Chain Management, Organizational Culture and Organizational Innovation on Organizational Performance with Competitive Advantage as a Mediator at PT. XYZ
The digitalization era has brought about substantial transformations across various facets of business operations, rendering telecommunication services indispensable in supporting nearly all existing business processes. To stay competitive, businesses need to maintain a steady supply of products to satisfy customer needs, take into account customer preferences when choosing suppliers and partners, and continually improve their production methods and supply chain operations based on customer input. This study aims to examine the interrelationships among supply chain management, organizational culture, and organizational innovation, as well as their influence on organizational performance, with competitive advantage positioned as a mediating variable, within the context of PT. XYZ. A quantitative research approach was employed, involving a sample of 512 employees from PT. XYZ. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings demonstrate that supply chain management, organizational culture, organizational innovation, and competitive advantage significantly affect organizational performance, including several mediated effects through competitive advantage. Specifically, competitive advantage is found to mediate the relationship between supply chain management and organizational performance. However, it does not mediate the effects of organizational culture and organizational innovation on organizational performance
Operational Management Plan Infinity Workspace
The digital economy transformation has significantly increased the demand for flexible workspaces, particularly in Jakarta as a business hub. Coworking spaces are now perceived not merely as office alternatives but as strategic platforms supporting productivity, innovation, and collaboration. This study aims to develop an operational plan for PT. Infinity Workspace (IWS), a coworking space provider with three strategic locations in South, Central, and West Jakarta. Using a descriptive qualitative method, the study examines business establishment procedures, operational objectives, service design, quality management, and financial projections. The findings reveal that IWS implements phased operational strategies: short-term standardization, medium-term service improvement and technology integration, and long-term sustainable innovation. The service design emphasizes differentiation through modern interiors, app-based access, and a transparent service blueprint. Financially, detailed capital expenditure, pre-operational, and operational cost planning ensure efficiency and sustainability. By integrating location strategy, service quality, technology, and financial management, IWS is positioned as a competitive player in Jakarta’s coworking space industry
Eksplorasi Literasi Digital Dosen Bahasa Inggris Maritim di Politeknik Pelayaran Sorong
Penelitian ini mengeksplorasi praktik literasi digital dosen Bahasa Inggris Maritim di Politeknik Pelayaran Sorong. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya urgensi untuk mengintegrasikan perangkat digital dalam pengajaran English for Specific Purposes (ESP), khususnya dalam pendidikan kemaritiman. Meskipun urgensi tersebut tinggi, masih terdapat kesenjangan pemahaman mengenai bagaimana dosen memandang dan menerapkan literasi digital dalam konteks vokasional. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengalaman dosen dalam memilih perangkat digital, mengintegrasikannya ke dalam pedagogi, serta menghadapi dukungan maupun keterbatasan institusional. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan empat dosen Bahasa Inggris Maritim yang secara aktif menggunakan media digital dalam pengajarannya. Analisis tematik dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja DigCompEdu dan Instructional Digital Literacy Model sebagai acuan konseptual. Penelitian menemukan bahwa para dosen menunjukkan beragam interpretasi dan penerapan literasi digital. Sebagian dosen secara kritis mengintegrasikan perangkat yang relevan untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa, sementara yang lain menggunakan sumber daya digital yang lebih sederhana karena keterbatasan pelatihan atau infrastruktur. Tantangan umum meliputi konektivitas internet yang tidak stabil, keterbatasan panduan institusional, serta ketiadaan program pengembangan profesional yang terstruktur. Meskipun demikian, para dosen menunjukkan motivasi yang kuat serta kesadaran akan pentingnya kompetensi digital untuk menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan industri maritim. Penelitian ini menekankan perlunya dukungan institusional yang lebih terarah, termasuk pelatihan kontekstual dan pengembangan lingkungan pengajaran kolaboratif. Keterbatasan penelitian mencakup ukuran sampel yang kecil dan lingkup hanya pada satu institusi, sehingga dapat memengaruhi generalisasi temuan. Penelitian selanjutnya dapat diperluas dengan melakukan analisis komparatif lintas institusi atau wilayah