Syntax Literate - Jurnal Ilmiah Indonesia
Not a member yet
12667 research outputs found
Sort by
Perancangan Logo Usaha UMKM Mila Berkah Laundry Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Identity Dari Usaha Tersebut
Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan kurangnya pemahaman UMKM, khususnya Mila Berkah Laundry, mengenai pentingnya branding melalui desain logo. Dalam konteks persaingan yang ketat di industri laundry, identitas merek yang kuat menjadi semakin penting untuk menarik pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang logo yang dapat meningkatkan brand identity dan daya tarik konsumen. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh Mila Berkah Laundry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain logo yang dirancang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai inti usaha, seperti kebersihan, profesionalisme, dan kehandalan. Logo yang efektif dapat membangun kesan pertama yang kuat dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang ditawarkan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penguatan brand identity melalui desain logo yang tepat dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi UMKM. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM lain dalam mengembangkan strategi branding yang lebih efektif melalui desain logo yang sesuai dengan karakter bisnis mereka
Penggunaan Navisworks Manage dan MS. Project untuk Monitoring Penjadwalan Proyek Konstruksi
Penerapan teknologi Building Information Modeling (BIM) dalam proyek konstruksi menawarkan peluang peningkatan efisiensi dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil penjadwalan proyek menggunakan dua pendekatan: metode konvensional dengan Microsoft Project dan metode berbasis BIM menggunakan Navisworks Manage, pada studi kasus pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN di Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa Detail Engineering Drawing (DED) dan kurva-S perencanaan, serta data primer dari observasi dan wawancara. Proses melibatkan pemodelan ulang 3D dengan Autodesk Revit, pembuatan Work Breakdown Structure (WBS), dan perencanaan predecessors. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kedua perangkat lunak menghasilkan total durasi proyek yang sama yaitu 63 hari kalender, terdapat perbedaan signifikan pada tanggal mulai beberapa pekerjaan, seperti pada tie beam TB2, tangga lantai 2, dan balok struktur atap. Perbedaan ini disebabkan oleh konfigurasi tipe predecessors (FS dan SS) dalam Ms. Project. Penelitian ini mengungkap bahwa pendekatan BIM melalui Navisworks Manage lebih unggul dalam visualisasi dan simulasi waktu, sedangkan Ms. Project efektif dalam kontrol berbasis sumber daya. Implikasinya, pemilihan metode penjadwalan perlu disesuaikan dengan kebutuhan proyek, dan integrasi kedua metode dapat meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dalam manajemen proyek konstruksi di era digital
The Effect of Concrete Compressive Strength on Mixture and Curing Using River Water
The primary concern addressed in this study is the impact of river water quality used in concrete mixing and curing on the compressive strength of concrete, considering that river water contains minerals and chemical ions that may inhibit cement hydration. The objective is to analyze the effects of varying water-cement ratios and curing durations using river water on concrete compressive strength and to provide technical recommendations applicable to construction practices in areas with limited clean water resources. The method involved laboratory experiments preparing 15x15x15 cm concrete cubes immersed in river water for 3 and 7 days, followed by compressive strength testing with a compression machine. The results showed that compressive strength increases with longer curing due to ongoing hydration, yet concrete cured with river water exhibited lower strength compared to that cured with clean water, attributed to minerals and chloride and sulfate ions interfering with hydration product formation. The implications highlight the importance of water quality testing and controlling the water-cement ratio to optimize concrete strength in projects using river water for curing, as well as the need for specific technical guidelines to ensure the safety and durability of concrete structures in water-limited environments
Dinamika Kolaborasi Antar Unit Kerja di Bandar Udara Adi Soemarmo Dalam Pelayanan Jamaah Umroh
Lembaga mediasi adalah lembaga yang berfungsi sebagai pihak ketiga yang netral, independen, dan profesional, yang membantu para pihak yang bersengketa untuk mencapai kesepakatan damai secara sukarela, tanpa mengikat, dan tanpa menggantikan keputusan para pihak. Tujuan penelitian untuk mengetahui urgensi lembaga mediasi dalam rangka penyelesaian sengketa adat di Bali. Untuk mengetahui bentuk, fungsi, dan peran lembaga mediasi dalam rangka penyelesaian sengketa adat di Bali. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan melakukan studi pustaka. Teknik analisis data yang dilakukan oleh penulis adalah dengan menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga mediasi dapat memberikan solusi yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal masyarakat adat Bali, yang mengutamakan musyawarah, mufakat, dan rekonsiliasi, daripada litigasi, yang bersifat konfrontatif, kompetitif, dan win-lose. Lembaga mediasi dapat memberikan solusi yang lebih menghormati dan melindungi hak asasi manusia, khususnya hak-hak masyarakat adat, yang seringkali terabaikan atau dilanggar oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Lembaga mediasi dapat memberikan solusi yang lebih berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat adat, lingkungan, dan pembangunan, daripada solusi yang bersifat sementara, pragmatis, dan berdampak negatif. Bentuk lembaga mediasi dalam penyelesaian sengketa adat di Bali dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Lembaga Mediasi Adat, Lembaga Mediasi Independen, Lembaga Mediasi Profesional
Pengembangan Kesesuaian Lahan Pala Fakfak (Myristica Argante Warb) untuk Peningkatan Produksi
=Pala Fakfak (Myristica argantea Warb) merupakan tanaman endemik unggulan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, namun produksinya masih tergolong rendah meskipun luas lahannya cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik lahan dan kesesuaian lahan Pala Fakfak, mengkaji hubungan antara karakteristik lahan dengan produktivitas tanaman, serta menyusun modifikasi kriteria kesesuaian lahan secara spesifik berdasarkan analisis boundaryline. Penelitian dilakukan secara deskriptif-kualitatif di 15 lokasi mewakili 5 satuan pemetaan lahan (SPL). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, analisis laboratorium tanah, dan dokumentasi hasil produksi, kemudian diolah dengan metode evaluasi kesesuaian lahan, uji korelasi Spearman dan Pearson, serta analisis regresi stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan aktual berada pada kelas S3 dengan pembatas utama berupa curah hujan, bahan kasar, kedalaman tanah, batuan permukaan, dan singkapan batuan. Karakteristik yang paling berpengaruh terhadap produksi adalah kandungan K tersedia, tekstur tanah, dan bahan kasar. Berdasarkan boundaryline analysis, ditetapkan kriteria baru: K tersedia (S1: >300 ppm; N: <65 ppm), tekstur tanah (S1: halus), dan bahan kasar (S1-S2: <3%; N: >33%). Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pembentukan pedoman spesifik-lokal kesesuaian lahan untuk Pala Fakfak, yang dapat digunakan sebagai dasar kebijakan agribisnis daerah dan optimalisasi produktivitas berkelanjutan
Analisis Pengaruh Insider Trading Terhadap Pergerakan Harga Saham pada Indeks Lq45 Bursa Efek Indonesia
Fenomena insider trading yang melibatkan informasi material yang belum tersedia untuk publik dapat menciptakan ketidakseimbangan informasi dan memengaruhi pergerakan harga saham. Namun, efektivitas aktivitas insider trading sebagai sinyal prediktif terhadap return saham di pasar modal Indonesia, khususnya pada saham-saham dalam indeks LQ45, masih belum jelas dan perlu dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aktivitas insider trading terhadap return saham periode berikutnya pada perusahaan konstituen indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan data transaksi insider trading dan return saham bulanan selama Januari 2021 hingga Maret 2025, serta variabel kontrol berupa EPS, PBV, dan return pasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai transaksi insider trading tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham, sementara volume transaksi insider trading menunjukkan hubungan negatif signifikan dengan return saham ketika kategori insider dipisahkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas insider trading tidak selalu mencerminkan perubahan fundamental perusahaan, melainkan juga dipengaruhi faktor lain seperti kebutuhan likuiditas. Implikasi penelitian ini adalah perlunya kehati-hatian dalam menafsirkan aktivitas insider trading dan peninjauan kembali regulasi pengawasan insider trading. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memisahkan analisis transaksi beli dan jual serta memperluas sampel penelitian
Tantangan dan Peluang Pengurus Pondok Pesantren dalam Menjaga Tradisi dan Inovasi
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia mengalami transformasi signifikan akibat perkembangan teknologi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pesantren dalam menghadapi tantangan modernisasi, digitalisasi, serta peran kebijakan pemerintah dalam mendukung pendidikan Islam. Melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber akademik, ditemukan bahwa pesantren mulai mengadopsi teknologi digital dalam sistem pembelajaran, manajemen keuangan berbasis wakaf produktif, serta pengembangan ekonomi berbasis syariah. Selain itu, tantangan dalam integrasi teknologi dan pendidikan Islam, seperti digitalisasi kitab kuning dan pemanfaatan kecerdasan buatan, juga menjadi perhatian utama dalam inovasi pesantren. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan pesantren di era modern sangat bergantung pada adaptasi terhadap teknologi dan kebijakan yang mendukung perkembangan pendidikan Islam. Oleh karena itu, sinergi antara pesantren, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menciptakan model pendidikan Islam yang berdaya saing dan relevan dengan tuntutan zaman
Pengaruh Penggunaan Jaminan Bank Dan Asuransi Terhadap Keberhasilan Klaim Dalam Pekerjaan Kontruksi Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
This study evaluates the effect of the use of bank guarantees and insurance on the success of claims in construction projects in Indonesia using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Data were obtained from four groups of respondents: contractors, Commitment Making Officials (PPK) of the Cilegon City PUPR Office, insurance companies (PT Askrindo Insurance Kota Serang), and supervisory consultants (Indra Design). The results of the calculation showed that the entire comparison matrix was consistent (CR < 0.1). Of the seven main criteria, design changes gained the highest weight from the perspectives of contractors (0.456), insurance (0.394), and supervisory consultants (0.276), while project completion & time were most dominant for PPK (0.204) and supervisory consultants (0.467). Payments & finances also emerged as important factors with weights between 0.125β0.276. Meanwhile, the weight of bank guarantees and insurance was relatively low in the three technical perspectives (0.041β0.079) but was the main focus of the insurance perspective (0.482). At the alternative level of the field, poor contract clauses and delays in IMB licensing both occupy a maximum weight (1,000) for contractors and PPKs, confirming the importance of the administrative aspect. These findings confirm that the management of design changes, payment processes, and contract/licensing documentation is key to claims mitigation, with bank guarantees and insurance acting as additional financial protection instruments
Perencanaan Optimum Hydroschedulling PLTA Cisokan Pumped Storage untuk Meningkatkan Keekonomian Biaya Pokok Produksi
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cisokan merupakan PLTA dengan jenis Pumped Storage (PS) yang direncanakan beroperasi pertama di Indonesia dengan kapasitas sebesar 4x 260 MW pada tahun 2029. Berdasarkan dokumen Studi Kelayakan PT. PLN (Persero) PLTA Cisokan direncanakan untuk beroperasi selama 8 jam untuk memompa air (pumping) dan beroperasi selama 6 jam untuk membangkitkan listrik (generating). Pola Operasi tersebut belum optimal untuk filosofis pengoperasian pembangkit energy storage sebagai energy regulation, karena belum dapat meminimalkan fluktuasi beban, terutama untuk pengisian lembah (valley filling) dan pemangkasan puncak (peak shaving) pada profil beban harian. Diperlukan optimalisasi untuk pola operasi PLTA Cisokan PS sebagai energy regulation di sistem tenaga listrik Interkoneksi Jawa β Madura β Bali pada profil beban harian di sistem 500 kV. Optimalisasi dilakukan dengan meminimalkan variance dari Pres sehingga beban tidak memiliki fluktuasi yang tinggi. Lebih lanjut Optimalisasi dengan prinsip Unit Commitment (UC) dan Economic Dispatch (ED) dilakukan untuk meminimalkan komponen C pada BPP PLTA Cisokan PS. Setelah melakukan optimalisasi penjadwalan, didapatkan bahwa variance dari Pres sesudah dilakukan optimalisasi mengalami penurunan, Capacity Factor (CF) mengalami peningkatan dari keadaan awal bernilai 25% menjadi 27.27%. Komponen A,B dan C pada BPP Cisokan mengalami penurunan, sehingga BPP yang bernilai awal dapat direduksi menjadi Rp. 1095.57/kWh, dengan nilai pengurangan sebesar 12.75 % terhadap BPP awal.
 
Pengaruh Kepemimpinan Guru Terhadap Sikap Hormat Siswa Kepada Guru Di Smp Lokon St. Nikolaus Tomohon
This study examines the influence of teacher leadership on students' respect attitudes at SMP Lokon St. Nikolaus Tomohon. Students' respect attitudes are influenced by good teacher leadership styles. This research uses a quantitative approach with a sample of 150 students and is analyzed using simple linear regression through IBM SPSS 25 software. The results show that teacher leadership has a positive and significant effect on students' respect attitudes. Good leadership styles, such as setting an example and showing concern, enhance students' respect, while authoritarian or indifferent styles can decrease respect. These findings emphasize the crucial role of teacher leadership in creating a learning environment filled with appreciation and mutual respect