Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    Determinan Terjadinya Penyakit Diare Akut pada Balita Di Wilayah Pesisir (Studi Kasus Desa Sungai Kakap dan Desa Tanjung Saleh)

    Get PDF
    Abstract: The Determinant of Acute Diarrhea In Toddlers Genesis Coastal (Case Study in the village of Sungai Kakap and Tanjung Saleh). The research aims to determine the factors associated with acute diarrhea in toddlers genesis coastal (Case study in the village of Sungai Kakap and Tanjung Saleh). The research method is observational with a case-control design. The population in this study were all toddlers in the village of Sungai Kakap and Tanjung Saleh. Result show that there are several variables that  associated with diarrhea that was knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.008), behaviour (p = 0.008), latrine (p = 0.000). While the variables that not correlate with the incidence of diarrhea was waste disposal (p = 0.616) and clean water facility (p = 0.736).Abstrak : Determinan Terjadinya Penyakit Diare Akut Pada Balita Di Wilayah Pesisir (Studi Kasus Desa Sungai Kakap dan Desa Tanjung Saleh). Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare akut pada balita di Wilayah Pesisir (Studi Kasus di Desa Sungai Kakap dan Desa Tanjung Saleh). Penelitian dilakukan dengan pendekatan Case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,000 dan OR = 7,560), sikap (p value= 0,008 dan OR = 8,069), perilaku (p value = 0,008 dan OR = 3,776), jamban (p value = 0,000 dan OR = 2,723) dengan kejadian diare akut pada balita di wilayah terisolir tahun 2015. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif (p value = 0,046 dan OR = 2,723), Pembuangan Sampah (p value = 0,616 dan OR = 3,158), dan Sarana Air Bersih (p value = 0,736 dan OR = 0,631) dengan kejadian diare akut pada balita di Wilayah Terisolir Tahun 2015

    Beberapa Faktor Risiko Gizi Kurang dan Gizi Buruk pada Balita 12-59 Bulan

    Get PDF
    Abstract: Several Risk Factors Of Moderate And Severe Malnutrition In Children Under Five Years Old Aged 12-59 Months. The type of research was observational using case-control study and the qualitative study through the in-depth interview (mixed method). The research location was in Pontianak City. The number of samples was 80 people consisting of 40 people from a case and 40 people from control. Assessment of nutritional using anthropometry measurement based on weight for height. Height measurement using microtome and measure weighting scale. Result show that the multivariate analysis found two variables significantly associated with the prevalence of moderate and severe malnutrition in children under five years old aged 12-59 months, i.e.: poor of attitude toward food (OR = 6.980, p = 0.002, 95% CI = 1.998-24.385) and poor environmental health (OR = 5.033, p = 0.012, 95% CI = 1.432-17.683).Abstrak : Beberapa Faktor Risiko Gizi Kurang Dan Gizi Buruk Pada Balita 12-59 Bulan. Tujuan penelitian yaitu untuk membuktikan faktor risiko agent, host dan environment yang berpengaruh terhadap kejadian gizi kurang dan gizi buruk pada balita di kota Pontianak. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan case control. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kota Pontianak. Jumlah sampel sebanyak 80 orang, yang terdiri dari kasus sebanyak 40 orang dan kontrol sebanyak 40 orang. Penilaian status gizi menggunakan pengukuran antropometri berdasarkan berat badan per tinggi badan (BB/TB). Pengukuran tinggi badan menggunakan microtoise dan mengukur berat badan menggunakan timbangan balita. Berdasarkan hasil analisa multivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan yaitu sikap ibu terhadap makanan buruk (OR : 6,98 p = 0,002 95 % CI 1,99-24,38) dan kesehatan lingkungan buruk (OR : 5,03 p = 0,012 95 % CI 1,43-17,68) dengan kejadian gizi kurang dan gizi buruk pada anak balita.Â

    Risiko Terjadinya Asfiksia Neonatorum pada Ibu dengan Ketuban Pecah Dini

    Get PDF
    Abstract: The Risk Of Asphyxia Neonatorum To Pregnant Women Diagnosed With Premature Rupture Of Membrane. The purpose of this study is to identify the risk of asphyxia neonatorum to pregnant women diagnose PRM and other factors related to asphyxia neonatorum. The method of this study is used by case control. The result shows that there is no significant correlation between PRM, parity, birth weight, labor actions, induction of labor, and asphyxia neonatorum. However, there is a significant relationship between labor duration and asphyxia neonatorum.Abstrak: Risiko Terjadinya Asfiksia Neonatorum Pada Ibu Dengan Ketuban Pecah Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko terjadinya asfiksia neonatorum pada ibu dengan KPD dan faktor lain yang berhubungan dengan asfiksia neonatorum. Penelitian ini menggunakan metode studi case control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara KPD, paritas, berat badan, persalinan tindakan, dan induksi persalinan dengan asfiksia neonatorum. Terdapat hubungan yang bermakna antara lama persalinan dengan asfiksia neonatorum.Â

    Perilaku Konsumsi Mie Instan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah dan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak

    Get PDF
    Abstract: Instant Noodle Consumption Behavior Among Students Of Health Sciences Faculty Of Muhammadiyah University Pontianak And Nutrition Department Of Health Polytechnic Of Health Ministry Pontianak. This study aimed at determining the factors associated with instant noodle consumption behaviour among students of Health Sciences Faculty of Muhammadiyah University of Pontianak and Nutrition Department of Health Polytechnic of Health Ministry of Pontianak. Using cross-sectional design, this study employed 145 students as the samples and were selected by using simple random sampling. The statistical test used was chi-square test. The study revealed that there were no significant correlation of  nutritional knowledge (p = 1.000, PR = 1.004 with 95% CI = 0.712 to 1.415), food safety(p = 0.064, PR =0,646with 95% CI = 0.407 to 1.025), media exposure (p = 0.139, PR = 1.419 with 95% CI = 0.911 to 2.211), inhabitancy (p = 0.851, PR = 0.932 with 95% CI = 0.646 to 1.344) and instant noodles consumption behavior among students of Health Sciences Faculty of Muhammadiyah University Pontianak and Nutrition Department of Health Polytechnic of Health Ministry Pontianak.Abstrak : Perilaku Konsumsi Mie Instan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Dan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi mie instan pada mahasiswa  Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak. Jumlah sampel yaitu 145 orang dengan penentuan sampel secara Simple random sampling dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan gizi (p = 1,000, PR = 1,004 dengan CI 95% = 0,712-1,415), keamanan pangan (p = 0,064, PR = 0,646 dengan CI 95% =0,407-1,025), keterpaparan media (p = 0,139, PR = 1,419 dengan CI 95% = 0,911-2,211), dan tempat tinggal (p = 0,851, PR = 0,932 dengan CI 95% = 0,646-1,344) dengan perilaku konsumsi mie instan pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak dan Poltekkes Kemenkes Pontianak

    Perilaku Mencuci Tangan terhadap Angka Koloni Kuman pada Penjamah Makanan Di Kantin Universitas Tanjungpura

    Get PDF
    Abstract: Relationship Between Hand Washing Behaviour And Total Bacterial Count Among Food Handlers In Universitas Tanjungpura Pontianak Canteens. The aim of this research was to obtain the relationship between hand washing behavior and total bacterial count among food handlers in Universitas Tanjungpura Pontianak Canteens. This research was an analytic study with the cross-sectional approach. The data is analyzed by chi-square test. This research showed thirty-two (62,7%) food handlers had a good hand washing behavior and nineteen (37,3%) had a poor behavior. However, none of the food handlers practice the right 6-steps of hand washing. Seventeen (33,3%) hand swab samples are lassified in the clean category and thirty-four (66,7%) hand swab samples are classified in the contaminated category.Abstrak : Perilaku Mencuci Tangan Terhadap Angka Koloni Kuman Pada Penjamah Makanan Di Kantin Universitas Tanjungpura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku mencuci tangan terhadap angka koloni kuman pada penjamah makanan di seluruh kantin Universitas Tanjungpura Pontianak. Desain penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 32 orang (62,7%) penjamah makanan melakukan perilaku mencuci tangan yang baik dan 19 orang (37,3%) berperilaku mencuci tangan kurang baik, akan tetapi semua penjamah makanan tidak melakukan keenam langkah mencuci  tangan dengan baik dan benar. Sampel usap tangan menunjukkan angka koloni kuman sebanyak 17 orang (33,3%) dalam kategori bersih dan 34 orang (66,7%) dalam kategori kontaminasi

    Hubungan Timbal (Pb) Di Udara dan Yang Ada Didalam Darah terhadap Kejadian Anemia Pegawai UPTD Dinas Perhubungan

    Get PDF
    Abstract: Relationships Lead ( Pb ) Available In The Air And Blood In Genesis Against Anemia Employees UPTD Department of Transportation. The aims of this study were to determine Pb in ambient air and its relationship with Pb in the blood and anemia on employees UPTD Transportation Agency Pontianak 2014. The study used cross-sectional design. Population and sample are employees UPTD Department of Transportation, with a sample size of 44 people with a total sampling method and using the Chi-square test. The results showed no significant correlation between the levels of Pb in ambient air in the work environment with high levels of lead in blood of employees , there is a significant correlation between blood levels of Pb in blood hemoglobin levels in employees , and no significant relationship between age and levels of Pb in blood on UPTD employees . While there is no significant relationship between smoking habits, wear a mask, with high levels of lead in the blood of employees UPTD.Abstrak: Hubungan Timbal (Pb) Di Udara Dan Yang Ada Didalam Darah Terhadap Kejadian Anemia Pegawai UPTD Dinas Perhubungan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pb di udara ambien dan hubungannya dengan Pb dalam darah serta kejadian anemia pada pegawai UPTD Dinas Perhubungan Kota Pontianak Tahun 2014. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi dan sampel adalah pegawai UPTD Dinas Perhubungan, dengan besar sampel sebanyak 44 orang dengan metode total sampling dan menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara kadar Pb di udara ambien pada lingkungan kerja dengan kadar Pb dalam darah pada pegawai, ada hubungan yang signifikan antara kadar Pb dalam darah dengan kadar Hb darah pada pegawai, dan ada hubungan yang signifikan antara umur dengan kadar Pb dalam darah pada pegawai UPTD. Sedangkan yang tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok, memakai masker, dengan kadar Pb dalam darah pada pegawai UPTD

    Kehamilan Remaja terhadap Kejadian Anemia Di Wilayah Puskesmas Cempaka Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Abstract: The Correlation Of Teenage Pregnancy With Anemia In Region Cempaka Health Centers Banjarbaru. The purpose of research is to know the correlation of teenage pregnancy with anemia in regional Cempaka Health Centers Banjarbaru. The research is using the design of survey analyzing with the cross-sectional approach. The population is all of the pregnant women in working area of Cempaka Health Centers Banjarbaru from January to July in 2013 is 382 people with the sample is 80 people. The sampling uses Random sampling with (systematic sampling). The result of research showed 18 people (22.5%) respondent with teenage pregnancy, respondent have anemia during pregnancy is 31 people (38.75%) and there is a correlation between teenage pregnancy with anemia cases, the result of Chi-Square test showed the value of p = 0.013 < α = 0.05.Abstrak : Kehamilan Remaja Terhadap Kejadian Anemia Di Wilayah Puskesmas Cempaka Kota Banjarbaru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kehamilan remaja dengan kejadian anemia di wilayah Puskesmas Cempaka Kota Banjarbaru. Penelitian menggunakan rancangan Survei analitik dengan pendekatan adalah cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Banjarbaru dari bulan Januari sampai dengan Juli tahun 2013 sebanyak 382 orang dengan sampel sebanyak 80 orang. Pengambilan sampel dengan cara Random Sampling dengan sistematis (systematic sampling). Hasil penelitian didapatkan sebanyak 18 orang (22,5%) responden dengan kehamilan remaja, sebanyak 31 orang (38.75%) responden mengalami anemia dalam kehamilan dan terdapat hubungan antara kehamilan remaja dengan kejadian anemia, hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p = 0,013<α = 0,05

    Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Pemanfaatan Antenatal Care Di Puskesmas Kampung dalam Pontianak

    Get PDF
    Abstract: The Relationship Between Knowledge And Attitude Of Pregnant Women In Using Antenatal Care Service In Public Health Clinic Kampung Dalam Pontianak. The Purpose of the Research aimed to know the relationship between knowledge and attitude of pregnant women in using Antenatal Care service in Public Health Clinic Kampung Dalam Pontianak 2014. The Methodology of Research used descriptive-analytic a method of using cross-sectional approach. The research population was pregnant women in Public Health Clinic Kampung Dalam Pontianak from January to December 2013 (341 people). Spearman Rank. The result showed that The pregnant women had good knowledge were 68,8 % (53 people), had an attitude to support the program were 67,5 % ( 52 people) and used ANC service were 64 % (57 people). There was the relationship between knowledge and ANC service use by r =0,416 and p =0,000. There was relationship attitude and ANC service use by r = 0,299 and p = 0,008.Abstrak : Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Pemanfaatan Antenatal Care Di Puskesmas Kampung Dalam Pontianak. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan. pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemanfaatan pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Kampung Dalam tahun 2014. Metodologi Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kampung Dalam Pontianak dari Januari-Desember 2013 (341 orang). Spearman Rank. Hasil Penelitian ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik 68,8% (53 orang), mempunyai sikap mendukung 67,5% (52 orang), yang memanfaatkan pelayanan ANC 74%(57 orang). Ada hubungan pengetahuan dan pemanfaatan pelayanan ANC r = 0,416 dan p = 0,000. Ada hubungan sikap dan pemanfataan pelayanan ANC r = 0,299 dan p = 0,008

    Gambaran Tingginya Angka Karies Gigi Pada SD Binaan Pelayanan Asuhan Di Wilayah Kota Pontianak

    Get PDF
    Abstract: The High Figure Description Dental Caries In SD Guided Care Services In Pontianak City area. The aim of this study was to determine if the high rate of decay/caries in permanent teeth and milk teeth suffered by elementary school students assisted Dental Care Nursing Care Department MoH Poltekkes Pontianak in Pontianak City area. The study design was descriptive with basic survey techniques. The population was the elementary school students who receive care services and the samples were fourth-grade students where there is still a period of mixed dentition in a balanced state by purposive sampling method. The result is the numbers of dental caries in permanent teeth (DMF-T) of 2.75, the rate of caries in the milk teeth (left) of 3.5. So the total number of dental caries average on every child is 6.2.Abstrak : Gambaran Tingginya Angka Karies Gigi Pada SD Binaan Pelayanan Asuhan Di Wilayah Kota Pontianak. Tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan gambaran tingginya angka kerusakan / karies pada gigi tetap dan gigi susu yang diderita oleh siswa SD binaan Pelayanan Asuhan Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Pontianak di Wilayah Kota Pontianak. Desain penelitian bersifat deskriptif dengan teknik survey dasar. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa SD yang  mendapatkan pelayanan asuhan dan sampel adalah siswa kelas IV SD dimana masih terdapat periode gigi geligi bercampur dalam keadaan berimbang dengan metode purposive sampling . Dari hasil  penelitian didapat angka karies gigi pada gigi tetap (DMF-T) sebesar 2,75, angka karies pada gigi susu (def-t) sebesar 3,5. Sehingga jumlah angka karies gigi rata-rata pada setiap anak adalah 6,2.Â

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian BBLR RSUD Dr. Soedarso Pontianak

    Get PDF
    Abstract: Hb Levels As The Dominant Factor Of Low Birth Weight Baby At dr. Soedarso General Hospital Of Pontianak. This study was aimed at figuring out the factors affecting Low Birth Weight Babies (LBW) incidence at dr. Soedarso general hospital of Pontianak. An observational method with secondary data and a cross-sectional approach were carried out in this study. The samples were 150 mothers who gave birth to dr. Soedarso general hospital of Pontianak. The statistical test used was logistic regression method with the validity level of 95%. The study revealed that there were correlation of hemoglobin level (p= 0,000; OR= 39,727), age (p= 0,000; OR= 5,333), parity (p= 0,0002; OR 8,067), pregnancy spacing (p= 0,032; OR= 3,036), weight gain (p= 0,000; OR= 16,724), antenatal care(p= 0,014; OR= 3,345) , and low birth weight babies. The dominant factor was hemoglobin (p= 0,000; exp (B) 19,924).Abstrak: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian BBLR RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian BBLR di RSUD Dr.Soedarso Pontianak. Jenis penelitian ini adalah observasional menggunakan data sekunder dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel yaitu 150 ibu bersalin yang melahirkan di RSUD Dr.Soedarso Pontianak. Uji statitistik menggunakan metode regresi logistik ganda dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini didapat bahwa ada hubungan antara kadar hemoglobin (p= 0,000; OR= 39,727), usia (p=0,000; OR= 5,333), paritas (p= 0,0002; OR 8,067), jarak kehamilan (p= 0,032; OR= 3,036), kenaikan berat badan (p= 0,000; OR= 16,724), dan antenatal care (p= 0,014; OR= 3,345) dengan kejadian BBLR. Faktor yang paling dominan adalah kadar hemoglobin (p= 0,000; exp (B) 19,924)

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇