Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
Efektifitas Konsentrasi Kulit Jeruk Sambal dalam Menurunkan Densitas Bakteri pada Ruang Penyajian Makanan
Abstract: Concentration Bushhammer Density on Reducing Bacteria of Citrus Peel Amblycarpa At Presentation Room. The research objective was to analyze the effectiveness of the concentration of citrus peel amblycarpa in decreased density of bacteria on food preparation space in Pontianak City Elementary School Cafeteria 2015. This study is a quasi-experimental research with one group pretest-posttest design. The population is the entire space serving food at the cafeteria space 345 of 162 elementary schools in the city of Pontianak. The sample was 30. Samples were taken by proportional random sampling. Results showed that the concentration of citrus peel amblycarpawere most effective in reducing the density of bacteria on food preparation space in Pontianak City Elementary School Diner is 5%.Abstrak : Efektifitas Konsentrasi Kulit Jeruk Sambal Dalam Menurunkan Densitas Bakteri Pada Ruang Penyajian Makanan. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis efektifitas konsentrasi kulit jeruk sambal dalam menurunkan densitas bakteri pada ruang penyajian makanan di Kantin Sekolah Dasar Kota Pontianak Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan one group pretest post-test. Populasi adalah seluruh ruang penyajian makanan pada kantin sebanyak 345 ruang dari 162 SD di Kota Pontianak.Sampel penelitian sebanyak 30. Pengambilan sampel dilakukan secara proportional random sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kulit jeruk sambal yang paling efektif dalam menurunkan densitas bakteri pada ruang penyajian makanan di Kantin Sekolah Dasar Kota Pontianak adalah 5%
Peranan Orang Tua dan Perilaku Anak dalam Menyikat Gigi dengan Kejadian Karies Anak
Abstract: The Correlation Of Parents’ Role And Children’s Attitude In Tooth Brushing With Caries Act. The aim of this research was to know the correlation of parents’ role and children’s attitude in tooth brushing with caries act for 5-6 years old of children on The Sekar Melati of Kindergarten Desa Pal.9 Kecamatan Sungai Kakap Years 2015. This research was survey research. It kind was Explanatory Research with a Cross-Sectional approximation. The populations of the research were 35 persons. They were students and parents of The Sekar Melati of Kindergarten Desa Pal.9 Kecamatan Sungai Kakap. The sample was 35 persons of students and parents. The result of test statistic by using Product Moment Correlations was got r = 0,580 with a/Probabilitas 0,000 for variable of parents’ role with children’s attitude, r = -0,501 with a/Probabilitas 0,002 for variable of parents’ role with caries act and r = -0,530 a/Probabilitas 0,001 for ariable of children’s attitude with caries act , because a/ Probabilitas < 0,05 mean there was significant correlation of the parents’ role and children’ attitude in tooth brushing with caries act for 5-6 years old of children on Sekar Melati Kindegarten Desa Pal IX Kecamatan Sei Kakap Kabupaten Kubu Raya.Abstrak : Peranan Orang Tua Dan Perilaku Anak Dalam Menyikat Gigi Dengan Kejadian Karies Anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peranan orang tua dan perilaku anak dalam menyikat gigi dengan kejadian karies anak usia 5-6 tahun di TK Sekar Melati Desa Pal.9 Kecamatan Sungai Kakap Tahun 2015. Jenis penelitian adalah penelitian survey Explanatory Research dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah siswa/i dan orang tua TK Sekar Melati Desa Pal.9 Kecamatan Sungai Kakap yang berjumlah 35 orang. Sampel sebanyak 35 orang siswa/i dan orang tua. Hasil uji statistik dengan menggunakan Product Moment Correlations diperoleh r = 0,580 dengan a/Probabilitas 0,000 untuk variabel peran orang tua dengan perilaku anak, r = -0,501 dengan a/Probabilitas 0,002 untuk variabel peran orang tua dengan kejadian karies dan r = -0,530 a/ Probabilitas 0,002 untuk variabel perilaku anak dengan kejadian karies, karena a/Probabilitas < 0,05 artinya ada hubungan yang signifikan antara peranan orang tua dan perilaku anak dalam menyikat gigi dengan kejadian karies anak usia 5-6 tahun di TK Sekar Melati Desa Pal IX kecamatan Sei Kakap kabupaten Kubu Raya
Analisis Jenis, Jumlah dan Mutu Sarapan Pagi Siswa Sekolah Dasar
Abstract: Type Analysis, Number and Quality Breakfast of Children on Elementary School. The research objective is to analyze the full breakfast at the elementary school students in District Rasau Jaya covering aspects of the type, quantity and quality of the breakfast. This research is an analytic with Cross sectional study design. Subjects were students at SDN 1 Rasau Jaya aged 8-12 years, a large sample of 215 respondents. The results showed that as many as 98.6% of students breakfasts with ten types of food most consumed by children during breakfast ie eggs, white rice, fried rice, yellow rice, tempeh, bulb meatballs, dumplings, bread, sausages and porridge. While the five types of beverage most consumed by children during breakfast was tea, milk, juice, water, and syrup. 54% of the number of good energy, 51% protein and 68.4% fat in both categories. 61.9% carbohydrate intake is not good. The nutritional quality of food is quite good kid.Abstrak : Analisis Jenis, Jumlah Dan Mutu Sarapan Pagi Siswa Sekolah Dasar. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis sarapan pagi pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Rasau Jaya meliputi aspek jenis, jumlah dan mutu sarapan. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain penelitian Cross sectional. Subjek penelitian adalah siswa SDN 1 Rasau Jaya usia 8-12 tahun, besar sampel penelitian sebanyak 215 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 98,6 % siswa sarapan dengan sepuluh jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi oleh anak selama sarapan yaitu telur ayam, nasi putih, nasi goreng, nasi kuning, tempe, pentol bakso, siomay, roti, sosis, dan bubur. Sedangkan lima jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh anak selama sarapan adalah teh, susu, air jeruk, air putih, dan sirup. Sebanyak 54% jumlah energi baik, protein 51 % dan lemak 68,4% pada kategori baik. 61,9% asupan karbohidrat tidak baik. Mutu gizi pangan anak tergolong baik
Perbedaan Pengaruh Pengolesan dan Perendaman Alkohol 70% terhadap Penurunan Angka Hitung Kuman pada Alat Kedokteran Gigi
Abstract: Differences Influence Basting and Immersion Alcohol 70% Decrease Score Against Germs Count on Tools Dentistry. The purpose of research is to determine the effect difference basting and soaking with alcohol 70% of the germ count rate reduction on dentistry tool. This study is a quasi-experimental research. The population in this study are dental tools that have been used in the dental clinic nursing care services. The sampling technique used purposive sampling. The results showed that all treatments yielded significant results in reducing the number of germ count dentistry tool. Treatment basting and soaking with 70% alcohol for 2 minutes provides the most optimal results in reducing the bacteria count and gives a negative result in the identification of Staphylococcus sp. and Streptococcus sp.Abstrak: Perbedaan Pengaruh Pengolesan Dan Perendaman Alkohol 70% Terhadap Penurunan Angka Hitung Kuman Pada Alat Kedokteran Gigi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbedaan pengaruh pengolesan serta perendaman dengan alkohol 70% terhadap penurunan angka hitung kuman pada alat kedokteran gigi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian adalah alat kedokteran gigi yang telah dipakai di klinik pelayanan Asuhan Keperawatan gigi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa semua perlakuan memberikan hasil yang signifikan menurunkan angka hitung kuman pada alat kedokteran gigi. Perlakuan pengolesan dan perendaman dengan alkohol 70% selama 2 menit memberikan hasil yang paling optimal dalam menurunkan angka hitung kuman dan memberikan hasil negatif pada identifikasi kuman Staphylococcus sp. dan Streptococcus sp
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Suami dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi
Abstract: Abstract: Factors Influencing Participation In Using Contraceptives husband. This study aims to determine the general description of the factors that affect the husband’s participation in the use of contraceptives. This research is analytic with cross-sectional. Place of research conducted at the maternity hospital Helena River District Pinyuh Pontianak regency. The population in the study were 110 people. Samples were 55 people. The sampling technique used is systematic random sampling. Based on the research results, the factors of knowledge about the husband’s participation in family planning, the majority of respondents, 30 people (54.54%) less; Based on the socio-cultural factors, the majority of respondents 30 people (54.54%) less; Based male factor family planning services, a small portion of respondents 17 (30.90%) less; Based on government policy factors, the majority of respondents 23 people (41.81%) less.Abstrak : Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Suami Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara umum mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi suami dalam menggunakan alat kontrasepsi. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross sectional. Tempat penelitian dilakukan di Rumah Bersalin Helena Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak. Populasi dalam penelitian berjumlah 110 orang. Sampel dalam penelitian sebanyak 55 Orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah systematic random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, faktor pengetahuan responden tentang partisipasi suami dalam ber-KB, sebagian dari responden yaitu 30 orang (54,54%) kurang; Berdasarkan faktor sosial budaya, sebagian dari responden 30 orang (54,54%) kurang; Berdasarkan faktor pelayanan KB pria, sebagian kecil dari responden 17 orang (30,90%) kurang; Berdasarkan faktor kebijakan pemerintah, sebagian dari responden 23 orang (41,81%) kurang
Perbandingan Perendaman Asam Sitrat dan Jeruk Nipis terhadap Penurunan Kadar Kalsium Oksalat pada Talas
Abstract : Comparative Using Citric Acid Immersion And Lime To Decrease The Level Of Calcium Oxalic Taro. The aim of this study is to reduce the levels of calcium oxalate in taro by using a solution of citric acid and lemon juice concentration of 1%, 5%, and 10%. The level of calcium oxalate in this study using titration methods permanganometry The results show that the effective concentration in the lower levels of calcium oxalate in the taro were the solution of citric acid concentration of 5%, which could reduce levels of calcium oxalate up to 41.7456% compared to baseline values and lime juice concentration of 5%, whereas levels of calcium oxalate decreased by 47, 6668% compared to baseline values.Abstrak : Perbandingan Perendaman Asam Sitrat Dan Jeruk Nipis Terhadap Penurunan Kadar Kalsium Oksalat Pada Talas. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kadar kalsium oksalat pada talas dengan menggunakan larutan asam sitrat dan air perasan jeruk nipis dengan konsentrasi 1%, 5% dan 10%. Pemeriksaan kadar kalsium oksalat menggunakan metode titrasi permanganometri. hasil penelitian menunjukkan konsentrasi yang efektif dalam menurunkan kadar kalsium oksalat pada talas adalah larutan asam sitrat konsentrasi 5%, dimana mampu menurunkan kadar kalsium oksalat hingga 41,7456% dibandingkan kadar awal dan air perasan jeruk nipis konsentrasi 5%, dimana kadar kalsium oksalat mengalami penurunan sebesar 47,6668% dibandingkan kadar awal
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan pada Pekerja Di PT Kalimantan Steel
Abstract: Factors Related To The Fatigue Level Of Labour At PT. Kalimantan Steel. The purpose of this research is to analyze factors related to the fatigue level of labor at PT. Kalimantan Steel Kab. Kubu Raya by using Observational study design, with Cross-Sectional approach. Samples of this research are 31 persons. Data testing of this research is by using Pearson Product Moment test. The results show that the variable of environment temperature (p = 0,024); noisiness intensity (p = 0.002); labour age (p = 0.003); work time (p = 0.043); and nutrient status (p = 0.016).Abstrak : Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Pada Pekerja Di PT Kalimantan Steel.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor - faktor yang berhubungan dengan kelelahan pada pekerja di PT. Kalimantan Steel Kab. Kubu Raya. Jenis penelitian yaitu Analitik Observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Dalam penelitian ini jumlah sampel 31 orang. Pengujian data dengan menggunakan uji statistik Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara suhu lingkungan dengan kelelahan pekerja (p = 0,024); intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja (p = 0,002); usia dengan kelelahan kerja (p = 0,003); masa kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,043); dan status gizi dengan kelelahan kerja (p = 0,016)
Pengaruh Senam Otak terhadap Memori Jangka Pendek Mahasiswa
Abstract: The Effect of Brain Gym On Short-Term Memory Of Students. This study aimed to determine the effect of brain gym on medical students of Universitas Tanjungpura’s short-term memory. This study design was One Group Pretest-Posttest Design with simple random sampling. The total sample in this study were 53 respondents.This data was taken with.questionnaire and digit span. Statistical analysis used Wilcoxon test. The mean value of short-term memory score before and after brain gym were 10,66 and 11,55, respectively. Statistical analysis showed the significant increase in short-term memory score before and after brain gym (p<0,05).Abstrak: Pengaruh Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap memori jangka pendek pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design degan metode simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 53 orang responden. Pengambilan data ini dilakukan menggunakan kuesioner dan digit span. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Rerata skor memori jangka pendek sebelum dan sesudah dilakukan senam otak adalah 10,66 dan 11,55. Terdapat peningkatan bermakna skor memori jangka pendek antara sebelum dan sesudah senam otak (p<0,05)
Efektivitas Pasir dan Karbon Aktif dalam Menurunkan Kekeruhan dan Timbal Pada Air Hujan
Abstract: The Effectiveness of Sand And Activated Carbon For Lowering Turbidity Tubes And Pablum On Roof Rain Water. This research was aimed to make filtration tube by using sand, shells and coconut shell activated carbon, also analyze its effectiveness in reducing Pb and turbidity of rain water. This experimental research uses pre and post-test design with control. The results show that level of lead (Pb) pre-treatment about 131.7 μg/l and 20 NTU of turbidity. Level of Pb post-treatment was 0.71 ug / l and 5.66 NTU of turbidity with 99.4% effectiveness in decreasing lead (Pb) and 72% effectiveness in decreasing turbidity. Results of statistical analysis showed that there were a differences levels of Pb and turbidity before and after treatment (p = 0.00)Abstrak: Efektivitas Pasir dan Karbon Aktif Dalam Menurunkan Kekeruhan dan Timbal Pada Air Hujan.Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis efektifitas pasir dan karbon aktif dalam menurunkan timbal dan kekeruhan pada air hujan. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan pre and post test with control design. Hasil penelitian sebelum perlakuan menunjukkan kadar timbal (Pb) 131,7 μg/l dan kekeruhan sebesar 20 NTU. Setelah perlakuan kadar Pb sebesar 0,71 μg/l dan kekeruhan 5,66 NTU dengan efektivitas penurunan timbal (Pb) 99,4% dan kekeruhan, 72%. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan kadar Pb dan kekeruhan sebelum dan sesudah dilakukan pengolahan (p= 0,00)
Pengaruh Penyuluhan dengan Metode Ceramah Tentang Bahaya Rokok terhadap Perubahan Sikap Perokok Aktif
Abstract: Influence of Counseling with Methods Lecture About The Dangers of Smoking Against Active Smokers Attitude Changes. The aim of this research is to determine the influence of counseling with methods lecture about the dangers of smoking against active smokers attitude changes in the Tirtajaya village in Bajuin Sub-district of Tanah Laut District at the year 2015. This research uses a type of research design, i.e. pre-experimental design with research structure one group pretest – post test design. The quantity of samples is 111 people. Results show that the active smokers attitude before given counseling about the dangers of smoking has score attitude amongst 23 to 42 with a grade average of 32,16, with the positive attitude as much as 44 respondents and negative attitude as much as 57 respondents. Active smokers attitude after being given Counseling about the dangers of smoking showing attitude scores between 32 to 52, with an average value of 41,74, and positive attitude as much as 53 respondents and negative attitude as much as 48 respondents. There is the influence of counseling with methods lecture about the dangers of smoking again stactive smokers attitude before and after the counseling gave with avalue of p=0,00.Abstrak: Pengaruh Penyuluhan Dengan Metode Ceramah Tentang Bahaya Rokok Terhadap Perubahan Sikap Perokok Aktif. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dengan metode ceramah tentang bahaya rokok terhadap perubahan sikap perokok aktif di Desa Tirtajaya Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental design dengan rancangan penelitian one group pretest-post test design. Jumlah sampel 111 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap perokok aktif sebelum diberikan penyuluhan tentang bahaya rokok memiliki skor sikap antara 23 sampai 42 dengan nilai rata-rata 32,16, dengan sikap positif responden sebanyak 44 dan responden dengan sikap negatif sebanyak 57 orang. Sikap perokok aktif setelah diberikan penyuluhan tentang bahaya rokok memiliki skor sikap antara 32 sampai 52, dengan nilai rata-rata 41,74, dan sikap positif responden sebanyak 53 dan responden dengan sikap negatif sebanyak 48 orang.Ada pengaruh penyuluhan dengan metode ceramah tentang bahaya rokok terhadap sikap perokok aktif sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dengan nilai P=0,00