Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
Hubungan Pengeluaran Pangan, Tingkat Stres dengan Status Gizi Petani Padi Desa Jayamulya, Indramayu
Petani padi merupakan pelaku utama sektor pertanian yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional, namun sering menghadapi tantangan ekonomi dan psikologi yang dapat berdampak pada kesejahteraan dan status gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengeluaran pangan dan tingkat stres dengan status gizi petani padi di Desa Jayamulya, Indramayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional , melibatkan 90 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Variabel yang dianalisis mencakup pengeluaran pangan, tingkat stres, dan status gizi yang diukur menggunakan kuesioner PPG 2018 dan PSS-10 serta pengukuran antropometri (IMT). Analisis penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariat yaitu Uji Chi-Square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,9% petani memiliki pengeluaran pangan rendah, 47,8% mengalami stres berat, dan 66,7% memiliki status gizi kurang. Uji Chi-Square mengungkapkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengeluaran pangan dan status gizi (p=0,05) serta antara tingkat stres dan status gizi (p=0,001). Intervensi gizi yang tepat dan edukasi mengenai pengelolaan tingkat stres diperlukan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas petani secara berkelanjutan
PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) AKTIF TERHADAP TINGKAT KEKUATAN OTOT EKSTERMITAS PADA PENDERITA STROKE DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TAJINAN KABUPATEN MALANG
Stroke merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya masalah kelemahan otot pada ekstermitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis adanya pengaruh latihan Range Of Motion (ROM) aktif terhadap tingkat kekuatan otot ekstermitas pada penderita stroke. Metode: Desain penelitian menggunakan pre-post test dalam satu kelompok (one group pra-post test design). Besar sampel sebanyak 21 responden yang diambil secara Convinience sampling. Variabel independent adalah Latihan ROM aktif dan variabel dependent tingkat kekuatan otot penderita stroke. Instrumen penelitian menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Analisa data menggunakan uji stastistik wilcoxon. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum latihan ROM, mayoritas (66,7%) kekuatan otot responden berada pada kategori kurang. Namun, setelah Latihan ROM, lebih dari separuh responden (57,1%) menunjukkan kekuatan otot dengan kateogori baik. Hasil uji statistik didapatkan ρ value = 0,001 yang berarti ada pengaruh yang signifikan latihan ROM aktif terhadap tingkat kekuatan otot ekstermitas penderita stroke. Diskusi: Latihan ROM secara aktif dapat dijadikan sebagai alternatif tindakan keperawatan untuk meningkatkan kekuatan otot penderita strok
PENGARUH SENAM HAMIL DAN TEKNIK RELAKSASI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL
World Health Organization tahun 2020 menunjukkan bahwa prevalensi ibu hamil yang mengalami gangguan tidur sebanyak 41,8%. Data Riskesdas Tahun 2018 menunjukkan bahwa gangguan tidur pada ibu hamil mencapai angka 64% dari total seluruh ibu hamil di Indonesia. Gangguan tidur disebabkan karena perubahan fisiologis. Gangguan tidur dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan risiko BBLR, bayi lahir premature dan gangguan sistem kekebalan tubuh serta perkembangan janin. Senam hamil dan teknik relaksasi merupakan terapi non farmakologi untuk meningkatkan kualitas tidur ibu hamil. Tujuan: untuk menganalisis perbedaan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah di berikan senam hamil dan teknik relaksasi. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan metode quasy eksperimen dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 30 orang ibu hamil trimester III. Analisis data uji normalitas menggunakan kolmogorov-smimov, selanjutnya hasil uji normalitas yang diperoleh lanjutkan dengan uji non parametric t-test dependen. Hasil: Nilai uji Wilcoxon signed Rank dari pre-test dan post-test adalah P 0,000 artinya nilai P <0,05. Kesimpulan: terdapat perbedaan kualitas tidur ibu hamil sebelum dan sesudah di berikan senam hamil dan teknik relaksasi. Saran kepada praktisi kesehatan selain memberikan seman hamil pada kelas ibu hamil juga dapat memberikan Teknik relaksasi agar hasilnya lebih maksimal
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN YOGHURT BUAH LAKUM SEBAGAI ALTERNATIF MINUMAN FUNGSIONAL
Buah lakum (Cayratia trifolia (L.) Domin) adalah tumbuhan yang telah dikenal di Kalimantan Barat yang memiliki banyak potensi khususnya di bidang kesehatan maupun industri. Potensi ini ditunjang dari sisi kandungan buah- buahan yang merupakan sumber zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral (Antarlina, 2009) Masyarakat etnis Melayu di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah telah melakukan pemanfaatan buah lakum sebagai pewarna alami dengan nilai indeks pemanfaatan khusus sebesar 0,030 yang berarti 3% pemanfaatan bagian buah adalah sebagai pewarna alami (Prasetyo, 2016).Saat ini Etnis Melayu di Kecamatan Sungai Kunyit telah mengkomersialkan produk olahan dari tumbuhan lakum seperti sirup, dodol dan selai. Aktivitas komersialisasi produk-produk olahan dari tumbuhan lakum biasanya dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga. Mereka melakukan aktivitas tersebut bertujuan untuk menambah dan menunjang pendapatan keluarga (Prasetyo, Linda, Mukarlina, 2015).Soyghurt merupakan produk fermentasi susu kedelai dengan menggunakan bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus yang merupakan spesies mikroba yang esensial dan aktif dalam hubungan simbiotik serta telah umum dipakai dalam proses pembuatan yoghurt. Apabila dilihat dari segi gizinya, soygurt mengandung kadar protein yang lebih tinggi dari yogurt (Hanifah, 2016).Pemanfaatan buah lakum sebagai tambahan produk soyghurt menunjukkan bahwasanya produk tersebut dapat diterima baik secara organoleptik dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Sehingga soyghurt buah lakum dapat dimanfaatkan sebagai salah satu minuman fungsional yang berfungsi untuk kesehatan. Selain itu juga dapat mengembangkan pemanfaatan buah lakum lebih luas lagi selain produk sirup, dodol atau selai yang telah ada di wilayah Sungai Kunyit
PENGGUNAAN MEDIA BEDAH BONEKA MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI DALAM PENANGGULANGAN KEJADIAN STUNTING SISWA SEKOLAH DASAR
Masalah gizi anak, disebabkan oleh ketidakseimbangan pemenuhan zat gizi melalui makanan, menjadi tantangan kesehatan (Syarief, 2010). Kejadian stunting, terkait asupan makan yang tidak memadai dalam jangka waktu lama, meningkat di negara berkembang, termasuk Indonesia (Gibson, 2005). Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan penurunan prevalensi stunting di tingkat nasional, namun tetap signifikan di beberapa daerah, termasuk Kalimantan Barat. Faktor sanitasi dan kebersihan lingkungan, indikator PHBS, menjadi fokus penanggulangan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi anak SD di Puskesmas Siantan Hulu melalui pendidikan gizi berbasis bedah boneka makanan. Metode praktikum membedah boneka melibatkan siswa secara aktif, sementara evaluasi pre-test dan post-test mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan gizi setelah edukasi dengan bedah boneka makanan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan pengetahuan melalui bedah boneka makanan, diukur dengan pre-test dan post-test. Asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat meningkat setelah edukasi. Edukasi gizi melalui bedah boneka makanan diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan asupan gizi anak sekolah dasar, khususnya di daerah Puskesmas Siantan Hulu
THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY ON SATISFACTION AND ADHERENCE OF MEDICAL REHABILITATION PATIENTS
As a health service that aims to restore body function and minimize disability, medical rehabilitation depends on patient adherence to achieve a favorable outcome. This study aims to determine the effect of medical rehabilitation service quality on patient satisfaction and adherence. This study was an analytic study with a cross-sectional design conducted at the medical rehabilitation clinic of Royal Prima Medan Hospital (RPMH). The study was conducted with 186 outpatients of the medical rehabilitation clinic who had undergone therapy at least three times and did not have mental disabilities. Data were collected using the SERVQUAL questionnaire, PTP-SQ (Physical Therapy Patient Satisfaction Questionnaire), and the 8-item General Rehabilitation Adherence Scale. This study found that the majority of medical rehabilitation clinics in RPMH were female (53.76%), aged 51-60 years (34.95%), and experienced complaints for less than one year (51.08%). All participants perceived good quality in all aspects of service, were satisfied with the services received, and adhered to the planned therapy program. Based on the findings in this study, it can be concluded that service quality influences patient satisfaction and adherence to the medical rehabilitation plan, with responsiveness as the most influential factor on satisfaction (p<0.001; OR: 10.035) and assurance as the most influential factor on patient adherence (p<0.001; OR: 7.225). A satisfactory assurance also influenced satisfaction and, subsequently, patient adherence to the treatment plan (p<0.005; OR: 2.230)
Gambaran Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Lanjut Usia (Lansia) di Puskesmas Kota Pontianak
Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok usia ≥60 tahun yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah gangguan metabolisme glukosa yang dapat berujung pada diabetes melitus. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko komplikasi kronis dan memperburuk kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada lansia yang berkunjung ke Puskesmas Perumnas II Sungai Beliung, Kota Pontianak periode Januari-Desember 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 561 orang lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi lansia yang melakukan pemeriksaan GDP di Puskesmas Perumnas II, sedangkan kriteria ekslusinya adalah lansia yang melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu di Puskesmas Perumnas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 561 lansia yang melakukan pemeriksaan GDP terdapat 379 (67,56%) lansia yang memiliki kadar GDP ≥126 dan hanya ada 182 (32,44%) lansia yang memiliki kadar GDP <126. Kurangnya aktivitas fisik, usia lanjut dan pola makan tinggi karbohidrat adalah faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar glukosa darah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi berkelanjutan dan pemantauan rutin kadar glukosa darah puasa pada lansia di tingkat pelayanan primer guna mencegah komplikasi yang lebih lanjut
The Effect of Kratom Leaf Alkaloid Extract on Blood Glucose Levels Using an In Vivo Method
Kratom contains alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins, which have traditionally been used to boost energy and treat various health conditions, including diabetes. This study aims to analyze the effect of kratom leaf alkaloid extract on blood glucose levels in vivo using a quasi-experimental design. The subjects were 27 male Swiss Webster mice (Mus musculus), divided into three treatment groups receiving kratom leaf alkaloid extract at doses of 0.147 mg/20gBW, 0.294 mg/20gBW, and 0.588 mg/20gBW. The alkaloid extract was obtained through fractionation. Each treatment group was replicated nine times using purposive sampling. An oral glucose tolerance test was conducted to measure blood glucose levels. The Simple Linear Regression test results showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of kratom leaf alkaloid extract on blood glucose levels in vivo
Hubungan Stres Kerja, Status Gizi dan Asupan Natrium Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pengemudi Ojek Online
Pengemudi ojol seringkali beroperasi dalam kondisi mobilitas tinggi, dengan tuntutan waktu yang ketat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sekali pun dalam cuaca yang buruk. Kondisi ini lah yang memberikan tekanan psikologis dan fisik yang signifikan pada pengemudi ojol. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan stres kerja, status gizi dan asupan natrium terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tegal. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel penelitian ini yaitu menggunakan teknik total sampling sebanyak 85 pengemudi ojol di tiga komunitas di Kota Tegal. Hasil menunjukkan bahwa pengemudi ojol yang mengalami stres kerja sebanyak 39 orang (62,9%), tidak stres 23 (37,1%), status gizi tidak normal 44 (71,0%), status gizi normal 18 (29,0%), asupan natrium tinggi 40 (64,5%), dan asupan natrium normal 22 (35,5%). Hasil chi-square variabel stres kerja terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojol p < 0,05 (p=0,000), variabel status gizi terhadap kejadian hipertensi (p=0,000) dan variabel asupan natrium terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojol (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan stres kerja, status gizi dan asupan natrium terhadap kejadian hipertensi pada pengemudi ojek online di Kota Tegal
EFEKTIVITAS POCKET BOOK DIGITAL PADA KELAS IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Latar Belakang : Stunting merupakan suatu keadaan anak yang mengalamikekurangan gizi kronik yang menyebabkan gagal tumbuh. Kondisi stuntingmeskipun diketahui pada usia 2 tahun, namun faktor resikonya dimulai sejakkehamilan yaitu kurangnya asupan gizi ketika janin yang disebabkan oleh tingkatpengetahuan ibu hamil yang masih kurang tentang kesehatan dan gizi saat masakehamilan. Kesehatan ibu saat hamil sangat berpengaruhi perkembangan seoranganak dalam rahim sehingga peran ibu sangat penting bagi kesehatan janin. Salahsatu sarana untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kelas ibu hamil.Kelas ibu hamil dapat menjadi media promosi Kesehatan khususnya bagi ibuhamil dalam pencegahan stunting. Tujuan : untuk mengetahui efektivitaspemberian poocket book digital pada kelas ibu hamil sebagai upaya peningkatanpengetahuan pencegahan stunting. Metode : Pada penelitian ini, penelitimenggunakan penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denganmetode Quasi Eksperiment dengan rancangan penelitian Two group pretest-posttes design. Instrumen penelitian berupa pocket book digital, video dankuesioner. Hasil : Berdasarkan hasil analisis hasil pengujian statistik menujukkannilai p-value >0,005yang artinya terdapat perbedaan yang tidak signifikan.Namun jika dilihat dari nilai rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 1,57dan pada kelompok kontrol sebesar 1,34 yang menunjukkan peningkatan nilaipada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol dengan selisih0,23. Kesimpulan : Media pocket book digital dan video sama sama efektif untukmeningkatkan pengetahuan, tetapi terdapat peningkatan yang lebih tinggi padakelompok eksperimen yang menggunakan media pocket book digital