Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
742 research outputs found
Sort by
PENGARUH KONSUMSI AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENORE) : LITERATURE REVIEW
Latar belakang : Dismenore adalah rasa kram yang hebat di daerah uterus atau secara superfisialnya bisa dirasakan pada perut bagian bawah, selama menstruasi. Banyak upaya dilakukan untuk mengurangi keluhan nyeri haid atau dismenore tersebut salah satunya dengan mengkonsumsi air kelapa hijau karena air kelapa hijau mengandung  kalsium 14,11 Mg/100 ml, magnesium 9,11 Mg/100 ml dan vitamin c. Kalsium dan magnesium yang terkandung dalam air kelapa hijau dapat mengurangi ketegangan otot serta kandungan vitamin c yang merupakan zat-zat alami anti inflamasi yang membantu meringankan rasa sakit akibat kram menstruasi. Metode : Metode yang digunakan yaitu electronic data base dari jurnal yang telah dipublikasikan melalui DOAJ (Directory of Open Access Journals), PubMed dan Google Scholar. Jurnal yang ditemukan kemudian dispesifikkan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yaitu: IC1= artikel dipublikasikan dalam rentang waktu 2010-2020, IC2= jenis penelitian kuantitatif, IC3= jurnal tidak duplicate yang diterbitkan dari DOAJ (Directory of Open Access Journals), PubMed dan Google Scholar, IC4 = judul artikel dan abstrak sesuai dengan tujuan dari sistematik review. Hasil : Air kelapa hijau mengandung kalsium 14,11 Mg/100 ml, Magnesium 9,11Mg/100 ml dan Vitamin C 8,59Mg/100 ml. Kalsium dan Magnesium yang terkandung dalam air kelapa hijau dapat mengurangi ketegangan otot dan vitamin C yang merupakan zat-zat alami anti inflamasi yang membnatu meringankan rasa sakit akibat kram menstruasi dengan menghamabat ezimcyclooxygenaseyang memiliki peran dalam mendorong proses pembentukan ezimcyclooxygenase prostaglandin
PENGEMBANGAN DAN PENGAPLIKASIAN MEDIA VIDEO VISUAL DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA
Nutrition problems that are often found in adolescents include nutritional imbalances, so they need knowledge about balanced nutrition. To increase knowledge of balanced nutrition, a tool is needed in the form of audio-visual media. This audio-visual media is considered effective in increasing knowledge. This study aimed to develop and apply audio-visual media to increase knowledge of balanced nutrition in adolescents. This study used the Research and Development (RnD) method with the analysis, planning, development, and implementation stages. In this study, the research subjects were material and media experts, and the target and object of this research were audio-visual media. Based on the media validation test, the assessments of the validators of material experts, media experts, and targets, audio-visual was included in the appropriate category with an average value of 4.3, while for CVI calculations a score of 1 means that each material expert agrees that the material in the audio-visual was relevant. The results of the application of audio-visual media obtained an average value of 6.7 pretests and 9.7 posttests so there was an increase in knowledge of 44.7%. Audio-visual media was appropriate to be used as a means of information to increase knowledge of balanced nutrition in adolescents. So that nutrition education methods with related media can be developed and applied
Gambaran Berat Jenis Urin Dan Kadar Protein Urin Pada Ibu Hamil Di Upk Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur
Laboratory examinations are carried out to determine diseases that can affect pregnancy, one of the tests carried out is routine urine. The presence of the hormone HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) in the urine can be used for a pregnancy test. Kidney function, can be known through a protein test in the urine, the presence of protein in the urine leads to pre-eclampsia in pregnant women. High urine specific gravity can be caused by lack of fluid consumption, the presence of sugar in the urine, and protein in the urine (usually in people with kidney disorders) or certain medications. This study aims to describe the description of urine specific gravity and urine protein levels in pregnant women in the UPK Puskesmas Kampung Dalam, Pontianak Timur. This is a descriptive survey research using the accidental sampling technique. Measurements and observations of research variables were measurements of urine specific gravity and urine protein content which were carried out at the UPK Laboratory of the Kampung Dalam Puskesmas, Pontianak Timur. The sample used is a urine sample when pregnant women who meet predetermined criteria, the examination is carried out using a Urine Analyzer. Respondents of this study found 30 people. The results of 30 respondents pregnant women measuring urine specific gravity whose normal limit is 1,005-1,030 obtained urine specific gravity of 1,010 as many as 6 respondents (20%), 1,015 as many as 9 respondents (30%), 1,020 as many as 2 respondents (6,7% ). 1,025 as many as 6 respondents (20%), and 1,030 as many as 7 respondents (23.3%). While the results of the measurement of urine protein levels were positive 1 as many as 4 respondents (13.3%), positive 2 as many as 1 respondent (3.4%), and Negative as many as 25 respondents with a percentage (83.3%)
ASUHAN GIZI PADA PASIEN SPACE OCCUPYING LESSION DI RS PON JAKARTA
Space occupying lesion merupakan desakan ruang yang diakibatkan peningkatan volume di dalam ruang intrakranial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses asuhan gizi terstandar pada pasien diagnosis medis Observasi General Seizure Susp. Space Occupying Lession (SOL IK) , ec Susp. Massa Paru. Â Pasien mengalami perubahan berat badan (17% dalam 3 bulan terakhir) karena kurangnya nafsu makan serta mengalami gangguan menelan sehingga asuhan gizi diperlukan untuk menurunkan resiko refeeding syndrome dan malnutrisi lebih lanjut. Metode penelitian ini yaitu observasional dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data berupa observasi data rekam medik dan wawancara kemudian data diolah menggunakan Microsoft Excel tahun 2016. Diberikan diet Refeeding Syndrome I melalui Nasogastric Tube serta dilakukan monitoring dan evaluasi selama 3 (tiga) hari. Hasil intervensi pasien selama 3 (tiga) hari pada fisik/klinis terus mengalami perbaikan, asupan pasien sudah sesuai dengan kebutuhan, meningkat secara bertahap karena pemberian diet yang diberikan sesuai dengan kondisi dan terapi yang diterima pasien
Analisis Gen ORF dan Gen N Pada Pasien Terkonfirmasi Covid19 Kategori Positif Tinggi di Kalimantan Barat
Covid19 merupakan pandemic dunia yang disebabkan oleh virus Sar-Cov-2. Virus ini mulai masuk dan menyebar di Kalimantan Barat sejak April 2020. Pada penelitian ini dilakukan analisis deteksi virus Sar-Cov-2 pada pasien dengan kategori positif tinggi dengan target gen ORF dan gen N. Hasil Swab Naso/Oro pasien dianalisis dengan menggunakan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Hasil penelitian menujukkan bahawa analisis dengan kedua gen menghasilkan nilai Ct dan Viral Load yang bervariasi. Ct rendah terkait dengan Viral Load yang tinggi namun hal ini tidak berkorelasi absolut. Selain itu analisis sampel dari bulan Mei hingga November 2020 juga menunjukkan adanya peningkatan viral load sampel yang mungkin terjadi akibat mutase gen D614G
Kajian Perbandingan Metode Pretreatment Ozonasi Dan Pemanasan Uap Bertekanan Terhadap Polifenol Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Biji Kakao (Theobroma cacao L.)
Kulit biji kakao merupakan kulit tipis, lunak dan agak berlendir yang menyelubungi keping biji kakao yang dihasilkan dari sisa produksi pengolahan biji kakao. Keberadaan limbah kulit biji kakao sering kali dibiarkan begitu saja menjadi sampah industri pengolahan cokelat sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Padahal kulit biji kakao diketahui masih mengandung senyawa aktif seperti polifenol dan antioksidan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai produk fungsional. Namun, komponen bioaktif dalam bahan berlignoselulosa sulit dipisahkan sehingga ekstrak bioaktif yang didapat kurang maksimal. Oleh karena itu dilakukan pretreatment delignifikasi dengan menggunakan metode ozonasi dan pemanasan uap bertekanan untuk mendegradasi komponen lignoselulosa yang mengikat senyawa bioaktif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pretreatment ozonasi dengan pemanasan uap bertekanan dalam meningkatkan perolehan senyawa polifenol dan aktivitas antioksidan pada ekstrak kulit biji kakao. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu tanpa pretreatment, pretreatment ozonasi (laju alir oksigen= 2L/menit, t= 1 menit, konsentrasi= 18 ppm) dan pretreatment pemanasan uap bertekanan (autoklaf, T=129oC, 2 atm, t= 5 menit). Parameter yang diukur meliputi total fenol dan aktivitas antioksidan. Berdasarkan hasil penelitian, metode pretreatment pemanasan uap bertekanan menunjukkan hasil terbaik dengan perolehan senyawa polifenol (GAE) 10,13 mg/g dan aktivitas antioksidan (IC50)277,14 ppm. Sedangkan pada metode pretreatment ozonasi menghasilkan perolehan senyawa polifenol (GAE) 7,62 mg/g dan aktivitas antioksidan (IC50) 559,24 ppm. Kedua metode pretreatment tersebut secara keseluruhan meningkatkan perolehan baik polifenol maupun aktivitas antioksidan dibandingkan dengan tanpa perlakuan (GAE 3,97 mg/g, IC50 1361,18 ppm). Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan pretreatment delignifikasi penting dilakukan untuk meningkatkan perolehan polifenol dan aktivitas antioksidan ekstrak kulit biji kakao
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK DAUN KELOR TERHADAP TINGKAT KESUKAAN ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI NUGGET AYAM
Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan konsumsi sayuran pada anak berumur >5 maka dibuatlah nugget ayam dengan penambahan serbuk daun kelor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan organoleptik dan kandungan nilai gizi nugget ayam pada formulasi yang berbeda. Terdapat 4 pengobatan serbuk daun kelor yaitu 0%, 5%, 10% dan 15%. perhitungan gizi menggunakan aplikasi Nutrisurvey. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan teknik analisis Keragaman atau ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa nugget dengan formulasi 0% dan 5% paling disukai dari segi warna, rasa, aroma dan tekstur. Berdasarkan perhitungan Nutrisurveynugget dengan formulasi tambahan 15% memiliki kandungan protein dan serat yang paling tinggi 5,9 dan 8,96 gram
ASUHAN GIZI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RS PUSAT OTAK NASIONAL JAKARTA
Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Stroke adalah terjadinya kerusakan pada otak akibat adanya gangguan peredaran darah otak non traumatik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan diet sesuai dengan kebutuhan gizi kepada pasien stroke iskemik. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Subyek penelitian ini adalah seorang pasien stroke iskemik di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta. Asuhan gizi pasien stroke dimulai dengan asesmen gizi, penegakkan diagnosa, intervensi, monitoring dan evaluasi. Pasien diberikan diet makanan cair formula rumah sakit (FRS) 1900 kkal dengan jenis diet stroke secara bertahap dimulai dari 6x250cc (1 kkal/cc), diberikan melalui nasogastric tube (NGT) dengan bolus sebanyak 6 kali/hari. Selama 3 hari intervensi, tingkat kecukupan gizi pasien mencukupi 80% kebutuhan dan terjadi peningkatan pada kemampuan makan pasien dan konsistensi makanan dari cair ke lunak. Perkembangan biokimia tidak dapat dipantau karena tidak dilakukan pemeriksaan laboratorium. Perkembangan fisik/klinis pasien terjadi peningkatan kesadaran dan penurunan tekanan darah dari 145/95 mmHg sebelum intervensi menjadi 130/80 mmHg setelah intervensi
Asupan Dan Frekuensi Konsumsi Serat, Vitamin B3, dan Pufa Berhubungan dengan Profil Lipid dan Penyakit Jantung Koroner
Pola makan tidak seimbang merupakan salah satu pemicu terjadinya abnormalitas profil lipid, yang merupakan prediktor dari Penyakit Jantung Koroner (PJK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan dan frekuensi konsumsi serat, vitamin B3, PUFA dengan profil lipid danpenyakit jantung koroner. Metode penelitian adalah studi literatur dari jurnal penelitian yang diterbitkantahun 2016 hingga tahun 2020. Pencarian jurnal penelitianmenggunakan mesin pencari google di database E-Resources Perpustakaan Nasional RI, PubMed, PLoS, Researchgate, Google Scholar, dan Garuda Ristekbrin. Data dianalisis secara mendalam untuk menemukan persamaan dan perbedaan hasil penelitian. Enam dari 11 penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara asupan serat, vitamin B3, dan PUFA sesuairekomendasi dengan penurunan risiko abnormalitas kadarlipid dan Penyakit Jantung Koroner (p-value<0,005). Dapat disimpulkan jika asupandan frekuensikonsumsi serat, vitamin B3, dan PUFA berhubungan secara signifikandengan Penyakit Jantung Koroner dan profil lipid darah.Â
Pengembangan Video Interaktif Untuk Meningkatkan Perilaku Mencuci Tangan Pakai Sabun
Masalah tingginya penyakit infeksi perlu edukasi kesehatan yang intensif dengan inovasi penggunaan IT untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat terutama cuci tangan pakai sabun seperti melalui video interaktif edukasi kesehatan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video interaktif edukasi kesehatan untuk meningkatkan perilaku mencuci tangan pakai sabun dan menguji efektivitas produk berupa video interaktif edukasi kesehatan tersebut. Penelitian ini merupakan mixed method dengan diawali dengan metode desain dan pengembangan video interaktif edukasi kesehatan menggunakan teknik Analysis, Development, Design, Implementation dan Evaluation (ADDIE) dan kemudian dengan desain quasi eksperimen dengan One Group Pretest Postest Design yaitu untuk mengukur pengaruh (efek) dari suatu intervensi yang dilakukan terhadap subyek penelitian. Pengumpulan data dari data primer yang diperoleh dari kuesioner dan format observasi. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2021 dengan jumlah partisipan sebanyak 40 orang. Hasil validasi video interaktif 88,8% layak dipakai untuk promosi kesehatan pada anak sekolah dan rata-rata peningkatan keterampilan mencuci tangan 2,04 dengan nilai p-value 0,0001 berarti ada perbedaan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah promosi kesehatan menggunakan video interaktif. Disarankan tenaga kesehatan dalam melaksanakan upaya promotif kesehatan menggunakan video intraktif