Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    Aktivitas Fisik Berhubungan dengan Status Gizi Lebih pada Siswa di Asrama Putri

    Get PDF
    Status gizi adalah keadaan tubuh yang dihasilkan dari keseimbangan antara asupan dan kebutuhan gizi. Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan berat badan berlebih dan obesitas. Selain itu, asupan zat gizi juga perlu diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi yang baik melalui konsumsi makanan di sekolah. Siswa SMA yang tinggal di asrama memerlukan perhatian terhadap asupan gizinya, yang dapat dipantau melalui penyelenggaraan makanan di asrama sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan status gizi lebih pada remaja putri di asrama. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah 58 siswa putri kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Teknik pengumpulan data aktivitas fisik menggunakan formulir aktivitas fisik dan dihitung dengan nilai Physical Activity Level (PAL). Data status gizi diukur dengan antropometri (tinggi dan berat badan) dan dihitung menggunakan IMT/U. Uji hubungan dilakukan dengan Fisher exact 3x3. Hasil penelitian responden memiliki kategori aktivitas ringan (65,5%), gizi normal (72,4%), gizi lebih (22,4%), dan obesitas (5,17%). Hasil uji bivariat menunjukan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi lebih remaja putri (p <0,05

    Providing Lego And Puzzle Method To Improve Children's Fine Motor Development

    Get PDF
    Background: According to UNICEF 2018, there are 10 million disorders in pre-school aged children, as many as 38%, and according to WHO, pre-school aged children suffer from mild brain function disorders as much as 5-25%, while in Indonesia children who experience fine motor development of this disorder are as many as 16% of all children in Indonesia. Objective: To determine the use of Lego and puzzle methods to increase the fine motor development of preschool children. Method: This research used Quasy Experiment Design (using One Group Pretest-Postest Design. The population and sample in this research were all postpartum mothers totaling 30 people. This research used a proportional sampling technique with univariate and bivariate analysis with the T test. The research was obtained from data analysis using the dependent t test. Results: The table shows that the P-Value (0.000), (0.001) 0.05. Conclusion: There is an influence of giving Lego and the Puzzle Method on Increasing the Fine Motor Development of PAUD Children and there is no difference between giving the Lego method and the puzzle method on increasing fine motor development. from preschoolers.gentle towards preschoolers

    EFEKTIVITAS SENAM YOGA DAN PIJAT PERINEUM TERHADAP KEJADIAN ROBEKAN PERINEUM PADA PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI KAKAP

    Get PDF
    Latar Belakang: Sekitar 70% ibu melahirkan pervaginam mengalami trauma perineum. Berbagai cara untuk mengurangi ruptur pada perineum antara lain dengan senam yoga dan pijatan perineum pada ibu hamil trimester III. Tujuan: Untuk mempelajari pengaruh pijatan perineum dan senam yoga terhadap pengurangan ruptur perineum pada ibu bersalin. Metode: Jenis penelitian ini pre-experimental menggunakan Post Test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 34 minggu pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok pijat perineum dan kelompok senam yoga. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Berdasarkan uji statistik Mann-Whitney p-value 0,002 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan perbedaan yang bermakna antara pijat perineum dan senam yoga pada masa kehamilan trimester III untuk mengurangi resiko terjadinya robekan perineum pada saat persalinan. Peringkat rata-rata pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan latihan pijat perineum yaitu 11,50 dari pada responden yang diberikan senam yoga yaitu 19,50. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna antara pijat perineum dan senam yoga pada masa kehamilan trimester III untuk mengurangi resiko terjadinya robekan perineum pada saat persalinan. pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan pijat perineum dibandingkan responden yang melakukan latihan senam yoga saat kehamilan

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL TENTANG BAHAYA INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA KELAS X SMAN 4 SINGKAWANG SELATAN

    Get PDF
    Latar Belakang: Fase remaja juga memiliki keinginan kuat untuk memahami dan mulai menunjukkan ketertarikan pada aktivitas seksual tanpa memikirkan resiko apa yang akan terjadi kedepannya. Tanpa pemahaman atau pengetahuan serta informasi yang salah terhadap mengenai masalah seksual yang tidak aman juga bisa meningkatkan permasalahan risiko terjadinya Infeksi Menular Seksual (IMS) pada kalangan remaja. IMS ialah mengacu pada berbagai infeksi yang dapat menyebar dari satu orang ke orang lainnya melalui hubungan seksual. Risiko IMS lebih tinggi bila terjadi melalui hubungan seksual seperti berganti pasangan, melalui mulut, vagina, maupun anus. IMS ialah permasalahan yang sering muncul pada remaja, salah satu akibat utama dari muncul masalah tersebut karena kurangnya pengetahuan atau kesadaran remaja mengenai infeksi menular seksual. Salah satu upaya untuk melakukan pendidikan kesehatan ialah melalui media audiovisual yang terdiri dari gambaran dan gerakan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Apakah ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audiovisual Tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual Terhadap Pengetahuan Remaja Kelas X SMAN 4 Singkawang Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasy-eksperimen, dengan pendekatan pre-eksperimen design melalui pre-post without control. Sampel yang digunakan berjumlah 33 responden dengan metode simple random sampling. Variabel yang di ambil pre- post tingkat pengetahuan, analisa data menggunakan wilcoxon dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil: Uji analisis statistic menggunakan Wilcoxon yang diperoleh p-value 0.000 (p< 0.05), sehingga didapatkan bahwa terdapat Pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audiovisual tentang bahaya infeksi menular seksual terhadap pengetahuan remaja kelas X SMAN 4 Singkawang Selatan. Kesimpulan: Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audiovisual Tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual Terhadap Pengetahuan Remaja Kelas X Di SMAN 4 Singkawang Selata

    HUBUNGAN PENGETAHUAN,SIKAP,DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGABANG KABUPATEN LANDAK TAHUN 2024

    Get PDF
    Latar Belakang: Masalah kesehatan yang terjadi pada sistem respirasi menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu penyakit infeksi pada sistem respirasi yang masih menjadi masalah serius dalam masyarakat Indonesia adalah Tuberkulosis (TB). Tujuan Penelitian: Bagaimana Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Ngabang Kabupaten Landak Metode Penelitian: Metode kuantitatif dengan studi desain menggunakan pendekatan Cross-sectional. Sampel berjumlah 40 orang yang sesuai dengan kriteria inkhlusi dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dukungan keluarga dan perilaku pencegahan penyakit tuberkulosis. Penelitian menggunakan uji chi square dengan menunjukkan nilai signifikansi yaitu nilai p-value (<0,05) untuk menentukan apakah ada hubungan atau tidak. Hasil Penelitian: Hasil menunjukan hubungan dari pengetahuan dengan nilai pvalue-0,000, sikap dengan nilai pvalue =0,000, dan dukungan keluarga dengan nilai pvalue= 0,000 yang mana (<0,05) maka Ha diterima HO ditolak. Kesimpulan Penelitian: hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dari pengetahuan, sikap,dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value (<0,05)

    Perbedaan Perilaku Membaca Label Informasi NIlai Gizi berdasarkan Jenis Kelamin pada Mahasiswa

    Get PDF
    Status gizi dapat dipengaruhi oleh pola makan dan pola makan dipengaruhi oleh perilaku membaca label informasi nilai gizi. Perempuan lebih memperhatikan pola makan sehat atau menjalani diet dibanding laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan perilaku membaca label informasi nilai gizi berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini termasuk penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara random sampling didapat jumlah sampel sebanyak 64 perempuan dan 46 laki-laki. Data perilaku membaca label informasi nilai gizi diperoleh dari kuesioner yang berisi 27 pertanyaan dengan skala likert yang mencakup skor 1 hingga 4 (tidak pernah, jarang, sering, dan selalu. Analisis data menggunakan uji mann whitney dengan hasil nilai p sebesar 0,00. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa ada perbedaan perilaku membaca label informasi nilai gizi berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian selanjutnya perlu diteliti lebih luas terkait variabel lain yang berkaitan dengan perilaku membaca label informasi nilai gizi

    Hubungan Body Image dan Kebiasaan Makan dengan Status Gizi Lebih pada Remaja Putri di SMA Negeri 11 Yogyakarta

    Get PDF
    Salah satu masalah gizi yang banyak dialami remaja adalah status gizi lebih, baik kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas. Status gizi lebih dapat diakibatkan oleh faktor jenis kelamin, pengetahuan gizi, aktivitas fisik yang rendah, kebiasaan dan pola makan yang tidak baik, dan stres psikososial. Masalah gizi lebih pada remaja dapat mempengaruhi body image remaja atau puas tidaknya remaja terhadap bentuk tubuhnya. Body image sendiri juga dapat mengubah kebiasaan makan remaja, baik itu membatasi atau meningkatkan asupan makannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara body image dan kebiasaan makan dengan status gizi lebih pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini adalah remaja putri usia 16-17 tahun yang duduk di kelas XI di SMA Negeri 11 Yogyakarta. Besar sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 82 responden dengan teknik purposive sampling. Data body image diambil dengan kuesioner Body Shape Questionnarie (BSQ), data kebiasaan makan diambil dengan kuesioner Adolescent Food Habits Checklist (AFHC), dan data status gizi remaja diambil dengan menggunakan indeks massa tubuh menurut usia (IMT/U). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat yang digunakan untuk mengetahui karakteristik variabel. Hasil uji hubungan pada variabel body image dan status gizi lebih dengan Fisher’s Exact Test menunjukkan adanya hubungan  dengan nilai p = 0,002 (<α = 0,05). Sedangkan, hasil uji hubungan pada variabel kebiasaan makan dan status gizi lebih dengan Spearman’s Correlation Rank menunjukkan adanya hubungan yang searah dengan nilai p = 0,0062. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa semakin baik kebiasaan makan seseorang, maka akan mengarah pada status gizi yang normal

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TEKANAN DARAH TERKONTROL PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGKAWANG UTARA I TAHUN 2023

    Get PDF
    Hipertensi pada populasi lansia berhubungan dengan peningkatan risiko gagal jantung kongestif, penyakit jantung iksemik, stroke dan kematian. Data menunjukkan lansia terdiagnosis hipertensi di Puskesmas Singkawang Utara I dari bulan Januari – Desember 2022 sejumlah 235 orang. Dukungan keluarga memiliki peranan penting dalam proses perawatan untuk perawatan yang optimal, terutama pada lansia. Pada lansia dengan tekanan darah tinggi, pengendalian dan pengontrolan tekanan darah memerlukan dukungan, yang juga merupakan bagian penting sebagai penentu perilaku sehat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tekanan darah terkontol pada lansia hipertensi di wilayah kerja puskesmas Singkawang Utara 1. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden yang diambil secara consecutive sampling.Variabel penelitian yang diambil adalah dukungan keluarga pasien dan tekanan darah terkontrol. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Pengambilan data menggunakan kuisioner penelitian dukungan keluarga. Hasil penelitian ini adalah 85,3% responden mendapat dukungan keluarga dan dengan tekanan darah terkontrol, dan 17,7% sisanya kurang mendapat dukungan keluarga. Dengan melakukan uji statistik dan mendapatkan nilai p value 0,000 (<0,05). Dukungan keluarga berpengaruh secara signifikan terhadap tekanan darah terkontrol lansia hipertensi

    KELAS IBU HAMIL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN

    Get PDF
    Angka kejadian kecemasan di Indonesia menurut Kemenkes yaitu 107 juta ibu hamil (28,7%) dari 373 juta ibu hamil yang mengalami kecemasan menghadapi persalinan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh Kementerian Kesehatan yang diharapkan mampu mengurangi kecemasan ibu adalah melalui pelaksanaan kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan sarana bagi ibu hamil dan keluarga untuk belajar bersama tentang kesehatan ibu hamil yang dilaksanakan dalam bentuk tatap muka dalam kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan kelas ibu hamil dengan kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu hamil primigravida trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Jang Kota Tanjungpinang Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan crossectional dengan jumlah sampel 40 responden, teknik sampling digunakan adalah teknik Purposive Sampling. Waktu penelitian pada bulan November-Desember. Instrumen penelitian menggunakan instrumen HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) yang dimodifikasi. Analisis data menggunakan Uji Koefisien Kontingensi. Hasil penelitian, responden mayoritas berada pada rentang usia 26-30 tahun (16%), pendidikan SMA/SMK (45%), tidak mengikuti kelas ibu hamil (70%) dan tidak mengalami kecemasan (55%). Hasil analisa bivariat didapatkan p-value 0,290 (>0,05), artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Sei Jang

    Gambaran Jumlah Leukosit Pada Penderita Suspek So TB Paru di Rumah Sakit Patuh Patut Patju

    Get PDF
    Leukocyte examination is carried out to describe disease events or processes in the body, aspecially infectious diseases such as tuberculosis bacteria can attack immune system cells, including leukocytes. Bacteria can survive and reproduce in leukocytes. Pulmonary TB sufferers before treatment saw an increases in leukocyte levels, indicating the formation of many leukocytes to fight bacteria in the phatocytosis process. On of the laboratory tests used to support the diagnosis of tuberculosis is an examination of the leukocyte count. This study aimed to determine the description of the number of leukocytes in patients with Suspected SO Pulmonary TB at The Patuh Patut Patju Hospital Untuk. This study design is descriptive case study research. Sampling technique was carried out using accidental sampling technique and  30 respondents obtained. The results of this study showed that the average leukocyte levels of patients with suspected SO Pulmonary TB were 9,643/μl, with 13 people (1+), 12 people (2+), 5 people (3+). The highest average leukocyte count was found in the female gender, age group 56-65 years and on 5 months treatmen

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇