Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
Not a member yet
    742 research outputs found

    PENGARUH DETEKSI DINI ELEKTRONIK (DEDEL) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING

    Get PDF
    Stunting is a problem of malnutrition that affects the growth and development of children throughout the world, including Indonesia. Reducing the prevalence of stunting requires preventative behavior, which can be influenced by a person's knowledge and attitudes. Early detection and prevention of stunting, carried out by regular measurements of body weight and height according to age, can help efforts to prevent stunting and must be carried out seriously. This research was conducted to determine the effect of electronic early detection (DEDEL) on mothers' knowledge and attitudes regarding stunting prevention behavior in toddlers at Posyandu Wijaya Kesuma II, Tanjong Morawa Community Health Center Working Area, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency. This research uses quantitative methods with a cross sectional design. The sample was selected using a total sampling technique involving 25 mothers of toddlers. Data collection uses a questionnaire that has been tested for validity and reliability and distributed directly to respondents. The results of the research show that statistically there is an influence of electronic early detection on mothers' knowledge and attitudes towards preventing stunting (p value = 0.001), but there is an influence of electronic early detection on mothers' attitudes towards preventing stunting (p value = 0.001). So it can be concluded that in this study there is a meaningful and significant influence between electronic early detection (DEDEL) on mothers' knowledge and attitudes in preventing stunting

    HUBUNGAN FAKTOR RESIKO STUNTING DENGAN INDEX Z-SCORE PADA BALITA (36-59 BULAN) DI DESA WONOREJO WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARDIMULYO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

    Get PDF
    Stunting is a nutritional problem caused by multi-factorial and intergenerational traits. To reduce the prevalence of stunting, it is very important to understand the determinants that can be used to assist in setting priorities in designing policies to improve the welfare of children's growth. The design of this research is descriptive research using a cross-sectional approach and using statistical tests of Spearman Rank and Product Moment Correlation. This study presents the risk factors for stunting in children under five. The data sources used in this study are primary data sources, with 3 most prominent findings, namely: 1) most of the toddlers were not breastfed at all since birth 2) most of them did not get exclusive breastfeeding and 3) most of the respondents' mothers had elementary school education. . Another finding is a large percentage of the Z-score index for toddlers in the short category (≥ -3.0 Z-score -2.0). The results of the statistical test showed that three risk factors for stunting in children under five were significantly related to the Z-score index value, namely 1) history of breastfeeding, 2) gender and 3) parental income. The results of the analysis of the relationship between stunting risk factors and the Z-score index in toddlers showed that the highest frequency was children who were born with normal birth weight (not LBW/ 2500 g) and the Z-score index was normal, as well as toddlers who had never suffered from infectious diseases, the Z-score index is normal

    HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN PRURITUS VULVAE PADA REMAJA PUTRI

    Get PDF
    Perilaku personal hygiene yang tidak tepat ketika menstruasi dapat menimbulkan masalah kesehatan reproduksi salah satunya yaitu terjadinya pruritus vulvae. Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Tahun 2017 juga menunjukkan bahwa terdapat 5,2 juta jiwa remaja putri memiliki masalah yang sama setelah menstruasi akibat kebersihan yang buruk, yaitu pruritus vulvae yang ditandai dengan gatal ada alat kelamin wanita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri di SMA Negeri 2 Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasinya yaitu siswi kelas XII yang telah mengalami menstruasi  berjumlah 184 siswi dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 64 sampel. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner dan di analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho menggunakan perangkat SPSS versi 25. Hasil uji korelasi Spearman Rho diperoleh nilai (r = 0,445 ; p = 0,000) artinya teradapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja putri di SMA Negeri 2 Parepare. Diharapkan kepada remaja putri untuk dapat menerapkan perilaku personal hygiene saat menstruasi dengan baik dan benar untuk mencegah terjadinya pruritus vulvae, serta berinisiatif untuk mencari informasi melalui media elektronik maupun cetak terkait gangguan kesehatan reproduksi yang timbul apabila tidak melakukan personal hygiene yang baik saat menstruasi

    HUBUNGAN SEKS BEBAS DENGAN KEJADIAN SIFILIS DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS KOM YOS SUDARSO KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    Syphilis, also known as "the lion king", is an STI (Sexually Transmitted Infection), a disease caused by infection with the Treponema Pallidum bacteria. It is chronic and chronic. This is a dangerous disease because it can attack all organs of the body. This research was conducted at the Kom Yos Sudarso Pontianak Community Health Center because the Community Health Center is a referral health center for syphilis examinations and the respondents were people who were caught by field officers who allowed free sex.               This study aims to find out who suffers from syphilis among respondents who engage in casual sex, as well as finding out the percentage of syphilis incidents in people who engage in casual sex and to find out the relationship between casual sex and the incidence of syphilis in the work area of the Kom Yos Sudarso Community Health Center, Pontianak City.               This research design uses cross sectional with random sampling technique. The samples used were 123 patient blood samples using the TP Rapid method.               Based on the results of the research conducted, casual sex and the incidence of syphilis were obtained. The results of analysis using the chi square test using Continuity Correctionb obtained a value of p = 0.021 < 0.05, so HA was accepted so that there was a significant relationship between casual sex and the incidence of syphilis in the work area of the Community Health Center. Yos Sudarso, Pontianak City

    Bubur Instan Ampas Tahu Dan Penambahan Kacang Merah Untuk Pencegahan Stunting

    Get PDF
    Tingginya angka stunting yang ada di Indonesia merupakan salah satu permasalahan gizi ganda atau dikenal dengan sebutan double burden. Stunting memiliki hubungan dengan zat gizi berupa protein. Dalam 100 gram, ampas tahu memiliki kandungan protein 10,80% Tujuan Mengetahui pemanfaatan ampas tahu dengan panambahan kecambah kacang merah sebagai bubur instan untuk pencegahan stunting. Penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian One-Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukan F1 sebagai formulasi terpilih yang paling banyak disukai panelis pada rasa dan tekstur. Hasil Analisis Kandungan protein 14,5 gr , lemak 15,2 gr , serat 10,7 gr , karbohidrat 51,3gr , kadar air 5,6 gr , kadar abu 2,1 gr. Hasil daya terima menggunakan Comstock  50% Balita menghabiskan 50% bubur instan. Hasil analisis daya simpan bubur instan bertahan di suhu ruang selama 40 hari. Berdasarkan hasil penelitian, analisis kandungan zat gizi bubur instan ampas tahu dengan penambahan kecambah kacang merah sudah memenuhi syarat MP-ASI bubur instan (SNI 01-7111.4- 2005), tergoloh aman di konsumsi oleh Balita

    Modifikasi Pancake Mocaf dengan Penambahan Kacang Merah dan Hati Ayam untuk Pencegahan Anemia

    Get PDF
    Permasalahan gizi remaja di Indonesia salah satunya adalah anemia yang disebabkan oleh pola makan tidak bergizi seimbang dan siklus menstruasi. Bahan makanan yang mengandung sumber zat besi antara lain tepung mocaf, hati ayam, dan kacang merah. Pengembangan produk pancake mocaf dengan penambahan kacang merah dan hati ayam diharapkan mampu menjadi alternatif makanan selingan yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia. Penelitian menggunakan 3 formula dengan proporsi kacang merah dan hati yang berbeda yaitu F1(50:50), F2(75:25), dan F3(25:75). Uji organoleptik dilakukan kepada panelis tidak terlatih usia remaja. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan kacang merah dan hati ayam berpengaruh terhadap karakteristik penampilan dan warna produk. Berdasarkan uji organoleptik, F3 ditetapkan sebagai formula terpilih dengan kandungan gizi per takaran saji 294 Kal energi, 14,1 g protein, 13,2 g lemak, 30,4 g karbohidrat, dan 1,2 mg zat besi. Kontribusi gizi pancake mocaf terhadap ALG berupa energi sebesar 14%, protein 23% dan zat besi 5%

    PENGARUH AIR REBUSAN SELEDRI PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAMPUNG DALAM PONTIANAK TIMUR TAHUN 2021

    Get PDF
    Angka kejadian hipertensi pada lansia semakin meningkat, komplikasi hipertensi pada lansia adalah risiko stroke, aneurisma, gagal jantung, infark miokard akut dan penyakit ginjal. Penatalaksanaan hipertensi meliputi farmakologi dan non farmakologi, salah satu penatalaksanaan non farmakologi adalah rebusan seledri. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan pre-test and post-test nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia hipertensi dengan jumlah 16 responden pada masing-masing kelompok. Kelompok intervensi (rebusan seledri 200 cc dalam sehari selama lima hari) dan kelompok kontrol (intervensi standar). Analisis univariat menggunakan frekuensi usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan hasil pengukuran tekanan darah. Dan analisis bivariat menggunakan Paired T-test dan Independent T-test. Hasil penelitian didapatkan p-value 0,000 < α, (α=0,05) pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sehingga pada penelitian ini H˳ ditolak dan Hα diterima, artinya ada pengaruh yang signifikan rebusan seledri pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol tanpa intervensi air rebusan seledri tetapi minum obat hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Senyawa aktif pada seledri dapat menurunkan tekanan darah, sehingga rebusan seledri dapat digunakan sebagai intervensi non farmakologi untuk pasien hipertensi

    Analisis Antibakteri Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Batang Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro

    Get PDF
    Bajakah adalah salah satu keragaman hayati yang tumbuh liar di tengah hutan, batang bajakah diketahui memiliki lebih dari satu kandungan senyawa kimia yang memiliki aktivitas farmakologi yang baik. Berdasarkan hasil pengujian fitokimia yang dilakukan pada ekstrak batang bajakah menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri sehingga dapat dimanfaatkan untuk menjadi alternative bahan pembuatan sabun cair. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan potensi aktivitas sediaan sabun cair ekstrak batang bajakah formula 1 (konsenstrasi 30%), formula 2 (konsentrasi 40%) dan formula 3 (konsentrasi 50%) terhadap diameter zona hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro. Penelitian ini menggunakah metode difusi secara in vitro. Desain penelitian ini adalah (Quasi experiment). Populasi pada penelitian ini adalah sabun cair ekstrak etanol batang bajakah. Sampel pada penelitian ini adalah sabun cair ekstrak etanol batang bajakah formula 1 (konsenstrasi 30%), formula 2 (konsentrasi 40%) dan formula 3 (konsentrasi 50%) dengan 9 kali replikasi sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah 27 sampel yang diuji kekuatannya terhadap Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan pada formula 1 (konsentrasi 30%) didapatkan diameter zona hambat sebesar 14,44 mm, pada formula 2 (konsentrasi 40%) didapatkan diameter zona hambat sebesar 15,22 mm, pada formula 3 (konsentrasi 50%) didapatkan diameter zona hambat sebesar 16,22 mm. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pada formula 1 (konsentrasi 30%), formula 2 (konsentrasi 40%), dan formula 3 (konsentrasi 50%) adalah berpotensi kuat maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis (H1) diterima

    PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN

    Get PDF
    The number of maternal deaths collected from family health program records at the Ministry of Health increases every year. In 2021 there were 7,389 deaths in Indonesia. This number shows an increase compared to 2020 of 4,627. Pregnancy danger signs are signs that indicate dangers that may occur during pregnancy or the antenatal period, which if not reported or detected could lead to maternal death. Pregnant women need good knowledge about danger signs in pregnancy. If pregnant women know about the danger signs in pregnancy, mothers can plan their pregnancy well and immediately go to a health worker if it is a high-risk pregnancy. The aim of this research is to determine the relationship between primigravida pregnant women's knowledge about the danger signs of pregnancy in the working area of the Pratama Afiyah Pekanbaru clinic in 2023. This type of research is quantitative with a cross sectional research design. The population of this study was 85 people with a sample of 70 respondents. Sampling used a non-probability sampling technique using a purposive sampling method. Data processing was carried out univariately and bivariately using the Chi-square test. From the research results, a P - value < α was obtained, namely (0.000 < α 0.5). So Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is a relationship between knowledge and the attitude of primigravida pregnant women regarding the danger signs of pregnancy in the Pratama Afiyah Pekanbaru Clinic working area in 2023. It is hoped that the research site in the Pratama Afiyah Pekanbaru Clinic Working Area will be able to increase education and socialization about the signs. danger in pregnancy

    PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA POSTER TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA SD

    Get PDF
    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Dalam penelitian ini Ada 43 dari 53 siswa SDN 101790 Labuhan Jurung lainnya belum melaksanakan PHBS secara menyeluruh sehingga menyebabkan mereka masih terlihat kotor, kukunya terlihat panjang, dan meninggalkan sampah. Metode : Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan pretest and postest without control grup design. Jumlah responden : 53 siswa dengan teknik simple random sampling. Hasil : Pada variabel jenis kelamin sebanyak 34 orang (64,2%) berjenis kelamin laki-laki, dan sebnayak 19 orang (35,8%) berjenis kelamin perempuan. Maka data pada variabel Pre test dan Post test yang di dapatkan nilai p value (0,00) < α (0,05). Nilai rata-rata pre test 16,50 dan nilai rata-rata post test 20,64. Kesimpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan perbedaan perlakuan yaitu pendidikan tentang prilaku hidup bersih dan sehat sebelum dan sesudah pendidikan menggunakan media poste

    605

    full texts

    742

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Poltekkes Kemenkes Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇