Ejournal STKIP PGRI Pacitan (Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
940 research outputs found
Sort by
Penggunaan Media Kartu “HIPAT” untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak TK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan melalui media kartu “HIPAT”. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif melalui statistik deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Kartika IV Ngawi pada anak kelompok B sebanyak 11 anak. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa media kartu “HIPAT” dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini
Survei Tingkat Pengetahuan Gizi Pelatih di DBL Academy Surabaya
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang gizi olahraga pelatih di sekolah basket DBL Academy yang berada di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan metode survey menggunakan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pelatih di sekolah DBL Academy Surabaya yang ada di cabang Jl. Ahmad YAni 88 dan di Mall Pakuwon Trade Center. Hasil penelitian ini menunjukkan. dari sebanyak 30 responden pelatih basket di sekolah basket DBL Academy, diperoleh sebanyak 1 pelatih memiliki pengetahuan gizi yang baik, kemudian sebanyak 7 pelatih memiliki pengetahuan gizi yang cukup, dan sebanyak 22 pelatih dari total 30 pelath DBL Academy memiliki pengetahua gizi dengan kategori masih kurang. Sehingga dalam penelitian pengetahuan gizi ini diketahui bahwa 3.3% saja pelatih yang memiliki pengetahuan gizi yang baik, ini berarti masih sangat sebagian kecil saja dari pelatih DBL Academy yang memiliki pengetahuan dan memahami konsep dasar tentang gizi seimbang yang baik. Adapun sisanya yang temasuk kategori cukup 23.3% dan yang termasuk degnan kategori kurang 73.3%. Jika dibandingkan dengan kategori cukup dan kurang proporsi yang berkategori baik merupakan yang jumlahnya paling sedikit
Sosismase (Sosialisasi Makanan Sehat) Untuk Anak-Anak Desa Ngargoharjo
Desa Ngargoharjo merupakan desa yang berada di Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri. Di Desa Ngargoharjo terdapat anak-anak yang tingkat pemahamannya masih rendah terkait dengan makanan sehat. Maka dari itu terlihat dari permasalahan yang ada penulis melaksanakan sosialisasi makanan sehat kepada anak-anak. Sumber daya manusia yang baik dan berkualitas dihasilkan dari tubuh yang sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Makanan juga merupakan salah satu bagian yang penting untuk kesehatan manusia, karena dari makanan yang dikonsumsi tubuh manusia mendapatkan asupan-asupan yang dibutuhkan untuk aktifitas. Makanan yang baik 4 sehat 5 sempurna meliputi protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin. Dengan adanya sosialisasi makanan sehat ini anak-anak di Desa Ngargoharjo menjadi lebih paham akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat.
 
Pengaruh Minat Belajar, Motivasi Belajar, Kreatifitas Siswa, dan Sarana Praktek terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Simulasi Digital pada SMK di Klaten
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh minat belajar terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (3) pengaruh kreativitas siswa terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (4) pengaruh sarana praktek terhadap hasilbelajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, dan (5) pengaruh minat belajar, motivasibelajar, kreatifitas siswa, dan sarana praktek secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata pelajaransimulasi digital di Kabupaten Klaten. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat korelasional.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK paket keahlian teknik komputer dan jaringan pada matapelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten. Pengambilan sampel menggunakan proportional randomsampling menggunakan rumus Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5%, sampel sebanyak 141 siswadiambil dari empat SMK di Kabupaten Klaten. Pengumpulan data ditentukan dengan menggunakanangket. Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan expert judgement dan uji coba instrumen.Pengujian reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach. Teknik analisis data meliputianalisis regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruhyang signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital di KabupatenKlaten, (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar mata pelajaransimulasi digital di Kabupaten Klaten, (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas siswaterhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital di Kabupaten Klaten, (4) terdapat pengaruh yangsignifikan antara sarana praktek terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital di KabupatenKlaten, dan (5) terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar, motivasi belajar, kreatifitas siswa,dan sarana praktek secara bersama-sama terhadap hasil belajar mata pelajaran simulasi digital diKabupaten Klaten
Peranan Dewan Pendidikan dalam Pengembangan Pendidikan Di Kabupaten Pacitan di Era Revolusi Industri 4.0
Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dua hal,yakni: (1) peranan dewan pendidikan dalam mengembangkan pendidikanKabupaten Pacitan di era revolusi industri 4.0; (2) konsep pengembanganpendidikan Kabupaten Pacitan di era revolusi industri 4.0. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif yang bersifat tela’ah pustaka. Yakni, mengkajiperanan dewan pendidikan dalam pengembangan pendidikan di KabupatenPacitan di era revolusi industri 4.0 dengan menganalisa data yang telah adadidalam kajian kepustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa (1) peranan dewanpendidikan dalam mengembangkan pendidikan Kabupaten Pacitan di era revolusiindustri 4.0 sangat menentukan arah kebijakan dibidang pendidikan; (2) konseppengembangan pendidikan Kabupaten Pacitan di era revolusi industri 4.0 dapatmemadukan antara pendidikan informal, formal dan non formal secara simultan.Dijalur pendidikan informal dapat melalui penyuluhan dan pelatihan berbagaiprogram keluarga harapan. Kemudian, dijalur pendidikan non formal dan formaldapat dilaksanakan melalui pelbagai pelatihan, workshop, dan lokarya pendidika
Praktek Kerja Industri bagi Siswa-Siswi Teknik Komputer dan Jaringan SMK Pondok Pesantren di Pacitan
Praktek kerja industri merupakan agenda tahunan yang merupakan program pencangkokan bagi siswa untuk memahami dengan sebenarnya dunia kerja yang akan mereka terjuni nantinya. Penelitian ini mencoba memahami sejauh mana persiapan pihak-pihak terkait menghadapi program praktek kerja industri yang menjadi inti dari diselenggarakannya pendidikan kejuruan. Sampel diambil siswa-siswa teknik komputer dan jaringan dari SMK Nurudh Dholam Kec. Kebonagung dan SMK Pembangunan Pacitan Kec. Arjosari. Pendekatan penilitian kualitatif dipilih dengan menggunakan metode studi kasus, pengumpulan data utama dengan teknik wawancara mendalam untuk menggali informasi pemahaman dan persiapan siswa menghadapi program praktek kerja industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama persiapan siswa belum secara nyata memahami jenis pekerjaan yang akan mereka hadapi, buku panduan praktek kerja industri belum sepenuhnya dipahami secara menyeluruh oleh siswa. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini memberikan gambaran betapa pentingnya memperhatikan tahapan persiapan
POTRET PENGGUNAAN JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DUSUN PADJARAN, DESA PAGUTAN, ARJOSARI
Abstrak: Kesehatan masyarakat secara berkelanjutan dengan kualitas yang baik merupakancita-cita pembangunan jangka panjang suatu bangsa. UUD 1945 pasal 28 H ayat (1) yangberbunyi “setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal danmendapatkan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Artikelilmiah ini membahas tentang potret penggunaan jaminan kesehatan atau yang dikenal dengansebutan BPJS Kesehatan berbasis Kartu Keluarga di dusun Padjaran, Desa Pagutan, Arjosari.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukansecara deskriptif berdasarkan pendapat Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisisdiperoleh bahwa angka partisipasi masyarakat dusun Padjaran dalam mengikuti kepesertaanjaminan kesehatan yang dinamakan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS)Kesehatan masih sangat kurang. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnyaangka partisipasi tersbut. Peneliti dalam hal tersebut membagi menjadi dua faktor, yaitu; faktorinternal (dari masyarakat itu sendiri) dan faktor eksternal (dari luar masyarakat)
Penerapan Pembelajaran Mind Mapping sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Mata Kuliah Matematika 2 Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar
Berdasarkan observasi metode yang sering digunakan dosen pada perkuliahan matematika 2 adalah metode ceramah. Dengan metode pembelajaran ceramah, materi kurang diserap mahasiswa. Hal tersebut dapat diperlihatkan dengan hasil tes awal yang didapatkan. Sebanyak 72% mahamahasiswa dari 24 tidak lulus standar ketuntasan belajar minimum untuk pokok bahasan kompetensi dasar mata kuliah matematika 2. Oleh karena itu, peneliti menerapkan model pembelajaran mind mapping bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah matematika 2. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif melalui statistik deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di program Studi S1 PGSD. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa pembelajaran mind mapping dapat dijadikan sebagai salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini
Analisis Kemacetan Lalu Lintas Data & Broadcast Domain pada Jaringan Komputer di Lingkungan STKIP PGRI Pacitan
Kemacetan lalu lintas data pada jaringan internet merupakan suatu hal yang sangat di-perhatikan dalam suatu instalasi sistem. Didalam ilmu jaringan komputer kemacetan
lalu lintas data biasa disebut dengan congestion domain, selain itu juga pada jaringankomputer yang dipakai untuk menjadi backbone berjalannya sistem informasi congestiondomain harus sangat perlu diperhatikan, karena ketika sistem informasi berjalan dancongestion domain itu terjadi traffic data akan menjadi pada. Kepadatan pada trafficjaingan komputer bisa menyebabkan suatu paket yang dikirimnya akan kembali lagikeasal atau biasa disebut juga RIP Jitter. Pada kondisi tersebut paket yang seharusnyaterkirim akan kembali lagi ke server sehingga traffic akan bertabrakan dengan antrianpacket selanjutnya. Pada permasalahan lain yang terjadi pada permasalahan jaringankomputer yang ada di lingkungan STKIP PGRI Pacitan, penataan device level satu danlevel dua sangat tidak terstruktur dengan rapi, sehingga dari permasalahan yang ada seringterjadinya broadcast domain pada jaringan komputer yang ada
Analisis Minat Siswa Terhadap Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dengan Pengenalan dan Pelatihan Ketrampilan Dasar Komputer di Sekolah Dasar Negeri Wonoasri 1 Ngadirojo Pacitan
Technological advances in the present cannot be denied and avoided again. Technological advances also have a major impact on the education sector. In the field of education, technological advances are utilized to provide new innovations that give progress to the world of education in Indonesia. ICT subjects are one of the subjects that are closely related to technological developments, where ICTs are the pioneers of technological development. The government has set ICTs as compulsory subjects in primary schools as stated in Permendikbud 37 of 2018 Article 2A which states: Information content in SD / MI is used as a learning tool and or is learned through extracurricular and / or local content. In fact, ICT education programs or Informatics Content have not been evenly distributed throughout Indonesia, one of them is Wonoasri 1 Public Elementary School, in the school there are no ICT subjects. Given this, an analysis of how much students interest in information and communication technology (ICT) subjects will be carried out by introducing and training basic computer skills. The method in this study is quantitative. Data collection is done with classroom teaching and tutoring. The results of the study showed that 91,67% of students attended computer introduction and training, it could be concluded that in these schools ICT subjects were very much needed.