Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
Not a member yet
    7304 research outputs found

    The Effect Of Using Pilamil (Pita Lila Pregnant Women) On The Incidence Of Chronic Energy Deficiency In Pregnant Women

    No full text
    Latar Belakang : Jumlah kasus kekurangan energi kronik (KEK) yang terjadi pada ibu hamil di Indonesia masih tinggi (17,3%) sehubungan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang mana harus 5% di tahun 2030. Tidak hanya itu penurunan hanya sebesar 6,9% dari Tahun 2013-2018. Berdasarkan Riskesdas 2018, kejadian KEK di Provinsi Lampung sebesar 13,6% mendekati rerata kejadian KEK di Indonesia. Ini menunjukkan perlunya upaya percepatan untuk menurunkan kejadian KEK yang terjadi pada ibu hamil di Provinsi lampung khususnya diseluruh Provinsi di Indonesia. Langkah screening KEK di Indonesia menggunakan pengukuran LILA, yang dilakukan oleh profesional kesehatan menggunakan pita LILA.Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas  penggunaan  PILAMIL (Pita LILA Ibu Hamil) terhadap kenaikan lingkaran lila pada ibu hamil yang mengalami KEK   di PMB Nini Suniarti, Panjang, Kota Bandar Lampung.Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan  rancangan satu kelompok praperlakuan dan pascaperlakuan (One-group pretest-posttest design) pada distribusi frekuensi pemahaman, penggunaan dan kebermanfaatan terhadap seluruh ibu hamil. Alat ukur digunakan dalam penelitian ini adalah PILAMIL (Pita LILA Ibu Hamil), SOP/Daftar Tilik dan kusioner.  Jenis pengambilan data adalah data primer dengan sampel 38 responden. Analisis data univariat dan bivariat dengan uji statistik Mann-Whitney dengan Uji Normalitas Shapiro Wilk.Hasil : Penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami peningkatan hasil pengukuran LILA saat setelah diberikan intervensi oleh peneliti. Hasil uji statistik menggunakan Mann-Whitney menunjukkan signifikansi p-value 0.046 < 0.05.  artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan PILAMIL secara independent oleh ibu hamil. Kesimpulan  ; terdapat efektifitas penggunaan PILAMIL terhadap kejadian KEK pada ibu hamil secara independent. Saran :   PILAMIL dapat digunakan oleh ibu hamil KEK sebagai alat untuk memantau kenaikan lila secara independen Katakunci : KEK, Ibu Hamil, PILAMIL (PITA LILA untuk Ibu Hamil) ABSTRACT Background: The number of cases of chronic energy deficiency (CED) that occur in pregnant women in Indonesia is still high (17.3%) in relation to the Sustainable Development Goals (SDGs) which must be 5% in 2030. Not only that, the decrease was only 6.9% from 2013-2018. Based on Riskesdas 2018, the incidence of CED in Lampung Province was 13.6% approaching the average incidence of CED in Indonesia. This shows the need for accelerated efforts to reduce the incidence of CED that occurs in pregnant women in Lampung Province, especially in all provinces in Indonesia. The CED screening steps in Indonesia use LILA measurements, which are carried out by health professionals using LILA bands.Objective: This study was to determine the effectiveness of using PILAMIL (Pregnant Women's LILA Tape) on increasing the lila circle in pregnant women experiencing KEK at PMB Nini Suniarti, Panjang, Bandar Lampung City.Research Methods: The type of research used is quantitative research with a one-group pre-treatment and post-treatment design approach (One-group pretest-posttest design) on the frequency distribution of understanding, use and benefits for all pregnant women. The measuring instruments used in this study were PILAMIL (Pregnant Women's LILA Tape), SOP/Checklist and questionnaire. The type of data collection is primary data with a sample of 38 respondents. Univariate and bivariate data analysis with the Mann-Whitney statistical test with the Shapiro Wilk Normality Test.Results: The study showed that most respondents experienced an increase in LILA measurement results after being given intervention by the researcher. The results of the statistical test using Mann-Whitney showed a significance of p-value 0.046 < 0.05. This means that there is a significant influence on the use of PILAMIL independently by pregnant women..  Conclusion: There is effectiveness in using PILAMIL against the incidence of KEK in pregnant women independently.Suggestion: PILAMIL can be used by pregnant women with KEK as a tool to monitor the increase in blood pressure independently. Keywords: KEK, Pregnant Women, PILAMIL (PITA LILA for Pregnant Women

    The Effect Of Field Trip To The Delivery Room In Primigravida On Anxiety And Length Of Labor

    No full text
    Latar Belakang: Kecemasan menjelang persalinan merupakan respons emosional dan kognitif akut yang dialami ibu hamil, dan dapat memengaruhi proses persalinan.Tujuan: menganalisis pengaruh field trip kamar bersalin pada primigravida terhadap kecemasan dan lama persalinan.Metodologi: Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian two group pre test-post test design dengan menggunakan kelompok intervensi dan kelompok kontrolHasil: Kelompok intervensi diberikan kunjungan lapangan ke ruang bersalin yang dipandu oleh bidan dengan 4x intervensi, dimulai pada usia kehamilan 32-33 minggu. Terdapat 60 responden yang akan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Pada pre-test (T1), kuesioner GAD-7 digunakan untuk menilai kecemasan kehamilan, dan post-test dilakukan untuk menilai kecemasan setelah kunjungan rumah bersalin selama 4 minggu. Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik (p 0,05) pada tingkat kecemasan pada T1 dan T2 atau sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi.Kesimpulan: Intervensi field trip kamar bersalin berpotensi menjadi strategi non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada ibu hamil pertama kali.Saran :Bagi peneliti selanjutnya disarankan menambahkan pemeriksaan laboratorium sebagai biomarker indikator kecemasan, menguji pemberian field trip kamar bersalin pada tingkat Klinik hingga rumah sakit dengan fasilitas dan ruangan yang lebih besar dibandingkan penelitian ini. Kata Kunci : Field trip, Kecemasan, Lama Persalinan, Primigravida. ABSTRACT Background: Prenatal anxiety is an acute emotional and cognitive response experienced by pregnant women, and can affect the labor process.Aim: To analyze the effect of a birthing room field trip for primigravida on anxiety and duration of labor.Methodology: This research design uses quantitative research methods with a two group pre test-post test design using an intervention group and a control group.Results: The intervention group was given a field visit to the delivery room guided by a midwife with 4x interventions, starting at 32-33 weeks of gestation. There are 60 respondents who will be divided into 2 groups, namely the control group and the intervention group. At pre-test (T1), the GAD-7 questionnaire was used to assess pregnancy anxiety, and post-test was conducted to assess anxiety after the 4-week maternity home visit. There was a statistically significant difference (p 0.05) in anxiety levels at T1 and T2 or before and after the intervention between the control group and the intervention group.Conclusion: The maternity ward field trip intervention has the potential to be an effective non-pharmacological strategy to reduce anxiety in first-time pregnant women.Suggestions: Future researchers are advised to add laboratory tests as biomarkers of anxiety indicators, test the provision of maternity room field trips at the Clinic level to hospitals with larger facilities and rooms than this study. Keywords: : Anxiety, Field trip, Length of labor, Primigravida

    Hubungan Status Gizi Dan Kebiasaan Mengkonsumsi Fast Food Dengan Perkembangan Seks Sekunder Pada Remaja Putri Di SMPN 27 Bandar Lampung

    No full text
    Masa remaja merupakan periode krusial bagi pertumbuhan dan perkembangan, terutama pada remaja putri. Perkembangan ciri seksual sekunder merupakan salah satu tanda utama pubertas yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status gizi. Meningkatnya popularitas konsumsi makanan cepat saji di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran karena kandungan gizinya yang kurang optimal dan potensi gangguan terhadap keseimbangan hormon. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada remaja putri di SMPN 27 Bandar Lampung dengan jumlah sampel sebanyak 117 peserta. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi baik/normal (65,8%), terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji (59,8%), dan memiliki perkembangan ciri seksual sekunder yang baik (60,7%). Ditemukan hubungan yang signifikan antara status gizi (p-value = 0,021; r = 0,213) dan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji (p-value = 0,033; r = -0,197) dengan perkembangan ciri seksual sekunder

    Perbedaan Kesiapan Belajar Mandiri Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021 Dan 2024

    No full text
    Belajar mandiri atau dikenal dengan Self-Directed Learning (SDL) merupakan suatu proses yang melibatkan inisiatif individu untuk belajar secara aktif, tanpa tergantung pada arahan dari pihak lain. Tujuannya untuk mengetahui perbedaan kesiapan belajar mandiri mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021 dan 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025. Jumlah Populasi dalam penelitian ini adalah 253. Yang terdiri dari 126 mahasiswa angkatan 2021 dan 127 mahasiswa angkatan 2024 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Sampel yang digunakan sebanyak 77 mahasiswa untuk setiap angkatan. Pengambilan sampel menggunakan metode proporsional random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner SDLRS dan analisis menggunakan uji T-test independent. Hasil uji statistik menunjukan asymp.sig<0,5 dengan skor rerata SDLRS pada mahasiswa angkatan 2021 66,00 dan pada mahasiswa angkatan 2024 63,16. Kesimpulan terdapat perbedaan kesiapan belajar mandiri pada mahasiswa angkatan 2021 dan 2024

    Hubungan Fungsi Manajemen Terhadap Kualitas Pelayanan Perawatan: Literature Review

    No full text
    Kualitas perawatan di Indonesia telah menjadi perhatian utama terutama terkait dengan fungsi manajemen yang efektif. Peningkatan efisiensi dalam operasional dan hasil perawatan yang lebih baik merupakan dampak dari penerapan manajemen yang baik. Manajemen yang baik mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor manajemen yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Peneliti menggunakan empat database dalam menyusun artikel literature review ini diantaranya adalah Google Scholar, Science Direct, Scopus, dan Semantic Scholar dengan kata kunci pasien rawat inap, kualitas pelayanan perawatan, fungsi manajemen. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris merupakan kriteria inklusi yang ditetapkan pada penelitian ini, populasi artikel pasien rawat inap, artikel berbentuk fulltext/open acces, artikel dipublikasi 5 tahun terakhir dari tahun 2019-2024, isi artikel sesuai topik penelitian. Dalam penelitian ini, salah satu analisis yang dilakukan adalah pemilihan artikel dengan menggunakan diagram PRISMA untuk mencari artikel yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil dari penyaringan didapatkan 8 artikel yang sesuai dengan kriteria dan memperoleh hasil bahwa terdapat 3 faktor utama fungsi manajemen yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan perawatan pada pasien rawat inap diantaranya adalah fungsi organizing, fungsi planning, dan fungsi controlling. Kesimpulan bahwa penerapan fungsi manajemen memiliki memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di Indonesia. signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di Indonesia

    Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Bunga Melati Sebagai Biolarvasida Terhadap Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD)

    No full text
    Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang disebarkan melewati gigitan nyamuk Aedes aegypi. Pengendalian vektor penyakit DBD dapat dilakukan dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Salah satu cara pengendalian dengan menggunaan bahan dari alam yang ramah lingkungan berupa penggunaan bunga melati (Jasminum sambac L.). Bunga melati menjadi pilihan yang tepat sebagai salah satu solusi untuk mengendalikan penyakit DBD karena mengandung kandungan saponin, alkaloid, flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui efektivitas biolarvasida ekstrak bunga Melati (Jasminum sambac L.) terhadap mortalitas Aedes aegypti. Desain penelitian eksperimental dengan sampel penelitian sebanyak 225 ekor larva Aedes aegypti. Setelah itu, dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan dengan menggunakan konsentrasi 12,5%, 25% dan 50%. Kemudian dilakukan pengamatan selama 24 jam pada setiap konsentrasi untuk melihat pengaruh terhadap larva Aedes aegypti. Hasil persentase mortalitas paling tinggi dari ketiga kosentrasi terdapat pada konsentrasi 50% dikarenakan dapat menyebabkan mortalitas sebanyak 16 ekor larva. Kemudian uji analisis probit dilakukan untuk menentukan nilai LT50,95. Hasil analisis probit LT50 pada konsentrasi 25% membutuhkan waktu 47 jam dan konsentrasi 50% dengan waktu 40 jam. ekstrak bunga melati (Jasminum sambac L.) dapat menyebabkan mortalitas terhadap larva

    Perbandingan Aktivitas Antibakteri Sediaan Krim Wajah Kulit Buah Naga Daging Putih (Hylocereus undatus) Dan Merah (Hylocereus Costaricensis) Terhadap Propionibacterium acnes

    No full text
    Krim memiliki nilai estetika dan kenyamanan yang cukup tinggi. Krim yang mengandung bahan alami kini lebih diminati karena adanya tren back to nature, salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif antibakteri adalah kulit buah naga putih (Hylocereus undatus) dan kulit buah naga merah (Hylocereus costaricensis). Kulit buah naga mengandung tannin, saponin, fenolik, alkaloid, steroid, terpenoid, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari krim ekstrak kulit buah naga putih dan merah terhadap bakteri Propionibacterium acne. Ekstrak kulit buah naga putih dan merah yang diperoleh dibuat dalam sediaan krim dengan ekstrak 5 gr, 7,5 gr, dan 10 gr. Kontrol positif adalah Klindamisin dan kontrol negatif yaitu basis krim. Uji antibakteri dilakukan dengan dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan uji aktivitas antibakteri krim ekstrak kulit buah naga putih dengan ekstrak 5 gr memiliki rata-rata diameter zona hambat 7,85 mm, 7,5 gr yaitu 9,5 mm dan 10 gr yaitu 11,3 mm. Sedangkan kulit bauh naga merah ekstrak 5 gr memiliki rata-rata diameter zona hambat 6,85 mm, 7,5 gr yaitu 7,33 mm dan 10 gr yaitu 8,22 mm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sediaan krim dari ekstrak kulit buah naga putih mempunyai aktivitas antibakteri yang baik terhadap bakteri Propionibacterium acne dengan klasifikasi respon hambat pertumbuhan sedang–kuat. Sedangkan kulit buah naga merah mempunyai aktivitas antibakteri yang baik terhadap bakteri Propionibacterium acne dengan klasifikasi respon hambat pertumbuhan sedang. Kemudian semakin besar konsentrasi ekstrak kulit buah naga putih pada sediaan maka aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acne semakin besar

    Potensi Pengaruh Konsumsi Jus Wortel (Daucus Carota) Dalam Mengurangi Dysmenorrhea Pada Remaja Putri Di SMAN 7 Bandar Lampung

    No full text
    Remaja putri akan mengalami proses menstruasi sebagai tanda telah berfungsinya ovarium. Pada siklus menstruasi tiga hari pertama, darah menstruasi yang keluar akan lebih banyak, wanita biasanya akan merasakan nyeri atau kram di bagian panggul, perut, dan punggung atau disebut dengan dysmenorrhea. Konsentrasi vitamin E yang ada dalam wortel memiliki kemampuan untuk menghambat prostaglandin, yang merupakan agen hormonal yang mempengaruhi dismenore. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pengaruh konsumsi jus wortel (Daucus carota) dalam mengurangi dysmenorrhea pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one group pretest- posttet design ini terdiri atas satu kelompok yang ditentukan. Rencana penelitian ini akan dilakukan di SMAN 7 Bandar Lampung. Populasi sampel terdiri dari wanita remaja yang mengalami dismenore. Pada penelitian ini, data primer digunakan. Hasil yang diperoleh dari uji statistik Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai-P (0,000) kurang dari α0,05, sehingga mengarah pada penolakan hipotesis nol (H0) dan penerimaan hipotesis alternatif (Ha), menunjukkan efek signifikan evaluasi pra-tes dan post-tes pada konsumsi jus wortel (Daucus carota) di kalangan siswa di SMAN 7 Bandar Lampung. Kesimpulan adalah bahwa konsumsi jus wortel (Daucus carota) menunjukkan efek potensial dalam mengurangi dismenore di kalangan wanita remaja

    Touch Dna Dalam Penerapan Ilmu Forensik: Tinjauan Literatur

    No full text
    DNA berasal dari sel-sel epitel yang tertinggal akibat kontak fisik minimal, telah menjadi komponen penting dalam ilmu forensik modern. Kajian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis aspek fundamental dan aplikatif dari Touch DNA, termasuk asal-usul biologis, metode pengumpulan, teknik analisis, serta tantangan interpretatif yang dihadapi dalam praktik forensik. Literatur dikumpulkan melalui penelusuran sistematis pada basis data elektronik PubMed, Scopus, dan Google Scholar, dengan menggunakan kombinasi kata kunci yang relevan. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, untuk memastikan kualitas metodologis dan relevansi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun analisis STR memungkinkan identifikasi DNA dengan jumlah sampel minimal, keberhasilan ekstraksi dan interpretasi sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jenis permukaan, durasi dan tekanan sentuhan, serta kondisi lingkungan. Teknik pengumpulan seperti pengusapan basah dan angkat perekat terbukti krusial dalam memaksimalkan perolehan DNA. Selain itu, keberadaan DNA campuran, risiko kontaminasi, dan transfer sekunder menjadi tantangan utama dalam validitas hasil. Pendekatan berbasis probabilistik dalam interpretasi genotipe kini semakin banyak diadopsi untuk mengatasi kompleksitas ini

    Potensiasi Madu Trigona Sebagai Antibakteri Terhadap Pertumbuhan Bakteri (Staphylococcus aureus) Penyebab Furunkel Dan Karbunkel

    No full text
    Furunkel dan karbunkel adalah infeksi kulit yang terjadi pada folikel rambut, dan diakibatkan bakteri Staphylococcus aureus. Pemakaian antibiotik yang berlebih telah menyebabkan meningkatnya resistensi bakteri, termasuk Staphylococcus aureus. Oleh karena itu, diperlukan alternatif antibakteri alami untuk mengurangi efek samping penggunaan antibiotik jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektivan madu Trigona sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus yang menyebabkan furunkel dan karbunkel. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang membagi madu dalam tiga konsentrasi (20%, 50%, dan 80%) untuk menguji zona hambat terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol positif (mupirocin krim 2%) memiliki rata-rata zona hambat terbesar (19,15 mm), sementara kontrol negatif (Aquadest) tidak menunjukkan adanya zona hambat. Konsentrasi madu 20% memiliki zona hambat terkecil (2,47 mm), sedangkan konsentrasi madu 50% dan 80% menunjukkan zona hambat yang lebih besar, masing-masing 7,6 mm dan 9,17 mm. Hasil uji statistik Kruskal-Wallis diperoleh p 0,01 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara variabel independen (konsentrasi madu) dan variabel dependen (zona hambat). Penelitian ini menyimpulkan bahwa madu Trigona mempunyai kemampuan sebagai zat antibakteri yang menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, dengan kemanjuran yang semakin tinggi seiring bertambahnya konsentrasi madu

    1,067

    full texts

    7,304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Malahayati (Universitas Malahayati)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇