E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
    2157 research outputs found

    ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR Saccharomyces cerevisiae DARI AIR NIRA AREN DAERAH TANJUNG MORAWA

    Get PDF
    Air nira merupakan cairan manis yang mengucur dari tandan aren,  masyarakat dapat mengkonsumsi air nira dalam jangka waktu yang relatif singkat dikarenakan adanya jamur Saccharomyces cerevisia yang dikenal dapat memfermentasi glukosa menjadi etanol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jamur Saccharomyces cerevisiae yang terdapat pada nira aren. Metode yang dipakai adalah eskperimental dengan tahapan: isolasi dan identifikasi jamur Saccharomyces cerevisie. Isolasi jamur dari nira aren dengan  medium  potato dextrose agar (PDA). Identifikasi dilakukan dengan pengamatan morfologi dengan  mikroskop pada perbesaran 100×. Dari  hasil penelitian diperoleh isolat murni jamur Saccharomyces cerevisiae yang secara morfologi memiliki kesamaan dengan genus Saccharomyces. Secara mikroskopik didapat kan hasil hasil yang sesuai bentuk sel bulat telur, tipe reproduksi vegetatif secara clusters of cells

    PREKARIAT INTELEKTUAL: FENOMENA PREKARIAT TENAGA AKADEMIK DI UNIVERSITAS

    Get PDF
    In the neoliberal era, the intellectual precariat is becoming increasingly prevalent. This writing attempts to explore what makes these academic staff part of the precariat, and how they navigate the vulnerabilities they face. The aim of this research is to illustrate what life is truly like for the precariat of academic workers. The data in this writing comes from the initial findings of an ethnographic field study and is based on data collection techniques using observation, in-depth interviews, and casual interviews. To ensure the safety of researchers and informants, this study employs double anonymity. The findings indicate that the type of SK held by academic staff significantly influences their claims to access. In addition, the salary they receive is also low and fluctuating, which affects their well-being. The way to navigate through work life is by having a side hustle. Institutions and policies can help them escape the precariat class, but both can also be the cause of the intellectual precariat status they experience.Di era neoliberal, precariat intelektual semakin marak terjadi. Tulisan ini mencoba melihat apa yang membuat para tenaga akademik ini menjadi kaum precariat, dan bagaimana cara menavigasikan kerentanan yang mereka miliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan seperti apa sebenarnya kehidupan yang harus dijalani oleh para precariat pekerja akademik.  Data dalam tulisan ini berasal dari temuan awal lapangan studi etnografi, dan didasarkan pada teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan wawancara sambil lalu. Untuk menjaga keamanan peneliti dan informan, penelitian ini menggunakan anonimitas ganda. Hasil temuan menunjukkan bahwa jenis SK yang dimiliki oleh para tenaga akademik sangat berpengaruh terhadap klaim akses mereka. Selain itu, gaji yang didapatkan juga rendah, dan fluktuatif sehingga berpengaruh terhadap kesejahteraan mereka. Cara bernavigasi dalam kehidupan pekerjaan dilakukan dengan side hustle. Institusi dan kebijakan dapat membantu mereka agar keluar dari kelas precariat, namun kedua hal tersebut juga dapat menjadi penyebab status precariat intelektual yang mereka jalani

    Sosialisasi Perlindungan Hukum Terhadap Guru dari Kriminalisasi di SMAN 9 Bekasi

    Get PDF
    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, dengan fokus utama kepada guru dan tenaga pengajar di SMAN 9 Bekasi. Perlindungan hukum bagi guru dari tindakan kriminalisasi telah tercapai melalui berbagai peraturan yang memberikan landasan hukum dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pengajar. Di Indonesia, kriminalisasi terhadap pengajar muncul akibat adanya perbedaan pandangan antara orang tua dan sekolah, terutama terkait peran guru sebagai pendidik. Tindakan disiplin seperti cubitan, menyentil, berlari di area sekolah, membersihkan lingkungan sekolah, dan bentuk disiplin lainnya dianggap oleh orang tua sebagai pelanggaran hak asasi manusia menurut undang-undang perlindungan anak. Di sisi lain, para guru memandang tindakan tersebut sebagai bagian dari metode pedagogi. Kriminalisasi terhadap guru menyebabkan berkurangnya kepercayaan terhadap profesionalisme mereka, sehingga para pengajar hanya menjalankan tugas sebagai guru dan mengabaikan peran mereka sebagai pendidik. Pentingnya peran guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga mendidik siswa tentang etika dan nilai moral sangatlah signifikan. Ini menjadi elemen kunci dalam usaha mencetak generasi yang tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga memiliki karakter yang baik. Diharapkan hasil dari kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan rasa aman kepada para guru, sehingga mereka dapat fokus mendidik generasi penerus bangsa tanpa rasa khawatir akan kriminalisasi yang tidak beralasan.This activity aims to improve public understanding, with the main focus on teachers and teaching staff at SMAN 9 Bekasi. Legal protection for teachers from criminalization has been achieved through various regulations that provide a legal basis in carrying out their duties and responsibilities as teachers. In Indonesia, the criminalization of teachers arises due to differences in views between parents and schools, especially regarding the role of teachers as educators. Disciplinary actions such as pinching, flicking, running in the school area, cleaning the school environment, and other forms of discipline are considered by parents to be human rights violations under the Child Protection Act. On the other hand, teachers perceive such actions as part of the pedagogical method. Criminalization of teachers leads to a decrease in confidence in their professionalism, so that teachers only carry out their duties as teachers and neglect their role as educators. The importance of the teacher's role is not only to teach in the classroom, but also to educate students about ethics and moral values is very significant. This is a key element in the effort to produce a generation that is not only intellectually smart but also has good character. It is expected that the results of this extension activity can provide a sense of security to teachers, so that they can focus on educating the next generation without worrying about unwarranted criminalization

    Strategi Peningkatan Kualitas, Inovasi Rasa, Dan Pemasaran Keripik Pisang UMKM Di Desa Lantasan Baru

    Get PDF
    Banana chips are a local food product with high economic potential for rural communities. This program aims to improve product quality, develop flavor innovation, and expand marketing strategies for MSMEs producing banana chips in Lantasan Baru Village, Patumbak District, Deli Serdang Regency. The method used was a participatory approach involving technical training, new flavor development, and digital marketing outreach. The results showed significant improvements in three main aspects: enhanced product quality through better raw materials and processing techniques; diversification into chocolate, matcha, and tiramisu flavors; and expanded market reach via social media and e-commerce platforms. The program also increased the partners’ knowledge and skills, particularly Sumini,, in managing village-based enterprises. In conclusion, this activity successfully empowered rural MSMEs through sustainable improvements in product quality and marketing.Keripik pisang merupakan salah satu produk olahan lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk, menciptakan inovasi rasa, dan memperluas strategi pemasaran pada pelaku UMKM keripik pisang di Desa Lantasan Baru, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan teknis, pengembangan varian rasa baru, serta penyuluhan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek utama: peningkatan kualitas produk melalui perbaikan bahan baku dan proses produksi; diversifikasi varian rasa menjadi cokelat, matcha, dan tiramisu; serta perluasan jangkauan pemasaran melalui media sosial dan platform e-commerce. Program ini juga berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra, khususnya ibu Sumini, dalam pengelolaan usaha berbasis potensi lokal. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memberdayakan UMKM desa secara berkelanjutan melalui penguatan kualitas dan pemasaran produk keripik pisang

    Pendampingan Belajar Membaca Alqur’an Pada Anak-Anak Warga Gang Sastro Dusun V Desa Bandar Setia

    Get PDF
    This Community Service activity aims to illustrate the successful implementation of Quran reading assistance that has been taking place at the residence of residents in Gang Sastro, Dusun V, Desa Bandar Setia. This activity is expected to provide benefits and tangible contributions to the children in the area. The approach used is a guidance method through direct practice assistance in reading the Quran for children of standard elementary school age in Bandar Setia Village. Where in reading the Quran, children still experience many difficulties in pronouncing letters and reading rules, so they still need guidance. The main source of learning is the Quran. The results of this activity reveal that Quran literacy mentoring for the children of Gang Sastra residents, Dusun V, Desa Bandar Setia has a positive impact and makes a tangible contribution. The children showed enthusiasm in learning, were able to read hijaiyah letters accurately, place harakat according to the rules, understand the rules of Quranic recitation according to tajwid principles, and could practice them correctly according to the guidance and instructions of the mentors

    Cross-Cultural Indonesia-Malaysia for Strengthening Learning Products to Achieve Sustainable Goals

    Get PDF
    This community service activity was carried out based on an international collaboration between Indonesia and Malaysia. Indonesia was represented by Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah (UMN Al-Washliyah), while Malaysia was represented by Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA). The main focus of the program was cultural exchange as a unique foundation for creating Project-Based Learning approaches. The implementation method involved a Knowledge Transfer Programme, with UniSZA students as the primary partners. The results reveal that integrating Malay culture from both Indonesia and Malaysia strengthens cross-national educational values and significantly contributes to achieving Sustainable Development Goals (SDG) point 4, which emphasizes quality education. The empowerment of cultural identity within the educational context serves as a strategic instrument to enhance students' understanding, tolerance, and global competence

    EKSPLORASI PERAN GURU DALAM MENANAMKAN ETIKA DIGITAL KEPADA SISWA SEKOLAH DASAR: Eksplorasi Peran Guru dalam Menanamkan Etika Digital kepada Siswa SD

    No full text
    Pesatnya perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan sosial, termasuk dalam dunia pendidikan dasar. Anak-anak yang tergolong generasi digital natives cenderung aktif menggunakan teknologi, namun masih minim pemahaman terhadap nilai dan norma yang berlaku dalam ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru dalam menanamkan etika digital kepada siswa Sekolah Dasar, khususnya di UPT SDN 12 Pangkajene. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui pretest dan posttest untuk mengukur perubahan pemahaman guru. Kegiatan eksplorasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi praktik pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap konsep etika digital meningkat secara signifikan setelah kegiatan, termasuk dalam memahami prinsip-prinsip dasar etika digital dan strategi penanaman nilai kepada siswa. Guru menyadari pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas dalam membentuk karakter siswa di era digital. Kegiatan ini juga melahirkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, seperti pengembangan modul pembelajaran, penyusunan kebijakan etika digital sekolah, dan pelatihan lanjutan bagi guru. Eksplorasi ini menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk budaya digital yang sehat, serta menjadi agen perubahan dalam membimbing siswa menjadi pengguna teknologi yang bijak dan bertanggung jawa

    Analisis Pengaruh Pemasaran Digital Terhadap Loyalitas Pelanggan: System Literatur Review (SLR)

    Get PDF
    This study explores the influence of digital marketing on customer loyalty using a Systematic Literature Review (SLR) method. As digital transformation accelerates, businesses must adapt their marketing strategies to meet changing consumer behaviors. This review analyzes selected journal articles published between 2020 and 2024 to identify trends, key findings, and insights regarding digital marketing's role in fostering customer loyalty. The results indicate that digital marketing tools—such as social media, email campaigns, digital content, and online platforms—positively impact customer loyalty by enhancing customer engagement, personalization, convenience, and brand interaction. Moreover, trust and customer satisfaction emerge as mediating variables in building long-term loyalty in the digital environment. This study provides valuable insights for practitioners to design more effective digital marketing strategies and highlights the importance of aligning digital initiatives with customer expectations. It also contributes to academic research by summarizing recent findings and offering recommendations for future studies.Penelitian ini mengkaji pengaruh pemasaran digital terhadap loyalitas pelanggan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Seiring percepatan transformasi digital, bisnis harus menyesuaikan strategi pemasaran untuk mengikuti perubahan perilaku konsumen. Review ini menganalisis artikel-artikel jurnal yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024 guna mengidentifikasi tren, temuan utama, dan wawasan terkait peran pemasaran digital dalam membangun loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pemasaran digital seperti media sosial, kampanye email, konten digital, dan platform daring memberikan dampak positif terhadap loyalitas pelanggan melalui peningkatan keterlibatan, personalisasi, kemudahan akses, dan interaksi merek. Selain itu, kepercayaan dan kepuasan pelanggan menjadi variabel penting yang memediasi pembentukan loyalitas jangka panjang dalam lingkungan digital. Studi ini memberikan wawasan bagi praktisi untuk merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif dan menegaskan pentingnya menyelaraskan inisiatif digital dengan ekspektasi pelanggan. Selain itu, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan akademik dengan merangkum temuan terkini dan memberikan rekomendasi untuk studi selanjutnya

    Pengaruh Kualitas Layanan, Harga Dan Lokasi Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Flash Fitness Gym Surabaya

    Get PDF
    A strategic location plays a crucial role in the success of a business, especially in the fitness industry. However, a good location alone is not enough if it is not supported by quality service and reasonable pricing. In today’s lifestyle-driven era, consumers have become increasingly selective. They seek fitness centers that are easily accessible, offer excellent service, and are reasonably priced. This study aims to determine the extent to which service quality, price, and location influence customer satisfaction at Flash Fitness Gym Surabaya. The research was conducted using a quantitative approach, employing inferential analysis through the measurement model (outer model) and structural model (inner model). The population in this study consists of active members of Flash Fitness Gym at Cito Mall Surabaya who have been active within the last three months. A total of 100 respondents were selected as the sample. Data was collected using a structured questionnaire designed to measure customer perceptions of the three main variables. The results of this study are expected to provide Flash Fitness Gym at Cito Mall Surabaya with a clearer understanding of whether service quality, price, and location significantly impact customer satisfaction. These insights can help the business improve its operations and deliver a better overall experience for its members.Pemilihan lokasi yang strategis sangat menentukan keberhasilan pada suatu bisnis terutama tempat olahraga, namun tidak cukup jika tidak didukung oleh kualitas layanan dan harga yang sesuai. Di era saat ini, konsumen semakin selektif terutama terkait dengan gaya hidup: mereka menginginkan lokasi yang mudah dijangkau, layanan yang baik, serta harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas layanan, harga, dan lokasi terhadap kepuasan pelanggan di Flash Fitness Gym Surabaya. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pengujian inferensial melalui model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model). Populasi dalam penelitian ini adalah anggota aktif Flash Fitness Gym di Cito Mall Surabaya dalam tiga bulan terakhir, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur persepsi konsumen terhadap tiga variabel utama tersebut. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan gambaran kepada Flash Fitness Gym di Cito Mall Surabaya apakah kualitas layanan, harga, dan lokasi benar-benar memengaruhi kepuasan pelanggan agar dapat mengetahui secara jelas dan menjalankan aktivitas usaha dengan lebih baik

    THE MAIN CHARACTER’S STRUGGLE OF ROBERT LOUIS STEVENSON KIDNAPPED

    Get PDF
    This study analyzes the forms of struggle of the main character in the novel Kidnapped by Robert Louis Stevenson. Using a qualitative content analysis method with the approach of Badio's struggle theory (2022), this study identifies and classifies the various types of struggles experienced by David Balfour. The results of the study show that there are 28 valid forms of struggle, divided into four main categories: (1) 7 heroic struggles, (2) 11 never-give-up struggles, (3) 2 family-related struggles, and (4) 8 selflessness struggles. Interesting findings show the absence of elements of nationalism-based struggle in the story narrative. This study provides a new perspective on character development through life challenges in classic literary works

    2,043

    full texts

    2,157

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇