E-Jurnal UMNAW (Universitas Muslim Nusantara Al Washliya)
Not a member yet
2157 research outputs found
Sort by
Relayout dan Pengurangan Waktu Siklus sebagai Solusi Peningkatan Produktivitas UMKM Pembuatan Minuman Herbal KUPS Etnobotani melalui Kegiatan Pengabdian
This community service program was designed to optimise of the flow materials, intermediate products, and finished products in the herbal drink processing enterprise managed by the Social Forestry Business Group Padusi Etnobotani in Lambung Bukit, Batu Busuak, Padang City. The intervention sought to shorten the workflow, reduce waiting time, and enhance both work convenience and labour productivity. Activities comprised structured counselling and hands-on mentoring on facility layout improvement in a production kitchen measuring four by two point five metres. The stages included mapping the production sequence using a process flow diagram, measuring the time and distance of material handling, analysing activity relationships, redesigning the facility layout, and designing a multifunction workbench for washing, draining, and cutting raw materials. The initial assessment revealed an elongated process flow with four material transfers, backtracking movements, and a non-hygienic washing area located outside the production room. Implementation of the proposed layout consolidated all main activities within a single room, eliminated backtracking, reduced transportation time from 50 to 10 minutes, and decreased cycle time from 760 to 720 minutes. These improvements enhanced hygiene conditions, ergonomic comfort, and the potential output per production period, thereby strengthening the competitiveness and sustainability of the herbal drink enterprise based on protected forest resources.
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan aliran bahan baku, produk antara, dan produk jadi pada usaha pengolahan minuman herbal Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Padusi Etnobotani di Kelurahan Lambung Bukit, Batu Busuak, Kota Padang, sehingga alur kerja menjadi lebih pendek, waktu tunggu berkurang, serta kenyamanan dan produktivitas kerja meningkat. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan penataan tata letak fasilitas pada dapur produksi berukuran empat kali dua koma lima meter, yang meliputi pemetaan urutan proses dengan peta aliran proses, pengukuran waktu dan jarak perpindahan bahan, analisis keterkaitan aktivitas, perancangan ulang tata letak, dan perancangan meja kerja multifungsi untuk pencucian, penirisan, dan pemotongan bahan baku. Hasil pemetaan menunjukkan aliran proses awal yang panjang dengan empat kali perpindahan, aliran bolak-balik, serta area pencucian yang tidak higienis di luar ruang produksi. Implementasi tata letak usulan menempatkan seluruh aktivitas utama dalam satu ruangan, menghilangkan aliran bolak-balik, menurunkan waktu transportasi dari lima puluh (50) menjadi sepuluh (10) menit, dan mengurangi waktu siklus dari tujuh ratus enam puluh (760) menjadi tujuh ratus dua puluh (720) menit. Perubahan ini meningkatkan kebersihan, kenyamanan kerja, dan potensi peningkatan output per periode produksi, sehingga memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha minuman herbal berbasis sumber daya hutan lindung.
Kata kunci: Relayout, waktu siklus, UMKM
 
PENGUATAN PERAN PENGASUHAN AYAH (FATHERING) DI DESA RAMAH PEREMPUAN DAN PEDULI ANAK PROVINSI JAWA TENGAH
The issue of fatherlessness is a serious concern in Indonesia, given the importance of fathers as partners in childcare alongside mothers. The lack of a father's involvement can trigger various negative impacts on children, such as mental health disorders, difficulty making decisions, sexual disorientation, and low self-resilience, which increases the risk of sexual violence. According to SIGA data from 2022, in Central Java, 4.37% of children experience inappropriate parenting, and 5,974 children are cared for by a single parent. PPA Symphony data recorded a surge in child violence cases from 14,446 cases in 2021 to 16,106 cases in 2022, with sexual violence as the most cases. Unfortunately, DP3AP2KB Central Java does not have a sustainable program to strengthen the role of fathers, and so far it has only been limited to movements in certain events. This research aims to provide training that emphasizes the importance of fathers' roles in parenting through materials that strengthen affective communication, regulate emotions, promote positive discipline, and encourage active involvement in children's growth and education. The results of the activity demonstrated an increase in participants' understanding of the strategic role fathers play in the family.Isu fatherless menjadi perhatian serius di Indonesia, mengingat pentingnya peran ayah sebagai mitra ibu dalam pengasuhan anak. Minimnya keterlibatan ayah dapat memicu berbagai dampak negatif pada anak, seperti gangguan kesehatan mental, kesulitan mengambil keputusan, disorientasi seksual, hingga rendahnya ketahanan diri yang meningkatkan risiko kekerasan seksual. Berdasarkan data SIGA tahun 2022, di Jawa Tengah terdapat 4,37% anak mengalami pengasuhan tidak layak dan 5.974 anak diasuh oleh salah satu orangtua. Data Simfoni PPA mencatat lonjakan kasus kekerasan anak dari 14.446 kasus pada 2021 menjadi 16.106 kasus pada 2022, dengan kekerasan seksual sebagai kasus terbanyak. Sayangnya, DP3AP2KB Jawa Tengah belum memiliki program penguatan peran ayah yang berkelanjutan, dan selama ini hanya terbatas pada gerakan dalam event tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang menekankan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan melalui materi seperti penguatan komunikasi afektif, emosi yang teratur, disiplin positif, serta keterlibatan aktif dalam pertumbuhan dan pendidikan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap peran strategis ayah dalam keluarga
Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Nilai Ekonomi Baru Masyarakat di Desa Pengampon
Desa Pengampon merupakan desa yang berada di Kabupaten Jombang, tepatnya berada di Kecamatan Kabuh. Desa Pengampon dikelilingi oleh lahan pertanian yang subur, sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Dimana rata-rata setiap masyarakat desa dapat memanen padi 2-3 kali dalam setahun. Pasca panen terdapat banyak sisa dari penggilingan berupa limbah kulit padi (sekam) yang belum dmanfaatkan secara maksimal. Berdasrkan hasil obesrvasi ditemukan 3 kesenjangan pada masyarakat desa pengampon, antara lain: minimya potensi ekonomi lokal, banyaknya limbah sekam padi yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, dan minimnya pengetahuan pengolahan limbah disekitar. Sehingga melalui ekgiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Universitas Darul Ulum Jombang mengadakan pelatihan Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Nilai Ekonomi Baru Masyarakat di Desa Pengampon. Kegiatan ini dilakukan dengan metode persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi berkelanjutan. Program ini menghasilkan peserta mempunyai pemahaman bahwa limbah sekam padi dapat diubah menjadi produk yang mempunyai nilai jual dan produk khas lokal desa pengampon, peserta pelatihan mempunyai kompetensi baru dalam mengolah limbah sekam padi menjadi media taman, briket aroma terapi, dan pupuk organic cair (POC).
 
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Lilin Aromaterapi Di Kelurahan Harjosari II Medan Amplas
A community service project entitled "Utilization of Used Cooking Oil in Making Aromatherapy Candles" involving Family Welfare Movement (PKK) women in Harjosari II Village, Jl. Dwikora No. 3, Medan Amplas District, North Sumatra Province, was conducted on April 29, 2025. The objective of this activity was to reduce environmental pollution caused by used cooking oil waste by processing it into aromatherapy candles. The used cooking oil waste was then developed into aromatherapy candles. Thus, household waste in the form of used cooking oil, which can cause environmental pollution, can be processed into a useful product and can increase household income. The target outputs are an aromatherapy candle product and a Bina Desa community service journal. To achieve these outputs, the methods applied include outreach, training, and hands-on practice to enhance the skills and creativity of participants. It is hoped that from this training, participants will gain knowledge and insight into processing used cooking oil and can also develop creative and innovative business ideas
PARSEL (Pemanfaatan Air Rebusan Seledri) Untuk Menurunkan Tekanan Darah Penederita Hipertensi Pada Wanita Menopause
Hypertension is a highly prevalent health problem among the elderly. Complementary therapy is a disease management method used to support conventional medical treatment or as an alternative treatment option outside of conventional medical treatment. Pharmacological treatments used for hypertension include beta blockers, angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitors, diuretics, alpha blockers, and calcium channel blockers. A consequence of using diuretics is that potassium levels in the body are flushed out alongside sodium in urine. Yhe depletion of potassium can cause muscle cramps and, in extreme cases, death. A health problem identified in Tajau Landung Village, RT 03, within the Sungai Tabuk I Community Health Center (UPTD), is the elderly with hypertension. The purpose of this community service activity, as a non-pharmacological therapy, is to help lower blood pressure in hypertension sufferers, especially menopausal women with hypertension. The methods used in this counseling and demonstration are to increase menopausal women's knowledge of simple non-pharmacological therapies that can be applied at home. The conclusion of the community service activity of celery boiled water to lower blood pressure in hypertension sufferers was carried out through counseling using PowerPoint in the work area of Sungai Tabuk 1 Health Center, Tajau Landung Village, Rt.03
MERANCANG PEMBELAJARAN MODEL SEQUANCED TERINTEGRASI EDDPUZZLE TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model Pembelajaran (Sequanced) dengan terintegrasi aplikasi eddpuzzle untuk meningkatkan berpikir kritis siswa. Penilitian ini menggunakan studi literatur. Teknik penelitian yang digunakan adalah studi Pustaka dengan cara menganalisis artikel yang berkaitan dengan topik penelitian. Pengumpulan data yang dilakukan dari berbagai sumber seperti buku, artikel jurnal yang didalamnya berkaitan dengan topik model pembelajaran (Sequanced) berbantuan EddPuzzle dalam optimalisasi berpikir kritis siswa di Seolah Dasar. Pada hasil penelitian ini, model Pembelajaran (Sequanced) dapat meningkatkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa dengan mengurutkan topik-topik pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong pemikiran kritis siswa. Para guru diharapkan mampu untuk mendesain Model pembelajaran inovatif lainnya serta media pembelajaran yang kreatif sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar dan pembelajaran abad 21.
 
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI DIMENSI TIGA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika pada materi dimensi tiga setelah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan GeoGebra. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 5 di SMA Negeri 5 Medan. Objek dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan GeoGebra. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan observasi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun Pelajaran 2024/2025. Pada setiap akhir siklus diberikan tes untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan matematis siswa. Hadil tes menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata pada proses penyelesaian jawaban siswa dalam setiap indikator kemampuan pemecahan masalah. Aspek memahami masalah pada siklus I yaitu 82,86, meningkat pada siklus II menjadi 94.29. Aspek merencanakan penyelesaian masalah pada siklus I yaitu 63.17, meningkat pada siklus II menjadi 81,59. Aspek melaksanakan penyelesaian pada siklus I yaitu 56,67 meningkat pada siklus II menjadi 78,41. Aspek memeriksa kembali pada siklus I yaitu 53,38 meningkat pada siklus II menjadi 68,10. Selanjutnya, Hasil tes kemampuan pemecahan masaah matematis siswa setelah pemberian tindakan pada siklus I diperoleh sebanyak 22 siswa atau 62,89 % siswa telah mencapai ketuntasan kemampuan pemecahan masalah dengan nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah pada siklus I sebesar 66,38. Selanjutnya , setelah pelaksanaan tindakan pada siklus II, diperoleh jumlah siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar sebanyak 30 siswa atau 85,71% dan nilai rata-rata kelas sebesar 80,48. Berdasarkan uraian-uraian diatas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan GeoGebra
EKSPLORASI MODEL EVALUASI LITERASI DIGITAL BERBASIS AI DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model evaluasi literasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi evaluasi literasi digital siswa di tengah perkembangan teknologi informasi yang pesat. Literasi digital tidak hanya mencakup keterampilan teknis dalam menggunakan perangkat, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, pemahaman etika digital, serta keamanan siber. Namun, metode evaluasi konvensional sering kali tidak mampu mengukur aspek-aspek kompleks tersebut secara akurat dan menyeluruh. Dalam konteks ini, AI dipandang sebagai solusi inovatif yang dapat memberikan evaluasi otomatis, adaptif, dan berbasis data real-time.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI.B di UPT SD Negeri Biringkaloro, Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki kemampuan dasar dalam menggunakan perangkat digital dan menunjukkan sikap positif terhadap literasi digital. AI dinilai memiliki potensi besar dalam mengevaluasi kompetensi literasi digital, seperti menganalisis aktivitas digital siswa, memberikan umpan balik otomatis, serta menilai pemahaman konten melalui pemrosesan bahasa alami.Namun, penerapan model evaluasi berbasis AI menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, dan isu etika privasi data. Oleh karena itu, keberhasilan implementasi model ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pengembang teknologi, dan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model evaluasi AI yang komprehensif dan adaptif, peningkatan kualitas data, pelatihan intensif bagi guru, serta integrasi model evaluasi AI ke dalam kurikulum literasi digital nasional. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat menjadi alat bantu strategis dalam membentuk generasi digital yang cerdas dan bertanggung jawab sejak usia dini.
 
Pengaruh Serviescape, Harga, Word of Mouth Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Toko National Elektronik Rantauprapat
Penelitian ini mempunyai tujuan dalam mengetahui dan menganalisa pengaruh servicescape, harga, word of mouth, dan citra merek terhadap kepuasan konsumen pada Toko National Elektronik Rantauprapat. Jenis penelitian adalah kuantitatif. Konsumen pada Toko National Elektronik Rantauprapat merupakan populasi yang akan diteliti dalam penelitian ini yaitu sebanyak 214 responden berdasarkan data jumlah pelanggan bulan Februari 2025. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan metode probability sampling. Jadi, jumlah sampel yang diperlukan adalah 139 responden. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner skala likert sebagai metode pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik seperti uji multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan normalitas data. Uji koefisien determinasi, uji parsial (t), dan simultan (F) digunakan untuk menguji analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa secara parsial dan simultan servicescape, harga, word of mouth, dan citra merek memberi pengaruh pada kepuasan konsumen pada Toko National Elektronik Rantauprapat.This study aims to determine and analyze the influence of servicescape, price, word of mouth, and brand image on consumer satisfaction at the Rantauprapat National Electronics Store. The type of research is quantitative. Consumers at the Rantauprapat National Electronics Store are the population to be studied in this study, namely 214 respondents based on customer data in February 2025. In this study, the sampling technique uses the Slovin formula with the probability sampling method. So, the number of samples needed is 139 respondents. This study uses observation, documentation, and Likert scale questionnaires as data collection methods. This study uses classical assumption tests such as multicollinearity, heteroscedasticity, and data normality tests. The coefficient of determination test, partial (t), and simultaneous (F) tests are used to test multiple linear regression analysis. The results of this study explain that partially and simultaneously servicescape, price, word of mouth, and brand image have an effect on consumer satisfaction at the Rantauprapat National Electronics Store
NARRATIVE STRUCTURE ANALYSIS OF F. SCOTT FITZGERALD’S THE GREAT GATSBY MOVIE
This thesis analyzes the narrative structure of Baz Luhrmann’s 2013 adaptation of The Great Gatsby using A.J. Greimas’ actantial model. The study aims to explore how the roles of actants influence the story’s progression and themes, and how the narrative structure shapes character relationships within the film. Employing a qualitative descriptive method, the research identifies and categorizes the six actants—Subject, Object, Sender, Receiver, Helper, and Opponent—within the movie’s plot. The analysis reveals that Jay Gatsby functions as the Subject in pursuit of Daisy Buchanan, the Object, with the supporting characters embodying various actantial roles that shape the film’s development. The study also applies Greimas’ canonical narrative schema to examine the narrative progression through stages of Manipulation, Competence, Performance, and Sanction. Findings show that the movie’s narrative structure not only follows a classical storytelling model but also reflects deeper socio-cultural themes such as the illusion of the American Dream, class struggle, and identity. Through this approach, the research highlights how structuralist narrative theory enhances the understanding of character dynamics and thematic complexity in cinematic adaptations of literary works