Jurnal Mandiri
Not a member yet
135 research outputs found
Sort by
Faktor-faktor Determinan Kemandirian Wanita dalam Berwirausaha untuk Wilayah Banten
Abstrak
Penelitian ini berupaya untuk mengukur kemandirian wirausahawan wanita dengan melihat kepada faktor-faktor yang mempengaruhinya, antara lain berupa: akses terhadap teknologi, pengalaman pernah kerja, kepemilikan anak, jumlah modal awal, dan tingkat pendidikan yang tinggi. Sampel yang diambil sebanyak 193 wirausahawan wanita yang memiliki usaha di wilayah provinsi Banten, dimana peneliti memberikan quesioner yang dijawab oleh responden. Metode untuk analisis data yang digunakan ialah model regresi binary logistic. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang sama dengan yang ditemukan oleh Chaganti (1986), Universitas George Washington dan Riza, Setianingsih dan Chandra (2016) yang menemukan bahwa pengalaman kerja pada tempat sebelumnya dapat meningkatkan peluang seorang wirausahawan wanita menjadi mandiri. Selain itu, akses teknologi sebagai bagian dari perekonomian digital juga ditemukan bisa mendorong peluang seorang wirausahawan wanita menjadi mandiri.
Abstract
This research is trying to measure the independence of women entrepreneurship by looking at various influencing factors such as Access to technology, working experience, owning a child, the amount of first capital and high level of education. The sample that is being used for this research is 193 respondent who lives in Banten. Questionnaires are used as an instrument for this research. The method of data analysis that is being used in this research are Binary Logistic Regression. The results from this research have shown the same result from findings of Chaganti (1986), and Riza, Setianingsih and Chandra (2016) which concluded that working experience can increase the probability for an independent women entrepreneurs. Moreover, access to technology as a part of the digital economy also has been proven can motivate the odds of women entrepreneur to become independent.
 
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP MODEL BISNIS PLATFORM OJEK ONLINE
The platform business model is currently becoming a concern, because it is quickly becoming a new tool in business strategy as a place to form ecosystems, making it easier to meet both sides, namely demand and supply. In Indonesia the online transportation-based platform business model is already underway, even one of the online motorcycle taxi companies already has assets in excess of 1 billion dollars and is known as a Unicorn company. In terms of demand for ojek online, it is required to provide alternative solutions to existing transportation systems, which in turn will provide satisfaction to online motorcycle taxi customers. The purpose of this study is to find out what factors influence the level of customer satisfaction. There were identified five factors that influence the level of customer satisfaction, namely: security and convenience (X1); service (X2); timeliness (X3); ease of ordering (X4) and price suitability (X5). The research method uses quantitative methods with multiple regression analysis approach to find out these factors to customer satisfaction (Y). Based on statistical tests, partially (t test) can be obtained that the price suitability factor (X5) has a significant effect on the level of customer satisfaction (Y). While together (F test), safety factors and comfort, service, timeliness, ease of ordering, and price suitability have a significant effect on the level of satisfaction of the online motorcycle taxi platform business model.
Abstrak
Model bisnis platform saat ini sedang menjadi perhatian, karena dengan cepat menjadi alat baru di dalam strategi bisnis sebagai tempat untuk membentuk ekosistem, sehingga lebih mudah untuk memenuhi dari dua sisi, yaitu permintaan dan pasokan. Di Indonesia model bisnis platform berbasis transportasi online sudah berjalan, bahkan salah satu perusahaan ojek online sudah memiliki aset di atas 1 miliar dolar dan dijuluki perusahaan unicorn. Dari sisi permintaan ojek online dituntut dapat memberikan alternatif solusi terhadap sistem transportasi yang ada, yang pada gilirannya adalah memberikan tingkat kepuasan kepada pelanggan ojek online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. Diidentifikasi ada lima faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan, yaitu: keamanan dan kenyamanan (X1); pelayanan (X2); ketepatan waktu (X3); kemudahan pemesanan (X4) dan kesesuaian harga (X5). Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi berganda untuk mengetahui faktor-faktor tersebut terhadap kepuasan pelanggan (Y). Berdasarkan uji statistik, secara parsial (uji t) di dapat hasil bahwa faktor kesesuaian harga (X5) berpengaruh nyata terhadap tingkat kepuasan pelanggan (Y). Sementara secara bersama-sama (uji F), faktor keamanan dan kenyamanan, pelayanan, ketepatan waktu, kemudahan pemesanan, dan kesesuaian harga berpengaruh nyata terhadap tingkat kepuasan model bisnis platform ojek online.
Kata Kunci : Tingkat Kepuasan, Model Bisnis, Platform, Ojek Onlin
PENGARUH PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT SURYA MASTIKA NUSANTARA
The purpose of this study is: To analyze how much influence the training has on the effectiveness of employee performance, how much influence the discipline has on the effectiveness of employee performance, how much influence training and discipline have on the effectiveness of employee performance. This research was conducted at PT. Surya Mustika Ciater Nusantara. South Tangerang. The method used in this study is an associative quantitative approach that is by describing the state of the respondent and description of the research variables in the frequency table and the percentage of the results of questionnaires through data analysis procedures, namely field research (observation, interviews, questionnaires). The population is 140 people and the sample is 100 people from the population. The correlation test results show a positive and significant influence between Training (X1) on employee performance (Y). If Training (X1) increases / increases to get a value of 1, then employee performance (Y) becomes: Ŷ = 54,015 + 0.080. 1 = 55,095 So it is estimated that employee performance will increase by 55,095. Discipline (X2) increases / increases to get a value of 1, then employee performance (Y) becomes: Ŷ = 51,769 + 0.125. 1 = 52,894. So it is estimated that employee performance will increase by 52,894. Effect of Training (X1) and Discipline (X2) on Employee Performance (Y) Multiple correlation testing shows that the value of sig. (2-tailed) between Training (X1) and Employee Performance (Y) is 0.002 <0.05, which means there is a significant correlation between training variables and employee performance variables.
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah :Untuk menganalisa Seberapa besar pengaruh pelatihan terhadap efektifitas kinerja karyawan, seberapa besar pengaruh kedisiplinan terhadap efektifitas kinerja karyawan, seberapa besar pengaruh pelatihan dan kedisiplinan terhadap efektifitas kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PT. Surya Mustika Nusantara Ciater.Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif asosiatif yaitu dengan mendeskripsikan keadaan responden serta deskripsi variable penelitian dalam tabel frekuensi dan presentase dari hasil penyebaran angket melalui prosedur analisis data yaitu penelitian lapangan (observasi, wawancara, kuesioner). Populasi sebanyak 140 orang jumlah karyawan dan sampelnya 100 orang dari populasi. Hasil uji korelasi menujukan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara Pelatihan (X1) Terhadap Kinerja karyawan (Y). Bila Pelatihan (X1) meningkat/ ditingkatkan hingga mendapat nilai 1, maka Kinerja karyawan (Y) menjadi : Ŷ = 54.015 + 0.080 . 1 = 55.095 Jadi diperkirakan Kinerja karyawan akan meningkat sebesar 55.095 . Disiplin (X2) meningkat/ ditingkatkan hingga mendapat nilai 1, maka Kinerja karyawan (Y) menjadi : Ŷ = 51.769 + 0.125 . 1 = 52.894 . Jadi diperkirakan Kinerja karyawan akan meningkat sebesar 52.894. Pengaruh Pelatihan (X1) dan Disiplin (X2) Terhadap Kinerja karyawan (Y) pengujian korelasi berganda menujukan bahwa nilai sig. (2-tailed) antara Pelatihan (X1) dengan Kinerja karyawan (Y) adalah sebesar 0,002 < 0,05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara variable pelatihan dengan variable kinerja karyawan.
Kata Kunci : Pelatihan, Disiplin, Kinerja dan Karyawan
 
ANALISA PERBANDINGAN TRANSAKSI DENGAN MENGGUNAKAN UANG ELEKTRONIK (E-MONEY) DAN DENGAN MENGGUNAKAN KARTU KREDIT ( STUDI KASUS PADA BANK BUMN ) PERIODE 2010-2015
The rapid development of information technology and also make progress in the field of the economy, especially the payment system that ultimately led to innovations in the field of payment instruments such as electronic money (e-money) and credit cards. Electronic money is a payment instrument issued on the basis of the value of money paid in advance by the holder to the issuer. Credit card is a payment instrument to use a card that can be used to make payments on the obligations arising from an economic activity and transactions, as for the issues to be examined in this study include: that of a comparative analysis of the number of transactions using electronic money (e-money ) and use a credit card bank Soes case study period (2010 to 2015). This research use quantitative research methods, namely the systematic scientific study of the parts and phenomena and relationships. The data used in this research is secondary and primary data. Data were collected using literature study, comparative research method used is research that compares two or more symptoms. The analysis showed that the 5% significance level was concluded that the two cards E-money and credit cards have differences in terms of number of transactions and so with a significance level of 5% was concluded that the two cards E-money and credit cards have differences in terms of the number of volume use.
Abstrak
Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi juga menciptakan kemajuan di bidang perekonomian khususnya sistem pembayaran yang akhirnya memunculkan inovasi dalam bidang instrumen pembayaran berupa uang elektronik (e-money) dan kartu kredit. Uang elektronik adalah alat pembayaran yang diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu oleh pemegang kepada penerbit. Kartu kredit adalah alat pembayaran dengan menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi dan transaksi, adapun permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini antara lain: yaitu tentang analisa perbandingan jumlah transaksi dengan menggunakan uang elektronik (e-money) dan menggunakan kartu kredit studi kasus bank BUMN (periode 2010 sampai dengan 2015). Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif , yaitu penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data sekunder dan primer. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode studi pustaka, metode yang digunakan penelitian komparatif yaitu penelitian yang membandingkan dua gejala atau lebih. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat signifikansi 5% didapatkan kesimpulan bahwa ke dua kartu E-money dan kartu kredit memiliki perbedaan di segi jumlah transaksi dan Jadi dengan tingkat signifikansi 5% didapatkan kesimpulan bahwa ke dua kartu E-money dan kartu kredit memiliki perbedaan di segi jumlah volume penggunaanya.
Kata Kunci : E-Money, Kartu Kredit, Kartu Beredar, Value, Transaksi, Perbandinga
Identifikasi Strategi Bersaing PT. Adira Dinamika Multifinance, Tbk cabang Baturaja
The study was conducted at Adira Finance Baturaja Branch. Types of data used are primary and secondary data that are through interviews and questioners to Chairman Branch, business partners and the respondents as many as 100 people. The method of analysis used through three stages; the first stages, the input stage, using matrix analysis EFE and IFE matrix analysis with total score of each were 3,25% and 3,00%; the second stage, the matching stage, using SWOT analysis and IE Matrix Internal External where Adira was on quadrant I that position to grow and built with the selection of alternative strategy is an intensive strategy; the third stage, decision stage, using analysis QSPM with priority strategy is market penetration.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal serta strategi bisnis yang sesuai dan cocok pada PT. Adira Finance, Tbk Cabang Baturaja kedepan sehingga mampu bersaing dan maju berkembang untuk masa yang akan datang. Penelitian dilakukan pada Adira Finance Cabang Baturaja. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder melalui wawancara dan kuesioner kepada Pimpinan Cabangperusahaan, mitra bisnis dan responden sebanyak 100 orang. Metode analisis yang digunakan melalui tiga tahapan; tahapan pertama disebut dengan penginputan data menggunakan analisis matrik EFE dan analisis matrik IFE dengan total skor masing-masing 3,25% dan 3,00%; tahapan kedua mencocokkan data menggunakan analisis SWOT dan IE Matrik Internal Eksternal dimana adira berada pada kuadran I yaitu posisi tumbuh dan membangun (growth and built) dengan pemilihan strategi alternatif (strategi yang intensif); dan tahap ketiga tahap keputusan menggunakan analisis QSPM dengan prioritas strategi (penetrasi pasar).
Kata Kunci : Matriks EFE, Matrik IFE, SWOT, Matrik IE, dan QSP
Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Motivasi Warga Belajar pada (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) PKBM Cipta Tunas Karya
Abstrak
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi Lingkungan sekolah, Bagaimana motivasi warga belajar, dan seberapah besarkah pengaruh Lingkungan sekolah (X) terhadap motivasi warga belajar (Y) PKBM Cipta Tunas Karya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, keseluruhan warga belajar Cipta Tunas Karya dijadikan responden dengan jumlah 210 responden, dan sampel yang digunakan adalah random sampling sebanyak 90 sampel. Hasil dalam penelitian ini adalah Lingkungan Sekolah (X) belum optimal. Ini terlihat dari disiplin sekolah yang masih kurang disiplin, baik dari tutornya dan juga dari warga belajarnya dan sarana sekolah yang diharapkan dapat mendukung berlangsungnya kegiatan belajar yang nyaman masih kurang memadai. Motivasi (Y) belum optimal. Ini terlihat dari sarana fisik sekolah yang masih kurang memadai dan peraturan yang diterapkan terlalu longsar sehingga warga belajar kurang termotivasi. Nilai signifikansi jalur pengaruh langsung diperoleh thitung = 3.54, nilai ini lebih besar dari nilai ttabel (0,05) =1.66. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa Pengaruh Lingkungan Sekolah (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi warga belajar (Y). Nilai kooefisien jalur diketahui bahwa Pengaruh langsung Lingkungan (X) terhadap Motivasi (Y) mempunyai koefisien jalur sebesar 0.46. Dengan demikian Pengaruh Lingkungan (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi (Y).
Abstract
The purpose of this research is to find out how the condition of the school environment, how the motivation of citizens to learn, and how much influence the school environment (X) on the motivation of citizens learning (Y) Cipta Tunas Karya PKBM. By using a quantitative descriptive research method, the entire population of Cipta Tunas Karya learned were respondents with a total of 210 respondents, and the sample used was 90 sampling randoms. The results in this study are the School Environment (X) is not optimal. This can be seen from the school discipline that is still lacking in discipline, both from the tutor and also from the residents of learning and school facilities which are expected to support the ongoing learning activities that are still inadequate. Motivation (Y) is not optimal. This can be seen from the physical facilities of schools which are still inadequate and the regulations applied are too loose so that citizens learn less motivated. The significance value of the direct influence path obtained tcount = 3.54, this value is greater than the value of ttable (0.05) = 1.66. Based on these results it can be stated that the Influence of School Environment (X) has a significant effect on the motivation of learning citizens (Y). The path coefficient value is known that the direct effect of the Environment (X) on Motivation (Y) has a path coefficient of 0.46. Thus the influence of the environment (X) has a significant effect on motivation (Y)
Pengaruh Disiplin dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan pada SMK SASMITA JAYA I Pamulang
The purpose of this research is to find out whether there is a positive and significant effect of discipline on employee performance, to find out whether there is a positive and significant effect on motivation on employee performance and to find out whether there is a positive and significant influence of discipline and motivation on employee performance simultaneously. This research was conducted to employees of SMK SASMITA JAYA I PAMULANG. This research uses quantitative descriptive methods with survey techniques. The data collection instrument used was a closed questionnaire with a Likert scale with a population of 110 employees, with a sample of respondents as many as 110 employees in SMK SASMITA JAYA I PAMULANG. Data were analyzed using statistical methods with SPSS version 23 for windows. The results of this study indicate that: (1) The results of the disciplinary hypothesis test show a t value of 9.044 which is then compared with t table of 1.982, which means that the hypothesis in this study rejects Ho and accepts Ha. Thus it can be concluded that the H1 hypothesis "Discipline has a positive and significant effect on employee performance" is accepted. (2) The results of testing the motivation hypothesis show the t value of 8.698 which is then compared with the t table of 1.982, which means that the hypothesis in this study rejects Ho and accepts Ha. Thus it can be concluded that the H2 hypothesis "Motivation has a positive and significant effect on employee performance" is accepted. (3) The results of statistical calculations show the calculated F value = 85.186 which is then compared to the F table of 3.08, which means that the hypothesis in this study rejects Ho and accepts Ha. Thus it can be concluded that the H3 hypothesis "Discipline and Motivation have a positive and significant effect simultaneously on employee performance" is accepted.
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan disiplin terhadap kinerja karyawan, apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan dan apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan disiplin dan motivasi terhadap kinerja karyawan secara simultan kepada karyawan SMK Sasmita Jaya I Pamulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan skala likert dengan jumlah populasi sebanyak 110 orang karyawan, dengan sampel responden sebanyak 110 orang karyawan pada SMK Sasmita Jaya I Pamulang. Data dianalisis dengan menggunakan metode statistik dengan program SPSS versi 23 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Hasil pengujian hipotesis disiplin menunjukkan nilai thitung sebesar 9,044 yang kemudian dibandingkan dengan ttabel yaitu 1,982, yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini menolak H0 dan menerima Ha. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis H1 “Disiplin mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja karyawan” diterima. (2) Hasil pengujian hipotesis motivasi menunjukkan nilai thitung sebesar 8,698 yang kemudian dibandingkan dengan ttabel yaitu 1,982, yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini menolak Ho dan menerima Ha. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis H2 “Motivasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja karyawan” diterima. (3) Hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai Fhitung = 85,186 yang kemudian dibandingkan dengan Ftabel yaitu 3,08, yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini menolak Ho dan menerima Ha. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis H3 “Disiplin dan Motivasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap terhadap Kinerja karyawan” diterima.
Kata Kunci : Disiplin, Motivasi dan Kinerja Karyawan
 
Pemetaan Penyelenggaraan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SMA Kota Tangerang Selatan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sekolah Menengah Atas (SMA) manakah yang sudah meyelenggarakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), dan untuk mengetahui penyelenggaraan PPK di SMA Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah SMA di Kota Tangerang Selatan. Penetapan informan sebagai sumber data yang dipilih menggunakan teknik snowwball sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi Data, Paparan Data, Penarikan Kesimpulan Data dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) SMA N 2 Tangerang Selatan sudah melaksanakan PPK melalui kegiatan pembiasaan, kegiatan pembelajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler. SMA Waskito sudah melaksanakan PPK melalui kegiatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan pembiasaan dan kegiatan tahunan. 2) PPK di SMA N 2 Tangerang Selatan, kegiatan pembiasaan: bersalaman dengan guru sebelum masuk kelas, upacara bendera setiap hari senin, menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum kegiatan pembelajaran, budaya bersih sebelum pulang sekolah, budaya imtaq seperti tadarus, pembacaan asmaul husna dan ceramah; kegiatan pembelajaran: menginterasikan nilai-nilai karakter ke dalam mata pelajaran; kegiatan ekstrakurikuler: pramuka untuk membentuk karakter kedisiplinan dan kemandirian. Ikatan Remaja Masjid (Irmas) untuk membentuk karakter religius. PPK di SMA Waskito, kegiatan pembelajaran: menginterasikan nilai-nilai karakter ke dalam mata pelajaran; kegiatan ekstrakurikuler: rohis, dan pramuka, kegiatan pembiasaan: upacara bendera setiap hari senin, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran, kegiatan tahunan: live in, yaitu suatu program di mana siswa kelas XI tinggal di rumah warga dalam kurun waktu 1-2 hari. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan PPK di SMA N 2 Tangerang Selatan dan SMA Waskito sudah dilakukan dengan baik.
AbstractThis study aims to determine which High Schools (SMA) have carried out Strengthening Character Education (PPK), and to determine the implementation of PPK in South Tangerang City High School. The method used in this research is descriptive qualitative research. The object of this study was a high school in South Tangerang City. Determination of the informant as the source of data chosen using a snowball sampling technique. The results showed that 1) SMA N 2 Tangerang Selatan had carried out PPK through habituation activities, learning activities, and extracurricular activities. Waskito High School has implemented PPK through learning activities, extracurricular activities, habituation activities and annual activities. 2) PPK at SMA N 2 Tangerang Selatan, habituation activities: shaking hands with the teacher before entering class, flag ceremony every Monday, singing Indonesia Raya songs before learning activities, clean culture before leaving school, imtaq culture such as tadarus, reading asmaul husna and lecturing ; learning activities: integrating character values into subjects; extracurricular activities: scouts to shape the character of discipline and independence. Mosque Youth Association (Irmas) to form religious character. PPK at Waskito High School, learning activities: integrating character values into subjects; extracurricular activities: spiritual and scouting, habituation activities: flag ceremonies every Monday, praying before and after learning activities, annual activities: live in, a program in which class XI students stay in residents' homes within 1-2 days. Based on the results of the study it can be concluded that PPK in SMA N 2 Tangerang Selatan and Waskito High Schools has been done well.
 
ANALISIS KONSEP ETIKA BISNIS TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL SELASA PANAM KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
This research is a field research in Jalan HR. Soebrantas Panam, Tuah Karya, Tampan, Pekanbaru City. The background is that traders must apply business ethics in buying and selling transactions, but in the traditional market of Selasa Panam Subdistrict Tampan Pekanbaru City still do irregularities including: reducing the dose of the scales, hiding defects in goods, and also there are some traders when serving buyers not being friendly or generous, this can be seen from a less friendly face. Then what about the Sharia Ecomony review of the business ethics of buying and selling transactions in the market? The subject of research for traders, the object of business behavior. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. Analysis of the data is descriptive analysis where the data obtained is analyzed and presented in the form of an analysis table. Based on the results of observations and questionnaires obtained from traders, there are several points of business ethics that are applied, namely halal, trustworthiness, justice, non-coercion and endorsement, so this is in line with business ethics in buying and selling transactions according to the Sharia Economy. However, at honest and usury points there are still fraudulent actions that are not appropriate. So it can be concluded that business ethics in buying and selling transactions in the traditional markets Tuesday Panam Tampan Pekanbaru which are reviewed according to the Sharia Economy in general have not been well implemented by traders. Traders still commit fraud (reducing doses, hiding defects of goods, and others), this is contrary to Islamic law.
Abstrak
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) di Jalan HR. Soebrantas Panam, Tuah Karya, Tampan, Kota Pekanbaru. Yang melatar belakanginya adalah bahwa pedagang harus menerapkan etika bisnis dalam transaksi jual beli, namun di pasar tradisional selasa Panam Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru masih melakukan penyimpangan diantaranya: pengurangan takaran dari timbangan, menyembunyikan cacat barang, dan juga ada bebera papedagang ketika melayani pembeli tidak bersikap ramah atau murah hati, hal ini dapat dilihat dari raut wajah yang kurang bersahabat. Lalu bagaimana tinjauan Ekomoni Syariah terhadap etika bisnis transaksi jual beli di pasar tersebut?. Subjek penelitian para pedagang, objeknya perilaku bisnis. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya bersifat deskriptif Analisis dimana data yang diperoleh dianalisis dan disajikan dalam bentuk tabel analisis. Berdasarkan hasil observasi dan kuesioner yang diperoleh dari para pedagang maka ada beberapa poin etika bisnis yang diterapkan, yaitu halal, amanah, keadilan, tidak memaksa dan ikhtikar, maka hal ini sudah sesuai dengan etika bisnis dalam transaksi jual beli menurut Ekonomi Syariah. Namun pada poin jujur dan riba masih terdapat tindakan kecurangan yang tidak sesuai. Maka dapat disimpulkan bahwa etika bisnis dalam transaksi jual beli di pasar tradisional Selasa Panam Tampan Pekanbaru yang ditinjau menurut Ekonomi Syariah secara umum belum diterapkan dengan baik oleh para pedagang. Pedagang masih melakukan penipuan (mengurangi takaran, menyembunyikan cacat barang, dan lainnya), hal ini bertentangan dengan syariat Islam.
Kata Kunci : Analisis, Konsep, Etika Bisnis, Transaksi, Jual Beli
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMK NEGERI KABUPATEN TANGERANG
General of this study is to find and analyze the objectives empirically the influence of the learning approach on mathematics learning outcomes, the influence of student interest in mathematics learning outcomes, the effect of the interaction of learning models and student interest in mathematics on learning outcomes. The method used is experimental or true experiment design, namely post test only control design. The target population is all students in class X of SMK Negeri 1 Tangerang Regency and SMK Negeri 7 Tangerang Regency 2014/2015 academic year, with a total of 2800 students as many as 70 classes. The research samples taken were 60 people, chosen proportionally using cluster sampling with a simple random sampling technique that was homogeneous. The technique of collecting data through questionnaires (questionnaires) and test questions about mathematics learning outcomes. Data analysis for testing the research hypothesis using the two-way ANOVA test. The results of the study show that (1). There is a significant influence between cooperative learning models on learning outcomes as indicated by F = 29,637 and Sig = 0,000. (2). There is an influence of student learning interest on mathematics learning outcomes which is indicated by F = 61.105 and Sig = 0.000. (3). There is no significant interaction effect between the learning approach and students' learning interest in mathematics on the mathematics learning outcomes indicated by F = 3.293 and Sig = 0.075. Then the mathematics learning outcomes of students who are taught using the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning approach are higher than using conventional methods, and also to improve the mathematics learning outcomes of teachers should often attend training in the field of learning models with the latest methods that are appropriate for development.
Abstrak
Umum dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis tujuan secara empiris pengaruh pendekatan pembelajaran terhadap hasil belajar matematika, pengaruh minat siswa terhadap hasil belajar matematika, pengaruh interaksi model pembelajaran dan minat siswa pada matematika terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah eksperimen atau true experiment design, yaitu post test only control design. Populasi target adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 1 Kabupaten Tangerang dan SMK Negeri 7 Kabupaten Tangerang tahun pelajaran 2014/2015, dengan jumlah siswa 2800 orang sebanyak 70 kelas. Sampel penelitian yang diambil berjumlah 60 orang, yang dipilih secara proporsional menggunakan cluster sampling dengan teknik sampel acak sederhana yang bersifat homogen. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket (kuisioner) dan soal tes hasil belajar matematika. Analisa data untuk uji hipotesis penelitian menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar yang ditunjukan dengan F= 29,637 dan Sig = 0,000. (2). Terdapat pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika yang ditunjukan dengan F= 61,105 dan Sig = 0,000. (3). Tidak terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dan minat belajar siswa pada matematika terhadap hasil belajar matematika yang ditunjukan dengan F= 3,293 dan Sig = 0,075. Maka hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih tinggi dari pada menggunakan metode konvensional, dan juga untuk meningkatkan hasil belajar matematika para guru sebaiknya sering mengikuti pelatihan dalam bidang model pembelajaran dengan metode terbaru yang sesuai perkembangan
Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran, Minat Belajar, Hasil Belajar Matematika