Jurnal Mandiri
Not a member yet
135 research outputs found
Sort by
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN PMO DAN TATA KELOLA PROYEK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA BANK X
Di dalam tata kelola proyek, PMO sebagai unit organisasi yang mengawal, memonitor, mengontrol dan mengelola proyek-proyek berbasis teknologi informasi memiliki peran yang sangat penting. Semakin tinggi tingkat kematangan organisasi PMO dan tingkat kematangan proses tata kelola proyek semakin baik di dalam implementasi proyek, mengingat pengembangan proyek teknologi informasi memerlukan biaya yang sangat besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan PMO dan Tata Kelola Proyek berbasis TI. PMO merupakan fenomena baru di dunia usaha saat ini, khususnya bagi perusahaan yang berbasis proyek mempunyai peran atau fungsi yang berbeda di tiap organisasi. Untuk melihat tingkat kematangan proses Tata Kelola Proyek berbasis TI dan tingkat kematangan organisasi IT PMO di dalam pengelolaan proyek berbasis TI, dilakukan penelitian tingkat kematangan PMO di dalam proses tata kelola proyek dengan menggunakan pendekatan proses tata kelola teknologi informasi COBIT, dan pendekatan teori Hills (2004) mengenai tingkat kompetensi unit organisasi PMO. Tingkat kematangan proses tata kelola proyek saat ini berada pada tingkat 3, atau proses tata kelola sudah didefinisikan secara tepat untuk tujuan bisnis dan teknis (defined process). Tingkat kompetensi organisasi saat ini berada pada tahap 2, atau Basic PMO
PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT MUHAMMAD ABDUH
Tulisan ini membahas Pemikiran Muhammad Abduh tentang pembaharuannya pada pendidikan Islam, Sebagai penggiat yang menganut paham Tajdid (pembaharu) Abduh memandang bahwa pendidikan adalah sarana yang sangat penting demi terwujudnya generasi yang siap menerima perubahan baik itu yang datang dari pengaruh luar (Barat) ataupun memang perubahan yang datang dari Islam sendiri guna menjawab tantangan zaman. Tulisan ini mendukung dan menguatkan teori dan pemikiran Abduh tentang perbaikan dan perubahan sistem pendidikan pada waktu itu (Al-Azhar) dengan konsep-konsep seperti penerapan kurikulum yang integral antara umum dan agama, serta memperbaiki sistem pembelajaran yang metode ceramah dengan diskusi, serta memandang akal adalah suatu karunia tuhan untuk media mengapai informasi dan konfirmasi dalam menangkap ilmu pengetahuan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan studi literature (library research) atau penelitian pustaka, yaitu merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian, hal ini mengacu pada buku-buku dan data-data karya ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan penelitian. Sumber penelitian ini adalah karya-karya dari Muhammad Abduh seperti Risalah Tauhid dan Tafsir Al-Manar, sedangkan sumber-sumber sekunder adalah buku-buku atau tulisan berkenaan dengan pemikiran Muhammad Abduh dalam bidang Pendidikan, sifat penelitian yang digunakan adalah deskriptif-analisis-kritis dengan pendekatan sosiologis-historis
PENGARUH DISIPLIN, MOTIVASI, DAN KOMPETENSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PAMULANG, TANGERANG SELATAN TAHUN AKADEMIK 2016-2017)
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar, pengaruh motivasi terhadap prestasi belajar dan pengaruh kompetensi terhadap prestasi belajar serta pengaruh disiplin, motivasi dan kompetensi terhadap prestasi belajar secara simultan. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka yang nantinya akan dianalisis menggunakan statistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Disiplin, Motivasi, dan Kompetensi Terhadap Prestasi Belajar pada mahasiswa Universitas Pamulang. Pada penelitian ini, penulis menjadikan mahasiswa Universitas Pamulang Tahun Akademik 2016-2017 sebagai populasi totalnya berjumlah 35.246 mahasiswa. Adapun jumlah sampel diperoleh dari perhitungan yang dikemukakan oleh Slovin dalam Husain (2003 : 146) dengan tingakat galat sebesar 10% diperoleh hasil 99,72. Dibulatkan menjadi 100 responden. Analisis data menggunakan SPSS Versi 17. Teknik uji sampling menggunakan metode sensus dan teknik pengambilan data diantaranya uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan uji regresi linear berganda serta uji hipotesis. Hasil uji simultan yang telah dilakukan maka variabel Displin, Motivasi dan Kompetensi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Prestasi Belajar nilai koefisien determinasi sebesar 0,636 artinya data tersebut mengindikasikan bahwa disiplin, motivasi, dan kompetensi secara bersama-sama mempunyai kontribusi sebesar 63,6% terhadap prestasi belajar dan selebihnya 36,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Hal ini sesuai dengan rumusan masalah yaitu disiplin, motivasi dan kompetensi secara simultan berpengaruh terhadap prestasi belajar
PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI, DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) CABANG PAMULANG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, motivasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada Pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Cabang Pamulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan asosiatif dengan tehnik pengambilan sampel proporsional random sampling. Metode analisis data menggunakan deskriptif dan verifikatif dengan analisis regresi, determinasi, serta pengujian hipotesis secara parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen hal itu konsisten dengan nilai probability signification < 0,05, kontribusi pengaruhnya sebesar 49,2%. Pengujian hipotesis secara simultandiperoleh probability F-statistic < 0,05 dengan demikian H1 diterima. 
PENGARUH INSENTIF TERHADAP KINERJA GURU PADA SMK MULIA BUANA BOGOR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemberian insentif, mengetahui kinerja guru dan mengetahui seberapa besar pengaruh insentif terhadap kinerja Guru Pada SMK Mulia Buana Bogor. Berhubung populasi hanya 52 orang maka penulis menggunakan sampel jenuh dengan studi populasi. Jadi dalam penelitian ini penulis mengambil sampel sebanyak 52 orang. Tekhnik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis kuantitatif yaitu dengan mendeskripsikan keadaan responden serta deskripsi variabel penelitian dalam frekuensi dan prosentase dari hasil penyebaran kuisioner tersebut dengan melalui prosedur analisis data. Pelaksanaan pemberian jenis jenis kompensasi termasuk insentif Untuk dapat mengetahui seberapa besar pengaruh insentif terhadap kinerja Guru Pada SMK Mulia Buana Bogor, penulis menganalisa dengan menggunakan metode analisis korelasi product moment hasilnya sebesar 0,54, artinya menunjukan pengaruh yang cukup kuat Koefisien determinasi dan uji signifikansi yang signifikan. Pengujian koefisien determinasi Pengaruh insentif terhadap SMK Mulia Buana Bogor sebesar 29,2%. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara kebijakan insentif terhadap kinerja guru, sehingga 29,2% dipengaruhi oleh pemberian insentif sedangkan 70,8% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lain
PENGARUH KEADILAN PROSEDURAL YANG DITERAPKAN KEPEMIMPINAN PEGAWAI DAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI TERHADAP KINERJA DARI PEGAWAI BPBD PROVINSI RIAU
Tujuan Penelitian ini adalah : Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Keadilan Prosedural terhadap Kinerja Pegawai BPBD Provinsi Riau ?, Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Keadilan Prosedural terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja Pegawai BPBD Provinsi Riau ?, Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai BPBD Provinsi Riau?, Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja melalui Kepuasan Kerja Pegawai BPBD Provinsi Riau ?.Untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Keadilan Prosedural dan Kepemimpinan terhadap Kinerja melalui Kepuasan Kerja Pegawai BPBD Provinsi Riau ? Lokasi Penelitian akan dilakukan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau, Jl.. Jend. Sudirman No. 438, Pekanbaru – Riau. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang terdapat pada BPBD Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini relatif kecil yaitu 32 orang (Per November 2012), maka seluruh populasi diambil sebagai responden penelitian ini. Dengan demikian penelitian ini menggunakan metode sensus. Faktor Keadilan Prosedural, dalam penelitian ini terbukti memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam membangun Kinerja Pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau di Kota Pekanbaru sebesar 69,9%, sedangkan sisanya 30,1% yang bisa saja dihubungkan oleh faktorfaktor lain yang tidak dimasukan kedalam model ini. Faktor Kepemimpinan, dalam penelitian ini terbukti memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam membangun Kinerja Pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau di Kota Pekanbaru sebesar 69%, sedangkan sisanya 31% yang bisa saja dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukan kedalam model ini. Faktor Keadilan Prosedural, dalam penelitian ini terbukti kepemimpinan melalui kepuasan kerja memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam membangun Kinerja Pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau di Kota Pekanbaru sebesar 64,4%, sedangkan sisanya 36,6% yang bisa saja dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukan ke dalam model ini. Faktor Kepemimpinan dalam penelitian ini terbukti berhubungan dengan Keadilan Prosedural sebesar 62,2%, sedangkan sisanya 37,8% yang bisa saja dihubungani oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukan kedalam model ini. Faktor Keadilan Prosedural berhubungan terhadap Kepemimpinan yang artinya bahwa Keadilan Prosedural dan Kepemimpinan merupakan faktor yang menjadi penting dalam meningkatkan Kinerja yang ada di badan penanggulangan bencana daerah provinsi riau di kota pekanbaru. 
PENGARUH TATA KELOLAH PEMILIH DAN LOGISTIK PEMILU TERHADAP EPEKTIFITAS PEMILU GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR BANTEN TAHUN 2017 DI KPU KOTA TANGERANG
Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Tata Kelolah Pemilih (X1) Terhadap Efektivitas Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017(Y) sebesar 0.315. Koefesien korelasi ini signifikan dan memiliki tingkat hubungan rendah berada pada interval nilai 0.200-0.399. Terdapat pengaruh positif dan signifikan Penyiapan Logistik Pemilu (X2) Terhadap Efektivitas Pemilu (Y) sebesar 1.000. Koefesien korelasi ini signifikan dan memiliki tingkat hubungan sangat tinggi berada pada interval nilai 0.800-1.000. Sedangkan hasil uji statistic korelasi berganda (R) menujukan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Tata Kelolah Pemilih (X1) dan Penyiapan Logistik Pemilu (X2) Terhadap Efektivitas Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017(Y) sebesar 0.329. Hal ini menujukan adanya pengaruh lemah antara Tata Kelolah Pemilih (X1) dan Penyiapan Logistik Pemilu (X2) secara bersama–sama terhadap efektivitas Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017 (Y). Hasil uji thitung yang dikonsultasikan t tabel hasilnya ternyata variable Tata Kelolah Pemilih terhadap variable Efektivitas Pemilu hasil uji hipotesis ke-1 Ho ditolak dan Ha diterima karena thitung (3.114) > ttabel (1.980). Variabel Penyiapan Logistik Pemilu terhadap Variabel Y hasil uji hipotesis ke-2 Ha diterima dan Ho ditolak karena thitung (2.157) > ttabel (1.980). Selanjutnya untuk variable X1 (Tata Kelolah Pemilih) dan Variabel X2 (Penyiapan Logistik Pemilu) terhadap variable Y uji hipotesis ke-3 Ha diterima dan Ho ditolak setelah dikonsultasikan dengan F tabel ternyata Fhitung (5.272) > Ftabel (1.39), maka secara bersama-sama Tata Kelola Pemilih dan Penyiapan Logistik Pemilu berpengaruh terhadap Efektivitas Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017
PENGARUH PERAN NILAI PELANGGAN DAN CITRA MEREK TERHADAP KINERJA PEMASARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai pelanggan dan citra merek untuk meningkatkan kinerja pemasaran pada PT. Berkah Motor. Metode yang digunakan adalah explanatory research, dan pengujian hipotesis. Dengan teknik survei, menyebar kuesioner dengan skala Likert. Teknik penentuan memakai sampling jenuh dengan 56 responden.Teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferesial yaitu: Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Berganda, Analisis Koefisien Korelasi, Analisis Koefisien Determinasi (R2), Pengujian Hipotesis dengan (uji t) dan Uji F atau (ANOVA). Hasil Pengujian dan analisisnya adalah sebagai berikut :1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara nilai pelanggan terhadap kinerja pemasaran, dengan korelasi 0,592 dan kontribusi pengaruh sebesar 35,1%. Uji hipotesis diperoleh Ï value 0,000 < 0,05.2. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara citra merek terhadap kinerja pemasaran, dengan korelasi 0,640 dan kontribusi pengaruh sebesar 40,9%. Uji hipotesis diperoleh Ï value 0,000 < 0,05.3. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara nilai pelanggan dan citra merek secara simultan terhadap kinerja pemasaran dengan korelasi 0,685 dan kontribusi pengaruh sebesar 46,9% sedangkan sisanya sebesar 53,1% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh Ï value 0,000 < 0,05
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI RIAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kinerja Pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau yang dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja. Analisis dilakukan terhadap sampel 55 pegawai dari 102 populasi yang ada, dengan menggunakan metode Descriptive Survey dan Explanatory Survey yang dikumpulkan melalui kuesioner. Kemudian hasil pernyataan dari responden diolah dan dilakukan pengujian dengan uji validitas dan reliabilitas serta selanjutnya dilakukan analisis terhadap gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja serta pengaruhnya terhadap kinerja pegawai melalui pengujian hipotesis. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja tidak secara signifikan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi sebesar – 0,354. Sedangkan variabel gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 0,747. Sebesar 52,4% Kinerja pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dipengaruhi oleh Gaya Kepemimpinan dan Kepuasan Kerja. Sedangkan hipotesis yang menyatakan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan kepuasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai tidak terbukti karena hanya variabel gaya kepemimpinan saja yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan variabel kepuasan kerja tidak ikut berpengaruh secara bersama-sama berdasarkan hasil uji-t
PREFENSI KONSUMEN TERHADAP PERMINTAAN MUR SPESIAL PADA PT. TRIDAYA EKA SEMESTA
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dijadikan konsumen dalam mengambil keputusan menentukan permintaan terhadap mur spesial, untuk mengetahui pilihan mur spesial yang lebih diminati konsumen, untuk menganalisis tingkat sensitifitas masing-masing pilihan jika bobot faktor dinaikkan. Secara umum, biasanya penilaian pelanggan terhadap satu produk adalah perbandingan antara benefit (manfaat) yang dirasakan atas penggunaan suatu produk dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan produk tersebut. Untuk mendapatkan nilai (value) pelanggan yang sesuai dengan persepsi pelanggan, maka suatu perusahaan penyedia selalu harus mengikuti dengan menyediakan produk/jasa yang sesuai, karena nilai (value) pelanggan selalu berubah sepanjang waktu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuisioner; membuat dan menyebar pertanyaan yang berhubungan dengan prefensi konsumen tehadap produk mur spesial dengan membandingkan faktor -faktor yang menurut responden lebih dominan antara satu faktor terhadap faktor lain. Responden diambil berdasarkan data personal yang dipilih oleh PT. Tridaya Eka Semesta bekerja sebagai konsumen atau pembeli (purchaser), quality control, gudang penerimaan barang, dan bagian produksi. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Anatical Hierarchy Process (AHP) Thomas Saaty, dan dikonstruksikan sebagai berikut: dengan menggunakan software (program pengolah data) expert choice. Hasil penelitian yang diperoleh adalah faktor bahan baku menjadi prioritas utama perusahaan perakit spare part sepeda motor dalam menentukan pilihan terhadap mur spesial. Ditunjukan dalam pendapatan bobot 37,50 %, yang diikuti oleh kesesuaian spesifikasi teknis (ST) menjadi prioritas kedua dengan bobot 35,40 % wujud fisik (WF) dengan bobot 14,20 % menjadi prioritas ketiga kemasan (KM) dengan bobot 6,6 % dan yang menjadi prioritas terendah adalah waktu pengiriman (WK) dengan bobot 6,2 %. Tingkat konsistensi responden (ICR) adalah sebesar 4 %, maka penilaian atas pembobotan tersebut dianggap konsisten karena angka yang ditunjukan mensyaratkan di bawah 10 %. Perbandingan antara dua merek yang menjadi pemasok mur spesial, yaitu Tridaya dan Inter. Terlihat bahwa Tridaya mampu memenangkan persaingan dengan bobot sebesar 75,1 % sedangkan kompetitor yakni Inter menempati urutan berikutnya dengan bobot 24,9 %. Analisis sensitifitas adalah faktor bahan baku jika dinaikkan menjadi 75 % maka bobot pilihan terhadap mur spesial Tridaya berubah dari 75,1 % menjadi 74,7 % (menurun sebesar 0,4 %). Jika faktor wujud fisik dinaikkan menjadi 50 % maka bobot pilihan terhadap mur spesial Tridaya berubah dari 75,1 % menjadi 75,3 % (naik sebesar 0,2 %). Jika faktor kemasan dinaikkan menjadi 40 % maka bobot pilihan terhadap mur spesial Tridaya berubah dari 75,1 % menjadi 74,6 % (menurun menjadi 0,5 %). Sedangkan jika faktor waktu pengiriman dinaikkan menjadi 30 % maka bobot pilihan terhadap mur spesial Tridaya berubah dari 75,1 % menjadi 75,8 % (akan naik sebesar 0,7 %)