Jurnal Teknologi Rekayasa (JTERA) / Journal of Engineering Technology
Not a member yet
    100 research outputs found

    Sistem Monitoring Konsumsi Daya Listrik Jarak Jauh Berbasis Internet of Things

    Get PDF
    Teknologi Internet of Things (IoT) dapat mempermudah aktifitas manusia dalam melakukan proses pengendalian dan pemantauan suatu perangkat. Seperti pada proses pemantauan konsumsi daya listrik pada sebuah gedung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan teknologi IoT pada sistem monitoring konsumsi daya listrik. Sistem ini dilengkapi dengan sensor ZMPT101B, SCT 013-000, dan Ethernet Shield. Sensor ZMPT101B digunakan untuk mengukur  amplitudo tegangan AC, sedangkan sensor SCT 013-000 merupakan sensor yang digunakan untuk mengukur arus AC. Ethernet Shield  digunakan untuk mengirim data dari mikrokontroler Arduino Uno R3 ke internet. Sistem monitoring ini kemudian dapat diakses menggunakan antarmuka Ubidots. Hasil pengujian sensor tegangan menunjukan tingkat akurasi sebesar 98,93%, pengujian sensor arus memiliki tingkat akurasi sebesar 95,66%, dan pengujian konsumsi daya listrik memperlihatkan tingkat akurasi sebesar 97,56%. Parameter daya listrik ini juga dapat dipantau melalui perangkat antarmuka Ubidiots dengan menggunakan akses internet

    Desain Aplikasi E-KMS (Kartu Menuju Sehat Elektronik) Berbasis Android sebagai Sistem Monitoring Perkembangan Anak

    Get PDF
    Pertumbuhan anak dapat dipantau dengan melihat status gizi secara teratur, salah satunya menggunakan KMS (Kartu Menuju Sehat). Saat ini, pencatatan data perkembangan anak diinput setiap bulan pada Posyandu atau Puskesmas secara manual pada buku Kesehatan Ibu dan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem KMS elektronik (E-KMS) untuk memonitoring status gizi anak berbasis Android. Dengan E-KMS orangtua dapat melihat catatan status gizi anak yang terdaftar dalam Kartu Keluarga yang sama, sehingga orangtua dapat melihat perkembangan setiap anak. Status gizi anak ditentukan berdasarkan metode dan acuan yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan yang juga mengacu pada WHO. Metode pengembangan sistem menggunakan 3 fase yaitu, perencanaan kebutuhan, workshop desain dan implementasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi telah memberikan hasil sesuai dengan skenario pengujian sistem, yaitu menunjukan keterangan status gizi anak sesuai dengan metode penentuan status gizi anak dan status gizi anak dapat ditampilkan dalam bentuk daftar juga grafik kepada orang tua

    Kendali Kecepatan Motor DC Berbasis WNCS dengan Pengendali PI Anti-Windup

    No full text
    Pemanfaatan jaringan komunikasi dalam lingkar tertutup sistem kendali dapat memberikan beberapa keuntungan seperti dalam hal fleksibilitas. Akan tetapi, adanya beberapa parameter jaringan dapat menurunkan performansi pengendalian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengendalian kecepatan motor DC berbasis Wireless Networked Control System (WNCS) menggunakan modul nirkabel nRF24L01. Controller node dan plant node dirancang agar dapat berkomunikasi satu sama lain secara nirkabel. Pada controller node terdapat mikrokontroler, modul nirkabel, dan penampil antarmuka, sedangkan pada palnt node terdapat mikrokontroler, modul nirkabel, driver motor, dan motor DC. Pengendali Proporsional Integral Anti-Windup (PI-AW) yang dapat mempertimbangkan saturasi sinyal kendali digunakan untuk memperoleh respon pengendalian yang terbaik. Hasil pengujian eksperimen perangkat keras menunjukkan bahwa pengendali yang dirancang mampu menghasilkan respon dengan settling time dibawah 1 detik dan overshoot kurang dari 2%. Sinyal kendali yang dihasilkan juga tidak melebihi batas maksimum yaitu 12 V

    Pembuatan Serbuk Mangan Sulfat dari Pelindian Bijih Mangan Kadar Rendah dengan Metode Kristalisasi

    Get PDF
    Mangan Sulfat adalah bahan baku penting dalam produksi beberapa senyawa mangan di berbagai industri. Oleh karena itu, pembuatan Mangan Sulfat dari bijih mangan kadar rendah untuk produksi senyawa dengan kemurnian yang tinggi menjadi hal yang sangat penting. Untuk membuat serbuk MnSO4.H2O dengan kemurnian tinggi dari larutan hasil pelindian bijih mangan, maka perlu dilakukan proses kristalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat serbuk Mangan Sulfat dari pelindian bijih mangan kadar rendah dengan metode kristalisasi. Kristalisasi dilakukan pada setiap sampel sebanyak 500 mL larutan Mangan Sulfat pada suhu ± 98oC dalam berbagai waktu. Kemudian didinginkan pada temperatur kamar ± 30oC dan pada media air es ± 3oC. Analisis kadar mangan sebelum dan sesudah proses kristalisasi dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectrometer. Morfologi serbuk produk mangan dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope yang dilengkapi dengan Energy Dispersive Spectrometer. Hasil kristalisasi sangat efektif untuk menghilangkan unsur pengotor dalam serbuk MnSO4.H2O. Unsur pengotor mengalami penurunan sebesar 99,15% dan 98,96% dalam proses kristalisasi dengan pendinginan di udara dan pendinginan menggunakan air es. Sementara itu, serbuk kristal yang dihasilkan mengandung lebih dari 98% MnSO4.H2O dengan unsur pengotor dibawah 2%. Serbuk kristal pada pendinginan udara cenderung memiliki struktur yang lebih teratur dan berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan struktur dan ukuran kristal pada pendinginan air es

    Appendix and Back Cover Vol. 4 No. 2

    No full text

    Rancang Bangun Tabung Udara Dingin Terkompresi dengan Tekanan 5 Bar

    Get PDF
    Tabung udara terkompresi merupakan wadah tertutup yang dirancang untuk menampung udara bertekanan dengan temperatur yang berbeda dari temperatur lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang tabung udara dingin terkompresi dengan volume 9 liter dan tekanan 5 bar. Tabung udara dirancang menggunakan material SA-53 dengan tensile strength 413,68 MPa untuk shell dan SA-36 dengan tensile strength 399,89 MPa untuk head. Tegangan yang terjadi di dalam tabung yaitu tegangan longitudinal dan circumferential. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan simulasi Finite Element Method (FEM). Pengujian mengacu pada hydrostatic test prosedur ASME Code Section VIII Division I. Hasil pengujian dengan tekanan 1,3 x MAWP dan holding time selama 2 jam yaitu tabung tidak mengalami kebocoran dan penurunan tekanan. Hasil simulasi menunjukkan terdapat konsentrasi tegangan pada setiap penambahan komponen dalam tabung. Tegangan maksimum yang terjadi sebesar 93,86 MPa, displacement maksimum yang terjadi sebesar 0,102 mm, dan regangan yang terjadi sebesar 0,00036. Tegangan, displacement, dan regangan yang terjadi lebih kecil dibanding dengan tegangan yang diizinkan sehingga desain dapat dikatakan aman

    Kajian Pemikiran Teknik Industri Tahap Sains Manajemen

    Get PDF
    Sains manajemen sebagai salah satu era/tahapan dalam pemikiran keilmuan Teknik Industri mempunyai peran yang sangat penting dan berguna dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang kompleks. Karakteristik kajian sains manajemen menitik beratkan pada penggunaan model yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu termasuk matematika, statsitka, dan ilmu komputer untuk mendapatkan solusi optimal dari suatu permasalahan. Pada awalnya penggunaan ilmu sains manajemen banyak digunakan dalam bidang militer selama masa awal sampai pertengahan abad ke-19 dan terus digunakan dan berkembang di berbagai bidang seperti industri manufaktur, jasa, perbankan hingga akademis. Untuk mempelajari tentang perkembangan keilmuan Teknik Industri pada tahap sains manajemen, diperlukan suatu pemikiran yang mendalam mengenai hakikat dari ilmu tersebut. Penelitian ini akan membedah keilmuan Teknik Industri dari sudut pandang filsafat ilmu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah filsafat ilmu Teknik Industri menggunakan tiga jenis kajian, yaitu kajian ontologis, kajian epistemologi, dan kajian aksiologi. Dari aspek ontologis, ilmu/pengetahuan Teknik Industri pada tahap management science mempunyai karakteristik khusus kajian yang menitikberatkan pada integrasi antar bidang manajemen dan sains. Dari aspek epistimolgi, ilmu/pengetahuan Teknik Industri pada tahap management science diperoleh melalui suatu metode yang disebut sintesis. Dari segi aksiologi, ilmu/pengetahuan Teknik Industri pada tahap management science memiliki tujuan yang spesifik yaitu untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan suatu sistem yang kompleks sehingga didapatkan solusi yang optimal

    Analisis Neraca Air dan Pergeseran Jadwal Tanam di Daerah Irigasi Cimandiri

    Get PDF
    Neraca air didefinisikan sebagai selisih antara jumlah air yang diterima oleh tanaman dengan air yang dibutuhkan tanaman untuk penyiapan lahan dan pertumbuhan. Air yang diterima oleh tanaman dalam hal ini berkaitan dengan ketersediaan air yang ada di bendung. Tujuan dari analisis neraca air adalah untuk mengetahui jumlah air yang tersedia dan jumlah air yang dibutuhkan tanaman dalam kondisi berlebih (surplus) atau kekurangan (defisit) di Daerah Irigasi Cimandiri. Ketersediaan air ditentukan berdasarkan data debit terukur di Sungai Cimandiri, sedangkan kebutuhan air ditentukan berdasarkan jumlah air yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan memproduksi secara optimal. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan intensitas tanam 225% dan pola tanam eksisting di lokasi penelitian, ketersediaan air pada Bendung Cimandiri mengalami defisit atau kekurangan air. Oleh karena itu, dibuatlah alternatif berupa pergeseran jadwal awal musim tanam. Pergeseran dilakukan setiap setengah bulan pada bulan-bulan dengan debit besar. Status neraca air pada alternatif yang telah dibuat, menunjukan nilai yang positif atau kondisi surplus. Namun, jika ditinjau dari segi intensitas tanam ada beberapa alternatif yang intensitas untuk tiap musim tanamnya berbeda dengan kondisi eksisting. Hal ini dirasa kurang efektif karena intensitas tanam yang diperoleh masih belum optimum. Alangkah baiknya jika disertai dengan analisis optimasi untuk memperoleh intensitas tanam dan keuntungan yang optimum bagi para petani

    Penambahan Media Karbon Aktif dan Geotekstil pada Sand Filter

    Get PDF
    Limbah cair aktivitas manusia yang tidak dilakukan pengelolaan dengan baik dapat berdampak buruk terhadap lingkungan, seperti terjadinya penurunan kualitas perairan. Sand filter merupakan salah satu teknologi pengolahan air yang  memanfaatkan gaya gravitasi, sehingga biaya operasional yang dikeluarkan relatif murah. Proses pengolahan yang terjadi adalah gabungan dari proses fisik, biologis, dan biokimia, sehingga efektifitas removal polutan menjadi cukup besar. Rate filtrasi yang lambat menjadi kelemahan sand filter, sehingga perlu adanya inovasi pada media sand filter agar rate filtrasi dapat ditingkatkan namun kualitas hasil tetap optimum. Tujuan penelitian yakni mendapatkan waktu optimum filtrasi pada empat jenis media berbeda. Penelitian dilakukan dengan membuat empat unit reaktor sistem batch. Reaktor dibuat dari bahan PVC dengan ketebalan media filter 0,7 m dan ketebalan media penyangga 0,15 m. Reaktor 1 (media pasir) didapatkan waktu optimum pada menit ke-15 dengan persentase penurunan kekeruhan sebesar 80%. Reaktor 2 (media pasir dan karbon aktif) didapatkan waktu optimum pada menit ke-20 dengan prosentase penurunan kekeruhan sebesar 69%. Reaktor 3 (media pasir dan geotekstil) didapatkan waktu optimum pada menit ke-30 dengan prosentase penurunan kekeruhan sebesar 71%. Reaktor 4 (media pasir, karbon aktif, dan geotekstil) didapatkan waktu optimum pada menit ke-30 dengan prosentase penurunan kekeruhan sebesar 73%

    Desain Pemanfaatan RFID dan SMS Gateway untuk Monitoring Sistem Keamanan Lingkungan Desa

    Get PDF
    Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) adalah salah satu upaya pencegahan terhadap ancaman, gangguan keamanan, serta ketertiban guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Untuk menunjang agar kegiatan Siskamling yang sudah dijadwalkan dapat terlaksana dengan baik diperlukan adanya sistem monitoring pelaksanaan kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang dapat menunjang kegiatan Siskamling di lingkungan desa. Sistem ini dibangun dengan memanfaatkan kartu RFID (Radio Frequency Identification), Arduino, dan SMS Gateway yang mampu menerima, mengirimkan, dan mengolah data kegiatan sehingga menghasilkan data dalam bentuk daftar dan grafik. Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap utama, yaitu perancangan perangkat keras, perancangan perangkat lunak, pengujian, dan implementasi. Hasil pengujian menunjukan bahwa tag RFID dapat terbaca reader RFID dengan jarak maksimal 5 cm. Modul GSM SIM800L V2 dapat mengirimkan data dalam waktu 4-6 detik untuk bisa diterima di SMS gateway. Pengujian kualitas sinyal lebih dari -100 dBm sesuai dengan kondisi optimal dalam mengirim SMS. Hasil pengujian output hardware sudah sesuai dengan skenario dimana buzzer dan LED hijau akan menyala jika proses tap berhasil. Selain itu, sistem telah dapat menunjukan tingkat keaktifan kegiatan dalam media website

    78

    full texts

    100

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknologi Rekayasa (JTERA) / Journal of Engineering Technology
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇