Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Not a member yet
230 research outputs found
Sort by
Penerapan Pembelajaran Kontekstual Tematik untuk Meningkatkan Partisipasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Semester II Tahun Pelajaran 2015-2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapanpembelajaran kontekstual tematik untuk meningkatkan partisipasidan hasil belajar peserta didik kelas X IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran kontekstual tematik pada siswa XIPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroomaction research).Penelitian tindakan yang dilaksanakan dalam penelitianini sebagai strategi pemecahan masalah untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan tindakan melalui pembelajaran kontekstual tematikkemudian melakukan refleksi terhadap hasil tindakan. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran kontekstualtematik yakni mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa ke dalam kelas
Implementasi Manajemen Kurikulum Pendidikan Agama Islam Multikultural di MA Al-Ma'ruf Denpasar Bali
Kurikulum sebagai salah satu bagian terpenting dalam pendidikan, harus dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik, sehingga akan mencapai hasil yang memuaskan sesuai dengan harapan semua pihak. Kurikulum di sini tidak dimaksudkan dalam pengertian sempit, yaitu kumpulan mata pelajaran/bahan ajar yang harus dipelajari oleh siswa/santri. Akan tetapi, kurikulum dalam pengertian yang luas, yaitu pengalaman belajar yang direncanakan untuk mencapati tujuan pendidikan. Atau sebagaimana kurikulum yang diartikan oleh Nana Syaodih Sukmadinata sebagai rancangan pendidikan yang merangkum semua pengalaman belajar yang disediakan bagi siswa di sekolah. Dari kekhasan kurikulum ini menunjukkan bahwa berbagai tuntutan yang harus ada dalam kurikulum pendidikan agama Islam. Tuntutan ini terus berkembang sesuai dengan tantangan zaman yang sedang dihadapi. Tuntutan zaman Islam sekarang lebih kompleks. Dalam mengembangkan Kurikulum Pendidikan Agama Islam, MA Al-Ma’ruf melaksanakan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam didasarkan pada kurikulum Dinas Pendidikan yang dipadukan dengan kurikulum YPI Al-Ma’ruf. Dengan adanya pengembangan kurikulum tersebut, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Meliputi, sumber daya kurikulum (baik berupa sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun pendanaan), kesiapan organisasi, kesiapan siswa, dan kepercayaan serta dukungan masyarakat terhadap kurikulum yang dikembangkan
Pengaruh Diklat Terhadap Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam di Provinsi Banten
Eksistensi guru profesional Pendidikan Agama Islam akan jauh dari apa yang dicita-citakan menjamurnya madrasah-madrasah yang rendah mutunya memberikan suatu isyarat bahwa guru Pendidikan Agama Islam profesional hanyalah sebuah wacana yang belum terealisasi secara merata.Guru Pendidikan Agama Islam di Banten harus berkualitas. Tombak terdepan dalam mendidik siswa adalah guru, maka dipundak para gurulah perubahan bangsa ini diamanatkan. Kesuksesan Revitalisasi Pendidikan Agama tergantung kepada kualitas para gurunya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif Deskriptif, dengan analisis inferensial (pemaparan), sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif (perhitungan). Dalam pendekatan kuantitatif metode yang digunakan adalah menggunakan hitungan statistik. Metode kuantitatif yang digunakan juga metode kuantitatif inferensial, karena menunjukkan adanya hubungan antara antara variabel. Dalam penelitian ini penulis menentukan populasi sekaligus sebagai sampel ialah guru Pendidikan Agama Islam SMA/SMK Provinsi Banten yang telah mengikuti Diklat di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten yang berjumlah 135 guru Pendidikan Agama Islam. Hasil analisis inferensial, pengaruh Diklat terhadap kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam di Provinsi Banten sebesar 20,25% sedangkan sisanya sebesar 79,75% dipengaruhi oleh variabel lain yang dapat diteliti lebih lanjut
Pengoptimalan Peran Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) Secara Strategis dalam Membangun Ekonomi Umat
Abstract
Zakat is one of obligation of muslim also in social side and have strategic function. Purpose of this research is to explain and goves konkrit stategy to zakat organization in Indonesia to optimalize productive zakat moreover in social function. Method of this research is qualitative with library literature. Result of this research are zakat organization could be sinergy with sociey especially muslim society and government to create well elaboration to optimalize economy ummah. With new formula in their focus programs that is wish amilin can contribute as well to reach zakat potency in Indonesia.
Keywords: Zakat, Zakat Organization, Strategys.
Abstrak
Zakat merupakan suatu bentuk ibadah wajib dan sosial yang memiliki fungsi strategis. Tujuan dari penelitian ini ialah memberikan strategi konkrit kepada amil zakat di Indonesia dalam mengoptimalkan zakat produktif dalam fungsi strategisnya. Metode penelitianini ialah kualitatif dengan studi literatur. Hasil dari penelitian ini ialah amil zakat harus terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga zakat dengan bersinergi dengan masyarakat khususnya umat Islam dan pemerintah sehingga akan menciptakan singergisitas yang baik dalam mengoptimalkan zakat sebagai rencana strategis pembangunan ekonomi umat. Dengan merumuskan dan memformulasikan program-program yang terfokus diharapkan amilin dapat berkontribusi lebih jauh dalam pencapaian potensi zakat di Indonesia.
Kata Kunci: Zakat, Amil Zakat,Strategis
Penerapan Adab Melalui Pendidikan Non Akademik Keislaman
Perkembangan zaman berindikasi dengan kemajuan teknologi, berdampak positif dan negatif. Indikasi positif dapat diterima baik oleh masyarakat luas, tetapi indikasi negatif, memerlukan cara pikir dan pandang dalam mengatasi kondisi tersebut. melalui teknologi yang canggih dan kehidupan sosial mulai menurun dalam berinteraksi secara tangible, sehingga memunculkan perilaku tidak baik. Sebagai contoh, siswa kurang mampu berinteraksi sopan dalam mengimlementasikan rasa hormat dengan guru dan orang tua.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dari beberapa pendidik keislaman pada jenjang pendidikan menengah pertama atau madrasah di Denpasar, dapat menjelaskan proses pembelajaran ekstrakurikuler berbasis keislaman. Melalui pendekatan penelitian kualitatif deskritif mampu mendeskripsikan secara interpretatif dengan dianalisis berdasarkan teori yang berhubungan dengan perubahan perilaku dan karakter. Penerapan adab melalui pendidikan non akademik berbasis keislaman dapat memberikan perubahan baik segi mental, sikap, dan prestasi
Strategi Penghimpunan dan Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam Program Sebar Sembako pada Masa Pandemi Covid-19 di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bali
Dalam membantu masyarakat yang terdampak akibat dari pandemi wabah Covid-19, Baznas melakukan operasi pengelolaan ZIS dengan strategi penghimpunan dan penyaluran ZIS dalam bentuk program penyaluran Sembako untuk masyarakat yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui Strategi Penghimpunan ZIS Dan Penyaluran ZIS Dalam Program Sebar Sembako Pada Masa Pandemi Covid-19 di Baznas Provinsi Bali. Metode penelitian ini dengan kualitatif deskriptif. Informan 10 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan verifikasi serta kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi penghimpunan ZIS oleh Baznas meliputi Sosialisasi kepada Instansi pemerintah tingkat I, lembaga keuangan, dan majelis ta’lim, mengirimkan laporan pertanggung jawaban keuangan, mempromosikan program melalui tiga media yaitu media cetak, media sosial, dan media elektronik, memberi pelayanan pembayaran ZIS dengan cara pembayaran langsung, jemput zakat, membentuk UPZ di lembaga pemrintahan dan swasta, membuka rekening di beberapa Bank, scan barcode dan menjalin hubungan yang baik dengan muzaki/donatur, (2) Strategi penyaluran ZIS meliputi kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan sesuai dengan UU, mengikuti protokol penanganan Covid-19 dengan physical distancing, social distancing, dan penggunaan masker, pendekatan penyaluran antara push approach dan pull approach, memberikan surat tembusan kepada gugus tugas Covid-19.
ABSTRACTIn assisting the affected communities as a result of the Covid-19 pandemic, Baznas carried out ZIS management operations with a ZIS collection and distribution strategy in the form of a basic food distribution program for people directly affected by the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out the strategy of ZIS Collection and Distribution of ZIS in the Distribution of Grocery Programs during the Covid-19 Pandemic Period in the Bali Provincial Baznas. This research method uses descriptive qualitative method. 10 informants were selected using a purposive technique. Data collection through observation, interviews and documentation. While data analysis techniques use data reduction, data presentation, inference and verification as well as final conclusions. The results of the research show that: (1) ZIS collection strategies by Baznas include socialization to government level I institutions, financial institutions, and majelis ta ‟lim, sending financial accountability reports, promoting programs through three media namely print media, social media, and media electronic, providing ZIS payment services by direct payment, picking up zakat, forming UPZ in government and private institutions, opening accounts in several banks, scanning barcodes and establishing good relationships with muzaki / donors, (2) ZIS distribution strategies include compliance with regulations sharia and in accordance with the law, following the Covid-19 handling protocol with physical distancing, social distancing, and the use of masks, the distribution approach between push approach and pull approach, giving a copy to Covid-19 task force
Home Industri Bakery Berbasis Kader di Wilayah Al-Mawaddah Pondok Pesantren Nurul Jadid
Penelitian ini menyuguhkan tentang urgensi pesantren sebagai wadah pembentukan kaderisasi ummat. Pesantren sebagai tempat pijakan manusia didalamnya bukan hanya mengajarkan tentang dinamika ke Islaman namun juga mengajararkan santri untuk berenterpreneurship. Home industri hadir sebagai jawaban dari permasalahan insani dalam segi ekonomi berkelanjutan. Adanya home industri dalam diri pesantren mampu membentuk kader bangsa yang mampu berdaya saing dalam bidang usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research (penelitian lapangan) yang berlokasi di PP Nurul jadid wilayah Al-mawaddah. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pesantren mampu memberikan peluang besar terhadap diri para santri untuk dapat berbakat entrepreneur dengan usaha home industri bakery di wilayah Al-mawaddah. Sistem pemasaran yang dilakukan berbasis transaksi lokal dan non lokal. Dengan mematok harga berkisar Rp 2000-Rp 5000 mampu meningkatkan omset terhadap devisa pesantren. Hadirnya usaha bakery bagi santri Al-mawaddah mampu menumbuhkan bekal usaha entrepreneur ketika terjun kedalam dunia masyarakat, sehingga pada saat itulah terbentuknya manifestasi insan yang berkarya.
This research presents the urgency of pesantren as a forum for the formation of ummah cadre. Pesantren as a place of human footing in it not only teaches about the dynamics of Islam but also teaches students to be engaged in entrepreneurship. Home industry is present as an answer to human problems in terms of a sustainable economy. The existence of a home industry in pesantren is able to form a cadre of the nation who are capable of competitiveness in the business sector. This study uses a field research approach (field research) located in PP Nurul Jadid Al-mawaddah region. Data analysis techniques using content analysis techniques. The data collection method uses interview and observation techniques. The results showed that the axistence of pesantren is able to provide great opportunities for students to be gifted entrepreneurs with a home bakery business in the Al-mawaddah region. The marketing system is based on local and non-local transaction. By fixing prices around Rp. 2,000-Rp. 5,000, can increase turnover for foreign exchange boarding schools. The presence of bakery business for Al-mawaddah santri is able to grow entrepreneurial stock when it plunges into the world of society, so that’s when the manifestation of the creation of human beings works
Penerapan Metode GRAND MBA pada Pembelajaran Al-Qur`an dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur`an Siswa di MTs Hidayatullah Denpasar Tahun Pelajaran 2019-2020
Penelitian ini dilatar belakangi oleh salah satu fenomena siswa khususnya siswa MTs. Banyak dari mereka masih belum bisa membaca Alquran, maka dari itu guru memiliki peranan untuk meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa. Tujuannya untuk mendiskripsikan penerapan metode Grand MBA pada pembelajaran Alquran dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa di MTs Hidayatullah Denpasar, mendiskripsikan kualitas kemampuan baca Alquran siswa di MTs Hidayatullah Denpasar, mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Grand MBA di MTs Hidayatullah Denpasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penerapan metode Grand MBA dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa di MTs Hidayatullah dilakukan secara klasikal dan dapat dikategorikan baik, kualitas siswa dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam membaca Alquran dengan baik dan benar. Sedangkan faktor pendukung diantaranya: kualitas guru yang baik sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran siswa dalam mengikuti pengajaran Alquran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan tambahan pengetahuan dan masukan bagi pengelola lembaga pendidikan yang beorientasi terhadap pembelajaran Alquran
Pengaruh Proses Pemberian Pembiayaan dan Preferensi Terhadap Kepercayaan Nasabah Pembiayaan Multijasa pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali
Perilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembagakeuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan,kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabahyang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah prosespemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. BankPembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaannasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruhproses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabahpembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknikpengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical PackageFor Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719+ 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilaisignifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengansecara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanyapengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank PembiayaanRakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan
Peran Kualifikasi Guru dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MI Kalifa Nusantara Tahun Pelajaran 2019-2020
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semua guru MI Kalifa Nusantara telah memenuhi standar kualifikasi akademik, namun nampaknya kualifikasi akademik guru belum dapat memaksimalkan prestasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya penurunan prestasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualifikasi guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dan faktor-faktor penghambat dan pendukung yang dihadapi oleh guru dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di MI Kalifa Nusantara Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yakni dengan metode deskriptif kualitatif interpretive. Penentuan informan dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga teknik yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peran kualifikasi guru dalam meningkatkan prestasi belajar ditentukan oleh kualifikasi akademik dan non-akademik, kualifikasi perencanaan pembelajaran, kualifikasi proses pembelajaran, kualifikasi kepribadian, dan hasil proses pembelajaran melalui evaluasi. Sedangkan faktor pendukung prestasi belajar secara internal adalah intelegensi siswa, motivasi internal, serta minat dan bakat. Selain itu, faktor pendukung secara eksternal adalah motivasi orang tua, fasilitas yang memadai, les di luar sekolah, dan pemberian reward dari guru. Adapun faktor penghambat prestasi belajar terdiri dari faktor internal, yaitu kurangnya motivasi dan minat belajar. Sedangkan, faktor eksternal ialah kurangnya perhatian dari orang tua, siswa tidak mengikuti les tambahan di luar sekolah, dan fasilitas yang kurang mendukung