Universitas Hasanuddin: e-Journals
Not a member yet
    10100 research outputs found

    EFEKTIVITAS PROGRAM MENTORING PENULISAN BAGI PSIKOLOG, DOSEN, DAN MAHASISWA PROFESI PSIKOLOGI DALAM MENINGKATKAN PUBLIKASI CASE REPORT DI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GADJAH MADA

    Get PDF
    The limited number of published case reports in the field of psychology has been a challenge for psychologists, lecturers, and students in professional psychology programs. The main obstacles in writing and publishing case reports include a lack of scientific writing skills, limited access to experienced mentors, and minimal understanding of the journal publication process. To address this, a writing mentoring program is proposed as a solution to improve the quality and quantity of publications. This study aimed to evaluate the effectiveness of a writing mentoring program in increasing case report publications among psychologists, lecturers, and students. This program involved 140 participants in the initial session of the activity, which were then selected to 20 participants, each having cases ready to be made into publication manuscripts. The program comprised two main stages: a workshop featuring experts in psychology and group mentoring sessions where participants are guided by these experts in small groups. After the workshop, participants were required to submit their manuscripts to the Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP). Mentoring or writing guidance programs have been shown to be effective in improving writing skills and the number of case report publications among psychologists, lecturers, and students. These findings suggest the potential of such programs as a strategy to increase publication productivity, especially in case report writing. However, limitations such as variation in study design and lack of long-term evaluation indicate the need for further research with more consistent methodology and ongoing evaluation. This review also identifies gaps in the literature and provides directions for future research to optimize the effectiveness of similar programs.   ---   Terbatasnya jumlah case report yang dipublikasikan di bidang psikologi menjadi tantangan tersendiri bagi para psikolog, dosen, dan mahasiswa program profesi psikologi. Kendala utama dalam menulis dan mempublikasikan case report antara lain adalah kurangnya kemampuan menulis ilmiah, terbatasnya akses terhadap pembimbing yang berpengalaman, dan minimnya pemahaman terhadap proses publikasi jurnal. Untuk mengatasi hal tersebut, program mentoring penulisan diusulkan sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program mentoring penulisan dalam meningkatkan publikasi case report di kalangan psikolog, dosen, dan mahasiswa. Program ini melibatkan 140 peserta pada sesi awal kegiatan yang kemudian diseleksi menjadi 20 peserta yang masing-masing memiliki kasus yang siap untuk dijadikan naskah publikasi. Program ini terdiri dari dua tahap utama, yaitu workshop yang menghadirkan para ahli psikologi dan sesi bimbingan kelompok di mana para peserta dipandu oleh para ahli tersebut dalam kelompok-kelompok kecil. Setelah workshop, para peserta diwajibkan untuk mengirimkan naskah mereka ke Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP). Dari 20 naskah hasil mentoring, empat naskah diterbitkan, lima naskah dalam proses editing, delapan naskah masih dalam tahap reviu, dan tiga naskah belum melakukan submision di GamaJPP. Program mentoring atau bimbingan penulisan terbukti efektif meningkatkan keterampilan menulis dan jumlah publikasi case report di kalangan psikolog, dosen, dan mahasiswa. Temuan ini menunjukkan potensi program tersebut sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas publikasi, khususnya dalam penulisan case report. Namun, keterbatasan seperti variasi desain studi dan kurangnya evaluasi jangka panjang menunjukkan perlunya penelitian lanjutan dengan metodologi yang lebih konsisten dan evaluasi berkelanjutan. Kajian ini juga mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur dan memberikan arahan bagi penelitian selanjutnya guna mengoptimalkan efektivitas program serupa

    HUBUNGAN SUPLEMENTASI VITAMIN A PADA IBU NIFAS, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, DAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUDIANG

    No full text
    Pendahuluan: Penyebab utama tingginya prevalensi diare berkaitan erat dengan masalah sanitasi, kurangnya kesadaran mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Keadaan bayi yang masih rentan terhadap penyakit di ikuti dengan kurangnya ibu nifas mengonsumsi sumber zat gizi yang cukup, membuat kualitas Air Susu Ibu (ASI) tidak optimal yang menyebabkan semakin tinggi resiko bayi terkena diare. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara suplementasi vitamin A pada ibu nifas, pemberian  ASI eksklusif dan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sudiang, Kota Makassar. Metode: Desain observasional dengan pendekatan cross-sectional dan analisis statistik untuk menguji hipotesis yang diajukan. Jumlah sampel 173 orang terdiri dari ibu nifas dan bayi usia 0-6 bulan. Pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner pada saat posyandu dan secara door to door. Untuk mengetahui hubungan dari masing-masing variabel, maka dilakukan analisis bivariat. Analisis yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil: Diare pada bayi 0-6 bulan, sebanyak 28 (16,2%). Ibu yang mendapatkan suplementasi vitamin A dari vitamin hamil yang dikonsumsi sebelum dan setelah melahirkan sebanyak 12 orang (6,9%). Bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif sebanyak 115 (66,5%). Ibu yang menerapkan perilaku CTPS, sebanyak 149 (86,1%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara suplementasi vitamin A dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan (p= 0,390). Terdapat hubungan yang positif antara Pemberian ASI ekslusif dan perilaku CTPS dengan kejadian diare pada bayi (0,000). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara suplementasi vitamin A dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan. Bayi yang tidak diberi ASI eksklusif dan yang ibunya tidak menerapkan CTPS memiliki risiko diare lebih tinggi Kata Kunci: Diare, Vitamin A, ASI Ekslusif, Perilaku CTPS, Bay

    Comparative Analysis of SARIMA, FFNN, and Hybrid Models for Sea Surface Temperature Prediction at Enggano Island (2018–2024)

    Get PDF
    Sea Surface Temperature (SST) is a key oceanographic variable that influences fish distribution and the livelihoods of coastal communities. On Enggano Island, where most residents rely on fishing, SST is critical for identifying optimal fishing grounds due to limited accessibility and high operational costs. Accurate modeling and forecasting of SST are therefore essential for effective fisheries management and sustainable resource use. This study analyzes and predicts monthly SST patterns in Enggano Island using Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA), Feed Forward Neural Network (FFNN), and Hybrid SARIMA-FFNN models. SARIMA effectively captures linear trends and seasonal variations but struggles with nonlinear dynamics and requires statistical assumptions. Conversely, FFNN models nonlinear relationships without such assumptions but is less efficient in representing linear and seasonal structures. The hybrid SARIMA-FFNN combines the strengths of both approaches, integrating linear-seasonal accuracy with nonlinear adaptability. Monthly SST data from January 2018 to December 2024, covering northern, eastern, southern, and western regions of Enggano Island, were analyzed. Results show that all models achieved high predictive accuracy, with MAPE values below 10%. Based on RMSE, FFNN outperformed the other models across all regions (north: 1.173, east: 0.999, south: 1.245, west: 1.049), confirming FFNN as the most accurate model for SST prediction. Predicted SST values across the four regions exhibited only minor differences, offering fishermen flexibility in selecting fishing grounds. Sustainable fishing strategies should also consider species-specific temperature preferences and other ecological factors influencing fish distribution

    Perancangan Lanskap Agro Science Techno Park Universitas Hasanuddin, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros

    Get PDF
    Beberapa dekade terakhir negara-negara berkembang giat membangun bidang perekonomian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Salah satu cara dalam penerapan IPTEK adalah dengan membangun fasilitas yang bertujuan melakukan pengembangan dan pelatihan kepada masyarakat berupa Science Technopark. Tujuan penelitian ini membuat perancangan lanskap Agro Science Techno Park Universitas Hasanuddin. Metode penelitian menggunakan metode perancangan lanskap yang terdiri dari lima tahapan yaitu inventarisasi, analisis, sintesis, konsep perencanaan, dan perancangan. Konsep dasar perancangan kawasan Agro Science Techno Park yaitu mengintegrasikan aspek pendidikan, penelitian, industri, dan wisata yang berbasis pertanian. Konsep pengembangan terbagi atas konsep tata ruang yang terdiri dari zona danau, taman koleksi, dan kantor pengelola; zona laboratorium serbaguna dan pembibitan; zona asrama dan produksi pupuk organik; dan zona rekreasi outbond. Konsep tata hijau berupa panataan tanaman yang memiliki fungsi peneduh, pembatas, estetika, dan koleksi. Konsep sirkulasi terdiri dari sirkulasi pejalan kaki dan kendaraan. Konsep fasilitas dan utilitas dibuat dengan tujuan menunjang keberadaan Agro Science Techno Park. Konsep aktivitas wisata yang dirancang berupa aktivitas rekreasi di danau dan taman spiral, pelatihan dan produksi pupuk organik, penelitian dan pengembangan, pembibitan, rekreasi outbond dan berkemah

    Karakteristik Papan Partikel Menggunakan Perekat Tanin Mahoni Dengan Ekstender Pati: Characteristics of Particle Board Using Mahogany Tannin Adhesive with Starch Extender

    No full text
    This study aimed to determine the characteristics of particleboard bonded using mahogany tannin adhesive plus starch extender. The particles used came from mangium wood, which was then bonded using mahogany tannin adhesive (TRF) with the addition of 2 concentrations of starch extender, 10% and 20%. The size of the particleboard produced was 25 cm x 25 cm x 1 cm (each in the dimensions of length, width, and thickness). Physical and mechanical property testing was carried out based on SNI 03-2105-2006. The results showed that the higher the concentration of starch extender addition to the TRF adhesive, the higher the internal bond value, as well as the thickness expansion of the resulting particleboard.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeterminasi karakteristik papan partikel yang direkat menggunakan perekat tanin mahoni ditambah ekstender pati. Partikel yang digunakan berasal dari kayu mangium yang kemudian direkat menggunakan perekat tanin mahoni (TRF) dengan tambahan 2 konsentrasi ekstender pati, 10% dan 20%. Ukuran papan partikel yang dihasilkan adalah 25 cm ´ 25 cm ´ 1 cm (masing-masing pada dimensi Panjang, lebar, dan tebalnya). Pengujian sifat fisis dan mekanis dilakukan berdasarkan SNI 03-2105-2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi penambahan ekstender pati pada perekat TRF meningkatkan nilai keteguhan rekat namun turut meningkatkan pengembangan tebal dari papan partikel yang dihasilkan

    Cacao Agroforestry in Mahakam Ulu: Transformation Strategy from Traditional to Good Agricultural Practices and Smart Agroforestry System

    No full text
    The Dayak community in East Kalimantan is renowned for practicing traditional Agroforestry (AF) across generations. Meanwhile, despite the long-term introduction of cacao (Theobroma cacao) in 1996 as a potential commodity in the AF practice, its productivity still needs to be improved. This study aimed to analyze the challenges as well as develop strategies for adapting and transforming traditional AF practices into Smart Agroforestry (SAF) systems for cacao. The implementation of cacao SAF is anticipated to enhance cacao productivity, improve the welfare of local communities, and preserve the forest’s function as a crucial life support system for the Dayak Community in Mahakam Ulu (Mahulu) District. Data were collected through the Triangulation Method, using interviews of selected respondents with structured questionnaires, in-depth interviews with key informants, and focus group discussions to verify and validate the data. Additionally, participatory mapping was carried out on AF cacao pattern to identify the area and its cultivation technique. We also obtained secondary data from local government sources in East Kalimantan. Data were processed using qualitative descriptive analysis, gender, and SWOT analysis. The results showed that the development of cacao-based agroforestry in Mahulu District was carried out by applying the green economy concept and considering the potential for cacao marketing, socio-economic culture, gender, and traditional knowledge. However, further development efforts are needed to improve traditional cultivation towards SAF practices. This requires multi-stakeholder collaboration from the regional level, comprising farmers and village government to the central government. Several important factors should be considered for better management of cacao cultivation. These factors include intensifying input production to increase land productivity, assuring land ownership status, improving the quality of products, increasing access to capital, as well as strengthening local institutions for a more effective and efficient marketing process

    ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAK SAPI BALI SKALA RUMAH TANGGA DI KECAMATAN WATOPUTE KABUPATEN MUNA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis pendapatan peternak sapi Bali skala rumah tangga di Kecamatan Watopute Kabupaten Muna, (2) menganalisis kelayakan usaha peternak sapi Bali skala rumah tangga di Kecamatan Watopute Kabupaten Muna berdasarkan analisis R/C Ratio dan B/C Ratio. Lokasi Penelitian ini yaitu seluruh desa yang ada di Kecamatan Watopute Kabupaten Muna yaitu terdiri dari Desa Matarawa, Desa Wakadia, Desa Lakapodo, Desa Labaha, Desa Bangkali, Desa Bangkali Barat, Kelurahan Wali dan Kelurahan Dana.Pemilihan lokasi ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, melakukan wawancara dan mengambil dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis R/C ratio dan analisis B/C ratio. Hasil penelitian ini menunjukkan pendapatan per tahun yang diperoleh usaha peternakan sapi Bali di Kecamatan Watopute sebesar Rp.901.668./ekor. Nilai R/C ratio sebesar 1,68 atau > 1, maka usaha tersebut layak untuk dijalankan. Sedangkan nilai B/C ratio sebesar 0,68 atau > 0, maka usaha layak untuk dijalankan

    BUDAYA ISLAM KEJAWEN DI BONOKELING, DESA PEKUNCEN, BANYUMAS

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji Islam Kejawen di Bonokeling, Desa Pekuncen, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah, sebagai contoh adaptasi Islam terhadap budaya Jawa lokal. Islam Kejawen di Bonokeling mencerminkan perpaduan nilai-nilai Islam dengan tradisi Jawa yang kental. Tujuan penelitian adalah untuk memahami dan melestarikan budaya Islam Kejawen di Bonokeling, serta memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang budaya dan tradisi dari kehidupan masyarakat Islam Kejawen di Bonokeling. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam Kejawen di Bonokeling mengadopsi praktik seperti Perlon dan Slametan sebagai pengganti ibadah Islam Nyantri seperti shalat lima waktu. Kehidupan sosial budaya di Bonokeling juga mencerminkan solidaritas dalam berbagai acara adat seperti hajatan dan prosesi pemakaman. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Islam Kejawen di Bonokeling berintegrasi dengan konteks budaya Jawa lokal, memberikan pemahaman tentang keberagaman budaya di Indonesia

    REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA MELALUI POLA KALIMAT DALAM WAWANCARA RESMI

    Get PDF
    This study examines the realization of politeness in the questioning patterns used by a Kompas TV journalist when interviewing the Managing Director of the IMF during the 2022 G20 Summit. The analysis focuses on three aspects: Leech’s (1993) politeness principles, sentence structure based on Kolln and Funk (2008), and the spontaneity of questions determined by the tendency to use written scripts. This study employs a qualitative method using data from an English-language interview transcript. The results show that non-spontaneous questions generally employ complex structures and polite modal expressions, while spontaneous questions tend to be more concise, using simpler structures yet still maintaining politeness through neutral and non-confrontational wording. These three aspects complement each other in maintaining the interviewee’s image and reducing potential face-threatening acts, particularly in sensitive diplomatic interactions. The findings emphasize that sentence structure and delivery play a significant role in shaping politeness within media discourse

    Analisis Pengaruh Alokasi Penggunaan Input, Efisiensi dan Inefisiensi Terhadap Produksi Usahatani Kakao

    Get PDF
    This study aims to analyze the influence of the use of production inputs, the level of technical efficiency, allocative efficiency and economic efficiency of input use and to analyze the factors that affect the inefficiency of cocoa farming in Marioriwawo District, Soppeng Regency. The analysis uses the Stochastic Frontier Production Function Model, Technical, Allocative and Economic Efficiency Analysis and Production Inefficiency Model. The results of the study showed that the variables of seeds, herbicides, fungicides, insecticides, fertilization labor, weeding labor and rejuvenation labor had a positive and significant effect on cocoa production, while the NPK Phonska fertilizer variable was significant but had a negative effect on cocoa production. Technically, cocoa farming is at 66% so it has the potential to increase its efficiency by 34%. Then the results of the allocative efficiency analysis showed that Seeds, Fungicides, Insecticides, Fertilization Labor and Rejuvenation Labor were not efficient while Herbicides and Weeding Labor were inefficient. Meanwhile, the value of economic efficiency was obtained at 1.0032 which shows that maximum economic efficiency has not been achieved. Furthermore, in the analysis of technical inefficiency, the variables of Farmer Age and Number of Dependents had a positive effect on technical inefficiency. Meanwhile, the variable of Length of Education has a significant negative effect on technical inefficiency.Penelitian ini bertujuan mnganalisis pengaruh penggunaan input produksi, tingkat efisiensi teknis, efisiensi alokatif dan efisiensi ekonomi penggunaan input serta menganalisis faktor yang memengaruhi inefisiensi usahatani kakao di Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. Analisis menggunakan Model Fungsi Produksi Stochastic Frontier, Analisis Efisiensi Teknis, Alokatif dan Ekonomi serta Model Inefisiensi Produksi. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa variabel bibit, herbisida, fungisida, insektisida, tenaga kerja pemupukan, tenaga kerja penyiangan dan tenaga kerja peremajaan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap produksi kakao, sementara variabel pupuk NPK Phonska signifikan namun berpengaruh negatif terhadap produksi kakao. Secara teknis usahatani kakao berada pada angka 66% sehingga berpotensi ditingkatkan efisiensinya sebesar 34%. Kemudian hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan Bibit, Fungisida, Insektisida, Tenaga Kerja Pemupukan dan Tenaga Kerja Peremajaan belum efisien sedangkan Herbisida dan Tenaga Kerja Penyiangan tidak efisien. Sementara itu nilai efisiensi ekonomi diperoleh angka 1,0032 yang menunjukkan bahwa efisiensi ekonomi maksimal belum tercapai. Selanjutnya pada analisis inefisiensi teknis variabel Umur Petani dan Jumlah Tanggungan berpengaruh positif terhadap inefisiensi teknis. Sementara itu variabel Lama Pendidikan signifikan berpengaruh negatif terhadap inefisiensi teknis

    9,115

    full texts

    10,100

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Hasanuddin: e-Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇