Jurnal Universitas Siliwangi
Not a member yet
2884 research outputs found
Sort by
Design and Development of A Semi-Automatic Catfish Feeder Device Based on Arduino
Fish feed is one of the most important factors in fish farming and plays a crucial role in determining the success of the cultivation. One of the most commonly farmed fish species in the community is catfish. The feeding of catfish must be carefully managed to optimize their growth by providing feed accurately and regularly so that they can be harvested with maximum results. In this thesis research, a semi-automatic catfish feeder was designed to optimize the feeding process. The device is designed with a semi-automatic system so that when monitoring the catfish pond, farmers can simultaneously feed the fish. This device also uses a solar panel as an energy source to make it more efficient, especially in areas far from electrical sources. The feeder operates using Bluetooth transmission and can be controlled via a smartphone. It includes a feed dispensing system and a feed weight monitoring system, which displays the feed weight in grams on an LCD screen. On the smartphone, a parameter called "Feed Capacity" is displayed to indicate the amount of feed based on its height inside the feed container. This device has a load cell sensor with an average error of 0.5% and a servo motor with an average error of 0.6%
Usability Analysis on the Ciamis Regency Communication and Information Service Website Using Heuristic Evaluation
The website of the Ciamis Regency Communication and Informatics Service (Diskominfo) has an important role in providing transparent and accurate information to the public, as well as a means of communication between the government and citizens. Usability problems can vary, ranging from unintuitive interface design, confusing navigation, to information that is difficult to find. This can have an impact on inadequate user experience, which in turn can reduce the effectiveness of the website as a medium for communication and information dissemination. The purpose of the usability analysis of the Ciamis Regency Communication and Informatics Service (Diskominfo) website is to improve the quality of the website, an evaluation of the usability aspects of the website is needed. One method used to identify usability problems in website development is Heuristic Evaluation. The evaluation results showed several usability problems in the aspects of System status visibility, Consistency and standards, Helping users recognize, diagnose, and recover from errors, Recognizing rather than remembering, Aesthetic and minimalist design. Based on these findings, it is recommended that the Ciamis Regency Diskominfo make improvements to the website design to improve the user experience. This study contributes to the development of a more user-friendly website design and increases efficiency in delivering information to the public
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID MELALUI SOFTWARE ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATERI BILANGAN BERPANGKAT
Perkembangan teknologi yang pesat di era digital telah memberikan dampak yang besar terhadap dunia pendidikan, sehingga menciptakan peluang untuk metode pengajaran yang inovatif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Android menggunakan Articulate Storyline 3 untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika, khususnya eksponensial. Penelitian ini mengikuti model pengembangan ADDIE, yang meliputi fase analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media tersebut diujicobakan kepada siswa kelas delapan di SMP Negeri 10 Tasikmalaya untuk mengevaluasi efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pre-test. Fitur-fitur interaktif, seperti animasi, kuis, dan navigasi yang mudah, meningkatkan pengalaman belajar, sehingga lebih menarik dan efektif. Alat inovatif ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi tetapi juga meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam matematika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan merupakan solusi praktis dan efektif untuk mengatasi tantangan dalam mengajarkan konsep matematika, sehingga menjadikannya sebagai sumber yang berharga bagi pendidikan modern
Pengaruh Managerial Ability, Financial Constraint, dan Foreign Operation terhadap Agresivitas Pajak
Agresivitas pajak ialah upaya untuk mengurangi kewajiban pajak perusahaan dengan melakukan perencanaan pajak melalui celah pada ketentuan-ketentuan perpajakan atau disebut dengan istilah grey area. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh managerial ability, financial constraints, dan foreign operation terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022 sampai 2023. Metode yang dipergunakan pada studi ini ialah metode verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Kemudian studi ini mempergunakan data sekunder yakni laporan keuangan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi (www.idx.co.id). populasi yang dipergunakan ialah sebanyak 170 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI, kemudian dengan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 31 perusahaan yakni yang telah memenuhi kriteria sampel penelitian yang telah ditentukan. Data yang diperoleh yakni sebanyak 62 di analisa menggunakan analisis regresi berganda serta uji hipotesis dengan uji simultan (Uji F) dan uji parsial (Uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa managerial ability tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Sedangkan financial constraints dan foreign operation berpengaruh terhadap agresivitas pajak
Pengaruh Latihan Mental Terhadap Kepercayaan Diri Atlet Bola Voli Di Club GIB
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan mental terhadap kepercayaan diri atlet bola voli di Club GIB. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one group pretest – posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 28 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Latihan mental diberikan selama 16 sesi dan terdiri dari teknik konsentrasi, visualisasi, dan relaksasi yang di kobinasikan dengan latihan teknik bola voli. Pengukuran kepercayaan diri ini dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan angket skala likert. Hasil menunjukan adanya peningkatan signifikan, di mana sebagian besar atlet berpindah dari kategori rendah menjadi tinggi setelah diberikan perlakuan. Hasil uji paired sample t-test menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan setelah perlakuan diberikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan mental dapat meningkatkan kategori kepercayaan diri atlet bola voli secara signifikan. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa program latihan mental dapat diterapkan sebagai bagian dari strategi pembinaan psikologis atlet dalam meningkatkan performa bertanding, terutama dalam menghadapi tekanan saat kompetisi berlangsung.Kata Kunci: Latihan mental, Kepercayaan diri, Bola voli.AbstractThis study aims to examine the effect of mental training on the confidence of volleyball athletes at Club GIB. The method used in this research is an experiment with a one group pretest - posttest design. The sample in this study amounted to 28 athletes selected using purposive sampling technique. Mental training is given for 16 sessions and consists of concentration, visualization, and relaxation techniques combined with volleyball technique training. Measurement of self-confidence is done before and after treatment using a Likert scale questionnaire. The results showed a significant increase, where most athletes moved from low to high categories after being given treatment. The paired sample t-test results show a significance value of 0.000 (p 0.05), which means there is a significant difference after the treatment is given. The conclusion of this study is that mental training can significantly increase the confidence category of volleyball athletes. The findings in this study indicate that mental training programs can be applied as part of an athlete's psychological coaching strategy in improving performance, especially in dealing with pressure during competition.Keywords: Mental training, Self-confidence, Volleybal
Pelatihan bola voli dengan pendekatan bermain terintegrasi lifeskills untuk meningkatkan keterampilan bermain atlet remaja
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas integrasi keterampilan hidup (lifeskills) ke dalam latihan bola voli dengan pendekatan bermain terhadap peningkatan keterampilan bermain atlet remaja, dengan membandingkan kelompok yang menerapkan transfer ke kehidupan sehari-hari, non-transfer, dan kelompok kontrol. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group design. Sebanyak 36 atlet bola voli remaja (U15) dibagi menjadi tiga kelompok: XT1 (integrasi lifeskills dengan transfer), XT2 (integrasi lifeskills non-transfer), dan XC (kontrol tanpa integrasi). Intervensi dilakukan selama 16 pertemuan. Keterampilan bermain diukur menggunakan Game Performance Assessment Instrument (GPAI). Data dianalisis dengan uji ANOVA, t-test, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga kelompok (p 0,05). Kelompok XT1 menunjukkan peningkatan keterampilan bermain tertinggi (Mean = 78,13), diikuti XT2 (Mean = 67,04), dan XC (Mean = 57,66). Uji effect size menunjukkan perbedaan yang kuat antara XT1-XT2 (d=1,187), XT1-XC (d=3,067), dan XT2-XC (d=1,189), yang semuanya tergolong dalam kategori "Strong Effect". Integrasi lifeskills secara eksplisit ke dalam latihan bola voli berbasis bermain, terutama yang didukung oleh strategi transfer ke kehidupan sehari-hari, terbukti secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan bermain atlet remaja dibandingkan dengan integrasi non-transfer dan latihan konvensional tanpa lifeskills. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pembinaan olahraga muda yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis-taktis, tetapi juga pada pengembangan keterampilan hidup
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TRIPLE ELIMINASI SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN EDUKASI DENGAN LEAFLET
Analisis Vegetasi Gulma Pasca-Panen Tanaman Padi di Kabupaten Gayo Lues
Padi merupakan tanaman pangan utama dengan tingkat konsumsi tinggi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Salah satu kendala utama dalam optimalisasi hasil panen padi adalah keberadaan gulma yang berkompetisi dengan tanaman dalam memperoleh sumber daya penting seperti air, cahaya, dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi, dominansi, dan tingkat kesamaan komunitas gulma di lahan sawah pascapanen pada enam desa yang tersebar di tiga kecamatan: Blangjerango, Kutapanjang, dan Blangkejeren. Metode kuadrat digunakan untuk pengambilan sampel, dan parameter yang diamati meliputi kerapatan relatif, frekuensi relatif, dan dominansi relatif yang diintegrasikan ke dalam nilai Summed Dominance Ratio (SDR). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Desa Gegarang memiliki 29 spesies gulma yang didominasi oleh Bacoppa crenata (SDR 30,77%), 12 spesies di Peparik Gaib (Fimbristylis littoralis, SDR 21,01%), 15 spesies di Ulon Tanoh (Cyperus brevifolius, SDR 40,45%), 12 spesies di Beranang (Cyperus halpan, SDR 27,67%), 17 spesies di Penggalangan (Fimbristylis quinquangularis, SDR 36,59%), dan 19 spesies di Sepang (Pluchea indica, SDR 26,51%). Analisis koefisien komunitas menunjukkan tingkat kemiripan spesies yang tinggi antar desa dalam satu kecamatan (89%) dan variasi spesies yang lebih besar antar kecamatan (72,7%-95,8%). Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur komunitas gulma sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem lokal dan praktik budidaya yang diterapkan. Penelitian ini memberikan data dasar penting untuk merancang strategi pengendalian gulma yang tepat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan pada lahan persawahan Kabupaten Gayo Lues. Rice is a major food crop with high consumption levels in various regions of Indonesia, including Gayo Lues Regency, Aceh Province. One of the main challenges in optimizing rice harvest yields is the presence of weeds that compete with the plants for essential resources such as water, light, and nutrients. This study aims to analyze the composition, dominance, and similarity of weed communities in post-harvest rice fields across six villages spread over three sub-districts: Blangjerango, Kutapanjang, and Blangkejeren. The quadrat method was used for sampling, and the observed parameters included relative density, relative frequency, and relative dominance, which were integrated into the Summed Dominance Ratio (SDR). Identification results indicate that Gegarang Village has 29 weed species dominated by Bacopa crenata (SDR 30.77%), 12 species in Peparik Gaib (Fimbristylis littoralis, SDR 21.01%), 15 species in Ulon Tanoh (Cyperus brevifolius, SDR 40.45%), 12 species in Beranang (Cyperus halpan, SDR 27.67%), 17 species in Penggalangan (Fimbristylis quinquangularis, SDR 36.59%), and 19 species in Sepang (Pluchea indica, SDR 26.51%). Community coefficient analysis shows a high similarity in species among villages within a sub-district (89%) and greater species variation between sub-districts (72.7%-95.8%). These findings indicate that the structure of weed communities is heavily influenced by local agroecosystem conditions and farming practices applied. This study provides essential baseline data for designing appropriate, sustainable, and environmentally friendly weed control strategies in rice fields in Gayo Lues Regency. Padi merupakan tanaman pangan utama dengan tingkat konsumsi tinggi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Salah satu kendala utama dalam optimalisasi hasil panen padi adalah keberadaan gulma yang berkompetisi dengan tanaman dalam memperoleh sumber daya penting seperti air, cahaya, dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi, dominansi, dan tingkat kesamaan komunitas gulma di lahan sawah pascapanen pada enam desa yang tersebar di tiga kecamatan: Blangjerango, Kutapanjang, dan Blangkejeren. Metode kuadrat digunakan untuk pengambilan sampel, dan parameter yang diamati meliputi kerapatan relatif, frekuensi relatif, dan dominansi relatif yang diintegrasikan ke dalam nilai Summed Dominance Ratio (SDR). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Desa Gegarang memiliki 29 spesies gulma yang didominasi oleh Bacoppa crenata (SDR 30,77%), 12 spesies di Peparik Gaib (Fimbristylis littoralis, SDR 21,01%), 15 spesies di Ulon Tanoh (Cyperus brevifolius, SDR 40,45%), 12 spesies di Beranang (Cyperus halpan, SDR 27,67%), 17 spesies di Penggalangan (Fimbristylis quinquangularis, SDR 36,59%), dan 19 spesies di Sepang (Pluchea indica, SDR 26,51%). Analisis koefisien komunitas menunjukkan tingkat kemiripan spesies yang tinggi antar desa dalam satu kecamatan (89%) dan variasi spesies yang lebih besar antar kecamatan (72,7%-95,8%). Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur komunitas gulma sangat dipengaruhi oleh kondisi agroekosistem lokal dan praktik budidaya yang diterapkan. Penelitian ini memberikan data dasar penting untuk merancang strategi pengendalian gulma yang tepat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan pada lahan persawahan Kabupaten Gayo Lues. Rice is a major food crop with high consumption levels in various regions of Indonesia, including Gayo Lues Regency, Aceh Province. One of the main challenges in optimizing rice harvest yields is the presence of weeds that compete with the plants for essential resources such as water, light, and nutrients. This study aims to analyze the composition, dominance, and similarity of weed communities in post-harvest rice fields across six villages spread over three sub-districts: Blangjerango, Kutapanjang, and Blangkejeren. The quadrat method was used for sampling, and the observed parameters included relative density, relative frequency, and relative dominance, which were integrated into the Summed Dominance Ratio (SDR). Identification results indicate that Gegarang Village has 29 weed species dominated by Bacopa crenata (SDR 30.77%), 12 species in Peparik Gaib (Fimbristylis littoralis, SDR 21.01%), 15 species in Ulon Tanoh (Cyperus brevifolius, SDR 40.45%), 12 species in Beranang (Cyperus halpan, SDR 27.67%), 17 species in Penggalangan (Fimbristylis quinquangularis, SDR 36.59%), and 19 species in Sepang (Pluchea indica, SDR 26.51%). Community coefficient analysis shows a high similarity in species among villages within a sub-district (89%) and greater species variation between sub-districts (72.7%-95.8%). These findings indicate that the structure of weed communities is heavily influenced by local agroecosystem conditions and farming practices applied. This study provides essential baseline data for designing appropriate, sustainable, and environmentally friendly weed control strategies in rice fields in Gayo Lues Regency.
Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Kerupuk Udang Di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan
Di Kecamatan Socah, banyaknya jumlah produsen kerupuk udang menyebabkan persaingan yang semakin ketat. Ada produsen yang menawarkan harga yang lebih terjangkau, sementara yang lain fokus pada kemasan yang lebih praktis, modern dan inovasi variasi bentuk kerupuk. Kondisi ini membuat para produsen harus berinovasi dan kreatif dalam menawarkan suatu produk dibandingkan dengan pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen dalam keputusan pembelian kerupuk udang di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis konjoin dengan sampel sebanyak 45 responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling berpengaruh dalam keputusan pembelian adalah harga, diikuti oleh ukuran, bentuk, kemasan, dan layanan pemesanan. Konsumen lebih menyukai kerupuk udang dengan harga terjangkau Rp 8.000, ukuran praktis 100g, bentuk menarik yaitu bunga, kemasan pouch, serta layanan pemesanan pesan antar. Rekomendasi yang dapat dilakukan produsen kerupuk udang di Kecamatan Socah yakni perlu mempertahankan dan memproduksi kerupuk udang sesuai dengan level atribut yang diinginkan konsumen seperti harga Rp 8.000, ukuran 100g, kemasan pouch, dan bentuk bunga. Bagi produsen yang belum melakukan metode layanan pesan antar sebaiknya mulai menyediakan opsi pemesanan online melalui WhatsApp guna mempermudah konsumen dan memperluas jangkauan pasar
Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Penyuluhan Pertanian di Indonesia
Penelitian ini mengkaji tren penelitian penyuluhan pertanian di Indonesia dari tahun 2019-2024 menggunakan metode analisis bibliometrik. Dari 100 publikasi yang telah dianalisis, ditemukan total 566 sitasi dengan rata-rata 5,66 sitasi per artikel yang menunjukkan dampak yang relatif terbatas. Topik yang sering muncul seperti kinerja penyuluh pertanian, peran sebagai fasilitator, dan interaksi dengan petani. Visualisasi blibiometrik menunjukkan pergeseran fokus dari permasalahan kinerja individu penyuluh ke penguatan organisasi seperti balai penyuluhan. Hasil ini menyoroti pentingnya meningkatkan fungsi kelembagaan dan hubungan petani-petani untuk keberlanjutan pertanian dan memberikan arahan untuk penelitian di masa depan yang berfokus pada efisiensi dan efektivtas penyuluhan pertanian