Jurnal Universitas Siliwangi
Not a member yet
2884 research outputs found
Sort by
TREN PENELITIAN KESEHATAN MENTAL DI ERA DIGITAL : Analisis biblimetrika pada basis data Scopus dengan menggunakan VosViewer dan Biblioshiny
The existence of social media and various digital platforms in the digital era has a major impact on human mental health. Initially, this expanded access to information about mental health and allowed us to interact with people in different places. However, excessive use of social media can increase the risk of depression and anxiety due to comparisons and competition on these platforms. To maintain well-being and good mental health in the digital age, it’s important to strike a balance in using digital tools. More in-depth studies on mental health issues in the digital age are necessary to provide insight and improve well-being. It’s also important to pay attention to research trends of this issue to stay relevant. Bibliometric analysis methods are used to explore and analyze research trends, show patterns of development, highlight dominating focuses, and understand the dynamics of knowledge growth on this topic over time. This analysis uses quantitative and statistical approaches. Based on the results, the most prolific and contributing author was Adrian Aguilera, followed by JMIR Mental Health as the most productive source. The most cited phrase is 'pandemic'. Research on mental health in the digital age is mostly conducted among women who are in adolescence. Based on the word cloud, terms that most often appear in the title are 'mental health,' 'human,' 'female,' and 'adolescent.' Recent research on this topic covers a wide range of topics, including 'female,' 'male,' to 'risk factor,' while the most common focus is humans and mental health
Pengaruh Pupuk Guano dan POC Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill)
Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) adalah salah satu jenis sayuran yang sangat disukai di Indonesia karena buah tomat memiliki nilai gizi yang tinggi sebagai sumber vitamin A, B dan C. Jadi, dalam upaya peningkatan produktivitas tanaman tomat dilakukan pemberian pupuk guano dan POC daun gamal. Rancangan uji yang diterapkan adalah rancangan kelompok acak (RKA) faktorial yang melibatkan 2 variabel dan 3 pengulangan. Faktor pertama, empat taraf konsentrasi POC daun gamal yaitu g0 = kontrol (tanpa POC), g1 = konsentrasi POC 100 L-1, g2 = konsentrasi POC 200 L-1, g3 = konsentrasi POC 300 L-1. Faktor kedua, empat taraf dosis pupuk guano yaitu a1 = 5 t ha-1, a2 = 10 t ha-1, a3 = 15 t ha-1, a4 = 20 t ha-1. Penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan antara jumlah pupuk guano dan kadar POC pada daun gamal berkaitan dengan tinggi tanaman, area daun, laju asimilasi bersih (LAB), serta laju pertumbuhan tanaman (LTT) pada berbagai usia pengamatan tomat. Guano 10 t ha-1 dengan POC pada konsentrasi 200 ml L-1, dan guano 15 t ha-1 dengan POC daun gamal pada konsentrasi 100 ml L-1menghasilkan pertumbuhan vegetatif tomat terbaik.Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) adalah salah satu jenis sayuran yang sangat disukai di Indonesia karena buah tomat memiliki nilai gizi yang tinggi sebagai sumber vitamin A, B dan C. Jadi, dalam upaya peningkatan produktivitas tanaman tomat dilakukan pemberian pupuk guano dan POC daun gamal. Rancangan uji yang diterapkan adalah rancangan kelompok acak (RKA) faktorial yang melibatkan 2 variabel dan 3 pengulangan. Faktor pertama, empat taraf konsentrasi POC daun gamal yaitu g0 = kontrol (tanpa POC), g1 = konsentrasi POC 100 L-1, g2 = konsentrasi POC 200 L-1, g3 = konsentrasi POC 300 L-1. Faktor kedua, empat taraf dosis pupuk guano yaitu a1 = 5 t ha-1, a2 = 10 t ha-1, a3 = 15 t ha-1, a4 = 20 t ha-1. Penelitian ini menunjukkan adanya keterkaitan antara jumlah pupuk guano dan kadar POC pada daun gamal berkaitan dengan tinggi tanaman, area daun, laju asimilasi bersih (LAB), serta laju pertumbuhan tanaman (LTT) pada berbagai usia pengamatan tomat. Guano 10 t ha-1 dengan POC pada konsentrasi 200 ml L-1, dan guano 15 t ha-1 dengan POC daun gamal pada konsentrasi 100 ml L-1menghasilkan pertumbuhan vegetatif tomat terbaik
Aplikasi POC Kulit Pisang Kepok dan NPK untuk Peningkatan Produksi Sawi Hijau di lahan Ultisol
Peningkatan produksi tanaman hortikutura sawi hijau secara khusus perlu dilakukan perbaikan. Masalah yang muncul dalam budidaya sawi hijau adalah pemakaian pupuk anorganik secara berlebihan, harga pupuk yang mahal, dan lahan suboptimal seperti tanah ultisol dengan kondisi bahan organik yang rendah dan keasaman yang tinggi. Teknologi pemupukan dengan aplikasi POC kulit pisang kepok dan 50% pupuk NPK untuk mengatasi permasalahan lahan. POC dari bahan baku kulit pisang kepok yang melimpah dan upaya mengurangi limbah, serta mendukung pertanian berkelanjutan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek dosis POC terhadap perkembangan dan hasil produksi tanaman sawi hijau. Penelitian telah dilakukan di lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada bulan Februari sampai bulan Maret tahun 2025. Metode penelitian satu faktor uji menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah 100% pupuk anorganik NPK (P0), 300 ml/l/plot POC kulit pisang kepok + 50% NPK (P1), 310 ml/l/plot POC kulit pisang kepok + 50% NPK (P2), 320 ml/l/plot POC kulit pisang kepok + 50% NPK (P3). Tiap taraf perlakuan dikelompokkan sebanyak 6 kelompok sehingga keseluruhan terdapat 24 unit percobaan. Konsentrasi POC 320 ml/plot + 50% NPK merupakan perlakuan terbaik, dalam meningkatkan pertumbuhan, dan produksi pada tanaman sawi hijau. Aplikasi POC 320 ml/plot + 50% NPK sudah bisa menggantikan penggunaan NPK 100%. Peningkatan produksi tanaman hortikutura sawi hijau secara khusus perlu dilakukan perbaikan. Masalah yang muncul dalam budidaya sawi hijau adalah pemakaian pupuk anorganik secara berlebihan, harga pupuk yang mahal, dan lahan suboptimal seperti tanah ultisol dengan kondisi bahan organik yang rendah dan keasaman yang tinggi. Teknologi pemupukan dengan aplikasi POC kulit pisang kepok dan 50% pupuk NPK untuk mengatasi permasalahan lahan. POC dari bahan baku kulit pisang kepok yang melimpah dan upaya mengurangi limbah, serta mendukung pertanian berkelanjutan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek dosis POC terhadap perkembangan dan hasil produksi tanaman sawi hijau. Penelitian telah dilakukan di lahan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pada bulan Februari sampai bulan Maret tahun 2025. Metode penelitian satu faktor uji menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah 100% pupuk anorganik NPK (P0), 300 ml/l/plot POC kulit pisang kepok + 50% NPK (P1), 310 ml/l/plot POC kulit pisang kepok + 50% NPK (P2), 320 ml/l/plot POC kulit pisang kepok + 50% NPK (P3). Tiap taraf perlakuan dikelompokkan sebanyak 6 kelompok sehingga keseluruhan terdapat 24 unit percobaan. Konsentrasi POC 320 ml/plot + 50% NPK merupakan perlakuan terbaik, dalam meningkatkan pertumbuhan, dan produksi pada tanaman sawi hijau. Aplikasi POC 320 ml/plot + 50% NPK sudah bisa menggantikan penggunaan NPK 100%.
PERILAKU HARGA UDANG LAUT TINGKAT PRODUSEN DI INDONESIA
Tangkapan udang laut Indonesia yaitu sejumlah 206772 ton/tahun. Daerah yang memiliki jumlah tangkapan terbesar yaitu Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Jambi dan Bengkulu. Wilayah tersebut memiliki nilai tangkapan yang berbeda-beda, dimana nilai ini terjadi karena adanya perbedaan harga. Perbedaan harga di setiap provinsi tersebut dimungkinkan adanya ketidakpastian yang berakibat pada fluktuasi harga seperti pada saat hasil tangkapan sedang melimpah. Ketidakpastian ini akan berujung kepada permasalahan ketahanan pangan dan kesejahteraan nelayan di Indonesia. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui fluktuasi, trend dan variasi harga musiman udang laut di Indonesia. Metode yang digunakan untuk melihat fluktuasi yaitu dengan CV (%) dan PII sedangkan trend harga menggunakan pemodelan terbaik dari trend linier, eksponensial dan kuadratik sedangkan variasi harga musiman menggunakan metode Seasonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Provinsi Jambi memiliki fluktuasi harga tertinggi dibandingkan provinsi lainnya maupun harga Nasional. model terbaik dalam menjelaskan trend harga yaitu model kuadratik dengan Provinsi Jambi memiliki dengan trend positif tertinggi dan kalimantan selatan memiliki tren negatif tertinggi. Hasil variasi harga menunjukkan bahwa provinsi Jambi memiliki harga tinggi terbesar sekaligus harga rendah terkecil. dengan demikian menyatakan bahwa Provinsi Jambi adalah daerah yang memiliki harga yang sangat bervariasi dari provinsi lain maupun nasional
Melanoma Skin Cancer Classification Using EfficientNetB7 for Deep Feature Extraction and Ensemble Learning Approach
Cancer is one of the deadliest diseases in the world. cancer is caused by the presence of cancer cells due to abnormal conditions during the cell turnover process. One of the dangerous types of cancer is melanoma skin cancer, this cancer attacks the outer skin of humans because skin cells are prone to damage. However, diagnosis for this disease is mostly done manually while there are previous studies that use deep learning approaches with the accuracy that can be improved. The purpose of this study is to find an effective and efficient method for melanoma cancer recognition so that it can be treated more quickly. We propose several methods that we have compared to be able to classify melanoma skin cancer with EfficientNetB7 Feature Extractor and Ensemble Learning. The results of this research model get the highest accuracy of 91.2%. When EfficientNetB7 together with ensemble learning. This research model has better and efficient results when compared to previous research
Design of Picohydro Power Plant for Application of River-based Garbage Lifting Tool IoT
Utilizing water energy can be implemented on small scale, such as with a (PLTPH), which is a small-scale power plant using water as its driving force through a penstock to move a turbine. By applying a river trash lifter based on IoT, the cleanliness of the river environment can be managed. the power source comes from a generator coupled to a Pelton turbine type, which will rotate the generator to produce VAC electricity that will first be converted to VDC voltage so that the voltage is more stable and then converted back to 220 VAC voltage by an inverter. This will become the main energy source for the IoT-based river trash lifter using the Wemos D1 R1 microcontroller as the system's brain to control and collect data from two HC-SR04 ultrasonic sensors, which will be monitored on an LCD display and Telegram notifications. Test results show that water pressure greatly affects the performance of the PLTMH prototype design, with a minimum water pressure required for the PLTMH to work being 18 psi. The generator can produce 60 VAC voltage with an average voltage of 50.05 VAC and an average generator current of 0.046 amps. The power on the generator depends on the voltage and current produced. The load on the generator after being converted to DC current is 9 watts. The duration of the conveyor operation to lift trash from the river to the collection bin depends on the HC-SR04 ultrasonic sensor placed in the river when it detects trash, which will be displayed on the LCD. When the collection bin is full, the HC-SR04 ultrasonic sensor in the collection bin will activate a buzzer, which will be displayed on the LCD and the ThingSpeak
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis STEM dengan Memanfaatkan Membran Nanofiber pada Materi Pencemaran Lingkungan
Kemajuan teknologi telah mendorong penggunaan media pembelajaran interaktif, termasuk dalam pengajaran sains yang kerap disampaikan hanya melalui buku teks. E-modul berbasis STEM menawarkan solusi dengan menggabungkan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika , serta inovasi seperti membran nanofiber untuk mempermudah pemahaman konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan e-modul berbasis STEM dengan membran nanofiber pada material pencemaran lingkungan di SMP Negeri 17 Palembang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 133 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui wawancara dan angket, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran IPA masih didominasi metode konvensional, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan memahami materi pencemaran lingkungan. Namun, siswa dan guru mendukung pengembangan e-modul STEM berbantuan membran nanofiber karena diyakini dapat meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, pengembangan e-modul ini diharapkan dapat menjadikan pembelajaran sains lebih interaktif, relevan, dan aplikatif
Analisis Kerusakan dan Rencana Anggaran Biaya pada Pemeliharaan Jalan Rutin Studi Kasus Jalan KH. Muhammad Syabandi
Jalan merupakan sarana pada transportasi untuk di pergunakan sebagai jalur lalu lintas. Jalan juga di gunakan sebagai aktivitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat sebagai jalur untuk pemenuhan dalam bidang transportasi. Jalan KH. Muhammad Syabandi termasuk jalan kota/kabupaten yang ada di kabupaten Tasikmalaya, jalan tersebut juga merupakan salah satu jalan utama dari tiga kecamatan yaitu kecamatan Leuwisari, Sariwangi dan Cigalontang untuk ke pusat kota Kabupaten Tasikmalaya, dan untuk ke kawasan objek wisata yaitu objek wisata Batu Mahpar, Curug Cimedang dan Curug Ciparay. Dengan hal tersebut tingkat penggunaan jalan tersebut akan meningkat dan akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada jalan tersebut. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis kerusakan dan tingkat kerusakan, menganalisa Perbaikan jalan serta menganalisis rencana anggaran biaya yang di butuhkan untuk pelaksanaan pemeliharaan jalan yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui tingkat kerusakan yaitu dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index) serta untuk mengetahui rincian Anggaran Biaya menggunakan metode AHSP (Analisis Harga Satuan Pekerjaan). Hasil penelitian ini, pada ruas jalan KH. Muhammad Syabandi, terdapat 50 segmen dengan panjang per segmen yaitu 200 m sehingga di dapatkan nilai kondisi baik yaitu pada Segmen 34 dengan nilai 95 serta kondisi paling buruk yaitu pada segmen 14 dengan nilai 9. Perbaikan pada jalan tersebut di kelompokan menjadi empat jenis perbaikan yaitu perbaikan pemeliharaan rutin dengan banyak 9 segmen, pemeliharaan berkala sebanyak 8 Segmen, Rehabilitasi sebanyak 30 segmen serta rekonstruksi sebanyak 3 segmen. Biaya yang harus di keluarkan untuk perbaikan pemeliharaan rutin dengan menggunakan metode Analisis Harga Satuan Pekerjaan yaitu sebanyak Rp 21.734.622,36.KATA KUNCI: Kerusakan, Perbaikan, Biaya, PCI, AHSP
Coaching on the Spot: Pendampingan Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Provinsi Jawa Tengah dalam Peningkatan Proses Produksi dan Pemasaran
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing Kelompok Usaha Bersama (KUB) melalui metode Coaching on the Spot (CotS). Metode ini diterapkan dengan pendekatan langsung ke lokasi mitra, memungkinkan tim yang terdiri dari akademisi dan praktisi untuk secara aktif mengidentifikasi permasalahan nyata yang dihadapi oleh KUB. Permasalahan yang diangkat meliputi aspek produksi dan pemasaran yang kurang optimal. Melalui interaksi intensif, diskusi kelompok, dan praktik lapangan, anggota KUB memperoleh pemahaman baru dan keterampilan teknis yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas usaha mereka. Kegiatan ini juga mendorong terciptanya kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan masyarakat, sehingga proses pendampingan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga memperkuat sistem pembelajaran partisipatif di tingkat komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan anggota KUB dalam mengelola proses produksi serta merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien. Pendekatan CotS terbukti efektif dalam mempercepat proses pemecahan masalah dan memperkuat fondasi usaha mikro berbasis komunitas secara berkelanjutan
Mutu Donat Panggang dengan Penambahan Tepung Tulang Ikan Tongkol (Euthynnus affinis)
Donat merupakan pangan jenis produk bakery yang berbentuk cincin dengan lubang ditengahnya atau biasanya terdapat isian yang berasa manis seperti krim atau selai. Donat tergolong makanan cepat saji yang digemari masyarakat sebagai alternatif cemilan, sehingga perlu dilakukan fortifikasi bahan pangan lainnya agar donat yang dihasilkan memiliki nilai gizi yang tinggi. Penambahan tepung tulang ikan tongkol kedalam donat panggang dapat memperbaiki kandungan gizi pada donat panggang yang dihasikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis mutu, kandungan gizi dan organoleptik donat panggang dengan penambahan tepung tulang ikan tongkol.Metode penelitian ini menggunakan metode Eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Uji organoleptik dinilai oleh 50 panelis yang tidak terlatih. Uji kandungan gizi meliputi : kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat. Hasil penelitian uji organoleptik terhadap parameter warna, rasa, aroma dan tekstur menunjukkan (P0,05) yang artinya terdapat pengaruh nyata, sedangkan pada hasil uji proksimat terhadap parameter kadar air, kadar abu, kadar lemak menunjukkan (P0,05) yang artinya terdapat pengaruh nyata terhadap donat panggang dengan penambahan tepung tulang ikan tongkol