Jurnal Universitas Siliwangi
Not a member yet
2884 research outputs found
Sort by
Assessing The Causal Relationship Between Payment Gateway Integration, Financial Literacy, and MSME Financial Performance
Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play a crucial role in supporting Indonesia’s economic growth; however, their financial performance often remains limited due to low financial literacy and suboptimal technology adoption. This study aims to examine the influence of payment gateway integration and financial literacy on the financial performance of MSMEs by employing a quantitative approach using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected from 100 active MSME owners through an online questionnaire and analyzed using SmartPLS 3.2.7. The findings reveal that both payment gateway usage and financial literacy have positive and significant effects on MSME financial performance. The R² value of 0.317 indicates that these variables jointly explain 31.7% of the variance in financial performance, with financial literacy showing a medium effect size and payment gateway a smaller yet significant effect. The study confirms that digital payment adoption improves transaction efficiency and security, while financial literacy enhances financial planning, budgeting, and risk management capabilities. Theoretically, this research extends the Technology Acceptance Model (TAM) and the Theory of Reasoned Action (TRA) by highlighting the complementary relationship between technological adoption and cognitive financial competence. Practically, the results suggest that MSME managers and policymakers should prioritize digital finance adoption and financial literacy training to strengthen financial resilience and sustainability. Overall, this study provides empirical evidence that combining digital innovation with financial education can significantly improve MSME performance and promote inclusive economic development in emerging economies.Keywords: Payment Gateway; Financial Literacy; Financial Performance; MSMEs; Fintech; Digital Transformation
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Untuk Mewujudkan Profesionalisme Di Era Digital Pada Yayasan Teratai Putih Yogyakarta
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Yayasan Teratai Putih Yogyakarta dalam merespons tantangan era digital, khususnya dalam aspek pengelolaan informasi dan penguatan profesionalisme di lingkungan kerja. Perkembangan teknologi yang sangat pesat menuntut setiap organisasi, termasuk lembaga sosial nirlaba, untuk beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan, terutama dalam hal tata kelola data serta komunikasi digital yang aman dan terpercaya. Melalui pendekatan pelatihan partisipatif dan focus group discussion (FGD), kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai urgensi penguasaan kompetensi digital, implementasi kebijakan kerja berbasis teknologi, serta peran aktif individu dalam menjaga integritas organisasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, pemahaman terhadap prosedur keamanan informasi, dan komitmen terhadap penerapan praktik kerja yang lebih profesional dan adaptif. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan beberapa luaran strategis, antara lain rancangan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan data, desain program pelatihan berkelanjutan, serta rekomendasi kebijakan keamanan internal. Dengan adanya peningkatan kualitas SDM yang terstruktur, Yayasan Teratai Putih Yogyakarta diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai lembaga sosial yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing, serta tetap menjaga kepercayaan publik dalam menghadapi dinamika transformasi digital
Tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi remaja di Panti Asuhan Syubbaanul Wathon Kota Tasikmalaya
Remaja yang tinggal di panti asuhan merupakan kelompok yang berada pada masa pertumbuhan dan rentan mengalami masalah gizi. Status gizi remaja dapat dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya oleh tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro dari makanan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi remaja di Panti Asuhan Syubbaanul Wathon Kota Tasikmalaya. Metode penelitian ini yaitu cross sectional dengan 77 remaja yang tinggal di panti asuhan sebagai sampel penelitian yang diambil dengan metode total sampling. Data tingkat kecukupan energi dan zat gizi makro diperoleh dari rata-rata asupan yang dikumpulkan melalui wawancara food recall 2x24 jam. Data status gizi remaja diperoleh dari hasil pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer dan berat badan dengan timbangan digital, kemudian dilakukan analisis menggunakan aplikasi WHO Anthroplus. Uji statistik untuk analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan energi (p = 0,441), karbohidrat (p = 0,128), lemak (p = 0,314), dan protein (p = 0,556) dengan status gizi remaja. Diperlukan edukasi tentang pengetahuan gizi seimbang untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas makanan sehari-hari bagi remaja di panti asuhan
Peran Current Ratio, Return on Asset, dan Sales Growth dalam Memprediksi Financial Distress pada Perusahaan Properti dan Real Estate di Indonesia periode 2019-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR), Return on Asset (ROA), dan Sales Growth (SG) terhadap Financial Distress pada perusahaan sub sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 94 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 33 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis data digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis statistik yang mencakup uji asumsi klasik, uji normalitas, analisis regresi linear berganda, uji simultan (uji F), dan uji parsial (uji T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio dan Sales Growth tidak berpengaruh secara signifikan terhadap financial distress. Namun, Return on Asset memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat profitabilitas perusahaan, semakin tinggi kemungkinan perusahaan mengalami financial distress. Temuan ini tidak sejalan dengan teori keuangan konvensional yang menyatakan bahwa profitabilitas dapat mengurangi risiko financial distress. Hasil ini menunjukkan bahwa laba yang diperoleh dari aset belum tentu mencerminkan kestabilan keuangan perusahaan secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi investor dan manajemen perusahaan dalam mengevaluasi indikator keuangan secara lebih menyeluruh guna mengantisipasi potensi risiko financial distress serta mendukung pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan keuangan perusahaan
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI TEKNIK SCAFFOLDING DI SATUAN PAUD AL-MUJAHIDIN KARAWANG
Penelitian ini dilatar belakangi oleh capaian hasil belajar peserta didik yang maksimal sesuai dengan minat, bakat, kesiapan, dan profil belajarnya. Tujuan penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui teknik scaffolding di Satuan PAUD Al-Mujahidin Karawang. Mendeskripsikan hasil penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui teknik scaffolding pada anak peserta didik. Penelitian ini menggunakan 3 konsep teori yaitu: pembelajaran berdiferensiasi, teknik scaffolding, dan pendidikan anak usia dini. Tomlinson (2000) mengemukakan “bahwa pembelajaran ini menyediakan berbagai serangkaian pilihan belajar untuk peserta didik sesuai dengan masing-masing bakatnya yang bertujuan untuk menggali dan mengarahkan pengajaran sesuai dengan minat, bakat, kesiapan, dan profil belajar yang beragam. Menurut Laura E. Berk dan Adam Winsler (1995) dalam buku scaffolding children, scaffolding adalah alat bantu yang disediakan oleh pendidik sebagai alat pendukung proses pembelajaran yang diberikan sesuai dengan kemampuan peserta didik. Menurut Agusniatih (2022) Pendidikan Anak Usia Dini pada dasarnya merupakan pendidikan yang melibatkan semua upaya dan langkah yang dilakukan oleh pihak pendidikan dan orang tua dalam rangka perawatan, pengasuhan, dan pembelajaran pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 4 orang responden yaitu pengelola sekolah, pendidik, dan 2 orang tua peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pembahasan penelitian diperoleh gambaran tentang proses penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui teknik scaffolding untuk tercapainya hasil belajar yang maksimal yang sesuai dengan minat, bakat, kesiapan, dan profil belajar peserta didik. Pembelajaran ini dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu tahap persiapan dengan tersedianya RPPH, tahap pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan praktik, dan tahap penilaian melalui proses serta performance
PERBEDAAN BERAT REDUKSI PAKAN MAGGOT (LARVA BLACK SOLDIER FLY) DENGAN MENGGUNAKAN SAMPAH ORGANIK PASAR INPRES KABUPATEN SUMEDANG
PERFORMANCE OF FUNCTIONAL INSTRUCTOR OFFICIALS REVIEWED FROM MOTIVATION, COMPETENCE, DISCIPLINE AND INTERPERSONAL COMMUNICATION OF INSTRUCTORS OF VOCATIONAL TRAINING AND PRODUCTIVITY CENTER (BPVP) SURAKARTA
This study aims to analyze the influence of motivation, competence, discipline, and interpersonal communication on the performance of functional officers at the Vocational Training and Productivity Center (BPVP) Surakarta. The research involved all 130 functional instructor officers using a saturated sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results show that motivation, competence, discipline, and interpersonal communication each have a positive and significant effect on the performance of functional officers. These findings indicate that improvements in these factors can enhance the performance of functional officers at BPVP Surakarta
UMKM Subsektor Kuliner berbasis Ekonomi Kreatif. Analisis Penentu Peningkatan Pendapatan
The increase in income for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary subsector is a crucial aspect of supporting the growth of the creative economy. This study aims to analyse the factors contributing to the income growth of MSMEs in the culinary subsector based on the creative economy. The research method employed is factor analysis, identifying elements such as product innovation, product creativity, marketing strategies, government support, collaboration, and trends that influence MSME income growth. The sampling technique used is purposive sampling, involving 60 MSME actors. The factors influencing the income growth of MSMEs have been processed and grouped into two new factors: product dynamics and marketing regulation and collaboration. The analysis results indicate that the most significant factor affecting MSME income growth is product dynamics. This dominant factor highlights that MSMEs' ability to adapt to market trends and present innovative and creative products is vital for increasing income. By understanding the factors affecting MSME income, this research provides a solid foundation for developing sustainable strategies to support the growth of MSMEs in the culinary subsector.Peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam subsektor kuliner merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam subsektor kuliner berbasis ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis faktor dengan mengidentifikasi faktor-faktor seperti inovasi produk, kreativitas produk, strategi pemasaran, dukungan pemerintah, kerja sama, dan tren yang memengaruhi peningkatan pendapatan UMKM. Teknik sampel menggunakan purposive sampling dan sebanyak 60 pelaku UMKM. Faktor yang memengaruhi peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah diolah dan dikelompokkan menjadi 2 faktor baru yaitu dinamika produk; serta regulasi dan kolaborasi pemasaran. Hasil analisis menunjukkan faktor yang paling mempengaruhi peningkatan pendapatan UMKM adalah dinamika produk. Faktor ini paling dominan yang menunjukkan bahwa kemampuan UMKM untuk beradaptasi dengan tren pasar dan menghadirkan produk yang inovatif dan kreatif sangat penting untuk meningkatkan pendapatan. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan UMKM, penelitian ini memberikan dasar yang tepat untuk pengembangan strategi yang berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan UMKM subsektor kuliner
Penerapan Manajemen Pemasaran Melon Sebagai Produk Unggulan Pada PT Indigen Karya Unggul, Yogyakarta
ABSTRAKPT Indigen Karya Unggul atau biasa dikenal Indigen Farm merupakan salah satu perusahaan start up yang bergerak dalam bidang Agribisnis. Perusahaan ini memiliki lima lini binis yaitu farming management, penjualan hasil produk pertanian, penyedia sarana produksi, serta sebagai tempat pelatihan dan pengembangan budidaya pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil perusahaan, penerapan manajemen serta bauran pemasaran pada PT Indigen Karya Unggul. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian jenis deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder, metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Produk unggulan yang dihasilkan PT Indigen Karya Unggul yaitu melon premium dengan jenis golden topaz dan kirin. Kedua melon tersebut mempunyai ciri-ciri yang berbeda dan mempunyai keunggulan masing-masing. PT Indigen Karya Unggul juga mempunyai produk olahan yaitu indi juice. Strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT Indigen Karya Unggul yaitu dengan mengadakan kegiatan Open Farm, selain itu penyaluran buah melon juga dijual kepada reseller, buyer dan toko buah. Penerapan manajemen pemasaran yang dilakukan oleh PT Indigen Karya Unggul yaitu diawali dengan menentukan segmen pasar dan segmen konsumen, lalu menerapkan jobdesk kepada karyawan yang sesuai dengan posisi masing-masing, perusahaan juga memberikan arahan kepada karyawan dan pengendalian agar pemasaran produk berjalan sesuai dengan tujuan
THE INFLUENCE OF NUMBER POCKET MEDIA ON THINKING CRITICAL MATHEMATICS OF STUDENTS OF GRADE I ELEMENTARY SCHOOL
This study aimed to determine the effect of the “number pouch” media on the mathematical critical thinking skills of first-grade students at SD Muhammadiyah 12 Medan. The research population comprised all first-grade students, with one class designated as the experimental group and another as the control group. This quantitative research employed a Pre-Test Post-Test Control Group Design. The sample consisted of 40 students, divided into two classes: 22 students in the experimental group and 18 in the control group. Data analysis was conducted using SPSS 23. The findings indicated that the “number bag” media significantly enhanced students' critical thinking abilities in mathematics, particularly in performing vertical addition operations. The research instrument was a test, and data analysis techniques included validity tests, reliability tests, normality tests, homogeneity tests, N-gain tests, and hypothesis testing. Results from the independent t-test analysis showed a significant value (sig. 2-tailed) of 0.000, which is less than 0.05, leading to the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) and rejection of the null hypothesis (H0). This outcome suggests that the “bag of numbers” media positively affects the critical thinking skills of first-grade students at SD Muhammadiyah 12 Medan. Students who received instruction using the “bag of numbers” media achieved higher average scores compared to those who did not use the media, indicating that the independent variable (solution) employed in the study influenced the dependent variable (problem)