OJS Kader Bangsa University
Not a member yet
    461 research outputs found

    Hubungan Pendidikan Dan Pendapatan Terhadap Kejadian Miopia Di Optik Paten Palembang

    Get PDF
    Kelainan refraksi merupakan penyebab utama penurunan penglihatan di banyak negara dan bertanggung jawab terhadap tingginya angka penurunan penglihatan dan kebutaan pada daerah tertentu Kelainan refraksi yang paling sering ditemukan adalah miopia, hipermetropia dan astigmatisma. Miopia memiliki prevalensi kejadian yang tinggi di dunia. Di Asia 70-90%, Eropa 30-40%, dan Amerika 10-20%. Khusus di Indonesia prevalensinya mencapai 22,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pendapatan terhadap kejadian miopia. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2021 di Optik Paten Palembang. Populasi adalah semua orang yang dating ke Optik Paten dengan masalah miopia, menggunakan purposive sampling yang berjumlah 40 orang. Hasil variable pendidikan diperolehp value = 0,008 lebih kecil dari 0,05, dan variable pendapatan p value = 0,002 lebihkecil dari 0,05. Ada hubungan antara Pendidikan dan pendapatan terhadap kejadian miopia. Saran untuk peneliti selanjutnya guna mengkaji lebih dalam pengaruh pendidikan dan pendapatan terhadap kejadian miopia. Kata kunci : miopia, pendidikan, pendapata

    Tinjauan Kebutuhan Rak Penyimpanan Berkas Rekam Medis Di Ruang Filing Puskesmas Plaju Tahun 2021

    Get PDF
    Rak penyimpanan rekam medis adalah tempat untuk penyimpanan berkas rekam medis pasien agar tetap terjaga kerahasiaannya dan juga untuk mempermudah petugas untuk menyimpan dan mengambil berkas rekam medis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang hasilnya merupakan deskripsi atau menggambarkan rak penyimpanan berkas rekam medis di Puskesmas Plaju Palembang. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Kepala rekam medis dan Petugas rekam medis. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan mengunakan total sampling sehingga semua petugas rekam medis tersebut dijadikan sebagai reponden penelitian. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Plaju Palembang dan pembahasan mengenai tinjauan kebutuhan rak penyimpanan berkas rekam medis tahun 2018- 2020 dengan menggunakan 100 sampel berkas rekam medis bahwa Puskesmas Plaju memang membutuhkan penambahan rak penyimpanan. Kata kunci : Rak Penyimpanan,Kebutuhan Ra

    Tinjauan Alur Prosedur Pelayanan Pasien Rawat Jalan Peserta BPJS (Studi Kasus Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid Palembang Tahun 2021)

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the flow of procedures for outpatient services for BPJS participants at the Ar-Rasyid Islamic Hospital Palembang. This research method used a descriptive method with a qualitative approach. In the results of this study, the registration area consisted of 2 counters, the first counter for BPJS patient registration and the counter for BPJS patients second for general patient registration. The number of registration officers consists of 3 officers who are tasked with entering the identity of new patients and old patients into the computer database system and in charge of classifying medical record documents according to the clinic intended by the patient. The conclusion of this study is that the outpatient registration procedure for BPJS participants at the Islamic Hospital Ar-Rasyid Palembang is in accordance with the permanent procedure for registering outpatients. Keywords : Procedure Flow, Outpatient, BPJSTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alur prosedur pelayanan pasien rawat jalan peserta BPJS di Rumah Sakit Islam Ar-Rasyid Palembang. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam hasil penelitian ini tempat pendaftaran terdiri dari 2 loket yaitu loket pertama untuk pendaftaran pasien BPJS dan loket kedua untuk pendaftaran pasien umum. Adapun jumlah petugas pendaftaran terdiri dari 3 petugas yang bertugas dalam mengentry identitas pasien baru maupun pasien lama ke sistem database komputer dan bertugas mengelompokkan dokumen rekam medis sesuai poliklinik yang dituju oleh pasien. Kesimpulan dari penelitian ini prosedur pendaftaran pasien rawat jalan peserta BPJS di RS Islam Ar-Rasyid Palembang sudah sesuai dengan prosedur tetap pendaftaran pasien rawat jalan. Kata kunci : Alur Prosedur, Rawat Jalan, BPJ

    Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat RT 22 Di Kelurahan Tangga Takat Palembang Tentang Penggunaan Obat Tradisional Pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Penggunaan obat herbal sebagai pengobatan komplementer ataupun alternativ semakin meningkat di seluruh dunia. Pengetahuan mempengaruhi pemilihan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui gambaran penggunaan obat tradisional pada masa pandemi Covid-19oleh masyarakat RT 22 Kelurahan Tangga Takat Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Digunakan obat tradisonal kaerena mudah diperoleh (52,6%) dengan pengetahuan responden tentang obat tradisonal (73,7%) yang bersumber dari keluarga (43%) serta memperolehnya dari penjual jamu gendong (36,8%) digunakan untuk menyembuhkan penyakit yang mendadak/ringan (45,6%), obat tradisional yang sering digunakan adalah sediaan cair (50,9%) untuk waktu penggunaan sampai sembuh (38,6) dan (84%)  responden merasa sembuh dengan menggunakan jamu (54%) dan tidak merasakan efek samping (93%), namun tidak mengetahui kandungan obat tradisional yang diminum (77,2%). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat RT 22 di Kelurahan Tangga Takat Palembang tentang penggunaan obat-obatan tradisional di masa pandemi Covid-19 secara keseluruhan tercatat sangat baik. Kata kunci : Pengetahuan, Obat Tradisona

    Management of Ossa Cruris radiographic technique with fracture cases at the Radiology Installation of Dr AK Gani Hospital Palembang

    No full text
    The ossa cruris is commonly called the lower leg, in the lower leg there are two bones, namely the tibia and fibula bones, the tibia or shin bone is the main skeleton of the lower leg and is located medial to the fibula or calf bone. cruris with a case of cruris fracture in the radiology department of the hospital. Dr. Ak Gani Palembang. There are two projections in the ossa cruris technique examination, namely AP and Lateral projections, the patient's position is sitting or lying supine on the examination table. Examination of the ossa cruris does not require too much equipment, including radiology apparatus, cassette and film with a size of 30 x 40 cm which is divided in half and a marker. To get a good radiographic picture in fracture cases, efforts are made, including: The patient must be comfortable and not increase the patient's pain. Choosing the right exposure factor in order to get optimal photo results, so that the optimal image is obtained so that it can provide information to establish a diagnosis. Based on the results of the radiographic examination of the ossa cruris with fracture cases at the Dr. Hospital Installation. Ak. Gani Palembang obtained photos: in the form of disturbance sublocations on Ro Cruris Dextra AP/Lat and object position, image density, image contrast and image sharpness on the ossa cruris radiographic technique with fracture cases in the AP and lateral positions have been declared good.  Key words : Ossa Cruris radiography, Fractur

    Analisis Pengaruh Pelatihan, Kompensasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Perangkat Desa di Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di kantor desa yang ada di Kecamatan Sumber Marga Telang kabupaten Banyuasin yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perangkat desa di Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin dengan status pegawai berjumlah 128 orang yang digunakan dalam responden penelitian. Pengumpulan data penelitian ini melalui kuisioner, Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda,dengan uji F dan uji T untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan, kompensasi dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja di Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten Banyuasin, bahwa pelatihan, kompensasi dan disiplin kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan

    Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil

    No full text
    Anemia in pregnancy is a global health issue, with higher prevalence in developing countries compared to developed ones. In Indonesia, the prevalence reaches 63.5%, while at the Annisa Maternity Clinic in Banyuasin, 28 cases were recorded in 2023. Risk factors for anemia in pregnant women include age, parity, pregnancy spacing, education, knowledge, nutritional status, socioeconomic status, and adherence to iron tablet (Fe) consumption. The aim of this study is to determine the factors associated with the incidence of anemia among pregnant women at the Annisa Maternity Clinic Banyuasin in 2024. This research used an analytic survey with a cross-sectional design involving 40 pregnant women who underwent antenatal care at the clinic in February 2024. Samples were taken using accidental sampling technique. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods with the Chi-Square test (α = 0.05). The results showed that 37.5% of respondents experienced anemia. High-risk age among pregnant women was 37.5%, low education was 45.0%, and poor knowledge was 42.5%. The study found a significant relationship between age, education, and knowledge with the incidence of anemia among pregnant women at the Annisa Maternity Clinic Banyuasin in 2024.Based on these findings, researchers hope that healthcare providers can enhance antenatal care (ANC) services at the Annisa Maternity Clinic and more frequently conduct educational sessions on anemia during pregnancy

    Tinjauan Yuridis terhadap Perceraian yang dilakukan secara Lisan dihadapan Kepala Desa (Studi Kasus di Desa Ngunang Kec. Sanga Desa Kab. Musi Banyuasin)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keabsahan perceraian yang dilakukan secara lisan di hadapan Kepala Desa serta menganalisis akibat hukum yang timbul dari praktik tersebut pada masyarakat Desa Ngunang, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena perceraian non-prosedural yang dilakukan masyarakat tanpa melalui Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, PP No. 9 Tahun 1975, dan Kompilasi Hukum Islam, yang secara tegas menyatakan bahwa perceraian hanya sah apabila diputuskan melalui sidang pengadilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi normatif, menggabungkan studi kepustakaan dengan data lapangan melalui wawancara dan observasi terhadap aparat desa, tokoh masyarakat, dan pasangan yang melakukan perceraian secara lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian lisan di hadapan Kepala Desa tidak memiliki kekuatan hukum karena tidak memenuhi prosedur formil perceraian sebagaimana diatur perundang-undangan. Talaq yang diucapkan di luar sidang pengadilan tidak dianggap sebagai perceraian sah, sehingga status perkawinan para pihak tetap utuh menurut hukum negara. Akibat hukumnya, tindakan tersebut tidak menimbulkan pemutusan hubungan perkawinan secara yuridis, sehingga hak dan kewajiban suami istri, status anak, serta pencatatan administrasi kependudukan tetap melekat sebagaimana layaknya pasangan yang masih terikat perkawinan. Selain itu, perceraian non-prosedural ini berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari, termasuk terkait hak nafkah, perwalian anak, dan larangan menikah kembali tanpa akta cerai. Dengan demikian, perceraian yang dilakukan secara lisan di hadapan Kepala Desa tidak memiliki keabsahan hukum dan tidak menghasilkan akibat hukum yang sah menurut sistem hukum Indonesia

    Hubungan Antara Pendidikan Ibu dan Imunisasi Bayi dengan Kejadian ISPA

    No full text
    Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi di dunia, dengan estimasi sekitar 13 juta kasus setiap tahun menurut WHO. Meskipun angka kejadian ISPA di Puskesmas Darma menunjukkan tren penurunan, penyakit ini masih menjadi keluhan terbanyak pada bayi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan melibatkan 30 ibu beserta bayinya yang mengunjungi Puskesmas Darma pada tahun 2023. Variabel independen meliputi tingkat pendidikan ibu dan status imunisasi bayi, sementara variabel dependen adalah kejadian ISPA. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Sebanyak 66,7% bayi mengalami ISPA, sementara 33,3% tidak. Sebagian besar ibu (66,7%) memiliki pendidikan tinggi, dan hanya 40% bayi menerima imunisasi lengkap. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu dan kejadian ISPA (p = 0,169). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi bayi dan kejadian ISPA (p = 0,021). Imunisasi lengkap terbukti berperan dalam menurunkan kejadian ISPA pada bayi. Oleh karena itu, disarankan agar Puskesmas meningkatkan edukasi dan kualitas layanan imunisasi untuk menekan angka kejadian ISPA di kalangan bayi

    Penurunan Intensitas Dismenore dengan Akupresur Pada Titik Zusanli (St 36) SMP Tahfidh Al Hidayah

    Get PDF
    Dysmenorrhea or menstrual pain are cramps in the lower abdomen which sometimes spread to the lower back and thighs, generally complained by some women before menstruation which can last 2-3 days. One of the problems that teenagers often experience during menstruation is menstrual pain. Dysminorrhea can be treated by administering pharmacological therapy with non-steroidal anti-inflammatory drugs and non-pharmacological therapy with acupressure techniques. administering Zusanli point acupressure (ST36) is effective in reducing dysmenorrhea in adolescents. The aim of this study was to determine the effect of administering Zusanli point (ST36) acupressure on menstrual pain among female adolescents at Tahfidh Al HIdayah Middle School. Method: The research used was quasi-experimental with a one group pretest-posttest approach. The sample in this study was 30 young women who were experiencing dysmenorrhea on the first day of menstruation at Tahfidh Al Hidayah Middle School. Results: The average pain scale for menstrual pain/dysminorrhea before the acupressure intervention at the Zusanli point or ST36 point was 8.83, while the average pain scale for menstrual pain/dysminorrhea after the intervention was 3.433. There is a significant effect of acupressure therapy at the Zusanli point (ST 36) on menstrual pain/dysminorrhea in young women with a value of p: 0.000 (p<0.005) with a strong correlation level (0.818). Conclusion: There is a strong correlation of acupressure therapy at the Zusanli point (ST 36) on menstrual pain/dysminorrhea in young women. Suggestion: There is a need to increase knowledge and education on the management of dysmenorrhea using non-pharmacological methods, namely acupressure at the Zusanli point (ST36) to reduce complaints of menstrual pain/dysmenorrhea in young women.  Dismenore atau nyeri haid merupakan kram di perut bagian baawah yang terkadang menjalar hingga ke punggung bagian bawah dan paha, umumnya dikeluhkan beberapa wanita menjelang haid yang dapat berlangsung 2-3 hari. Salah satu ketidaknyaman yang terjadi saat menstruasi adalah nyeri haid. Pemberian akupresur titik Zusanli (ST36) efektif menurunkan dismenore pada remaja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian akupresur titik Zusanli (ST36) terhadap nyeri haid remaja Putri di SMP Tahfidh Al HIdayah. Metode Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posstest. Sampel dalam penelitian ini remaja putri yang sedang mengalami dismenore pada hari pertama haid di SMP Tahfidh Al Hidayah berjumlah 30 orang. Hasil Skala nyeri haid/dismenore sebelum dilakukan intervensi akupresur pada titik Zusanli atau titik ST36 rata-rata skala  nyeri adalah 8,83 sedangkan skala nyeri rata-rata nyeri haid/dismenore setelah dilakukan intervensi adalah 3,433. Terdapat pengaruh signifikan terapi akupresur pada titik Zusanli (ST 36) terhadap nyeri haid/dismenorepada remaja putri dengan nilai p:0,000 (p<0,005) dengan tingkat korelasi kuat (0,818). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh dengan korelasi kuat terapi akupresur pada titik Zusanli (ST 36) terhadap nyeri haid/dismenore pada remaja putri. Saran Perlunya peningkatan pengetahuan dan edukasi penalatalaksanaan dismenore dengan akupresur pada titik Zusanli (ST36) untuk mengurangi keluhan nyeri haid/dismenore pada remaja putri

    320

    full texts

    461

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Kader Bangsa University
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇