OJS Kader Bangsa University
Not a member yet
461 research outputs found
Sort by
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENIPUAN DENGAN MODUS PENYALAHGUNAAN NAMA PEJABAT NEGARA YANG DI LAKUKAN DALAM UPAYA PENERIMAAN TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN
Global law enforcement requires the role of the police as representatives of the state, with varying duties in each country. In Indonesia, the National Police (Polri) serves a dual function as law enforcer and social worker. Becoming a police officer is an attractive choice, especially for the younger generation, as it is regarded as a noble profession and an educational alternative. However, admission to the Police Academy (Akpol) has a limited quota, which puts pressure on prospective cadets. Some candidates fall victim to fraud schemes involving the misuse of the names of state officials. This research examines such fraudulent crimes using the case study of Decision Number 377/Pid.B/2023/PN.Tjk. The case involves defendants who used false names to obtain funds from prospective cadets. This study aims to provide insights into the penalties for perpetrators of such crimes and contribute to protecting the integrity of the admission process in police education institutions.Penegakan hukum global memerlukan peran polisi sebagai perwakilan negara, dengan tugas yang berbeda di setiap negara. Di Indonesia, Polri berfungsi ganda sebagai penegak hukum dan pekerja sosial. Menjadi polisi merupakan pilihan menarik, terutama bagi generasi muda, karena dianggap sebagai profesi mulia dan alternatif pendidikan. Namun, penerimaan di Akademi Kepolisian (Akpol) memiliki kuota terbatas, memicu tekanan pada calon taruna/taruni. Beberapa calon terjebak dalam praktik penipuan yang melibatkan penyalahgunaan nama pejabat negara. Penelitian ini mengkaji tindak pidana penipuan dengan modus tersebut, menggunakan studi kasus Putusan Nomor 377/Pid.B/2023/PN.Tjk. Kasus ini melibatkan terdakwa yang memanfaatkan nama palsu untuk memperoleh dana dari calon taruna. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan mengenai hukuman bagi pelaku tindak pidana dan kontribusi pada perlindungan integritas proses penerimaan di lembaga pendidikan kepolisian
Penatalaksanaan Teknik Radiografi Vertebrae Lumbosacral Pada Kasus Scoliosis di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang
Scoliosis is a disorder that causes an abnormal curve of the spine. The purpose of this paper is to provide descriptive information about the management of the Lumbosacral Vertebrae radiographic technique in the case of Scoliosis, with the intention of knowing the radiographic techniques performed. The population in this study were all patients who examined Lumbosacral vertebrae who came to the Radiology Installation of the Islamic Hospital of Siti Khadijah Palembang, which was taken from one patient with Scoliosis in March. The radiographic technique for Lumbosacral examination is a projection of Posterior Antero (AP), the patient is in a supine position with both hands on the side of the body using the exposure factor Kv 80, mA 160 and Second 0, 250. In Lateral projection, the patient's position is directed in the Lateral position sideways on the examination table with the left side attached to the table using exposure factors kV 90, mA 200, and second 0.320. In patients with Scoliosis only use the AP position because it is at this position that the Cobb angle is visible. Radiographers provide correct direction to patients about the course of the examination so that it can produce an optimal picture.Scoliosis merupakan gangguan yang menyebabkan kurva Abnormal dari tulang belakang atau tulang punggung. Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk memberikan informasi secara deskriptif mengenai penatalaksanaan teknik radiografi Vertebrae Lumbosacral pada kasus Scoliosis, dengan maksud mengetahui teknik-teknik radiografi yang dilakukan. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang melakukan pemeriksaan Vertebrae Lumbosacral yang datang ke Instalasi Radiologi Rumah sakit Islam Siti Khadijah Palembang yang diambil dari salah satu pasien penderita Scoliosis pada bulan Maret. Teknik radiografi untuk pemeriksaan Lumbosacral adalah proyeksi Antero Posterior (AP), pasien dalam posisi Supine dengan kedua tangan di sisi tubuh menggunakan faktor eksposi Kv 80, mA 160 dan Second 0, 250. Pada proyeksi Lateral, posisi pasien diarahkan dalam keadaan Lateral posisi pasien tiduran menyamping di meja pemeriksaan dengan sisi sebelah kiri menempel di meja menggunakan faktor eksposi kV 90, mA 200, dan second 0,320. Pada pasien penderita Scoliosis hanya menggunakan posisi AP karena pada posisi inilah sudut Cobb terlihat. Radiografer memberikan arahan yang benar kepada pasien tentang jalannya pemeriksaan sehingga dapat menghasilkan gambaran yang optimal
Pengaruh Faktor Predisposisi, Pemungkin dan Kebutuhan Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Jaminan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Parongil Kabupaten Dairi
World health problems that cannot be resolved include maternal mortality, maternity and infant mortality. How to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) with MDG's. National MMR (2017) is 228/100,000 KH and IMR is 34/1,000 KH. Dairi Regency MMR (2020) is 209/100,000 KH and IMR 14/1,000 KH. The aim of the research is to analyze the influence of predisposing, enabling and need factors on the utilization of Maternity Insurance services in the Working Area of the Parongil Health Center, Dairi Regency. This type of research is explanatory research. The total sample was 95 mothers giving birth. Data analysis includes univariate, bivariate analysis with chi square, Fisher and multivariate tests with multiple logistic regression. The results of the research were that 30.53% of respondents utilized Maternity Guarantee services and 69.47% of respondents did not utilize Maternity Guarantee services. The results of the chi-square and Fisher tests show that there are 3 variables that are significantly related to the utilization of Maternity Insurance services where the p value is <0.005, namely knowledge (p<0.001), facilities (p<0.001) and needs (p<0.001). From the results of the multivariable multiple logistic regression, the most influential influence on the utilization of Maternity Insurance services is the facilities.Masalah kesehatan dunia yang belum dapat diselesaikan diantaranya yaitu kematian ibu hamil, bersalin dan kematian bayi. Cara menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dengan MDG’s. AKI Nasional (2017) sebesar 228/100.000 KH dan AKB sebesar 34/1.000 KH. AKI Kabupaten Dairi (2020) yaitu 209/100.000 KH dan AKB 14/1.000 KH. Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh faktor predisposisi, pemungkin dan kebutuhan terhadap pemanfaatan pelayanan Jaminan Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Parongil Kabupaten Dairi. Jenis penelitian ini adalah explanatory research. Jumlah sampel 95 orang ibu bersalin. Analisis data yaitu analisis univariat, bivariat dengan uji chi square, fisher dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian dimana 30,53% responden memanfaatkan pelayanan Jaminan Persalinan dan 69,47% responden tidak memanfaatkan pelayanan Jaminan Persalinan. Hasil uji chi-square dan fisher menunjukkan ada 3 variabel berhubungan secara signifikan terhadap pemanfaatan pelayanan Jaminan Persalinan dimana nilai p<0,005 yaitu pengetahuan (p<0,001), fasilitas (p<0,001) dan kebutuhan (p<0,001). Dari hasil multivariat regresi logistik berganda yang paling berpengaruh terhadap pemanfaatan pelayanan Jaminan Persalinan adalah fasilitas
Uji Aktivitaas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Jamur Candida albicans
The increasing resistance of microorganisms to antibiotics has become a global problem in the field of health. The main causes of antibiotic resistance include inappropriate use of antibiotics, the use of plants as drugs is an alternative method to reduce the level of resistance to antibiotics. One of the plants that can be used as medicine is the Moringa plant. Moringa plants can be used as antioxidants, antibacterial, antifungal, and anti-inflammatory. This study was conducted to test the antimicrobial activity of ethanol extract of Moringa leaves (Moringa oleifera L.) against Staphylococcus aureus, Escherichia coli and Candida albicans fungi. This study aims to determine the antimicrobial effect of Moringa leaves (Moringa oelifera L.) against several microbes. The antimicrobial activity test of moringa leaf ethanol extract was carried out using the agar diffusion method, with concentrations of 10%, 20% and 30%. The results showed the average inhibition zone diameter of Escherichia coli bacteria was 9.5 mm, 10.23 mm and 12.36 mm, Staphylococcus aureus was 7.86 mm, 9.53 mm and 10.33 mm, and Candida albicans fungus was 6.43 mm, 7.8 mm, and 8.26 mm. The results of the study of ethanol extract at a concentration of 30% showed the greatest antimicrobial activity on Escherichia coli bacteria with an inhibition zone of 12.36 mm including the strong category.Meningkatnya resistensi mikroorganisme terhadap antibiotik sudah menjadi masalah dalam bidang kesehatan. Penyebab utama resistensi antibiotik meliputi penggunaan antibiotik yang tidak tepat, penggunaan tumbuhan sebagai obat adalah metode alternatif untuk mengurangi tingkat resistensi terhadap antibiotik. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat adalah tumbuhan kelor. Tumbuhan kelor dapat digunakan sebagai antioksidan, antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antimikroba ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan jamur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antimikroba dari daun kelor (Moringa oelifera L.) terhadap beberapa mikroba. Uji aktivitas antimikroba ekstrak etanol daun kelor dilakukan menggunakan metode difusi agar, dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30%. Hasil penelitian menunjukkan diameter zona hambat rata-rata dari bakteri Escherichia coli sebesar 9,5 mm, 10,23 mm dan 12,36 mm, Staphylococcus aureus sebesar 7,86 mm, 9,53 mm dan 10,33 mm, dan jamur Candida albicans sebesar 6,43 mm, 7,8 mm, dan 8,26 mm. Hasil penelitian ekstrak etanol pada konsentrasi 30% menunjukkan aktivitas antimikroba terbesar pada bakteri Escherichia coli dengan zona hambat sebesar 12,36 mm termasuk kategori kuat
Hubungan Pengetahuan Terhadap Perawatan Luka Modern Dressing dengan Tingkat Kesembuhan Luka Diabetikum
Diabetic ulcer and gangrene cases are the most well-known cases treated in clinics. The death rate due to ulcers and gangrene goes from 17-23%, while the removal rate goes from 15-30%, the permanent demise rate 1 year after removal is 14.8%. The third year saw an increase in this number to 37%. After amputation, the average age of the patients was only 23.8 months. An analytical survey with a cross-sectional design was used in this study to collect the independent and dependent variables simultaneously. Chi-square was used for statistical tests. This study used a sample of 36 people. In this review, in light of the Chi-Square factual test, the P-esteem = 0.016 <0.05 was gotten, the job of the family isn't great in current dressing wound care has the open door to no avail. While the job of the family got a p esteem = 0.029 <0.05, unfortunate information for not recovering. it tends to be reasoned that there is a critical connection among information and the job of the family in present day wound dressing care with the degree of mending of diabetic injuries at the Inner Medication Polyclinic of the Siti Khadijah Islamic Emergency clinic, Palembang.Kasus ulkus diabetik dan gangren merupakan kasus yang paling banyak ditangani di klinik. Angka kematian akibat ulkus dan gangren berkisar antara 17-23%, sedangkan angka pengangkatan berkisar antara 15-30%, angka kematian permanen 1 tahun setelah pengangkatan adalah 14,8%. Pada tahun ketiga terjadi peningkatan angka ini menjadi 37%. Setelah diamputasi, rata-rata usia pasien hanya 23,8 bulan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada hubungan antara pengetahuan terhadap perawatan luka modern dengan Tingkat kesembuhan luka. Survei analitik dengan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan variabel independen dan dependen secara bersamaan. Chi-square digunakan untuk uji statistik. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 36 orang. Dalam tinjauan ini, berdasarkan uji faktual Chi-Square, diperoleh P-esteem = 0,016 < 0,05, pekerjaan keluarga tidak bagus dalam perawatan luka saat ini memiliki peluang untuk tidak berhasil. Sementara pekerjaan keluarga mendapat p esteem = 0,029 < 0,05, informasi yang disayangkan untuk tidak pulih. dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan peran keluarga dalam perawatan luka masa kini dengan tingkat penyembuhan luka diabetes di Poliklinik Pengobatan Dalam Rumah Sakit Darurat Islam Siti Khadijah Palembang
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA YANG MENYIMPAN PSIKOTROPIKA GOLONGAN IV (Studi Putusan Nomor : 461/Pid.Sus./2023/PN.Tjk)
Social deviance, particularly among adolescents, is often influenced byl the abuse of psylchotropic substances. The use of psylchotropics not in accordance with medical prescriptions and legal regulations is considered abuse. This studyl discusses the judges' considerations in rendering decisions against perpetrators of psylchotropic substance storage offenses under Decision Number: 461/Pid.Sus/2023/PN.Tjk. The methods used are juridical-normative and juridical-empirical approaches, utilizing secondaryl and primaryl data, as well as qualitative analylsis. The results indicate that judges' considerations include juridical aspects such as the indictment, prosecutor's demands, and evidence, as well as non-juridical aspects such as the defendant's attitude and social impact. The causes of these crimes include internal factors such as desires and weak faith, as well as external factors like environment and social interactions. The author recommends that judges consider rehabilitation for psylchotropic substance abusers and enhance law enforcement against psylchotropic drug dealers.Penyimpangan sosial, terutama di kalangan remaja, sering dipengaruhi oleh penyalahgunaan psikotropika. Penggunaan psikotropika yang tidak sesuai dengan resep dokter dan aturan hukum dianggap sebagai penyalahgunaan. Penelitian ini membahas pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana penyimpanan Psikotropika Golongan IV, berdasarkan Putusan Nomor: 461/Pid.Sus/2023/PN.Tjk. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris dengan data sekunder dan primer serta analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim meliputi aspek yuridis seperti surat dakwaan, tuntutan JPU, dan bukti, serta aspek non-yuridis seperti sikap terdakwa dan dampak sosial. Faktor penyebab tindak pidana mencakup faktor internal seperti keinginan dan lemahnya iman, serta faktor eksternal seperti lingkungan dan pergaulan. Penulis menyarankan agar hakim mempertimbangkan rehabilitasi bagi pelaku penyalahgunaan psikotropika dan meningkatkan penegakan hukum terhadap pengedar psikotropika
Hubungan antara Tingkat Pendidikan tengan Pengetahuan Kontrasepsi Mahasiswa Kebidanan
Latar Belakang: Menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, sekitar 8% laki-laki dan 2% perempuan berusia 15 hingga 24 tahun pernah berhubungan seksual pranikah. Sehingga diperlukan pembelajaran kontrasepsi. Program pemerintah yang disebut Keluarga Berencana (KB) bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan masyarakat dengan jumlah penduduk. Tujuan penelitian untuk mengetahui "Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Kontrasepsi Mahasiswa Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Brebes Tahun 2023". Metode: Penelitian ini berjenis survei analitik. Pengumpulan data dilakukan menggunkan kuesioner. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Brebes, pada tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah Mahasiswa Diploma III Kebidanan yang berada di STIKes Brebes berjumlah 75 Orang dan sample 73 responden. Data dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil: Dari 75 orang terdapat responden yang pengetahuan secara formal tidak terpenuhi. Hasil uji statistik diperoleh nilai P = 0,038 (P < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan tingkat pendidikan dengan pemakaian alat kontrasepsi. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan mahasiswa kebidanan sekolah tinggi ilmu kesehatan brebes terhadap alat kontrasepsi dengan nilai P = 0,038 (P < 0,05). Upaya peningkatan pengetahuan mahasiswa kebidanan dapat dilakukan dengan banyak membaca buku dan mengikuti program yang sudah ada di kementerian kesehatan dan BKKBN, seperti KRR, PIK-R, GenRe, dan PKBR
Strategi Peningkatan Kompetensi SDM untuk Daya Saing UMKM: Studi pada ASPENKU Sumsel
Penelitian ini membahas implementasi strategi peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang merupakan anggota dari Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner Sumatra Selatan (Aspenku Sumsel). UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian regional dan nasional, dan meningkatkan daya saing mereka adalah kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai Ketua Aspenku Sumsel dan menganalisis data dari program pelatihan yang telah diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi peningkatan kompetensi SDM telah memberikan kontribusi positif terhadap daya saing UMKM. Program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota, peningkatan keterampilan teknis, manajerial, dan pemasaran, serta kerja sama dalam asosiasi, semuanya memainkan peran penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang pentingnya investasi dalam pengembangan SDM bagi UMKM dan bagaimana implementasinya dapat mendukung pertumbuhan bisnis mereka. Hasilnya dapat menjadi panduan bagi organisasi serupa dan pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan daya saing UMKM di berbagai sektor
Penegakkan Hukum Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial (Tinjauan Yuridis Terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejahatan dunia maya, bagaimana mengukur pencemaran nama baik melalui media sosial, dan bagaimana menganalisis hukum pidana terhadap pencemaran nama baik melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif, dimana penulis hanya mempelajari rule of law berdasarkan fakta-fakta kasus yang terjadi berkaitan dengan pencemaran nama baik. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari berbagai buku, jurnal, laporan penelitian, atau berita kasus yang diperoleh baik melalui media cetak maupun online. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 310 hingga Pasal 321 KUHP dan juga terhadap pencemaran nama baik di media sosial diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU No. 11 tahun 2008. Pencemaran nama baik adalah tindakan menyebarkan informasi yang tidak benar dan umumnya dalam bentuk pencemaran nama baik dari seseorang yang berdampak buruk pada orang itu, orang yang namanya dicemarkan dapat mengeluh tentang pencemaran nama baik dan orang yang mencemarkan dapat dihukum dengan hukuman penjara dan denda seperti dalam peraturan Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik
Analisis Desain Formulir Ringkasan Masuk dan Keluar Rawat Inap di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022
Formulir ringkasan masuk dan keluar adalah formulir rekam medis yang digunakan untuk mencatat ringkasan perjalanan penyakit sejak pasien masuk sampai keluar rumah sakit. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui desain formulir ringkasan masuk dan keluar pasien rawat inap di RSUD Siti Fatimah provinsi Sumatera Sealatan yang dilihat dari aspek fisik, anatomi dan aspek isi. penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui desain formulir ringkasan masuk dan keluar rawat inap di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah desain formulir ringkasan masuk dan keluar. Instrumen pada penelitian ini berupa wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Sealatan, tidak terdapat SOP cara pengisian formulir masuk dan keluar.Dikaji dari 3 aspek yaitu aspek fisik, bahan kertas yang digunakan belum sesuai didapati bahwa pada desain formulir ringkasan masuk dan keluar masih terdapat beberapa kekurangan. Ditinjau dari aspek anatomi bagian clouse /penutup masih belum memiliki ruang item nama dokter dan tanda tangan, dari segi aspek fisik masih ada kekurangan pada penggunaan tinta yang tidak jelas seperti logo rumah sakit menggunakan tinta berwarna hitam (lembar formulir ringkasan masuk dan keluar seperti lembar fotocopy). sedangkan logo yang ada di formulir rekam medis aslinya menggunakan tinta berwarna yang jelas.
Kata kunci : Desain formuli