Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1647 research outputs found
Sort by
Pemahaman Pentingnya Pemilihan Nama Merek bagi Pelaku UMKM Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilihan nama merek bagi pelaku UMKM di Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 November 2024 di Rumah Kreatif Jasa, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pelaku UMKM yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelurahan yang tersebar di Kecamatan Karang Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, di mana para peserta diberikan penjelasan mendalam mengenai pentingnya pemilihan nama merek bagi produk dan jasa mereka. Pemahaman mengenai pentingnya pemilihan nama merek masih perlu ditingkatkan di kalangan pelaku UMKM, terutama dalam konteks persaingan pasar yang semakin kompetitif. Aspek linguistik dari sebuah nama merek—seperti panjang kata, ritme, dan asosiasi makna—dapat memengaruhi bagaimana konsumen memproses informasi dan membentuk preferensi terhadap suatu merek. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan atau pendampingan khusus bagi UMKM dalam mengembangkan strategi branding mereka secara lebih komprehensif
Implementasi Literasi Baca-Tulis dan Numerasi di SDS IT Nurul Yaqin
Pengabdian ini dilatarbelakangi karena melihat kondisi literasi dan numerasi di Indonesia dewasa ini sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak memprihatinkan, jika kenyataaannya kegiatam literasi dasar yang berkaitan dengan membaca dan menulis masih tergolong sangat rendah. Hal demikian tentu akan dilihat oleh negara-negara lain, terutama oleh negara tetangga. Kenyataan tersebut adalah realita pahit yang terjadi dan harus dihadapi bangsa Indonesia. Tujuan dilaksanakannya program PKM ini yaitu untuk membantu guru menerapakna program lietrasi baca-tulis dan numerasi yang sesuai dengan tingkat SD. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam PKM ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian dari kegiatan ini berupa: tahap perencanaan (survei lokasi, wawancara, analisis permasalahan, studi pustaka, menyusun strategi mengajar literasi dan numerasi); tahap pelaksanaan (seperti mengajar, adaptasi teknologi, dan pembuatan program literasi dan numerasi); tahap evaluasi (melakukan refleksi dan pelaporan secara berkala sehingga kegiatan pendampingan ini dapat mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik)
SEJARAH PENGAWASAN DI KALIMANTAN BARAT (1999-2023)
Badan Pengawas Pemilihan Umum di bentuk tahun 2017, namun pengawasan pemilu di kalimantan Barat sudah ada sejak di bentuk panwaslak. Panwaslak adalah Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilu yang dibentuk tahun 1980 dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pemilihan Umum. Kebutuhan ini tidak dapat dihindari karena kewenangan dan fungsi Bawaslu dalam menangani dan menyelesaikan sengketa semakin diperkuat, terutama dalam menangani pelanggaran administrasi dan penyelesaian sengketa Pemilu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengawasan pemilihan umum dari tahun 1999-2023 di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Metode penelitian ini metode historis yang pengkajian, penjelasan dan menganalisiskan secara kritis terhadap fakta-fakta masa lampau dengan metode historis ini yang meliputi 4 prosedur yaitu: Heuristik, Kritik, Interpretasi, Historiografi.
Nilai-Nilai Simbolik dalam Kesenian Tradisional Betingkah Alu Selesung di Desa Ceruk Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau
Traditional arts are a cultural system that lives and develops in society as a form of expression that emerges from within the community. The development of the times has caused changes in all fields, including art. Traditional arts began to be neglected and finally destroyed and replaced by modern art. This research aims to find out: the history of the art of Betingkah Alu Selesung and its symbolic meaning in the traditional art of Betingkah Alu Selesung on Bunguran Island in general and Ceruk Village, Northeast Bunguran, Natuna Regency in particular. This research uses a qualitative descriptive method of analysis, qualitative research has two main things, namely: describe-reveal and describe-explain. Data collection by means of observation, interviews, documentation, and literature studies. Data analysis includes: data reduction, data presentation, and verification. The results of the study concluded that the art of Betingkah Alu Selesung has existed since ancient times every harvest season. According to oral history, this art was created from the king's competition so that there was an art that could entertain the community. The symbolic meanings contained in this art include: Betingkah Alu Selesung means hitting a mortar; alu-mortar is a symbol of gender, a symbol of fertility; togetherness, Betingkah Alu Selesung cannot be done alone, must be done in groups; the shape of the pestle symbolizes the cardinal direction; and religiously, this art is an expression of gratitude for the harvest to God Almighty.Keywords: Symbolic, Artistic, and Traditiona
Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa melalui Konsep Bahasa Kasih di SDN Plawad II
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan guru terhadap kondisi emosional siswa melalui penerapan bahasa kasih (love language) dalam pembentukan karakter siswa di SDN Plawad II, Karawang Timur. Pelatihan ini dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi, dan praktik langsung tentang penerapan lima bentuk bahasa kasih dalam proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre test dan post test dengan skala Likert 1- 4 yang mencakup tujuh butir pernyataan mengenai kemampuan guru mengenali dan merespons emosi siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui rata-rata skor dan persentase capaian. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari rata-rata skor pre test 2,31 (57%) menjadi post test 3,43 (85%). Peningkatan ini menggambarkan bahwa pelatihan efektif dalam menumbuhkan pemahaman guru mengenai pentingnya kasih sayang, empati, dan komunikasi positif dalam membentuk karakter siswa. Kegiatan ini diharapkan berdampak panjang terhadap praktik pembelajaran di sekolah dasar melalui penguatan profesionalisme guru dalam mendampingi perkembangan emosional dan karakter siswa
Pengembangan Keterampilan Tutor dan Staf LKBB Indonesia College Depok dalam Pengelolaan Evaluasi Belajar Siswa
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu untuk membantu mitra LKBB Indonesia Collage Depok dalam menyelesaikan permasalahan berupa pengisian form evaluasi belajar siswa yang masih dilakukan secara manual sehingga pengolahan dianggap kurang efektif dan efisien. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, tim pelaksana melakukan pelatihan untuk para tutor pengajar dan staf di LKBB Indonesia Collage Depok mengenai perancangan dan penggunaan laporan harian perkembangan atau form evaluasi siswa dengan menggunakan google form sebagai media pengisian nilai dan google spreadsheet sebagai media pengolahannya. Pelatihan dilakukan dengan cara tatap muka mengenai pembuatan google form sebagai media input form evaluasi belajar siswa dan kemudian data tersebut diolah menggunakan google spreadsheet. Luaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini berupa artikel ilmiah, peningkatan keterampilan dalam membuat media input form evaluasi belajar berbasis google form dan google spreadsheet sebagai media pengolahan data, serta modul pembuatan form evaluasi belajar berbasis google form
Pengenalan Digital Marketing di Sekolah Madrasah Aliyah As-Syafiiyah 01 Jakarta
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan siswa Madrasah Aliyah As-Syafiiyah 01 Jakarta dalam bidang digital marketing. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan metode ceramah interaktif, simulasi, dan praktik langsung yang melibatkan penggunaan media sosial, pembuatan konten digital, serta pengelolaan akun bisnis secara mandiri. Kegiatan dilakukan di laboratorium komputer sekolah dengan dukungan fasilitas teknologi informasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dasar digital marketing, keterampilan membuat konten promosi, serta kemampuan memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif selama pelatihan berlangsung. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing berbasis praktik efektif diterapkan di lingkungan madrasah. Disarankan agar pihak sekolah mengintegrasikan materi ini dalam kurikulum kewirausahaan dan teknologi informasi, serta menyelenggarakan pelatihan lanjutan untuk memperdalam keterampilan digital siswa
Dukungan Sosial, Resiliensi, dan Kepuasan Pernikahan Studi Cross-Sectional pada Pasangan yang memutuskan untuk Childfree di Indonesia
Di Indonesia, pasangan yang menikah dan memutuskan untuk tidak memiliki anak (childfree) bukanlah hal yang mudah karena keputusan tersebut sering menimbulkan berbagai persoalan dan stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan resiliensi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk hidup tanpa anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analisis regresi linier berganda. Sebanyak 1.201 pasangan yang memutuskan untuk hidup tanpa anak dijadikan partisipan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Multidimensional Scale of Perceived Social Support (α = 0,757), Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) (α = 0,873), dan ENRICH Marital Satisfaction Scale (α = 0,873). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk hidup tanpa anak (F = 7.863,76; sig. = 0,000). Secara khusus, dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pernikahan (t = 9,634; sig. = 0,000). Demikian pula, resiliensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pernikahan (t = 36,749; sig. = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa dalam memilih untuk hidup tanpa anak, pasangan perlu memiliki keseimbangan antara dukungan sosial yang memadai dan kemampuan resiliensi yang baik agar tetap dapat merasakan kepuasan dalam pernikahan yang dijalani
Supervisi Klinis dalam Kompetensi Konseling Guru BK pada Praktik Layanan BK di Sekolah
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan konseling guru Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Jeneponto, Sulawesi Selatan berdasarkan perspektif supervisi klinis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 2 guru Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 1 Jeneponto. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen supervisi konseling individual. Teknik analisis data menggunakan rumus statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 13 jenis keterampilan konseling berdasarkan perspektif supervisi klinis, 5 keterampilan berada pada kategori tinggi, 7 keterampilan berada pada kategori sedang, dan 1 keterampilan berada pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan konseling guru Bimbingan dan Konseling masih dominan pada kategori sedang
Transformasi Tradisi, Pendidikan Karakter, dan Internalisasinya dalam Jolenan di Dusun Ubalan, Kabupaten Malang
Penelitian ini membahas transformasi tradisi Jolenan yang sarat nilai pendidikan karakter tetapi mengalami pergeseran seiring waktu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk transformasi yang terjadi serta mengkaji bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter dalam tradisi ini dapat diinternalisasikan kepada generasi muda, khususnya melalui pembelajaran di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dalam setiap prosesi Jolenan dapat dianalisis melalui teori Ki Hajar Dewantara serta Perpres No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (cipta, karsa, rasa). Transformasi budaya dianalisis menggunakan teori Levi-Strauss, meliputi perubahan dalam iringan musik, pertunjukan wayang, dan praktik gotong royong. Sebagai langkah internalisasi, tradisi Jolenan dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penugasan menulis teks eksposisi. Dengan bimbingan guru, kegiatan ini mampu menumbuhkan pemahaman dan kepekaan siswa terhadap nilai-nilai karakter dalam budaya lokal