Official Journals of Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
1647 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Pembelajaran Flipchart Berbasis Gamifikasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Hukum Newton
This research aims to develop innovation in physics education by integrating gamification methods into a flipchart learning media, to assess the suitability of the media, eliciting responses from both students and teachers, and identifying improvements in conceptual understanding. The research methodology employed is Research and Development (R&D) using the ADDIE method. The instruments used include expert validation sheets, pre-test, and post-test sheets, as well as student and teacher response questionnaire sheets. The research results indicate that expert validation yielded an average of 86.25%, meeting the criteria of being highly suitable. This is followed by content suitability at 83.33%, presentation at 87.5%, language at 91.67%, media at 86.90%, and conceptual understanding at 83.33%, demonstrating that all aspects of the assessment criteria are highly suitable. Furthermore, the students' N-Gain shows an average of 0.77, falling within the high criteria. The results of the student and teacher response questionnaire sheets also indicate percentages of 93.03% and 90%, respectively, meeting the criteria of being highly suitable and receiving positive responses after implementation. In conclusion, the gamified flipchart learning media can be utilized to enhance students' conceptual understanding of Newton's laws in the eleventh-grade
Pengembangan Monobiling Karier Dalam Meningkatkan Pemahaman Ragam Profesi Untuk Peserta Didik SMP N 7 Muaro Jambi
Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan monobiling karier, mengevaluasi kelayakan produk, dan melihat peningkatan pemahaman siswa tentang ragam profesi dengan media monobiling karier. Jenis penelitian ini ialah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini menggunakan subjek yaitu peserta didik kelas IX didapatkan sampel sebanyak 14 orang. Penelitian ini dalam pengumpulan datanya dengan menggunakan lembar validitas, lembar tes, dan dokumentasi, pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik unit sampling yaitu pemimpin kelas (ketua dan wakil ketua). Dengan bantuan SPSS V.23, untuk melihat hasil peningkatan pemahaman menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian ini yaitu berdasarkan validasi ahli materi memperoleh persentase kelayakan 93% (sangat layak), ahli media 94% (sangat layak), praktisi 92% (sangat layak) dan hasil dari responden 91% (sangat layak). Serta hasil perhitungan T-test diperoleh Thitung yaitu sebesar 13,519 yang berarti terdapat peningkatan pemahaman ragam profesi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan/treatment
Penerapan Bimbingan Klasikal Sebagai Upaya Meningkatkan Perencanaan Karier Di SMA
Perencanaan karier dilakukan agar individu dapat memperoleh gambaran keputusan yang harus dilakukan untuk mempersiapkan jenjang karier yang akan datang. Oleh sebab itu, perencanaan karier menjadi hal penting yang harus dipersiapkan teutama dijenjang sekolah SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan bimbingan klasikal dapat meningkatkan perencanaan karier siswa sma. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan klasikal dinilai efektif untuk meningkatkan perencanaan karier siswa secara signifikan, terutama bagi siswa yang berada dikategori rendah
Gambaran Pemahaman Pelecehan Seksual Pada Mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Ibnu Khaldun Bogor
Belakangan ini masalah terkait pelecehan seksual marak terjadi di lembaga pendidikan salah satunya adalah lingkungan kampus. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman mahasiswa terkait pelecehan seksual itu sendiri. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penjelasan deskriptif. Responden penelitian merupakan mahasiswa di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ibn Khaldun Bogor yang berjumlah sebanyak 153 orang, yang terdiri dari 92 perempuan dan 61 laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang terdiri atas 48 butir pernyataan yang terbagi dalam 7 indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) responden penelitian belum memahami perbuatan pelecehan seksual (2) pelecehan seksual tidak dikaitkan dengan gender dan keadaan individu (3) jenis pelecehan yang paling ditemui di lingkungan kampus yaitu penampilan dan gerak tubuh yang menjurus ke arah seksual yang tidak diinginkan serta tatapan dan ucapan lelucon menggoda dengan sengaja, atau komentar tentang seks (4) tanggapan perilaku pelecehan seksual yaitu dengan menghindari kontak dengan pelaku pelecehan, misalnya bolos kelas/mengubah kursus/dipindahkan ke fakultas/program studi lain; akan mengambil tindakan lebih lanjut; akan menghadapi pelaku; akan berbicara dengan keluarga/teman dan rekan/sesama mahasiswa dan berbicara dengan konselor/psikolog/psikiater sebagai tanggapan atas pelecehan seksual yang dialami (5) tanggapan emosional terhadap perilaku pelecehan seksual ditunjukkan dengan perasaan tidak aman di kampus, rasa memiliki yang buruk terhadap kampus, murung, kepercayaan diri/citra diri menjadi rendah, takut berinteraksi, merasa diperlakukan tidak sama di kampus, tidak bisa konsentrasi belajar, tidak ada respon kuat/respon emosional negatif dan merasa lelah/tidak berdaya/tidak puas (6) alasan tidak melapor ke pengawas atau universitas saat mengalami pelecehan seksual karena tidak ingin kejadian tersebut dibicarakan dan tidak ingin membuat situasi belajar mereka tidak menyenangkan dan (7) hanya sebagian kecil mahasiswa yang mengetahui adanya lembaga bantuan dan layanan antisipasi kekerasan seksual yang tersedia di Kampus UIKA Bogor
Pengaruh Kecemasan Akademik Terhadap Keaktifan Belajar Pada Mahasiswa
Penelitian ini melatarbelakangi oleh permasalahan yang terkait dengan keaktifan belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran. Keaktifan belajar mahasiswa dapat terganggu karena adanya rasa kecemasan dalam diri akibat tekanan sistem akademik yang ada. Tujuan dari dilaksanakannnya penelitian ini untuk mengungkapkan seberapa tinggi kecemasan akademik dan keaktifan belajar pada mahasiswa serta mendeskripsikan adanya pengaruh kecemasan akademik terhadap keaktifan belajar pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas Jambi. Adapun jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode expost-facto, serta menggunakan analisis data regresi sederhana. Pada penarikan sampel yaitu teknik simple random sampling dan alat pengumpullan data berupa angket. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kecemasan akademik sebesar 61% dalam kategori tinggi sedangkan keaktifan belajar sebesar 59% dalam kategori sedang. Hal ini menunjukan bahwa kecemasan akademik memilki pengaruh terhadap keaktifan belajar sebesar 5,8% yang artinya pengaruh rendah tapi pasti
Evaluasi Model Discrepancy Pelaksanaan Layanan Konseling Individu di Madrasah Tsanawiya
Evaluasi adalah komponen penting dalam pengendalian mutu pendidikan nasional, dengan tanggung jawab yang jelas kepada pihak terkait. Evaluasi harus dilakukan secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematis oleh lembaga independen untuk menilai pelaksanaan standar nasional pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gap antara kriteria yang ditetapkan dengan keterlaksanaan layanan di lapangan gterkait pelaksanaan konseling individu di Madrasah Tsanawiyah. Model evaluasi yang digunakan adalah kesenjangan (discrepancy evaluation model). Sampel dalam penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling yang melakukan pelayanan konseling individual. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala evaluasi pelaksanaan layanan konseling individu yang terdiri dari 34 pertanyaan dan pedoman wawancara. Selanjutnta data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan pelaksanaan layanan konseling individu di Madrasah Tsanawiyah telah dilaksanakan sebagian dari standar kriteria yang ditetapkan ABKIN. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi yang diperoleh yang menunjukkan rata-rata hasil evaluasi sebesar 132 atau 63%. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individu pada kategori Cukup Baik (CB
Efektivitas Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Meningkatkan Self-Esteem: A Literature Review
Abstract: This study looks at the effectiveness of the Cognitive Behavior Therapy (CBT) approach to improve self-esteem, Low self-esteem is a mental condition in which a person believes that they have failed and are inferior to others. Mental health is the ability to maintain self-control in the face of environmental stress by maintaining a positive and harmonious outlook while experiencing pleasant physical and psychological stress. Negative thoughts are generated by dysfunctional beliefs, which are usually the main cause of low self-esteem. In this study uses the literature review method. From the above articles that the results of this study indicate that Cognitive Behavior Therapy (CBT) based interventions are effective for low self-esteem. Keywords: Cognitive Behavior Therapy (CBT), Low self-esteem, AdolescentsAbstrak: Penelitian ini melihat ke efektifkan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk meningkatkan Harga diri, Harga diri yang rendah adalah kondisi mental di mana seseorang percaya bahwa mereka telah gagal dan lebih rendah daripada orang lain. Seseorang lebih rentan terhadap gangguan kepribadian semakin rendah harga dirinya. bertujuan untuk mengurangi rasa negatif diri, meningkatkan kesadaran kualitas positif dan keterlibatan dalam kegiatan Kesehatan mental adalah kemampuan untuk mempertahankan kendali diri dalam menghadapi tekanan lingkungan dengan menjaga pandangan yang positif dan harmonis saat mengalami tekanan fisik dan psikologis. yang menyenangkan. Pikiran negatif dihasilkan oleh keyakinan difungsional, yang biasanya menjadi penyebab utama rendahnya Harga diri. Dalam penelitian ini menggunakan metode literatur review. Dari artikel-artikel di atas bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis Cognitive Behavior Therapy (CBT) efektif untuk self-esteem yang rendah. Kata Kunci: Cognitive Behavior Therapy (CBT), Harga diri rendah, Remaj
PENGUATAN LITERASI SEJARAH MELALUI HISTORICAL INQUIRY: BELAJAR DARI SINGAPURA
Historical literacy is currently one of the goals of history learning in the National Curriculum. This term is not widely known by history teachers in Indonesia, so there is confusion in its application. Singapore, as a country with a high level of literacy, provides directions for using historical inquiry in history learning. This research aims to identify the definition of historical literacy, strategies for strengthening historical literacy, and how to apply historical inquiry to strengthen historical literacy. This research uses a qualitative approach with library study data collection techniques, as well as data analysis using content analysis. The documents used are the Singapore secondary school syllabus issued in 2021, as well as articles containing history and literacy. The results of the first research state that historical literacy is not just reading texts, but analyzing and criticizing historical texts. Second, strategies for strengthening historical literacy can be carried out by using documents (primary and secondary sources) and then asking students to analyze them, or with the help of films combined with learning models. Third, historical inquiry is a learning model listed in the Singapore Curriculum which aims to make students truly feel like they are historical researchers. There are four phases that students need to go through in this model, namely provoking curiosity, collecting data, practicing argumentation, and reflective thinking. These four phases are a series of cycles that will train students to "reading like a historian"
Membangun Generasi Pemimpin yang Literat untuk Masa Depan dengan Menerapkan Pendekatan Ekologi di SMK Mahadika 2
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan siswa di SMK Mahadika 2 melalui pendekatan ekologi yang terintegrasi dengan literasi. Dengan pendekatan ini, siswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang memperkuat keterampilan kepemimpinan mereka sambil memahami pentingnya hubungan antara manusia dan lingkungan. Evaluasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki potensi kepemimpinan yang belum tergali secara optimal, sementara kemampuan literasi dan komunikasi siswa bervariasi. Namun, melalui pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, terlihat peningkatan yang signifikan dalam keterampilan kepemimpinan dan kemampuan literasi siswa. Hasil evaluasi akhir menunjukkan bahwa siswa lebih percaya diri dalam mengambil inisiatif, memimpin diskusi, dan berkomunikasi secara efektif. Analisis data menyoroti efektivitas pendekatan ekologi dalam pengembangan kepemimpinan siswa serta relevansinya dengan literatur yang ada. Meskipun terdapat tantangan dan keterbatasan selama pelatihan, rekomendasi disusun untuk pengembangan program di masa depan, termasuk memperluas partisipasi siswa dan meningkatkan integrasi literasi dalam kurikulum sekolah. Dengan demikian, program ini bertujuan untuk membangun generasi pemimpin yang literat dan bertanggung jawab untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. This community service program aims to improve students' leadership abilities at Mahadika 2 Vocational School through an integrated ecological approach with literacy. With this approach, students are involved in a variety of activities that strengthen their leadership skills while understanding the importance of the relationship between humans and the environment. Initial evaluation shows that the majority of students have leadership potential that has not been optimally explored, while students' literacy and communication abilities vary. However, through structured and ongoing training, significant improvements can be seen in students' leadership skills and literacy abilities. The final evaluation results show that students are more confident in taking initiative, leading discussions, and communicating effectively. Data analysis highlights the effectiveness of the ecological approach in student leadership development as well as its relevance to existing literature. Despite challenges and limitations during the training, recommendations were developed for future program development, including expanding student participation and increasing literacy integration in the school curriculum. Thus, this program aims to build a generation of literate and responsible leaders for a more sustainable future
Strategi Pemasaran Minuman Jelly Sebagai Peningkatan Daya Saing Pada UMKM FRZ Thai Tea Jatikarya Bekasi
Pada era sekarang, banyaknya pesaing dikarenakan pertumbuhan perekonomian pasca pandemic Covid-19 yang masih belum stabil dan masa pemilihan umum (pemilu) membuat para pelaku usaha harus melakukan yang terbaik agar usahanya tetap dapat berjalan. Akibat pasca pandemic dan masa pemilu ini, proses produksi yang terus meningkat tetapi daya beli masyarakat masih belum stabil (cenderung menurun) membuat produsen minuman harus memutar otaknya agar tetap memiliki konsumen yang setia. Mempunyai konsumen yang setiap tentulah tidak mudah karena kondisi perekonomian pada awal tahun 2024 menjadi menurun untuk produksi thai tea yang peminatnya dan saingan brand juga sudah terlampau banyak. Hal itu berdampak pada penjualan yang menurun. Agar produktivitas sebuah industri tetap dapat berjalan dengan baik maka diperlukan sebuah pengenal produk kepada masyarakat yang disebut dengan strategi pemasaran. Dengan adanya sebuah pemasaran yang baik maka produk yang dihasilkan akan semakin terkenal dan mendapatkan perhatian masyarakat. Hal ini akan membuat pendapatan bersih seorang pengusaha akan menjadi naik. Naiknya pendapatan ini membuat pelayanan terhadap konsumen akan menjadi lebih layak dan tepat. Agar pelayanan ini tetap terjaga dibutuhkan sebuah strategi sebuah startegi pemasaran yang tepat dan dapat menjangkau masyarakat. Salah satu alat analisis pemasaran ini adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) dan bauran pemasaran. Salah satu perusahaan yang ingin pemasaran produknya tepat dan terjangkau oleh masyarakat adalah UMKM FRZ Thai Tea. Dengan adanya sebuah permasalahan dimana FRZ Thai Tea membutuhkan sebuah strategi untuk memasarkan produknya sehingga tim pengabdian masyarakat akan melakukan sebuah pelatihan kepada tim penjualan, marketing, dan pemilik FRZ Thai Tea