E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Pengembangan Instrumen Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas 4 SD Terkait dengan Kehidupan Sehari-Hari: Development of Mathematical Problem Solving Instruments for Grade 4 Elementary School Students Related to Daily Life

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan instrumen pemecahan masalah matematika yang relevan dengan kehidupan sehari-hari bagi siswa kelas 4 SD yang berjumlah 21 orang. Pemecahan masalah yang berfokus pada konteks kehidupan nyata ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menuliskan gambaran dan menyusun rencana pemecahan masalah berdasarkan fakta-fakta yang diberikan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasi, yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa melalui pemberian lima soal uraian. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran. Selanjutnya, anates dilakukan untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi hasil kemampuan siswa dalam merencanakan pemecahan masalah serta mengaplikasikan konsep matematika berdasarkan fakta yang diberikan. Dengan demikian diharapkan instrumen ini dapat menjadi alat yang berguna dalam pengajaran matematika di tingkat sekolah dasar khususnya siswa kelas 4.&nbsp

    Poligami Dalam Pandangan Syahrur: Polygamy in Syahrur's View

    No full text
    Menurut Muhammad Syahrur, seorang tokoh pemikir Islam kontemporer dari Syria, upaya perjuangan pembebasan perempuan tidak boleh berhenti dengan meninggalnya Nabi Muhammad SAW. Poligami yang terjadi di masa lampau tidak boleh dianggap sebagai sebuah ajaran normatif yang harus dilakukan dan diikuti. Namun, jika poligami harus dilakukan, Syahrur memberikan batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar oleh seorang pelaku poligami. Fokus pembahasan makalah ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep poligami Muhammad Syahrur, metodelogi istinbath hukum Syahrur, dan latar belakang kehidupan Syahrur sehingga memiliki orientasi pemikiran yang demikian. Penelitian ini masuk kategori penilian kepustakaan (library research), yaitu penelitian dengan mengumpulkan data mengenai konsep poligami Muhammad Syahrur untuk kemudian mendiskripsikan dan menganalisisnya secara bersamaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammad Syahrur meiliki latar belakang pendidikan teknik, khususnya di tehnik pertanahan. Atas dasar itulah metodelogi istinbath hukum yang digunakan oleh Syahrur adalah teori batas (limit theory), sehingga memunculkan konsep poligami bahwa dalam praktek poligami ada batasan-batasan yang harus terpenuhi yakni batasan kuantitas, minimal 1 orang isteri dan maksimal 4 orang isteri, serta batasan kualitas yakni pelaku poligami harus bisa berbuat adil pada isteri-isterinya dan perempuan yang dipoligami harus janda yang ditinggal mati oleh suaminya sekaligus memiliki anak yatim yang belum baligh. Sedangkan ketika diterapkan pada kehidupan masyarakat Indonesia memiliki banyak kelemahan baik dari sisi hukum maupun dari sisi sosio kultural masyarakat Indonesia.&nbsp

    Menganalisis Soal Evaluasi Bilangan Cacah Kelas 4 SDN Jatisari 1 Melalui Hasil Analisis Anates: Analyzing the Evaluation Questions of Whole Numbers for Class 4 SDN Jatisari 1 Through the Results of Anates Analysis

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal evaluasi pembelajaran matematika pada materi bilangan cacah untuk siswa kelas 4 SD, dengan fokus pada validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Instrumen evaluasi yang berkualitas diperlukan untuk memastikan pengukuran kompetensi siswa secara akurat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan tes. Data diambil dari 10 siswa SDN Jatisari 1, Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang, yang mengerjakan 5 butir soal uraian. Analisis dilakukan menggunakan software Anates versi 4.0 untuk mengevaluasi kualitas butir soal berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar butir soal memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, dengan koefisien reliabilitas kategori tinggi (? 0,7). Tingkat kesukaran soal cenderung bervariasi, memungkinkan distribusi hasil yang seimbang. Daya pembeda sebagian besar soal memadai, sementara pengecoh efektif dalam mengalihkan pilihan siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah butir soal yang dianalisis memiliki kualitas yang cukup baik dan dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan instrumen evaluasi pembelajaran yang lebih efektif di masa mendatang. Temuan ini diharapkan membantu pendidik dalam mengembangkan instrumen evaluasi yang valid, reliabel, dan komprehensif

    Analisis Hukum Tentang Kewajiban Dokter dalam Mengungkapkan Informasi Medis Kepada Pasien: Legal Analysis of Doctors' Obligations to Disclosing Medical Information to Patients

    No full text
    Kewajiban dokter dalam menyampaikan informasi medis kepada pasien merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan antara dokter dan pasien. Hal ini tidak hanya menyangkut aspek medis, tetapi juga hak-hak pasien untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan jelas mengenai kondisi kesehatannya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kewajiban hukum yang dimiliki dokter dalam memberikan informasi medis kepada pasien serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta perspektif hukum yang ada dalam praktik kedokteran di Indonesia

    Implementasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Masalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah di Klinik Rizky Wound Care Centre : Implementation of Progressive Muscle Relaxation Therapy in Type 2 Diabetes Mellitus Patients with Blood Glucose Level Instability Problems at the Rizky Wound Care Center Clinic

    No full text
    Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang di sebabkan oleh gangguan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi relasasi otot progresif dalam penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di Klinik Rizky Wound Care Centre pada pasien dengan diagnosa diabetes melitus tipe 2 dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Hasil penelitian yang ditemukan dari pengkajian, Tn. S masuk dengan keluhan nyeri pada kaki sebelah kanan yang luka, nyeri dirasakan saat beraktivitas, skala nyeri 3 (ringan), nyeri yang dirasakan seperti ditusuk- tusuk. Sebelum diberikan implementasi terapi relaksasi otot progresif kadar glukosa darah pasien pasien 327 mg/dl dan setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif selama 15 menit dalam setiap tindakan selama 3 hari, pada hari ketiga mengalami penurunan kadar glukosa darah menjadi 182 mg/dl. Penurunan kadar glukosa darah ini tidak secara signifikan karena pemberian terapi relaksasi otot progresif, tetapi pasien juga mendapatkan terapi farmakologi berupa insulin sebanyak 18 unit yang digunakan 4x sehari pada saat sebelum makan dan sebelum tidur pada malam hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi relaksasi otot progresif yang dilakukan selama 3 hari dengan durasi waktu 15 menit setiap tindakan, bahwa tindakan ini efektif dilakukan pada penyandang DM tipe. Dimana penyandang DM tipe 2 dapat mengalami penurunan kadar glukosa darah. Walaupun penurunan kadar glukosa darah ini dipengaruhi faktor eksternal adanya terapi farmakologi penggunaan insulin 18 unit

    GIS-Based 'Banua Siaga' Platform for Enhancing Disaster Preparedness Through Health Post Mapping in Palu

    No full text
    Introduction: Household safety and disaster evacuation are crucial global issues, especially in Southeast Asia, where Indonesia is highly vulnerable to natural disasters. Palu City, Central Sulawesi, frequently experiences disasters such as earthquakes, tsunamis, and landslides, necessitating effective disaster management strategies. The increasing escalation and intensity of disasters demand improved preparedness and response mechanisms. This study aims to develop an interactive platform utilizing Geographic Information System (GIS) technology to map health service posts and evacuation points in Palu City, ensuring real-time access to crucial disaster response information. Methods: This study employs a quantitative descriptive approach with a developmental research design to create an interactive platform for mapping health service posts. The research integrates GIS technology with real-time data collection and community participation mechanisms to enhance disaster preparedness. The research process includes data source verification, user needs analysis through surveys and interviews, platform design and development, and quality control through expert reviews and usability testing. Ethical considerations were followed to ensure participant confidentiality and data security. Results: The developed platform, Banua Siaga, utilizes GIS software to map health service locations and integrates real-time reporting features via Google Forms. Key features include interactive maps, location-based services, and real-time feedback mechanisms. The platform enables users to identify the nearest health post, access available services, and report emergency needs. The GIS-based mapping of 46 health service posts across Palu City ensures strategic placement for optimal disaster response. Initial usability tests indicate improved accessibility, faster response times, and enhanced community engagement in disaster management. Conclusion: The integration of GIS technology in disaster preparedness significantly enhances emergency response efficiency by improving accessibility to health service posts and evacuation routes. Community participation and real-time data integration further strengthen the platform’s effectiveness. Beyond its implementation in Palu City, this approach has the potential to be adapted in other disaster-prone regions, both in Indonesia and globally, to improve disaster preparedness and response. However, challenges such as resource availability, infrastructure limitations, and digital literacy must be addressed for broader implementation. Future research should focus on expanding the platform’s scalability, incorporating AI-driven predictive analytics, and conducting real-world validation through disaster simulations

    Rapid Detection of HDC Gene in Enterobacter aerogenes from Fish Products Using In Silico PCR for Food Safety and Allergy Risk Assessment: Deteksi Cepat Gen HDC pada Enterobacter aerogenes dari Produk Perikanan Menggunakan In Silico PCR untuk Penilaian Keamanan Pangan dan Risiko Alergi

    No full text
    Histamine poisoning is a significant food safety concern associated with fish and fishery products. Enterobacter aerogenes is one of the histamine-producing bacteria capable of converting L-histidine into histamine through the histidine decarboxylase (HDC) enzyme. The accumulation of histamine in fish and fishery products can lead to allergic reactions and foodborne illnesses, highlighting the need for rapid detection methods. This study aimed to design and optimize primers targeting the HDC gene in E. aerogenes and validate their specificity using in silico PCR. The HDC gene sequence was retrieved from the NCBI GenBank database, and primers were designed using Primer3Plus software. The in silico PCR analysis was performed to assess the specificity of the primers against the genome of E. aerogenes and other histamine-producing bacteria species. The optimized Primer Pair 1 successfully amplified a 230 bp target region, showing high specificity for E. aerogenes in product size and annealing position with no cross-reactivity to other histamine-producing bacteria species. These findings demonstrate the potential of in silico PCR as a rapid and cost-effective screening tool for detecting histamine-producing bacteria in fish and fishery products. However, further in vitro validation is required to confirm the applicability of these primers in real-world food safety and allergy risk assessments

    The Essence of the Curriculum

    No full text
    The curriculum is the heart of the education system which has a function as a frame of reference in organizing the learning process. In essence, a curriculum is not just a written document containing a list of subjects, but a comprehensive design that includes the entire learning experience planned and guided by an educational institution. The curriculum is dynamic because it is easily adapted to circumstances and adaptive to the development of the times, reflecting the philosophical, sociological, psychological, and pedagogical values embraced in the education system of a country. As a tool to achieve educational goals, the curriculum contains four main interrelated components: objectives, material or content, learning strategies or methods, and evaluation. The objectives of the curriculum are derived from the objectives of national education which reflect the aspirations of the community. Curriculum materials are selected and designed to achieve these goals. Learning strategies determine the approaches, methods, and techniques used in implementing the curriculum. As for evaluation, it serves to measure the success rate of achieving goals and provide feedback for curriculum improvement. In terms of implementation, the curriculum has three forms: the written curriculum (intended curriculum), the implemented curriculum (implemented curriculum), and the experienced curriculum (experienced curriculum). The gap between these three forms of curriculum is often a challenge in achieving educational effectiveness. Therefore, curriculum development needs to be carried out systematically, scientifically, and involving various stakeholders to ensure the relevance, sustainability, and significance of the curriculum in facilitating the optimal development of students' potential

    Kedudukan Anak Hasil Pernikahan Siri dalam Perspektif Hukum Islam dan UU Perkawinan: The Position of Children from Secret Marriages from the Perspective of Islamic Law and the Marriage Law

    No full text
    Sebagian masyarakat Indonesia masih melakukan pernikahan siri, yaitu pernikahan yang tidak diresmikan di lembaga negara. Salah satu konsekuensi dari pernikahan siri, status hukum anak yang dilahirkan dari pernikahan ini tidak jelas menurut hukum Islam maupun Undang-Undang Perkawinan Indonesia. Artikel ini membahas posisi hukum anak-anak yang dilahirkan dari pernikahan silang dengan sudut pandang hukum negara dan hukum Islam (UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974). Tujuan dari percakapan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman kita tentang hak-hak anak yang lahir dari pernikahan siri dan konsekuensi hukumnya

    Pengaruh Rasio Kitosan pada Karakteristik Bioplastik Degradable dari Pati Biji Asam (Tamarindicus Indica l) dan Ampas Teh: Effect of Chitosan Ratio on Degradable Bioplastic Characteristics of Tamarind Seed Starch (Tamarindicus Indica l) and Tea Dregs

    No full text
    Bioplastik merupakan plastik yang terbuat dari bahan alam dan dapat terdegradasi oleh alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio antara pati biji asam dan serat ampas teh, dengan penambahan kitosan terhadap sifat mekanis bioplastik. Bahan utama yang digunakan adalah pati biji asam, ampas teh, kitosan, dan sorbitol. Variabel yang diuji meliputi perbandingan berat pati:ampas teh (5:5 g, 6:4 g, 7:3 g, 8:2 g, 9:1 g) dan variasi konsentrasi larutan kitosan (10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%). Proses pembuatan bioplastik melibatkan pemanasan pada suhu 80°C selama 25 menit dan pengovenan pada suhu 60°C selama 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio pati dan serat yang paling optimal terhadap kuat tarik terjadi pada konsentrasi kitosan 40% pada perbandingan 7:3 (g) dengan nilai 28,42 MPa. Sedangkan nilai persen pemanjangan terbaik ditemukan pada bioplastik dengan konsentrasi kitosan 10% pada perbandingan 8:2 (g), sebesar 27,5%. Bioplastik berbahan dasar pati biji asam menunjukkan potensi besar untuk menggantikan plastik konvensional. Dengan menggunakan bahan-bahan alami yang dapat terurai oleh alam, seperti pati dan kitosan, bioplastik ini menawarkan solusi yang lebih ramah lingkungan, mengurangi dampak limbah plastik, dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti kemasan dan produk sekali pakai.&nbsp

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇