E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    The Relationship Between the Socio-Cultural Environment and Family Support With the Participation of the Husband as an Acceptor of Family Planning in Tinelo Village, Tilango District

    No full text
    The participation of husbands in family planning programs in Indonesia is still relatively low, which is influenced by several factors, including the socio-cultural environment and family support. It is not easy for the public to accept that men actively participate in family planning programs for various reasons. Cultural barriers are still dominant to male contraception. The purpose of the study was to determine the relationship between the socio-cultural environment and family support with the participation of the husband as a family planning acceptor in Tinelo Village. Types of analytical survey research with a cross-sectional approach. Sampling was done using purposive sampling techniques. The research population of all couples of childbearing age in Tinelo Village, Tilango District amounted to 359 with a sample of 189 respondents. The data was analyzed with the chi-square test. The results of the study showed that there was a relationship between the socio-cultural environment and the participation of the husband as a family planning acceptor (p-value = 0.00 < ? = 0.05) and there was a relationship between family support and the participation of the husband as a family planning acceptor (p-value = 0.00 < ? = 0.05). In conclusion, the variables of socio-cultural environment and family support are related to the variables of the husband's participation in becoming a family planning acceptor in Tinelo Village, Tilango District. It is hoped that this research will be an input to the Health Center and the Family Planning Extension Center in an effort to improve health services, especially in family planning services for husbands

    Analisis Pengaruh Servant Leadership Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Puskesmas Dengilo: Analysis 0f the Influence of Servant Leadership on the Performance of State Civil Apparatus (ASN) at Dengilo Health Center

    No full text
    Servant leadership merupakan interaksi antara pemimpin dan pengikutnya dimana pemimpin melayani, mendengarkan, dan melihat kebutuhan para pengikutnya untuk tumbuh dan kembang mencapai potensi tinggi dalam upaya mencapai tujuan bersama pada sebuah perusahaan atau organisasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Servant Leadership terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Puskesmas Dengilo. Jenis penelitian survei analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 ASN di Puskesmas Dengilo, diambil secara total sampel. Analisis data menggunakan analisis uji regresi linear sederhana yang diuji dengan memenuhi uji asumsi klasik, uji serentak (uji F), uji parsial (uji t), koefisisien determinasi dan persamaan model regresi linear berganda. Hasil penelitian nilai p-value kelima indikator <?=(0,05). Menunjukkan bahwa secara parsial kelima indikator independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN yang ditunjukkan dari hasil koefisien r2 sebesar 0,868 atau 86,8%. Artinya servant leadership memberikan pengaruhnya sebesar 86,8% terhadap kinerja pegawai. Sisanya 13,2%  dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diikutkan dalam penelitian ini. Disimpulkan ada pengaruh servant leadership terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) diliat dari love (p-value 0,017<?), empowerment (p-value 0,004<?), vision (p-value 0,041<?), humility (p-value 0,014<?), trust (p-value 0,011<?). Disarankan untuk Puskesmas Dengilo harus tetap mempertahankan servant leadership secara baik bagi setiap kinerjanya

    Pengaruh Penyuluhan Diatabetes Melitus Terhadap Pengetahuan dan Sikap Lansia dan Pralansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura: The Influence of Diabetes Melitus on Counseling on the Knowledge and Attitudes of the Elderly and Pre-Elderly in the Kamaipura Community Health Center Work Area

    No full text
    Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Lansia dan pra lansia menjadi kelompok yang rentan terhadap penyakit ini akibat penurunan fungsi metabolik dan imunitas. Dari data yang diambil oleh peneliti dari salah satu petugas k=Kesehatan di Puskesmas Kamaipura bahwa penyakit Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura masih meningkat setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap Penyakit Diabetes Melitus di Sibalaya Utara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura.Metode Penelitian ini adalah adalah preexperimental design dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 24 orang masyarakat usia lansia dan Pralansia. Sampel berjumlah 24 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan penyuluhan pengetahuan baik sebanyak 13 responden (54.2%) setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 18 responden (75%). Setelah diberikan penyuluhan responden yang memiliki sika baik adalah 12 responden (50%) dan sikap kurang baik 12 responden (50%). Hasil penelitian dengan uji statistik masing-masing variabel menunjukkan nilai Asymp.Sig atau nilai 0.000 atau nilai p<0.05.Kesimpulannya adalah ada perbedaan sikap tentang penyakit Diabetes Melitus sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan terhadap lansia dan pra lansida di Desa Sibalaya Utara Wilayah Kerja Puskesmas Kamaipura.&nbsp

    Strategi Sukses dalam Inovasi Fintech: Kajian Sistematis terhadap Model Bisnis dan Teknologi Terbaru: Success Strategies in Fintech Innovation: A Systematic Review of New Business Models and Technologies

    No full text
    Penelitian ini menganalisis strategi sukses dalam inovasi fintech dengan fokus pada model bisnis dan teknologi terbaru yang mendukung pertumbuhan industri keuangan digital. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menyaring 185 studi akademik dan memilih 25 artikel relevan melalui seleksi PRISMA. Hasilnya menunjukkan bahwa keberhasilan fintech dipengaruhi oleh inovasi teknologi seperti AI, Blockchain, Big Data, dan Cloud Computing, serta model bisnis seperti digital payment, neobanks, dan P2P lending. Regulasi yang fleksibel, seperti regulatory sandbox, mendukung inovasi startup, sementara regulasi yang ketat dapat menghambat. Keamanan data dan kepercayaan pengguna juga menjadi faktor penting dalam adopsi fintech, dengan transparansi dan perlindungan konsumen yang harus diperkuat. Meskipun fintech telah mengubah lanskap industri keuangan global, tantangan dalam regulasi, keamanan, dan edukasi pengguna masih ada. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara fintech, bank tradisional, regulator, dan investor untuk menciptakan ekosistem fintech yang berkelanjutan, serta memberikan implikasi akademik dan praktis bagi kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri keuangan digital di masa depan &nbsp

    Pendekatan Hukum Pidana Terhadap Kepemilikan Tanah Absentee Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Oleh Negara: Criminal Law Approach to Absentee Land Ownership as a Form of Legal Protection by the State

    No full text
    Kepemilikan tanah absentee (tanah yang dimiliki oleh individu namun tidak dikelola atau dihuni) menjadi masalah yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya alam, terutama tanah di Indonesia. Meskipun tanah memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial, kepemilikan tanah absentee sering kali menimbulkan masalah sosial, ekonomi, dan hukum. Artikel ini membahas perspektif hukum pidana terhadap kepemilikan tanah absentee serta perlindungan hukum yang diberikan oleh negara untuk mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi. Negara, melalui kebijakan dan regulasi yang ada, berperan dalam melindungi hak atas tanah bagi masyarakat dan memastikan pemanfaatan tanah dilakukan secara produktif demi kepentingan bersama

    OPTIMALISASI PROSES SELEKSI HAKIM MAHKAMAH KONSTITUSI TERHADAP INTEGRITAS PUTUSAN BERKEADILAN

    No full text
    Pada era perkembangan hukum yang dinamis, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses seleksi hakim Mahkamah Konstitusi guna meningkatkan integritas putusan yang berkeadilan. Latar belakang penelitian ini bermula dari kebutuhan akan sistem peradilan yang transparan dan dapat dipercaya bagi masyarakat. Dengan tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan Metode library research dengan analisis data dari berbagai sumber seperti buku atau jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses seleksi hakim Mahkamah Konstitusi masih perlu diperbaiki guna memastikan integritas putusan yang dihasilkan. Sebagai kesimpulan, perlu adanya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi hakim Mahkamah Konstitusi agar mampu menciptakan keadilan yang lebih merata dan diakui oleh masyarakat. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya reformasi dalam sistem seleksi hakim guna memastikan tegaknya supremasi hukum dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan

    Barriers to Contraceptive Access in Disaster Situations: A Systematic Review of Health System Preparedness and Socio-Cultural Challenges

    No full text
    Introduction: This study examines barriers to access to contraceptive services in disaster situations in the context of reproductive health system preparedness and socio-cultural challenges. According to the United Nations Population Fund (UNFPA) report in 2022, 51.3% of married women have not used contraceptives, and around 11.3% of family planning needs are unmet. In disaster situations, these problems are further complicated by limited infrastructure, unequal distribution of services, and weak health system preparedness. The inability to meet contraceptive needs can increase the risk of unplanned pregnancies and reproductive health complications, exacerbating the impact of disasters on women and other vulnerable groups. This study aims to fill this research gap by providing a comprehensive review of the factors that hinder access to contraceptive services during disasters and proposing policy-based strategies to improve health system preparedness in emergency response. Methods: This study is a systematic review that collects several studies according to PRISMA guidelines. Using relevant keywords, studies were obtained from PubMed, Science Direct, and Scopus databases. Studies were collected from June to July 2024. Results: Key findings suggest that socio-cultural, religious, and economic factors influence barriers to contraceptive access during disasters. Limited knowledge, social stigma, cultural and religious norms, and financial instability contribute to low utilization of contraceptive services. In addition, disruptions due to disasters and the COVID-19 pandemic limit community mobility, hinder access to health facilities and exacerbate service gaps for vulnerable groups, including refugees and migrants. Conclusion: This study highlights the importance of a human rights-based approach in ensuring the accessibility of contraceptive services in crisis situations. Policy implications include strengthening reproductive health systems in emergency response, reducing stigma through community education, and increasing stakeholder engagement in ensuring equitable distribution of services. The results of this study contribute to the global discourse on reproductive health rights in disaster contexts and provide a basis for innovative strategies to expand access to services in conflict-affected or remote areas

    The Influence of PMH Screening Training on Postpartum Mothers on the Knowledge, Attitude, and Practice of Midwives

    No full text
    Introduction: Perinatal Mental Health (PMH) can impact both the mother and her baby, leading to a decrease in quality of life, premature delivery, reduced oxytocin levels, developmental disorders in the baby, and incidents of suicide. WHO recommends that PMH screening for postpartum mothers conducted by trained healthcare professionals can reduce the impact caused by PMH. The aim of this study is to analyze the effectiveness of training in improving the knowledge, attitudes, and practices of midwives regarding the implementation of Perinatal Mental Health (PMH) screening for postpartum mothers. Methods: The research method used is quantitative with a quasi-experimental pre-posttest control group design to evaluate the knowledge, attitudes, and skills of midwives in conducting Perinatal Mental Health (PMH) screening for postpartum mothers. A total of 60 midwives were sampled and divided into 2 (two) groups, with 30 midwives in each group, the control group and the intervention group. Results: The research results show that the training successfully significantly increased the midwives' knowledge (p-value 0.000). However, the training did not have a significant impact on attitude changes (p-value 0.137) and midwife practices (p-value 0.068). Conclusion:The training provided successfully increased midwives' knowledge regarding perinatal mental health screening, but it has not yet significantly changed their attitudes and practices.  This is likely due to the training duration being too short and the evaluation time being insufficient to support sustainable change

    Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Perilaku Masyarakat Tentang Hipertensi di Desa Sibalaya Utara Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi: The Influence of Health Education on Community Behavior Regarding Hypertension in North Sibalaya Village, Tanambulava District, Sigi Regency

    No full text
    Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu masalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat. Seringkali, pengidap hipertensi tidak menunjukkan gejala dan baru diketahui apabila telah terjadi gangguan pada organ seperti gangguan fungsi jantung, stroke, gagal ginjal, bahkan sampai pada kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan pre eksperimen (the one group pre test post test. jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu Masyarakat desa Sibalaya Utara dan sampel sebanyak 20 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T Test, dengan variabel independen penyuluhan kesehatan dan variabel dependen pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Hasil analisis diperoleh ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku pada masyarakat mengenai hipertensi di desa Sibalaya Utara wilayah kerja Puskesmas Kamaipura Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi

    Peran Hamas dalam Perlawanan dan Diplomasi: Dinamika Politik Islam dalam Upaya Pembebasan Palestina : Hamas' Role in Resistance and Diplomacy: Dynamics of Islamic Politics in the Efforts to Liberate Palestine

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji peran Hamas sebagai bentuk perlawanan dan dinamika politik islam yang terlibat dalam upaya pembebasan Palestina. Metode yang penulis gunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber seperti artikel jurnal, buku, website, etc. Hasil dari penelitian ini adalah Hamas merupakan salah satu organisasi intra Islam yang dianggap sebagai simbol perlawanan rakyat palestina terhadap penduduk Israel. Salah satu strategi perlawanan Hamas yang paling menonjol adalah perang gerilya yang digunakan sebagai upaya untuk menghadapi keunggulan militer Israel. Perjuangan Hamas untuk membebaskan Palestina melalui dua jalur, yaitu jalur diplomasi dan jalur militer. Dalam perlawanannya, Hamas banyak berurusan dengan pihak lain, baik itu pihak yang pro maupun kontra. Hamas sering dianggap sebagai organisasi teroris oleh berberapa pihak karena perlawanannya yang keras, sehingga membatasi jalur diplomasi mereka di jalur internasional. Dengan kondisi yang seperti ini, tentu saja Hamas menghadapi dilema antara mempertahankan strategi perlawanan bersenjata atau mengadopsi pendekatan politik yang lebih moderat demi mengurangi isolasi internasional dan meningkatkan legitimasi pemerintahan mereka di Gaza

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇