E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Evaluasi Pelayanan Tuberkulosis Resistan Obat di Rumah Sakit Swasta Semarang : Evaluation of Drug Resistant Tuberculosis Services in Semarang Private Hospitals
Latar belakang: Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat . Rumah sakit menyediakan pelayanan TBC Resistan obat . Kejadian Loss to follow up pada pasien TBC tinggi pada semester pertama pengobatan,dibanding bulan berikutnya. Pasien TBC Resistan obat yang ditangani di RS Roemani sejak bulan Maret 2021 sampai bulan April 2022 sebanyak 14 pasien, jumlah pasien lost to follow up sebanyak satu, pasien sudah selesai pengobatan sebanyak dua, dan sepuluh pasien masih menjalani pengobatan di RS Roemani.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi pada kualitas layanan TBC resistans obat di rumah sakit Roemani Muhammadiyah.
Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Evaluasi menggunakan model CIPP (Context, Input,Prosses, Product). Penelitian ini dilakuakan di RS Roemani Muhammadiyah Semarang pada bulan November-Desember 2022
Hasil: Hasil Evaluasi konteks dan proses dalam pelayanan TBC RO tercapai seluruhnya. Evaluasi input tercapai Sebagian. Evaluasi produk dalam pelayanan TBC RO yang berupa penemuan kasus, hasil sementara pengobatan dan kepuasan pasien tercapai seluruhnya.
Kesimpulan: Evaluasi pelayanan TBC dala aspek input tercapai sebagaian. Manajemen RS Roemani hendaknya dapat menambahkan fasilitas pelayanan laboratorium Thyroid stimulating hormone, mengawasi penggunaan masker N.95, dan melakukan skrining rontgen paru rutin untuk petugas TBC RO.
 
Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Balita : Literature Review: Stunting Risk Factor in Children Under Five Years : Literature Review
Latar belakang: Stunting pada balita merupakan kondisi yang terjadi akibat kekurangan gizi kronik yang dapat disebabkan karena kurangnya asupan makan yang bergizi ataupun adanya penyakit infeksi yang diderita oleh anak yang jika tidak ditangani dengan tepat maka akan berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Banyak sekali faktor risiko tejadinya stunting yang sebenarnya bisa dikendalikan sehingga mencegah terjadinya stunting pada anak.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terjadinya stunting pada balita
Metode: Desain penelitian menggunakan metode literature review dengan menggunakan artikel yang diunduh dari Scopus dengan kata kunci stunting, risk factor, dan under five years. Pencarian artikel juga menggunakan beberapa saringan seperti open access dan artikel berbahasa inggris. Artikel yang digunakan adalah artikel yang terbit dari tahun 2017 hingga 2022.
Hasil: Dari 16 artikel yang telah dianalisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita, diantaranya berat badan anak saat lahir, pendidikan orang tua, usia balita, tingkat kemiskinan, penyakit infeksi, jenis kelamin, Indeks Massa Tubuh (IMT) ibu, jarak kehamilan, Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), tempat tinggal, dan faktor risiko lainnya.
Kesimpulan: Stunting memiliki faktor risiko yang sangat beragam antar wilayah sehingga diperlukan penelitian yang spesfifik wilayah agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, efektif, dan efisien.
 
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah : Relationship between Mother's Clean and Healthy Behavior (PHBS) and Diarrhea in Toddlers in the Working Area of the Tobadak Health Center, Central Mamuju Regency
Latar belakang: Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada ibu kurang baik.
Tujuan : untuk mengetahui hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah..
Metode: . Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional .
Hasil: Data yang diperoleh akan diolah dengan menggunakan statistik berdasarkan skala ukur variabel dan penyajian dalam tabel disertai penjelasan.
Kesimpulan: Ada hubungan antara Pengelolaan Air Minum dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah, Tidak ada hubungan antara Pengelolaan Sampah dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah, Tidak ada hubungan antara Kepemilikan Jamban Keluarga dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah, Tidak ada hubungan antara Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah
Faktor yang Berhubungan dengan Peran Aktif Lurah dan Kepala Desa dalam Pencegahan Stunting di Kota Padang Sidempuan : Factors Related to the Active Role of the Village Head about Stunting Prevention in Padang Sidempuan City
Latar belakang: Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan ibu dan anak. Prevalensi stunting pada tahun 2022 di Kota Padang Sidempuan sebesar 28,8 % dan masih diatas prevalensi Nasional (target Nasional 27,4%). Tingginya prevalensi stunting pada balita yang memiliki dampak jangka panjang pada status kesehatan masyarakat sehingga diperlukan peran kelurahan dan pemerintah desa dalam pencegahan stunting.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan peran aktif lurah dan kepala desa dalam pencegahan stunting.
Metode: Jenis penelitian bersifat observasional dengan desain cross sectional study. Populasi dan sampel adalah seluruh seluruh Lurah dan Kepala Desa di Kota Padang Sidempuan sebanyak 79 orang dengan teknik pengambilan sampel secara total sampel (exhaustic sampling) serta analisis data menggunakan chi- square dan regresi logistic.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwah pengetahuan (p=0,001), dukungan Puskesmas (p=0,006), pelatihan (p=0,001), dukungan tokoh masyarakat (p=0,001), sikap (p=0,071), masa kerja sebagai lurah/ kepala desa (p=0,824), Sedangkan variabel yang paling berhubungan adalah pengetahuan dengan nilai Exp (B)=2,762.
Kesimpulan: Peran aktif Lurah dan Kepala Desa dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, dukungan Puskesmas, pelatihan, dan dukungan tokoh masyarakat serta masa kerja lurah / kepala desa, sehingga lurah dan kepala desa dapat lebih aktif dan semangat dalam pencegahan stunting
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Pasca Pemicuan STBM di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala : Factors Associated with Post STBM Triggering Latrine Ownership in Tinauka Village, Working Area of Lalundu Health Center, Rio Pakava District, Donggala Regency
Desa Tinauka merupakan desa yang berada di Kecamatan Rio Pakava. Desa Tinauka memiliki jumlah penduduk 1.263 jiwa dengan jumlah 480 KK. Data menujukkan Desa Tinauka desa yang kurang memiliki jamban keluarga karena sebagian besar warga melakukan praktik buang air besar sembarangan dengan cara mengalirkan tinja hasil buang air besar dari jamban ke sungai maupun buang air besar langsung di sungai, got, parit, sawah dan kebun. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban pasca pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional yaitu penelitian yang dilakukan untuk mencari hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen dan besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 55 KK di Desa Tinauka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan dan akses air bersih dengan kepemilikan jamban di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala dengan nilai p value 0,000 (p<0,05). Diharapkan pemerintah Lalundu Kecamatan Rio Pakava selalu meningkatkan sosialisasi tentang kepemilikan jamban keluarga melalui upaya-upaya kesehatan sehingga dapat menambah pengetahuan kepada masyarakat agar memiliki jamban keluarga
Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Perawat Pasien Covid-19 pada Rumah Sakit Umum Anutapura Palu
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja perawat pasien Covid-19 Pada Rumah Sakit Umum Anutapura Paluâ€. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis data yang digunakan adalah data yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Adapun metode statistik yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS for Windows. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa: Nilai koefesien korelasi (Multiper R) adalah sebesar 0,451 yang berarti bahwa tingkat keeratan hubungan beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja Perawat yang menangani pasien Covid-19 RSUD pada RSU Anutapura Palu adalah sedang. Nilai koefesien determinasi pada kolom R Square adalah sebesar 0,204 yang berarti besarnya pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja Perawat yang menangani pasien Covid-19 RSUD pada RSU Anutapura Palu adalah sebesar 20,4%. Sedangkan sisanya 79,6% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam model regresi penelitian ini
Economy and the Family Belief: Understanding the Idea and the Consequence
The concept of the family has been established in Indonesian economic theory ever since the republic's declaration. There is controversy over how the family principle should be employed as the foundation of the Indonesian economy, though the notion is still not comprehended. Thus, the aim of this research is to describe in what way the family principle in Indonesia’s Economy has been regarded and understood in order to avoid misconception or multi-interpretations to comprehend it. Qualitative approach which is based on literary studies is used in this research. This approach considers being appropriate for studies in the environment of economic theory since researchers attempt to comprehend the understanding and thoughts of significant figures in the Indonesia economy. The findings show that there are two critical and similarly important elements of the family principle to comprehensively understand the concept namely cooperation and competition. The research suggests that both concepts had been integrated into the family principle as competition, while all economic institutions recognized by the constitution concurrently compete and cooperate
PENYULUHAN KEWIRAUSAHAAN KEPADA GENERASI MUDA DAN PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN MANTIKULORE
Penyuluhan Kewirausahaan bagi generasi muda dan pengusaha kecil dan menengah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai kewirausahaan sekaligus guna meningkatkan taraf hidup dan menambah pendapatan (income) keluarga. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Jumlah peserta sebanyak 20 orang generasi muda dan pengusaha dari Karang Taruna Kelurahan se-Kecamatan Mantikulore Kota Palu dengan berbagai latar belakang keluarga yang berbeda, serta tingkat sosial dan ekonomi yang beragam. Metode yang digunakan : metode ceramah, tanya jawab dan metode diskusi. Penyuluhan kewirausahaan ini berisi materi tentang dasar-dasar kewirausahaan sehingga diharapkan memberikan pengetahuan yang lebih luas yang langsung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat mengubah pola pikir generasi muda dalam berwirausaha. Harapan lebih jauh ke depan tentunya diperlukan tindak lanjut oleh Pemerintah Daerah Kecamatan Mantikulore Kota Palu dan semua pihak yang terkait. Dan perlu dilakukan kerjasama yang lebih erat dan terencana antara Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Daerah untuk menggali potensi-potensi yang ada di wilayah tersebu
Pengaruh Keterampilan Mengelola Emosi terhadap Resiliensi Remaja Awal untuk Mencegah Perilaku Bullying di Kota Kendari : The Effect of Emotional Management Skills on Early Adolescent Resilience to Prevent Bullying Behavior in Kendari City
Latar belakang: Bullying adalah suatu situasi dimana terjadinya penyalahgunaan kekuatan/kekuasaan yang dilakukan oleh individu atau kelompok. Perilaku bullying dapat diartikan sebagai melukai baik fisik maupun mental yang di lakukan oleh seseorang atau sekelompok orang kepada orang lain secara berulang-ulang.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ketrampilan mengelola emosi terhadap resiliensi remaja awal untuk mencegah perilaku bullying.
Metode: Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan 4,31% atau 13 siswa masukpada kategori sangat rendah, 48,1% atau 145 siswa masuk pada kategori rendah.
Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat keterampilan mengelola emosi siswa SMP masuk pada kategori rendah, yang artinya banyak siswa berpotensi memiliki kecenderungan yang tinggi untuk melakukan bullying
Analisis Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Karyawan Rumah Sakit di Masa Pandemi: Studi Kasus Covid-19 pada Karyawan di Rumah Sakit Islam Kendal: Analysis of Occupational Health And Safety Management of Hospital Employees During a Pandemic: A Case Study of Covid-19 in Employees at Kendal Islamic Hospital
Latar belakang: Tahun 2019 tepatnya pada bulan Desember, telah diketahui penyakit pernafasan akut yang disebabkan oleh virus corona/ COVID-19 (corona virus desiase-19). Penularan COVID-19 pada tenaga kesehatan menjadi isu yang sangat penting di era pandemic ini. Di Indonesia data dari lapor COVID-19 tanggal 15 juli 2021, Jumlah kematian tenaga kesehatan tercatat 1.292 meninggal akibat COVID-19. Data yang ditemukan sebaran COVID-19 ternyata juga sudah menginfeksi pada karyawan rumah sakit islam Kendal. Total populasi 512 karyawan, 20% terpapar COVID-19 yaitu 118 karyawan, dengan sebaran kasus yang paling tinggi terjadi pada tenaga medis yaitu 14%.
Tujuan: Kesehatan dan keselamatan kerja adalah suatu usaha dan upaya untuk menciptakan perlindungan dan keamanan dari kerugian seperti bahaya, baik fisik, mental maupun emosi terhadap pekerja.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus single case. Pengumpulan data mengunakan teknik purposive sampling dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Pengelohan data penelitian ini dilakukan dengan mengamati pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan rumah sakit di masa Pandemi : Studi kasus COVID-19 pada karyawan di Rumah Sakit Islam Kendal. Data sekunder digunakan untuk mendukung dan berhubungan dengan variabel penelitian atau masalah penelitian.
Hasil: Pengelolaan COVID-19 di RSI Kendal pada dasarnya sudah menyesuaikan dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah mulai dari kebijakan/regulasi, penyediaan serta dalam penyediaan APD. Akan tetapi masih ada beberapa kendala dalam pelaksanaanya, sehingga masih banyak karyawan yang tertular dan terpapar COVID-19. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain, kelelahan, imunitas yang turun, stress dan masih banyak petugas dan karyawa yang tidak disiplin dengan prokes.
Kesimpulan: Secara umum pengelolaan kesehatan dan keselamatan kerja karyawan di Rumah Sakit Islam Kendal dimasa pandemi sudah dijalankan menyesuaikan dengan standart penanganan COVID-19 dari pemerintah