E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Efektivitas Konseling terhadap Perubahan Perilaku Pasien Hipertensi di Indonesia: Literature Review: The Effectiveness of Counseling on Behavior Changes of Hypertensive Patients in Indonesia: Literature Review

    No full text
    Terjadi peningkatan angka prevalensi hipertensi berdasarkan riskesdas tahun 2018 menjadi 34.1%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak penderita hipertensi di Indonesia. Kebanyakan penderita hipertensi tidak menyadari bahwa mereka menderita hipertensi. Hipertensi yang lambat atau tidak segera ditangani akan meningkatkan faktor risiko timbulnya penyakit komplikasi seperti gagal ginjal, jantung, diabetes, dan stroke. Salah satu upaya dalam pencegahan dan penanganan hipertensi adalah dengan pemberian edukasi gizi. Edukasi gizi pada pasien hipertensi biasanya diberikan melalui penyuluhan ataupun konseling gizi. Pencarian artikel publikasi mulai dari Januari 2019 hingga 2022. Tinjauan literatur dilakukan dengan mencari artikel publikasi melalui Google Schoolar dan Pubmed dengan menggunakan kata kunci hipertensi, konseling gizi, pengetahuan, kemudian melakukan pemilihan berdasarkan keriteria dan penilaian kritis. Data dikelompokkan dan disimpulkan, dari 4 artikel penelitian disimpulkan bahwa pemberian konseling gizi dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran pasien. Selain itu, pemberian media juga berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan pasien hipertensi dalam konseling gizi

    Hubungan Antara Pengetahuan Gizi Dan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Bijaepasu Kabupaten Timor Tengah Utara: The Relationship Between Nutrition Knowledge And Mother Parenting Incidence And Stunting In The Working Area Of Bijaepasu Puskesmas, North Timor Central District

    No full text
    Latar belakang: Permasalahan stunting pada balita juga dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan fisik, perkembangan mental, dan status kesehatan pada balita. Balita yang mengalami stunting, akan berdampak pada prestasi disekolah yang buruk, tingkat pendidikan yang rendah, dan pendapatan yang rendah saat dewasa. Kejadian stunting pada balita disebabkan karena pengetahuan dan pola asuh terhadap kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Bijaepasu Kabupaten Timor Tengah Utara. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan pola asuh ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bijaepasu Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode: Jenis penelitian yang dugunakan adalah observasi analitik dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 ibu yang memiliki balita yang dibagi menjadi 36 balita stunting dan 36 balita normal di wilayah kerja Puskesmas Bijaepasu. Hasil: Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, dengan uji statistic chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian stunting adalah pengetahuan gizi p= 0,002, OR= 2,326, pola asuh dalam pemberian makan p= 0,000, OR= 3,132, pola asuh dalam perawatan kesehatan p= 0,001, OR= 2,403, pola asuh dalam kebersihan diri dan lingkungan p= 0,018, OR= 1,923. Kesimpulan: Pengetahuan gizi ibu memiliki hubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Bijaepasu Kabupaten Timor Tengah Utara, pola asuh dalam pemberian makan memiliki hubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Bijaepasu Kabupaten Timor Tengah Utara, pola asuh dalam perawatan kesehatan memiliki hubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas bijaepasu Kabupaten Timor Tengan Utara, dan pola asuh dalam kebersihan diri dan lingkungan memiliki hubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Bijaepasu Kabupaten Timor Tengah Utara

    Analisis Faktor dengan Tingkat Stress Kerja pada Perawat Akibat Hospitalisasi Anak Pra Sekolah Ruang Perawatan Anak di Rumah Sakit: Factor Analysis with Level of Occupational Stress in Nurses due to Hospitalization Pre-school children in the pediatric ward of the hospital

    No full text
    Latar belakang: Stres adalah suatu keadaan yang dihasilkan oleh perubahan dalam lingkungan yang dirasakan sebagai suatu tantangan, ancaman, atau merusak terhadap equilibrium dinamik seseorang atau sebagai suatu stimulus yang mengakibatkan ketidakseimbangan fungsi fisiologis dan psikologis. Tujua: Untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan perawat dalam meminimalkan stress akibat hospitalisasi pada  anak pra sekolah. Metode: Desain penelitian Survei Analitik dengan pendekatan studi Cross Sectional. Penarikan sampel dengan teknik purposive sampling pada 30 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul diolah menggunakan uji statistik Kai-Kuadrat dengan menggunakan jasa program kumputer SPSS versi 11,5. Hasil: Dari 9 variabel yang diteliti hanya 2 variabel, yaitu: Ancaman penyakit yang serius dan Isolasi dari orang lain yang ada hubungan dengan stres pasien, sedangkan 7 variabel lain yaitu: Kehilangan kebebasan, Lingkungan yang tidak dikenal, Masalah pengobatan, Kurang informasi, Perpisahan dari suami atau istri, Perpisahan dari keluarga dan Masalah keuangan tidak ada hubungan dengan stres pasien. Kesimpulan: Secara umum dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat 2 hipotesis yang diterima, sedangkan 7 hipotesis ditolak, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara dampak hospitalisasi dengan stres pasien. &nbsp

    Analisis Ibu Bekerja dan Kelebihan Berat Badan Anak Usia Prasekolah: Literature Review: Analysis of Working Mothers and Overweight of Preschool-Aged Children: Literature Review

    No full text
    Latar belakang: Keterlibatan ibu pada pengaturan makan anak usia prasekolah merupakan hal yang sangat penting untuk tercapainya status gizi yang baik. Status ibu bekerja dan tidak bekerja memberikan pengaruh yang cukup signifikan tehadap kejadian obesitas pada anak. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh status pekerjaan ibu terhadap kejadian obesitas pada anak usia prasekolah. Metode: Studi ini dilakukan dengan menggunakan prinsip metode PRISMA flowchart. Pencarian literature bersumber pada database Science Direct, Google Scholar, dan Proquest. Kata Kunci yang digunakan adalah overweight, obesity, preschool, childhood, maternal employment. Hasil: Ibu yang bekerja berisiko akan meningkatkan kelebihan berat badan atau obesitas pada anak. Ibu yang bekerja akan memiliki waktu yang sedikit untuk terlibat langsung dengan pengaturan pola makan anak. Sedikitnya waktu untuk menyiapkan dan mengatur makanan untuk anak dan keluarga akan mendorong ibu memilih menyiapkan makanan yang lebih cepat disajikan karena waktu yang terbatas. Anak banyak terpapar makanan olahan yang kurang diketahui kandungan gizinya. Namun, hal ini mungkin juga tidak akan berpengaruh signifikan karena beberapa kondisi seperti pengasuhan anak dibantu oleh orang lain seperti pengasuh, kakek, nenek ataupun kerabat lainnya yang masih dibawah pemantauan ibunya dan juga jika status ekonomi keluarga yang rendah. Kesimpulan: Berdasarkan hasil review dapat disimpulkan bahwa terdapat keterkaitan antara ibu yang bekerja dengan kelebihan berat badan atau obesitas pada anak usia prasekolah. Hubungan tersebut tidak akan berlaku jika status ekonomi keluarga rendah dan anak mendapatkan pengasuhan orang lain dengan pamantauan penuh dari ibu

    Perbedaan Gula Darah Sewaktu pada Pasien Hipertensi yang Melakukan Olahraga dan Tidak Melakukan Olahraga: Hypertension and Blood Sugar Differences Patients Who Are Doing Exercise and Not Doing Exercise

    No full text
    Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kematian. Hipertensi juga menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes melitus. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas berupa olahraga adalah suatu tindakan fisik yang dapat membakar kelebihan lemak dalam tubuh, selain itu saat  melakukan olahraga, otot membantu membakar gula atau glukosa dan meningkatkan kerja insulin. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan gula darah sewaktu pada pasien hipertensi yang melakukan olahraga dan tidak melakukan olahraga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar Checklist, dan data yang digunakan adalah data sekender. Sampel penelitian ini berjumlah 285 penderita hipertensi yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. Hasil: Beradasarkan hasil analisis bivariat  gula darah sewaktu memiliki nilai probabilitas (p= 0,003), hal ini menunjukan bahwa gula darah sewaktu memiliki perbedaan yang signifikan pada  pasien hipertensi yang melakukan olahraga dan tidak melakukan olahraga di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. Kesimpulan: Terdapat perbedaan gula darah sewaktu  pada pasien hipertensi yang melakukan olahraga dan tidak melakukan olahraga di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. &nbsp

    Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Balita: Effectiveness of Local Food-based Supplementary Feeding (PMT) on Children Weight Gain

    No full text
    Latar belakang: Masalah gizi pada balita masih terjadi secara Global khususnya di Indonesia. Masalah gizi tersebut dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu strategi dalam mengatasi masalah gizi pada balita yaitu dengan melaksanakan intervensi spesifik seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Tujuan: Untuk melihat efektivitas pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal terhadap kenaikan berat badan balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif dengan penelitian cross sectional dengan lokasi penelitian berada di Desa Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Analisis data menggunakan Uji paired T Test dengan signifikansi p value = 0,05. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Serang. Sampel penelitian sebanyak 105 orang. Hasil: Didapatkan bahwa nilai p value sebesar 0,0005 < alpha (0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada berat badan balita sebelum dan sesudah diberikan makanan tambahan berbahan pangan lokal selama 14 hari. Kesimpulan: Pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal di Desa Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang efektif untuk meningkatkan berat badan balita dengan kondisi balita yang sebelumnya mengalami berat badan tidak naik/weight faltering, balita berat badan kurang dan balita gizi kurang

    Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Brand Trust Terhadap Loyalitas Melalui Kepuasan Sebagai Variabel Intervening pada Pasien Rawat Jalan RSUD Salewangan : The Influence of Service Quality and Brand Trust on Loyalty through Satisfaction as an Intervening Variable in Outpatients at Salewangan Regional Hospital

    No full text
    Latar belakang: Persaingan dalam industri pelayanan kesehatan rumah sakit di era  perkembangan bisnis dan globalisasi dunia saat ini sangat ketat, hal ini dikarenakan jumlah klinik dan rumah sakit yang semakin bertambah banyak, Hasil wawacara tidak terstuktruk dengan manajemen tata usaha RSUD Salewangan Kabupaten Maros mengungkapkan bahwa terjadi penurunan  kunjungan pasien rawat jalan dalam 3 bulan terakhir. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan brand trust terhadap loyalitas melalui kepuasan sebagai variabel intervening pada pasien rawan jalan RSUD Salewangan Kabupaten Maros. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei yang bersifat kausal dengan pengambilan sampel yang sebanyak 96 orang akan digunakan teknik purposive random sampling, Hasil: Ada pengaruh langsung antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas melalui kepuasan pada pasien dengan nilai nilai signifikansi p-sig sobel 0,02 <  ? (0,05) atau dengan nilai Z sebesar 3,77 > Z table (1,96) dan ada pengaruh langsung brand trust terhadap loyalitas melalui kepuasan pada pasien dengan nilai signifikansi p-sig sobel 0,03 <  ? (0,05) atau dengan nilai Z sebesar 3,77 > Z table (1,96). Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan dan brand trust terhadap loyalitas melalui kepuasan  sebagai variabel intervening pada pasien rawan jalan RSUD Salewangan Kabupaten Maro

    Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Promosi Kesehatan Reproduksi pada Remaja: Use of Social Media as a Media for Promoting Reproductive Health in Adolescents

    No full text
    Media sosial sudah jadi bagian integral dari kehidupan remaja modern. Riset ini bertujuan buat menyelidiki kedudukan media sosial dalam mempromosikan kesehatan reproduksi remaja. Riset yang ialah tinjauan literatur ini bertujuan buat meninjau bermacam penemuan dari publikasi, buku harian serta laporan riset lebih dahulu. Riset ini memakai tata cara kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif dengan menganalisis, mengenali serta mengeksplorasi penemuan riset yang ada. Secara totalitas bisa dikatakan kalau media sosial memiliki kemampuan yang besar dalam pengaruhi pengetahuan serta perilaku kesehatan reproduksi remaja Bermacam-macam konten dapat ditemui di platform media sosial, mulai dari penyakit meluas intim resiko kehamilan yang tidak di idamkan sampai data pengendalian kelahiran. Pemakaian media sosial selaku perlengkapan buat mempromosikan kesehatan reproduksi remaja mempunyai kemampuan yang besar, tetapi buat menggapai hasil positif dalam mempromosikan kesehatan reproduksi remaja membutuhkan atensi terhadap mutu data serta pengembangan dan integrasi tata cara yang efisien

    Hubungan Pengetahuan dan Sikap Siswa Kelas V dan VI dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 1 Inpres Lasoani Tahun 2023: The Relationship between Knowledge and Attitudes of Class V and VI Students with Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) at SDN 1 Inpres Lasoani in 2023

    No full text
    PHBS sebagai upaya untuk membantu masyarakat untuk mengenali dan mengatasi masalahnya sendiri, dalam tatanan masing-masing. Agar dapat menerapkan cara hidup bersih dan sehat, dalam rangka menjaga, memelihara dan menjaga kesehatan. Didapatkan sebagian siswa masih membuang sampah sembarangan sedangkan tong sampah telah disediakan. Selain itu siswa juga tidak terbiasa mencuci tangan sebelum makan. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap siswa kelas V dan VI dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di SDN 1 Inpres lasoani. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif desain analitik dengan pendekatan studi potong lintang (crsos-sectional), penelitian ini dilaksanakan pada tanggal  28 Agustus 2022, di SDN 1 Inpres lasoani, populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V dan VI jumlah sampel 58 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.  Data analisis dengan univariat dan bivariate. Hasil penelitian menggunakan uji shi-square terhadap hubungan antara pengetahuan siswa dengan perilaku hidup bersih dan sehat mendapatkan nilai p-value = 0.025 (<0,05) yang artinya ada hubungan. Sedangkan hubungan antara sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat mendapatkan nilai p-value = 0,525 (>0,05) yang artinya tidak hubungan. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan siswa dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Tetapi tidak terdapat hubungan antara sikap siswa dengan perilaku hidup bersih dan sehat

    Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Sarana dan Prasarana di UPT Sekolah Dasar Negeri 064037: Improving the Quality of Education Through Facilities and Infrastructure at the State Primary School UPT 064037

    No full text
    Sarana pendidikan adalah peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dipergunakan dan menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar, seperti gedung, ruang kelas, meja kursi, serta alat-alat dan media pengajaran. Adapun yang dimaksud dengan prasarana pendidikan adalah fasilitas yang tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan atau pengajaran, seperti halaman, kebun, taman sekolah, jalan menuju sekolah, tetapi jika dimanfaatkan secara langsung untuk proses belajar mengajar, seperti taman sekolah untuk pengajaran biologi, halaman. sarana dan prasarana merupakan komponen dalam proses pembelajaran yang mendukung potensi masing-masing peserta didik di setiap satuan pendidikan baik formal maupun non formal. Pengertian sarana pendidikan itu sendiri adalah segala peralatan atau barang baik bergerak maupun tidak bergerak yang digunakan secara langsung untuk proses pendidikan.Pemanfaatan sarana belajar yang tepat merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam kegiatan belajar, sebab aktivitas belajar akan berjalan dengan baik apabila ditunjang oleh sarana belajar yang baik dan memadai dan sebaliknya jika tidak ada sarana dan prasarana yang baik menyebabkan siswa akan terhambat dalam belajar sehingga dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇