E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
SOSIALISASI TENTANG KENAKALAN REMAJA DI DESA KRAGILAN MOJOLABAN
Kenakalan remaja merupakan bentuk aktualisasi perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja dan berpotensi menimbulkan keresahan dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu bentuk kenakalan remaja yang dimaksud adalah penyalahgunaan narkotika, psikotro pika, dan zat adiktif lainnya. Usia remaja adalah usia di mana anak mencari jati diri. Banyak perilaku yang didasarkan untuk coba-coba. Misalnya mencoba merokok, mencoba kebut-kebutan, mencoba berkelahi dan lain sebagainya. Banyaknya perilaku coba-coba tersebut mendorong untuk terjadinyanya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak usia remaja yang sering disebut kenakalan remaja (juvenille delinquency). Kenakalan remaja banyak sekali jenisnya. Antara lain adalah penyalahgunaan narkoba, seks bebas, tawuran antar pelajar dan lain-lain. Pemicunya pun kadang hanya masalah sepele, misalnya saling tatap mata yang pada akhirnya menimbulkan pertikaian dan berbuntut tawuran, saling hina, atau karena ingin melanjutkan dendam warisan kakak angkatan sebelumnya
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kotamobagu : The Relationship between Body Mass Index with Work Fatigue on Bentor drivers in Kotamobagu
Latar belakang: Gizi kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Tingkat Kesehatan dan produktivitas kerja. Prestasi pekerja dapat ditentukan oleh status gizi pekerja. Kecukupan dan distribusi kalori yang seimbang selama bekerja dapat membuat pekerja lebih berenergi selama bekerja dan melakukan pekerjaan dengan baik. Seseorang yang berstatus gizi kurang tidak mungkin mampu bekerja dengan hasil yang maksimal karena prestasi kerja dipengaruhi oleh derajat Kesehatan seseorang. Pekerja yang sehat akan bekerja lebih giat, produktif, dan teliti sehingga dapat mencegah kecelakaan yang mungkin terjadi saat bekerja. Status gizi mempengaruhi produktivitas kerja Ketika. Ketika perusahaaan ingin memaksimalkan produktivitas pekerja, Perusahaan tersebut perlu memberikan makanan yang bergizi atau memberikan kemudahan terhadap akses makanan sehat. Selain itu, tempat kerja juga dapat dijadikan inisiatif penyediaan makanan yang sehat dan Pendidikan terkait gizi.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kecamatan Kotamobagu Barat
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel 100 orang.
Hasil: Hasil penelitian ini menggunakan uji Korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor Kecamatan Kotamobagu Barat dengan nilai P-Value sebesar 0.658 dengan arah korelasi Positif.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kecamatan Kotamobagu Barat
PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEJAHATAN PERJUDIAN (Studi Putusan Nomor 315/Pid.B/2022/PN Gns)
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis Faktor penyebab pelaku melakukan kejahatan perjudian berdasarkan Putusan Nomor 315/Pid.B/2022/PN Gns dan penerapan sanksi pidana kejahatan perjudian berdasarkan Putusan Nomor 315/Pid.B/2022/PN Gns. Metode penelitian yaitu pendekatan yuridis normative. Pelaku kejahatan cenderung memiliki psikologis yang sedang dalam keadaan tertekan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang tak kunjung dapat ia lakukan karena tak memiliki penghasilan tetap. Kemiskinan atau faktor ekonomi ini adalah menjadi faktor yang memengaruhi terjadinya kejahatan, karena demi memenuhi kebutuhan hidupnya maka orang akan cenderung melakukan apapun itu meski melakukan kejahatan sekalipun. Orang-orang yang berada di kelas menengah ke bawah akan merasa hidupnya berbeda sekali dengan orang-orang yang memiliki pendapatan diatasnya, hal ini mendorong seseorang tersebut untuk melakukan kejahatan karena merasa iri. Sejalan dengan pemikiran itu bahwa salah satu masalah struktural yang perlu diperhatikan didalam analisis kejahatan di Indonesia adalah masalah kemiskinan. Dalam kriminologi, keadaan ini sebenarnya dianggap sangat penting karena kemiskinan merupakan bentuk kekerasan struktural dengan amat banyak korban.Kejahatan di Indonesia salah satunya juga didorong oleh krisis ekonomi, termasuk oleh ketimpangan pendapatan dan ketidakadilan ekonomi. Faktor ekonomi ini membuat orang akan memiliki keinginan untuk mendapatkan uang dalam waktu yang singkat dan dengan cara yang sederhana, maka timbul lah keinginan seseorang untuk melakukan kejahatan salah satunya kejahatan pencurian kendaraan bermotor
Aktifitas Fisik dan Kualitas Hidup Wanita Menopause : Literature Review: Physical Activity and Quality of Life in Menopausal Women : Literature Review
Latar belakang: Pada tahun 2025, kemungkinan terdapat 60 juta wanita menopause di Indonesia. 80% perempuan mengungkapkan sakit kepala, masalah seksual, takikardi, hot flushes, berkeringat serta insomnia selama klimakterium yang secara signifikan bisa memperburuk kualitas hidup.
Tujuan: Untuk mengidentifikasi potensi aktifitas fisik pada kualitas hidup wanita menopause.
Metode: Metode yang digunakan pada penulisan artikel literatur riview ini menggunakan database Google Scholar dan Pubmed dalam mencari artikel nasional serta international. Artikel tersebut dipilih berlandaskan kriteria inklusi serta ekslusi yang telah ditetapkan dengan rentanwaktu terbit pada tahun 2019 – 2023.
Hasil: Berdasarkan hasil pencarian didapatkan 9 artikel yaitu 5 artikel nasioal dan 4 artikel international. Berdasarkan artikel tersebut didapatkan bahwa terdapat potensi faktor aktifitas fisik seperti aktivitas fisik sehari-hari, aktivitas fisik dengan latihan, serta olahraga pada kualitas hidup wanita menopause.
Kesimpulan: Studi ini menemukan bahwasannya aktivitas fisik pada wanita menopause berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hidupnya
Marketing 4.0 dalam Pelayanan Kesehatan: Tinjauan Literatur terhadap Transformasi Digital dan Strategi Pemasaran: Literature Review: Marketing 4.0 In Healthcare: Literature Review of Digital Transformation and Marketing Strategies: Literature Review
Latar belakang: Industri pelayanan kesehatan sedang mengalami transisi mendasar sebagai akibat dari kemajuan teknologi digital, termasuk inovasi dalam pemasaran digital. Marketing 4.0 yang berfokus pada penggunaan teknologi digital dan interaksi online menjadi pendorong utama perubahan dalam bisnis ini.
Tujuan: Dalam perspektif ini, penelitian ini mengkaji penggunaan pemasaran digital dalam layanan kesehatan.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan literature review dengan mengacu pada sumber-sumber dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia melalui database seperti Pubmed, ProQuest, Scopus, dan Google Scholar. Kriteria inklusi mencakup artikel yang membahas pemasaran digital dalam layanan kesehatan.
Hasil: Hasil dari penelusuran artikel melibatkan tiga penelitian yang relevan. Studi-studi ini mengungkapkan pentingnya integrasi berbagai saluran komunikasi pemasaran online, termasuk periklanan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi, promosi penjualan, penjualan langsung, dan pemasaran digital, untuk mengembangkan strategi komunikasi layanan kesehatan yang efektif dan efisien. Selain itu, penelitian menyoroti dampak positif pemasaran media sosial terhadap layanan kesehatan dan keterlibatan merek, serta strategi pemasaran digital yang efisien seperti penggunaan media sosial, optimalisasi pencarian digital, dan periklanan online.
Kesimpulan: Marketing 4.0 telah mengubah lanskap pemasaran dalam industri layanan kesehatan. Pemasaran digital menjadi alat yang krusial dalam berinteraksi dengan pasien, mempromosikan layanan kesehatan, dan membangun merek yang kuat. Transformasi digital dan strategi pemasaran yang terintegrasi menjadi kunci untuk memenuhi harapan pasien dan meningkatkan pengalaman mereka dalam pelayanan kesehatan
Dischagre Planning terhadap Self Management dan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus: Literature Review: Discharge Planning on Self Management and Blood Glucose Levels in Patients with Diabetes Mellitus: Literature Review
Latar belakang: Kejadian re-admission pasien DM cenderung meningkat karena kurangnya edukasi dari tenaga kesehatan. Salah satu edukasi yang dapat diberikan pada pasien DM dapat dilakukan pada discharge planning.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam mengenai penerapan discharge planning terhadap self management dan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2
Metode: Metode penulisan Literatur reviewe artikel ini menggunakan metode pendekatan narative review. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapatkan dari beberapa database seperti Google Schoolar, Pubmed, Science Direct, Proquest dan Research Gate. Pencarian literatur dalam penyususnan artikel menggunakan kurun waktu tahun penerbitan mulai dari tahun 2018 hingga 2023.
Hasil: Hasil yang didapat dari keseluruhan artikel yang sudah ditelaah menunjukkan bahwa discharge planning memiliki pengaruh terhadap kehidupan pasien diabetes melitus setelah pulang dari rumah sakit, baik dari segi self management, self care, kontrol kadar glokosa darah. Self management dan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tidak hanya dipengaruhi oleh discharge planning, namun dapat dipengaruhi oleh faktor lain salah satunya pemberian diabetes self management education (DSME).
Kesimpulan: Discharge planning berpengaruh positif terhadap kesehatan pasien penderita diabetes melitus setelah pulang dari rumah sakit. Hal ini dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya komplikasi yang dapat dialami oleh penderita diabetes melitus
Pengaruh Pemberian Pijat Abdomen dan Pemberian Posisi terhadap Gastric Residual Volume pada Pasien yang Dirawat di Unit Perawatan Intensive: Literature Review: The Effect of Abdominal Massage and Positioning on Gastric Residual Volume in Patients Admitted to the Intensive Care Unit: Literature Review
Latar belakang: Gastric Residual volume (GRV) merupakan jumlah cairan yang dikeluarkan dari lambung setelah pemberian nutrisi enteral, cairan ini sebagian besar terdiri formula dari nutrisi yang telah diberikan , air maupun cairan yang dihasilkan oleh saluran cerna itu sendiri. Penigkatan Gastric Residual Volume ditemukan pada 10%-63 pasien yang diberikan makanan secara enteral. Tingginya Gastric Residual Volume dapat menyebabkan masalah seperti aspirasi residu lambung, distensi abdomen, dan pneumonia terkait ventilator. Penumpukan residu lambung dapat menyebabkan distensi perut, nyeri, dan mual Serta menempatkan pasien pada risiko aspirasi, dengan tingkat kematian setinggi 70% tergantung pada volume cairan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pijat abdomen dan pemberian posisi Semirecumbent terhadap Gastric Residual Volume.
Metode: Penulisan ini adalah menggunakan metode literature review. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari sumber-sumber akademic database seperti Google Scholar, JMCS, IOSR, Pubmed, Science Direct, ASNJ, dan Research Gate. Artikel yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan rentang waktu 5 tahun terakhir yaitu (2018-2023).
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian intervensi pijat abdomen yang dilakukan selama 3 - 5 hari dengan frekuensi pemberian 2 - 3 kali perhari dan dilakukan selama 15 - 20 menit memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan gastric Residual volume pada pasien yang dirawat diruang perawatan intensive. pemberian pijat abdomen dapat meningkatkan gerakan peristaltik sehingga mempercepat pengosongan makanan pada saluran cerna. pijat abdomen dapat meningkatkan suplai darah ke saluran cerna dan membantu menstimulasi gerakan peristaltis pada saluran cerna. selain itu, pijat abdomen juga membantu menstimulasi aktivitas parasimpatis dalam meningkatkan respon saluran cerna dan menstimulus saraf simpatis untuk mengeluarkan gastrin serta mengurangi distensi abdomen. Selain itu, pemberian posisi miring kanan, posisi tengkurap, dan posisi semirecumbent memiliki pengaruh yang signifikan dalam membantu menurunkan gastric residual volume. Pemberian posisi dapat mempercepat pengosongan lambung, Pemberian posisi semirecumbent memiliki manfaat yang sangat baik dalam mencegah terjadinya pneumoni terkait ventilator (VAP), lama rawat dirumah sakit, angka mobiditas dan mortalistas serta mencegah terjadinya aspirasi isi lambung. Pengukuran pada Gastric Residual Volume berdasarkan hasil artikel yang telah ditelaah menunjukan pengukuran Gastric Residual Volume dilakukan menggunakan spuit 20 cc dengan cara memasukan udara sebanyak 20 ml secara cepat kedalam lambung kemudian setelah itu dilanjutkan dengan melakukan aspirasi pada cairan lambung sampai dengan cairan lambung kosong. Pengukuran gastric Residual volume dilakukan 1 jam sebelum pemberian nutrisi enteral untuk memastikan bahwa gastric Residual volume dalam keadaan kosong. Setelah gastric Residual volume benar-benar kosong maka nutrisi enteral mulai diberikan
Kesimpulan: Pijat abdomen dan pemberian posisi berpengaruh positif terhadap Gastric Residual Volume pasien yang dirawat di ruang perawatan intensivet. Hal ini dapat mencegah kemungkinan terjadinya komplikasi yang dapat dialami oleh pasien
Peran Kepala Ruang dalam Meningkatkan Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit: Literature Review: The Role of Head Nurse to Improve Patient Safety Culture In Hospital: Literature Review
Latar Belakang: Seorang pemimpin memiliki peran dan tanggung jawab terhadap upaya meningkatkan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit. Pada penerapan budaya keselamatan pasien kepala ruangan perlu untuk mengevaluasi proses asuhan yang diberikan oleh staf perawat kepada pasien guna meresponi tuntutan dan harapan masyarakat terhadap kualitas tim keperawatan yang dibawah supervisinya sehingga setiap perawat yang bekerja harus terampil sesuai dengan kiat dan ilmu keperawatan.
Tujuan: Untuk mengetahui peran seorang manajer keperawatan dalam meningkatkan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit.
Metode: Kajian literatur merupakan metode yang dilakukan dalam penelitian ini dengan cara menganalisis beberapa jurnal yang berkaitan dengan topik yang diambil. Jurnal yang ditelusuri melalui ProQuest, Pubmed, Google Scholar, dan EBSCO kemudian akan diseleksi. Pencarian literatur dilakukan dalam kurun waktu penerbitan jurnal dari tahun 2018 – 2023.
Hasil: Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala ruang dengan penerapan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit. Dukungan dan keterlibatan dari seorang kepala ruangan memiliki peran yang penting untuk memastikan implementasi budaya keselamatan dan kinerja staf. Supervisi kepala ruang perawatan juga dapat meningkatkan kualitas asuhan dalam memberikan pelayanan yang aman bagi pasien.
Kesimpulan: Semakin baik pelaksanaan peran dan fungsi manajemen kepala ruangan maka semakin baik juga penerapan budaya keselamatan pasien oleh staf perawat. Kepala perawat diharapkan memahami mengenai fungsi manajemen terhadap pengelolaan keselamatan pasien dan meningkatkan monitoring dalam implementasiny
Hubungan Anemia dalam Kehamilan dengan Kejadian Perdarahan Postpartum: The Association of Anemia in Pregnancy with The Incidence of Postpartum Hemorrhage
Latar belakang: Di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah. Perdarahan postpartum, yang menyumbang 19,3% dari semua kematian ibu di Indonesia, adalah penyebab utama kematian bagi wanita hamil. Salah satu faktor risiko perdarahan postpartum adalah anemia.
Tujuan: Bertujuan menganalisis hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan frekuensi perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Daerah Batara Siang di Kabupaten Pangkep..
Metode: Desain penelitian menggunakan metodologi case control dan merupakan studi observasional analitik. Dengan total 150 sampel, sampel ini menggunakan rasio 1:1 antara kelompok kontrol dan kasus. Teknik analisis univariat dan bivariat digunakan untuk menganalisis data. Dengan uji chi-square dan perhitungan OR.
Hasil: hasil uji bivariat pada variabel kadar hemoglobin trimester 1, 2 dan 3 dengan kejadian perdarahan post-partum masing-masing didapatkan hasil yang signifikan secara statistic dengan p sama dengan 0,000 (p<0,05), 0,000 (p<0,05) dan 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ibu yang mengalami anemia pada kehamilan dengan kejadian perdarahan post-partum di RSUD Batara Siang. dan hasil OR masing-masing 25,351x, 10,804x dan 35,821x merupakan tingkat risiko untuk mengalami perdarahan post-partum. Dan penyebab perdarahan postpartum diperoleh retensio plasenta (44%), atonia uteri (28%), rupture uteri (18,6%), dan inversio uteri (9,4%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum, tingkat risiko perdarahan postpartum lebih tinggi pada anemia ditrimester 3 dan penyebab utamanya yaitu retensio plasenta
The Association Between Family Knowledge and Support with the Readiness of Madrasah Ibtidaiyah Students in Facing Menarche
Introduction: Menarche is a sign of a change in social status from child to adult. The importance of knowledge and family support influences female students' readiness to face menarche. Knowledge is related to the physiology and psychology of young women regarding menstruation, while family support is related to the role of parents. The unpreparedness of young women in facing menarche has an impact on their implementation in daily life and young women are more susceptible to reproductive tract infections.
Objective: This study aims to analyze the relationship between knowledge and family support and female students' readiness to face menarche at Al-Fitrah Private Madrasah Ibtidaiyah, Kupang City.
Method: This research was conducted in February 2024. The research design was analytical observational with a quantitative approach with a cross-sectional design. The population in this study were female students in grades IV, V, and VI at Al-Fitrah Private Madrasah Ibtidaiyah Kupang City, namely 52 respondents. The technique used in this research is proportional sampling. The instrument used was a questionnaire consisting of a readiness-to-face menarche questionnaire, a knowledge questionnaire, and a family support questionnaire. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis using the chi-square test.
Result: Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis using the chi-square test. The results of the research show that there is a relationship between knowledge and family support and the readiness of female students to face menarche at Al-Fitrah Private Madrasah Ibtidaiyah with a p-value of 0.015 and 0.025 (< 0.05). It is known that 33 out of 52 female students with poor or good knowledge and poor or good family support are ready to face menarche (63.5%). Meanwhile, 19 out of 52 were not ready to face menarche (36.5%).
Conclusion: There is a relationship between knowledge and family support and female students' readiness to face menarche at Al-Fitrah Private Madrasah Ibtidaiyah, Kupang Cit