E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
    4676 research outputs found

    Pengaruh Konseling Gizi terhadap Pola Makan Remaja dalam Pencegahan Stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja Tahun 2023: The Influence of Nutritional Counseling on Teenagers' Eating Patterns in Stunting Prevention at Tana Toraja 1 Public High School in 2023

    No full text
    Latar Belakang: Pencegahan stunting sebenarnya dapat dimulai lebih awal yaitu mempersiapkan para remaja putri untuk menjadi perempuan dewasa yang sehat, sehingga siap untuk hamil dan memiliki keturunan salah satu caranya dengan menjaga pola makan yang baik. Sehubungan dengan hal itu, dirasa sangat penting pula untuk melakukan upaya pencegahan stunting di kalangan remaja dengan memberi konseling tentang perbaikan pola makan yang baik. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pola makan remaja dalam pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pola makan remaja dalam pencegahan stunting. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 44 responden yang dibagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Untuk mengetahui perbedaan ragam makanan, frekuensi makanan, angka kecukupan gizi, pola makan sebelum dan sesudah konseling dilakukan uji statistik McNemar karena data berskala nominal sedangkan untuk melihat efektivitas konseling terhadap ragam makanan, frekuensi makan, angka kecukupan gizi, pola makan dilakukan uji mann-whitney pada data selisih pre-post antar kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling tidak berpengaruh pada ragam makanan (p value = 0,534), frekuensi makanan (p value = 0,867), angka kecukupan gizi (p value = 0,392) dan pola makan (p value = 0,304) baik pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah konseling. Kesimpulan: Kesimpulan konseling tidak berpengaruh signifikan terhadap ragam makanan, frekuensi makanan, angka kecukupan gizi dan pola makan pada remaja dalam pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja

    Efektifitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Pendekatan Health Belief Model (HBM) terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di MTSN 3 Padangsidimpuan: The Effectiveness of Health Education Using the Health Belief Model (HBM) Approach toward Knowledge Level of Adolescent Reproductive Health at MTsN 3 Padangsidimpuan

    No full text
    Latar belakang: Remaja seringkali menghadapi berbagai masalah kesehatan reproduksi sebagai dampak dari perilaku berisiko. Salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap kesehatan reproduksi adalah melalui pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan aspek penting dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektifitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan health belief model (HBM) terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di MTs N 3 Padangsidimpuan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi-experimental dengan two group pre-test post-test design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII sampai dengan kelas IX MTsN 3 Padangsidimpuan sebanyak 248 siswa dan sampel sebanyak 152 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol serta cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2023 dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik serta penyajian data dalam bentuk tabel. Hasil: Penelitian ini diperoleh bahwa ada peningkatan pengetahuan setelah edukasi intervensi pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan healt belief model (HBM) terhadap kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Efektifitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan health belief model (HBM) terhadap kerentanan yang dirasakan (p=0.000), keseriusan yang dirasakan (p=0.000), manfaat yang dirasakan (p= 0.000), penghalang yang dirasakan (p= 0.000), dan efikasi diri (p= 0.000) terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan: Penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja melalui pendidikan kesehatan dengan menggunakan pendekatan health belief model (HBM)

    Syarat Sah Kepemilikan Hak Atas Tanah dan Kewenangan dalam Penerbitan Sertifikat Tanah di Indonesia: Legal Requirements for Ownership of Land Rights and Authority in Issuing Land Certificates in Indonesia

    No full text
    Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997. Adapun yang dimaksud dengan hak atas tanah adalah hak yang memberi wewenang kepada yang mempunyai hak untuk menggunakan atau mengambil manfaat atas tanah tersebut. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu itu untuk mengetahui bagaimana syarat sah kepemilikan hak atas tanah serta ingin mengetahui siapa yang mempunyai kewenangan dalam penerbitan sertifikat tanah di Indonesia. Metode penelitian hukum normatif digunakan dalam penelitian ini, data yang diperoleh dari sumber data sekunder artinya data yang diperoleh dengan cara mengekstrak dari buku, jurnal, karya ilmiah dan sumber lainnya yang ada hubungan dengan masalah yang diteliti. Adapun hasil penelitian, kepemilikan atas tanah haruslah jelas sumbernya sehingga tidak menimbulkan permaslahan dikemudian hari, kemudian pihak yang berwenang menerbitkan sertifikat atas tanah adalah kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kesimpulan Syarat sah kepemilikan tanah di Indonesia terbagi atas beberapa unsur yang harus dipenuhi diantaranya ialah, terjadinya hak milik atas tanah melalui beberapa cara yaitu, 1).Terjadi karena hukum adat ; 2). Terjadi karena penetapan pemerintah, menurut cara dan syarat-syarat yang ditetapkan ; 3). Terjadi karena ketentuan Undang-undang

    Konseling untuk Anak Usia Dini: Counseling for Early Childhood

    No full text
    Bimbingan dan konseling tidak pernah terpisahkan dari kehidupan manusia. Sebagaimana halnya pendidikan yang merupakan upaya memanusiakan manusia. Perkembangan bimbingan dan konseling (guidance and counselling terjadi semenjak 1903 hingga saat ini. Perkembangan itu terletak pada dasar-dasar ilmiahnya. Hal ini menunjukan tendensi terhadap kebutuhan manusia menuju kebahagian di dunia dan akhirat. Ruang lingkup konseling Islam seluas dan sedalam tuntunan hidup yang semakin meningkat dalam masyarakat, sehingga dalam pelaksanaannya dibutuhkan perbagai pengetahuan yang relevan dengan pendekatan yang multidimensional. Demikian juga dengan bervariasinya tingkat perkembangan dan kondisi psikologi manusia menyebakan berbedanya pola dan pendekatan yang digunakan dalam bimbingan dan konseling terhadap klen sesuai dengan kondisi dan perkembangannya itu.Studi ini mencoba memnggambarkan pentingnya konseling terhadap Anak Usia Dini sebagaimana manusia lain pada umumnya. Anak usia dini salah satu objek yang tidak bisa dipisahkan dari konseling karena keberadaannya sangat menentukan keberhasilan dimasa depan.Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dengan data yang diperoleh dari referensi jurnal ilmiah. Evaluasi literatur menunjukkan bahwa Anak Usia Dini dengan berbagai karakter yang dimilikinya membutuhkan konseling sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya untuk menjalankan fitrahnya sebagai hamba Tuhan

    Pengorganisasian dalam Implementasi Kebijakan Parkir Elektronik di Kota Surakarta: Organization in the Implementation of Electronic Parking Policy in the City of Surakarta

    No full text
    Pemerintah Kota Surakarta membentuk regulasi penyelenggaraan parkir elektronik untuk mengatasi masalah perparkiran untuk memaksimalkan penggunaan ruang publik. Dalam proses implementasi kebijakan ini perlu adanya fungsi organisasi yang baik, sehingga tujuan awal penerapan kebijakan dapat tercapai. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui pengorganisasian dalam implementasi kebijakan parkir elektronik di Kota Surakarta. Penelitian dilakukan pada Dinas Perhubungan Kota Surakarta dan Lokasi Parkir di Kota Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari narasumber atau informan, dokumen atau arsip dan obyek observasi yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi metode yaitu dengan menggali data yang berbeda dari berbagai sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pengorganisasian dalam implementasi kebijakan parkir elektronik di Kota Surakarta sejalan dengan teori organisasi Charles O Jones yang meliputi 1) struktur organisasi, 2) sumber daya manusia, dan 3) alat-alat kerja. Pembahasan ketiga indikator tersebut menjawab implementasi bisa berjalan dengan baik karena fungsi dasar organisasi sudah terpenuhi.&nbsp

    Pendidikan Multikultural dalam Tinjauan Al-Qur’an: Multicultural Education in Review of the Qur'an

    No full text
    Keragaman ini diakui atau tidak menimbulkan berbagai persoalan seperti yang dialami oleh bangsa Indonesia saat ini seperti yang terjadi di Ambon, Poso, Sampit dan daerah-dSaerah lainnya. Salah satu strategi pendekatannya adalah menanamkan nilai pendidkan multikultural disemua elemen, terutama di dunia pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi. Menanamkan akhlak mulia, etika dan moral tidak lepas dari nilai-nilai multikultural yang diterapkan dalam tingkah laku peserta didik secara pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks kehidupan yang multikultural, pemahaman yang berdimensi multikultural harus dihadirkan untuk memperluas wacana pemikiran manusia yang selama ini masih mempertahankan “egoisme” kebudayaan dan keagamaan. &nbsp

    Digitalisasi Destinasi Wisata Desa Towale di Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala melalui Pengembangan Website: Digitalization of Towale Village Tourism Destination in Banawa Tengah Sub-district, Donggala Regency through Website Development

    No full text
    Dalam kegiatan Pengabdian ini, Tim Pengabdian memilih Desa Towale kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala Sebagai Objek Kegiatan pengabdian dikarenakan Desa Towale merupakan Desa yang kaya akan Destinasi wisata, tetapi masih belum di ketahui banyak wisatawan, baik wisatawan lokal, wisatawan nusantara serta wisatawan mancanegara. Desa Towale banyak menyimpan keindahan alam serta warisan budaya yang sangat berpotensi untuk menjadi wisata unggulan atau masuk dalam kawasan strategis pariwisata nasional. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Subhan sebagai Kepala Desa Towale, “ada sekitar 70 lokasi wisata yang ada di desa kami dengan berbagai keindahan alam yang eksotic, warisan budaya yang berpontensi menjadi wisata unggulan. Hanya saja, lokasi tersebut masih sangat perlu pengelolaan yang lebih profesional, termasuk bagaimana destinasi wisata yang ada di Desa Towale bisa lebih dikenal oleh para wisatawan

    A Philosophical Juridical Study on the Best Interests of Children in the Juvenile Criminal Justice System

    No full text
    Children's rights must be upheld and implemented in all nations that have established conventions on children's rights. This includes taking all necessary legislative and other steps. This is because only children can determine whether a decision or policy will be applied to them, whether it is good or bad, it must be prioritized for the best interests of the child, one of which is by implementing the resolution of cases of children in conflict with the law, a child should not be punished, but they should given protection and assistance. The aim of this research is to find out how the principle of the best interests of children is regulated in the SPPA Law. The method used is normative juridical. The research found that cases involving children must be resolved according to the juvenile criminal justice system through diversion which must be pursued at every stage of the criminal justice system. This is important for the child's future fulfillment and opportunity to become a productive and responsible individual. Children need to be protected through the principle of the child's best interests. According to the principle of the best interests of the child, all decisions regarding children, including those made by parents, society and the government, must be made by considering the best interests of the child

    Madrasah Head Transformational Leadership Strategy in Improving Teacher Professionalism

    No full text
    The head of a madrasah who is able to carry out leadership transformation means that he can turn the potential of his institution into energy to improve the quality of student learning processes and outcomes. Potential cannot develop without the role and function performed by a leader. The implementation of transformational leadership will facilitate the efforts of madrasah heads to accelerate or accelerate the capacity growth of teachers in building themselves, working smarter, and even harder to realize madrasah reform. This study aims to determine the Transformational Leadership Strategy of Madrasah Heads in Improving Teacher Professionalism. The results of the study showed that the strategies carried out by the head of the madrasah in improving teacher professionalism were: 1) Organize the implementation of activities that can improve the performance of educators, 2) Identify problems that occur, 3) Provide rewards and sanctions, 4) Hold meetings between subject educators Subject Teacher Deliberation (MGMP), Increase discipline for all educators, staff, and students in learning, 6) Evaluate difficulties related to educator performance, , Continue to strive for welfare for all educators and staff, Creating comfort (harmony) in the work environment. So from several steps that have been and are being carried out by the head of the madrasah it is proven to be able to improve teacher professionalism in learning

    Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Kabupaten Sigi

    No full text
    Meningkatnya jumlah penduduk dan disertai tidak bertambahnya luas wilayah maka dapat disimpulkan tanah merupakan suatu bagian penting bagi kehidupan rakyat Indonesia. Hal ini menjadi masalah yang cukup vital dikarenakan kebutuhan tanah tersebut sering kali menimbulkan perselisihan kepentingan sehingga masalah pertanahan menjadi hal yang sering dihadapi oleh masyarakaPembuatan sertifikat memerlukan adanya kegiatan pendaftaran tanah yang memiliki tujuan untuk menjamin kepastian hukum dan kepastian hak atas tanah. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah kegiatan dalam rangka mempercepat pendaftaran tanah di Indonesia yaitu PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang merupakan sebuah rangkaian kegiatan implementasi dari Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Pasal 19.Metode kegiatan ini adalah metode ceramah dan metode tanya jawab dengan penyampaian materi pokok yang bersifat teoritis, di mana materi dibawakan oleh beberapa orangsebagai pemateri dengan sasaran yakni Kantor Desa jono oge  Kabupaten Sig

    0

    full texts

    4,676

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇