E-Journal Unismuh Palu - Universitas Muhammadiyah Palu
Not a member yet
4676 research outputs found
Sort by
Optimasi Produksi Nugget Ayam dengan Penambahan Bahan Pemberi Aroma untuk Meningkatkan Kesukaan Konsumen: Optimization of Nugget Production with the Addition of Aroma-Giving Ingredients to Increase Consumer Preference
Nugget ayam merupakan salah satu produk olahan daging yang semakin diminati oleh masyarakat karena kepraktisannya. Kualitas nugget dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk aroma yang dapat meningkatkan daya tarik produk bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi nugget ayam dengan menambahkan vanili sebagai bahan pemberi aroma dan mengukur pengaruhnya terhadap kesukaan konsumen. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan penambahan vanili (0,2%, 0,5%, dan 0,8%), hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vanili tidak berpengaruh signifikan terhadap warna, aroma, dan tekstur nugget ayam. Namun, penambahan vanili pada kadar tinggi (0,8%) menghasilkan rasa pahit yang mengurangi tingkat kesukaan konsumen, meskipun juga menunjukkan susut masak yang lebih rendah, mengindikasikan kehilangan nutrisi yang lebih sedikit. Kesimpulannya, penggunaan vanili perlu dilakukan dengan takaran yang tepat untuk menghindari perubahan rasa yang tidak diinginkan, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencari bahan pemberi aroma lain yang lebih efektif
Ayat dan Hadist Pedoman Hidup Bersih Bebas Riba Perspektif Ekonomi Syari’ah: Verses and Hadiths on Guidelines for a Clean Life Free of Usury from the Perspective of Islamic Economics
Istilah riba bukanlah sesuatu yang asing lagi, mengingat praktik ekonomi modern masih banyak yang melibatkan unsur riba. Meski demikian, riba telah lama dipahami oleh berbagai kalangan sebagai sesuatu yang dilarang, karena sifatnya yang spekulatif dan mendatangkan kerugian bagi pelakunya. Sebagai makhluk sosial, manusia tentu saling bergantung dalam interaksi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, di tengah dinamika perkembangan zaman yang cenderung mengutamakan logika dan mudah terbawa arus modernitas, menghindari hal-hal yang bertentangan dengan prinsip Islam menjadi tantangan tersendiri. Salah satunya adalah praktik riba, yang dapat melibatkan siapa saja tanpa memandang status sosial. Oleh karena itu, dalam perspektif ekonomi Islam, solusi untuk menjauhkan diri dari riba adalah dengan menerapkan transaksi yang adil serta menghindari praktik yang mengeksploitasi kelemahan atau kebutuhan pihak lain. Diperlukan adanya solusi alternatif untuk menghadapi praktik ekonomi modern yang semakin dinamis dan kompleks guna menghindari sistem riba. Salah satu caranya adalah dengan mengadopsi akad-akad yang sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, seperti mudharabah, murabahah, musyarakah, qardhul hasan, dan sukuk
Tajdidun Nikah Sebagai Upaya Menyelesaikan Konflik Rumah Tangga Perspkektif Maslahah Mursalah (Studi Kasus di Kupang Gunung Barat Kecamatan Sawahan Surabaya): Tajdidun Marriage as an Effort to Resolve Household Conflict from the Perspective of Maslahah Mursalah (Case Study in Kupang Gunung Barat, Sawahan District, Surabaya)
Istilah Tajdidun Nikah berasal dari adat Jawa yang dikenal dengan sebutan "nganyari nikah" tujuannya adalah untuk menyatukan kembali keluarga setelah sekian lama sebagai bentuk refleksi atau evaluasi, terutama bagi pasangan yang belum memiliki keturunan. Setiap pernikahan tentu menginginkan keluarganya menjadi damai, tentram, bahagia, dan kekal hingga akhir hayat, serta dapat berkumpul kembali di akhirat. Meskipun membentuk dan mempertahankan keluarga yang sakinah tidaklah mudah, masyarakat berharap dengan melakukan Tajdidun Nikah, tujuan utama pernikahan tersebut dapat tercapai. alasan mereka melakukan tajdid nikah ini karena bersifat lokal unsur kejawaannya lebih kental sehingga masih banyak orang yang menyimpannya percaya pada Tradisi Jawa. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan, yaitu dengan melakukan observasi langsung serta wawancara dengan pihak-pihak terkait guna memperoleh data yang akurat mengenai pelaksanaan nikah ulang di wilayah Kupang Gunung Barat, Kecamatan Sawahan, Surabaya.Sehingga menghasilkan kesimpulan bahwa Tajdidun Nikah telah ada sejak lama di Kupang Gunung Barat, namun siapa yang pertama kali melakukannya atau memulainya tidak diketahui dengan pasti. Meski begitu, masyarakat meyakini bahwa Tajdidun Nikah ini merupakan alternatif untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga. Tradisi Tajdidun Nikah adalah salah satu tradisi yang dipraktikkan oleh masyarakat Kupang Gunung Barat karena beberapa konflik dalam rumah tangga, yaitu ketidakharmonisan dalam rumah tangga, kekhawatiran mengenai sahnya akad yang sebelumnya, dan kondisi ekonomi yang lemah. Dan dilihat dari perspektif hukum Islam, tradisi tajdidun nikah dapat dianggap sesuai dan tidak bertentangan dengan hukum Islam meskipun tidak ada dalil khusus yang mendukungnya. Tradisi tajdidun nikah dapat dikategorikan sebagai Maslahah Murshalah karena memenuhi persyaratan sebagai Maslahah yang sahih. Manfaat yang dihasilkan dari tradisi ini banyak ketika dilakukan.
 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Jajan Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda Kota Gorontalo: Factors Related to Snacking Behavior of Students at Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda, Gorontalo City
Makanan jajanan dikenal dengan istilah “streed food” atau dalam bahasa Indonesia bermakna jenis makanan yang dijual di kaki lima, pinggiran jalan, di stasiun, di pasar, di sekolah, tempat pemukiman serta tempat yang sejenisnya. Rumusan masalah apakah terdapat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku jajan siswa di MI Al-Huda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku jajan siswa di MI Al-Huda.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 259 siswa di MI Al-Huda Kota Gorontalo. Sampel yang diambil sejumlah 157 siswa yang diperoleh dengan rumus Slovin. Data di analisis univariat dan bivariat menggunakan statistik uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan perilaku jajan siswa paling banyak dalam kategori sering sebanyak 100 siswa dengan presentase (63,7%) dan kategori tidak sering sebanyak 57 siswa dengan presentase (36,3%). Hasil pengetahuan gizi (p value = 0,003), kebiasaan sarapan pagi (p value = 0,000), peran orangtua (p value = 0,000), peran teman sebaya (p value = 0,000), kebiasaan membawa bekal (p value = 0,000) dan besaran uang saku (p value = 0,000). Simpulan ada hubungan antara pengetahuan gizi, kebiasaan sarapan pagi, peran orang tua, peran teman sebaya, kebiasaan membawa bekal dan besaran uang saku dengan perilaku jajan. Saran bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan mengenai perilaku jajan siswa terutama pada siswa sekolah dasar
Peran Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Sosial Guru Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di SDN Jatingaleh 01: The Role of Pedagogical Competence and Social Competence of Teachers in the Formation of Student Character at SDN Jatingaleh 01
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi pedagogik dan kompetensi sosial guru berpengaruh terhadap pembentukan karakter peserta didik di SDN Jatingaleh 01. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi langsung dan wawancara dengan tiga guru yang mengampu kelas satu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode kompetensi pedagogik seperti penggunaan media interaktif berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik. Tetapi, masih terdapat tantangan dalam penerapan kompetensi sosial, terutama dalam hal kedisiplinan dan kerja sama peserta didik di kelas 1 B dan di kelas 1 C SDN Jatingaleh 01. Penelitian ini meningkatkan pemahaman penulis tentang peran guru dalam membuat lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung perkembangan peserta didik secara keseluruhan
Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) di Puskesmas Tawaeli, Kota Palu: Effectiveness of Implementation of Health Center Management Information System (Simpus) in Tawaeli Health Center, Palu City
Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (Simpus) merupakan suatu sistem yang terstruktur menyangkut dengan pengumpulan data, penyajian informasi, analisa dan penyimpulan informasi yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran dan tujuan kegiatannya. Dengan diterapkannya program SIMPUS yang menggunakan sistem komputer, membantu mempermudah tenaga medis dalam pendataan pasien sehingga timbul yang namanya efektifitas waktu dan efisiensi tenaga. Program SIMPUS merupakan program yang telah digunakan di seluruh puskesmas di Indonesia guna membantu proses pendataan pasien di Puskesmas mulai dari pendaftaran, pengobatan, rujukan, hingga pengambilan obat yang terkomputerisasi dan terhubung dengan layanan internet. Namun implementasi SIMPUS di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Studi pendahuluan telah dilakukan untuk mengetahui sejauh mana cara kerja dan apa yang menjadi permasalahan dalam implementasi penggunaan SIMPUS di Puskesmas Tawaeli. Terdapat kendala-kendala yang timbul dalam mengimplementasikan program ini diantaranya adalah masih ada beberapa sistem yang sulit dimengerti, jaringan internet yang tidak stabil, serta pemadaman listrik secara tiba-tiba yang kadang terjadi di Kota Palu menyebabkan matinya komputer yang mengoperasikan SIMPUS tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan kuesioner yang diberikan kepada para petugas SIMPUS di Puskesmas. Menggunakan teori efektivitas menurut Sutrisno dengan lima indikator yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan dan perubahan nyata, untuk melihat sejauh mana tingkat efektivitas program SIMPUS yang digunakan di Puskesmas Tawaeli Kota Palu.
 
Kedudukan dan Kewenangan Atasan yang Berhak Menghukum dalam Struktur Kepolisian dari Asas Hukum dan Hak Asasi Manusia: The Position and Authority of Superiors Entitled to Impose Sanctions Within the Police Structure from the Perspective of Legal Principles and Human Rights
Penelitian ini didasarkan pada pentingnya menjaga keseimbangan antara penegakan disiplin dalam institusi kepolisian dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM). Dalam praktiknya, pelaksanaan kewenangan penghukuman oleh Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) sering kali menimbulkan pertanyaan mengenai batasan dan akuntabilitas kewenangan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif (normative legal research) yang dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, seperti Undang-Undang, peraturan internal kepolisian, doktrin hukum, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Ankum didasarkan pada ketentuan perundang-undangan seperti Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan potensi pelanggaran HAM karena minimnya mekanisme pengawasan dan kurangnya pemahaman terhadap prinsip-prinsip HAM oleh sebagian pelaksana disiplin. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan aspek legal formal dan edukasi HAM bagi para pejabat kepolisian, agar proses penjatuhan sanksi disiplin dapat berlangsung secara adil, transparan, dan menghormati hak-hak dasar personel kepolisian.
 
Analisis Yuridis Hukuman Mati Bagi Para Pelaku Tindak Pidana Korupsi di Indonesia: Legal Analysis of the Death Penalty for Corruption Offenders in Indonesia
Urgensi perihal Hukum di Indonesia bukanlah hal asing lagi bagi masyarakat di Indonesia, karena erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat bahkan dijadikan pedoman dalam menentukan baik atau buruknya suatu perbuatan. Salah satu aspek dalam hukum yaitu hukum pidana ialah terkait dengan pemberian hukuman Mati. Pemberian Hukuman Mati dapat diterapkan untuk tindak pidana khusus seperti Korupsi. Tindak pidana korupsi dapat merusak ekonomi dalam suatu Negara. Akan tetapi, dalam penerapan hukuman mati bagi para koruptor terkadang masih dinilai kurang efektif yang disebabkan oleh berbagai faktor.
Dalam penelitian kali ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, dan pendekatan kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur dan studi dokumen dengan analisis deskriptif kualitatif.
 
Evaluasi Manajemen TI pada Perbankan Digital Syariah Sumsel Babel dengan Menggunakan Framework ITIL: Evaluation of IT Management in Sharia Digital Banking of South Sumatra and Babel Using the ITIL Framework
Perkembangan teknologi informasi (TI) telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor perbankan, termasuk pada perbankan syariah digital. Untuk memastikan pengelolaan layanan TI berjalan secara efektif dan efisien, diperlukan kerangka kerja yang terstandarisasi dan dapat diandalkan. Salah satu framework yang banyak digunakan adalah Information Technology Infrastructure Library (ITIL), yang menyediakan pendekatan sistematis dalam manajemen layanan TI. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan dan penerapan manajemen layanan TI pada perbankan digital syariah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dengan pendekatan literature review. Analisis dilakukan terhadap berbagai aspek seperti sumber daya manusia, infrastruktur TI, budaya organisasi, serta kesesuaian komponen ITIL (Service Strategy, Service Design, Service Operation, dan Continual Service Improvement) dengan kebutuhan operasional dan prinsip syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa framework ITIL berpotensi besar dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan kesesuaian layanan TI dengan nilai-nilai syariah. Selain itu, tantangan seperti keterbatasan SDM dan infrastruktur, serta perlunya integrasi nilai-nilai Islam dalam setiap siklus layanan, menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan manajemen TI yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik perbankan syariah digital
Optimalisasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Kota Palu: Upaya Menuju Generasi Sehat: Optimizing Maternal and Child Health Services (KIA) in Palu City: Efforts Towards a Healthy Generation
Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan pilar utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi yang sehat dan unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi optimalisasi layanan KIA di Kota Palu sebagai upaya preventif dan promotif dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak serta meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi layanan KIA dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas tenaga medis, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan KIA yang efektif. Kesimpulannya, optimalisasi layanan KIA di Kota Palu merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, produktif, dan berkualitas