eJournal Komunitas Dosen Indonesia
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Pengaruh Komunikasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Active Marine Industries Batam
Penelitian ditujukan guna mencari besarnya pengaruh dari komunikasi dan juga disiplin kerja pada kinerja karyawan PT Active Marine Industries Batam. Proses penelitian akan berlangsung di PT Active Marine Industries Batam yang berperan sebagai objek penelitian. Untuk populasi maupun sampel yang dipakai selama proses penelitian ini adalah karyawan dari PT Active Marine Industries Batam. Untuk jumlah dari populasi penelitian ini adalah sebanyak 155, dan juga menjadi total sampel yang dibutuhkan. Untuk penggunaan teknik sampling adalah simple random sampling sehingga semua dapat dijadikan sampel pada penelitian ini. Proses penelitian ini akan memerlukan data yang akan dikumpulkan dengan penyebaran kuesioner sebagai angket untuk variabel yang diteliti. Hasil dari angket yang dikumpulkan akan di olah dengan bantuan program SPSS versi 26. Dari hasil olah data yang keluar, dapat diketahui bahwa komunikasi dan disiplin kerja berpengaruh bersama-sama pada PT Active Marine Industries Batam pada variabel kinerja karyawan. Adapun nilai f hitung dari hasil olah data yang dilakukan adalah 116,804 > 2,66
Determinant Factors Affecting Compliance MSME Taxpayers (Case Study of Cipadang Village Community)
Given that taxes represent the primary revenue source in Indonesia, the government places significant emphasis on the tax processing procedure. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) receive a government-borne incentive of 0.5 percent Final Income Tax, underscoring the government's support for this sector. With 64.2 million MSMEs in Indonesia in 2019, comprising 99.99% of all business entities, these taxpayers are exempted from tax remittance up to a specified threshold, with no tax deductions or collections enforced upon their payments. This study endeavors to assess the impact of religiosity, love of money, tax knowledge, taxpayer awareness, tax rates, and tax sanctions on compliance among MSME taxpayers registered in Cipadang Village. Employing a quantitative approach, data is gathered through questionnaires, involving 30 respondents who are MSME taxpayers. This research contributes to the advancement of tax accounting and behavioral accounting research, particularly concerning compliance with tax payments among MSME taxpayers.
Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan, Kreativitas, dan Perilaku Kewirausahaan Terhadap Keberhasilan Usaha Kain Tapis Lampung
Perkembangan ekonomi kreatif saat ini menjadi peluang bagi daerah untuk meningkatkan ekonomi skala kecil dan menengah. Salah satu industri kreatif yang berasal dari Lampung adalah kain tapis, yang dibuat dengan menenun benang kapas, perak, atau emas. Ini adalah busana tradisional yang identik dengan orang Lampung. Saat ini, ekonomi kreatif menawarkan peluang bagi wilayah untuk meningkatkan ekonomi skala kecil dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaru Pengetahuan Kewirausahaan, Kreativitas, dan Perilaku Kewirausahaan terhadap keberhasilan Usaha kain Tapis Lampung. Populasi dalam penelitian ini adala para pengrajin kain tapis lampung yang berada di Kampung Tapis, desa Katon kecamatan Pesawaran sebanyak 267 pengrajin. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin ditemukan hasil sebnyak 163 sampel pengrajin. Metode pengumpulan data menggunakan data Primer dengan cara menyebarkan Kusioner melalui googleform. Analisis data menggunakan Teknik analisis deskriptif dan menggunakan alat analisis Sem PLS 3.
Implementasi Load Balancing dan High Availability pada Sistem OpenBSD: Tinjauan Metode dan Kinerja
Artikel ini mengkaji implementasi load balancing dan high availability pada sistem operasi OpenBSD, dengan fokus pada dua fitur utama: Packet Filter (PF) dan Common Address Redundancy Protocol (CARP). Fitur-fitur ini memberi OpenBSD kemampuan yang kuat dalam hal keamanan, efisiensi failover, dan kinerja yang andal dalam arsitektur berbasis redundansi. Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan tinjauan menyeluruh tentang bagaimana fitur load balancing dan redundansi pada OpenBSD dapat mengoptimalkan layanan web dan infrastruktur berbasis komputasi awan. Metodologi utama yang digunakan dalam studi ini meliputi evaluasi kinerja, analisis perbandingan dengan sistem Linux, dan pengaturan eksperimen dunia nyata menggunakan OpenBSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OpenBSD adalah pilihan yang kompetitif untuk operasi jaringan yang aman dan menuntut, terutama di lingkungan yang memerlukan ketersediaan tinggi dan distribusi beban yang efektif. PF terbukti efektif dalam mengelola distribusi lalu lintas antar server, memastikan tidak ada satu server yang kelebihan beban. Selain itu, CARP mendukung failover otomatis, memungkinkan server cadangan langsung mengambil alih tanpa mengganggu layanan saat terjadi kegagalan pada server utama. Artikel ini juga mengidentifikasi beberapa area yang memerlukan penelitian lebih lanjut, seperti optimasi efisiensi failover CARP dan skalabilitas PF pada sistem berskala besar. Kesimpulan menunjukkan bahwa meskipun OpenBSD unggul dalam menjaga kinerja dan ketersediaan tinggi di jaringan berskala kecil hingga menengah, tantangan tetap ada dalam hal skalabilitas di lingkungan dengan lalu lintas besar. Terlepas dari tantangan tersebut, OpenBSD membuktikan diri sebagai alternatif yang layak untuk menangani tuntutan infrastruktur jaringan modern. Penelitian di masa depan diharapkan dapat fokus pada peningkatan kinerja OpenBSD untuk jaringan besar dan eksplorasi teknologi load balancing yang lebih canggih, yang dapat terintegrasi dengan fitur OpenBSD untuk memenuhi kebutuhan arsitektur jaringan yang terus berkembang.Makalah ini membahas implementasi load balancing dan high availability pada sistem OpenBSD, dengan fokus pada dua fitur utama: Packet Filter (PF) dan Common Address Redundancy Protocol (CARP). Beberapa penelitian telah meninjau efisiensi dan keandalan teknologi ini di berbagai lingkungan jaringan. Tinjauan kami mensintesis temuan dari literatur terkini, menyoroti kekuatan OpenBSD dalam hal keamanan, kemampuan failover, dan kinerja pada arsitektur sistem redundansi. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan tinjauan komprehensif tentang bagaimana fitur load balancing dan redundansi dari OpenBSD dapat mengoptimalkan layanan web dan infrastruktur berbasis komputasi awan. Metodologi kunci meliputi evaluasi kinerja, analisis perbandingan dengan Linux, dan pengaturan eksperimen yang melibatkan penerapan OpenBSD di dunia nyata. Hasil menunjukkan bahwa OpenBSD merupakan pesaing kuat untuk operasi jaringan yang aman dan andal, terutama di lingkungan yang menuntut ketersediaan tinggi dan distribusi beban. Kesimpulannya, kami mengidentifikasi area yang memerlukan penelitian lebih lanjut, seperti optimasi efisiensi failover CARP dan skala PF di sistem berskala besar
Heuristic Evaluation of UI/UX to Enhance Experience and Sales in E-commerce
User experience and interface (UI/UX) are critical elements in e-commerce websites, where an unattractive design and lack of user engagement can negatively impact potential sales. This study was conducted to evaluate the effectiveness of the UI/UX on a company's e-commerce website, which has received complaints from users regarding the interface design and low purchase interest. The evaluation was conducted using the Heuristic Evaluation method, applying Nielsen's 10 principles with three evaluators to identify interface issues affecting user experience. The results of the study revealed significant weaknesses in three main principles: "Visibility of System Status," "Match Between System and the Real World," and "Help and Documentation." Each of these principles received a score of category 2 on the Likert Scale, indicating substantial usability weaknesses in the UI. Solutions implemented included improving icon visibility, providing clearer system feedback, using more understandable language, and adding comprehensive online guidance. After these improvements, a re-evaluation showed score increases: "Visibility of System Status" improved from 38.4% to 49.6%, "Match Between System and the Real World" from 38.4% to 51.2%, and "Help and Documentation" from 37.6% to 48.8%. These findings indicate that UI/UX improvements based on Heuristic Evaluation can enhance the overall user experience, which is expected to help the company attract potential buyers and increase sales potential through the e-commerce website.User experience and interface (UI/UX) are critical elements in e-commerce websites, where an unattractive design and lack of user engagement can negatively impact potential sales. This study was conducted to evaluate the effectiveness of the UI/UX on a company's e-commerce website, which has received complaints from users regarding the interface design and low purchase interest. The evaluation was conducted using the Heuristic Evaluation method, applying Nielsen's 10 principles with three evaluators to identify interface issues affecting user experience. The results of the study revealed significant weaknesses in three main principles: "Visibility of System Status," "Match Between System and the Real World," and "Help and Documentation." Each of these principles received a score of category 2 on the Likert Scale, indicating substantial usability weaknesses in the UI. Solutions implemented included improving icon visibility, providing clearer system feedback, using more understandable language, and adding comprehensive online guidance. After these improvements, a re-evaluation showed score increases: "Visibility of System Status" improved from 38.4% to 49.6%, "Match Between System and the Real World" from 38.4% to 51.2%, and "Help and Documentation" from 37.6% to 48.8%. These findings indicate that UI/UX improvements based on Heuristic Evaluation can enhance the overall user experience, which is expected to help the company attract potential buyers and increase sales potential through the e-commerce website
Identifikasi Malaria Pada Citra Darah Dengan Convolutional Neural Network
Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk betina Anopheles. Deteksi dini penyakit ini umumnya dilakukan menggunakan teknik mikroskopis pada sel darah merah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari metode Convolutional Neural Network (CNN) berbasis arsitektur pretrained machine learning yang paling optimal untuk mendeteksi parasit malaria dalam citra darah mikroskopis. Kami membandingkan performa dua arsitektur CNN, yaitu EfficientNetV2S dan ConvNeXtBase, dengan menggunakan dataset yang terdiri dari 27.588 citra sel darah merah manusia, yang terbagi menjadi dua kategori: Parasitized dan Uninfected. Model dilatih dengan dua pengaturan learning rate: minimum (0,0001) dan maksimum (0,001). Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan confusion matrix untuk membandingkan performa dan stabilitas kedua metode dalam klasifikasi citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EfficientNetV2S dengan learning rate minimum (0,0001) berhasil mencapai akurasi validasi tertinggi sebesar 96%, sedangkan ConvNeXtBase hanya mencapai akurasi maksimal sebesar 68%. Selain akurasi yang lebih tinggi, model EfficientNetV2S juga menunjukkan efisiensi komputasi yang lebih baik, sehingga menjadi pilihan yang lebih tepat untuk tugas deteksi malaria berbasis deep learning. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa model arsitektur EfficientNetV2S dengan learning rate minimum merupakan pendekatan yang efektif untuk mendeteksi dini infeksi malaria dalam citra sel darah merah. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi deep learning memiliki potensi besar dalam membantu deteksi dini penyakit malaria. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan performa model atau mengeksplorasi metode alternatif untuk deteksi malaria.Penelitian ini membahas penerapan model pretrained EfficientNetV2S dan ConvNeXtBase untuk mendeteksi keberadaan parasit malaria dalam citra darah mikroskopis. Dataset yang digunakan terdiri dari 27.588 citra darah manusia, yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu Parasitized dan Uninfected. Model dilatih menggunakan dua pengaturan learning rate: minimum (0.0001) dan maksimum (0.001), untuk membandingkan performa dan stabilitasnya dalam proses klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model EfficientNetV2S dengan learning rate minimum mencapai akurasi validasi tertinggi sebesar 96,58%, mengungguli model ConvNeXtBase yang hanya mencapai akurasi maksimal sebesar 70,51%. Selain itu, model EfficientNetV2S menunjukkan efisiensi komputasi yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih tepat untuk tugas deteksi malaria berbasis deep learning.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk masalah overfitting dan underfitting, yang dapat memengaruhi keandalan model ketika diterapkan pada dataset yang lebih besar atau lebih kompleks. Analisis lebih lanjut terhadap matriks kebingungan (confusion matrix) menunjukkan bahwa model EfficientNetV2S memiliki tingkat presisi dan recall yang konsisten di atas 94% untuk kedua kategori (Parasitized dan Uninfected), sementara ConvNeXtBase menunjukkan fluktuasi performa yang lebih signifikan.Penelitian ini menyarankan eksplorasi model yang lebih kompleks, penerapan teknik data augmentation lanjutan, serta pengujian pada dataset yang lebih beragam untuk meningkatkan stabilitas dan akurasi prediksi. Penggunaan pendekatan berbasis deep learning dalam deteksi malaria memberikan potensi besar untuk mendukung proses diagnosis medis, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses ke layanan kesehatan konvensional. Dengan model yang lebih efisien dan stabil, sistem ini diharapkan dapat diterapkan secara luas untuk membantu mengurangi dampak penyakit malaria di berbagai negara, termasuk Indonesia
Perancangan Sistem Informasi Registrasi Surat Masuk dan Surat Keluar Berbasis Client-Server
Perkembangan teknologi informasi, terutama di negara-negara berkembang, telah mempermudah akses terhadap informasi yang dibutuhkan. Fenomena ini tercermin dari peningkatan dan pertumbuhan permintaan data dan informasi oleh masyarakat, perusahaan, serta lembaga pemerintah memerlukan sistem informasi yang telah terkomputerisasi dengan baik untuk menjalankan roda pemerintahannya. Dibutuhkan sistem informasi yang mampu mengelola serta menyampaikan informasi terkait dengan data surat masuk dan surat keluar dengan baik. Saat ini di beberapa kantor instansi swasta maupun pemerintah, pencatatan surat yang masuk dan keluar masih menggunakan metode manual, yaitu dengan mencatatnya menggunakan buku besar atau agenda. Pendekatan manual ini membuat proses pencarian data surat kurang optimal, khususnya ketika dibutuhkan kembali di waktu yang akan datang dan untuk keperluan pengarsipan dokumen surat. Dengan berdasarkan informasi tersebut, peneliti menggunakan metode pengembangan waterfall dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) telah menciptakan sebuah sistem informasi dengan judul Perancangan Sistem Informasi Registrasi Surat Masuk dan Surat Keluar Berbasis Client-Server. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Embarcadero RAD Studio, yang dimana bahasa pemograman teresebut menghasilkan sebuah rancangan sistem atau aplikasi yang bisa berjalan di operating sistem windows dengan database MySQL yang dimana database tersebut bisa di akses dengan sangat cepat pada jaringan client server. Harapannya, sistem ini akan mempermudah petugas tata usaha dalam memproses dan menyimpan data surat masuk dan surat keluar sehingga dalam pengarsipan surat dapat mencari arsip dokumen surat dengan mudah dan cepat
Optimizing Virtual Culinary Tours Using Character-based Interaction and Finite State Machine (FSM)
This research focuses on the development of a Virtual Tour application utilizing Finite State Machine (FSM) to enhance the interaction of a Non-Playable Character (NPC) as a tour guide in a 3D virtual environment. The primary issue addressed is the significant impact of the COVID-19 pandemic on the tourism industry, which led to travel restrictions and limited opportunities for visitors to explore tourist destinations physically. The aim of the study is to create a virtual tourism experience as an alternative solution, enabling users to explore historical sites like Pasar Lama Tangerang remotely through Google Cardboard VR. To achieve this, the NPC’s behavior is controlled using FSM, allowing the character to transition between states—idle, walking, and talking—based on user interactions. Data was collected through user testing with a Likert scale questionnaire, evaluating user satisfaction and the effectiveness of the FSM method. The results revealed a 74.35% positive user rating, categorized as Good, demonstrating the potential of FSM to provide an interactive, engaging, and educational virtual tour experience. These findings highlight the effectiveness of FSM in creating a dynamic and user-responsive virtual tour, offering significant benefits to the tourism sector by providing an innovative, accessible, and immersive way for potential visitors to explore destinations during travel restrictions. This research contributes to the growing field of e-tourism, showcasing the potential of virtual reality and FSM to transform the tourism industry in times of crisis
Perancangan Web Sistem Pembelian, Persediaan dan Penjualan Kantin Sekolah Al-Husna Berbasis Web dan Database Menggunakan Metode User Centered Design
The Al-Husna School canteen provides food and other supplies that are ready to assist and serve students and teachers according to their needs. The school canteen members consist of seven people who provide food and other items to ensure that the needs of students and teachers are met. Sometimes, there are members who are not registered as official canteen members, and this can be considered illegal as they provide food without the knowledge of the canteen manager. Each canteen member is only allowed to supply their food once in the canteen for sale. If their stock runs out, they are not allowed to restock their food so that the remaining food from other members' supplies can also be sold out. The issue with this situation is that not only are there members who are not registered as canteen members and are unfair in providing food stock in the school canteen, but also errors in the canteen's records, such as input mistakes, forgetting to record canteen activities, and errors in the canteen's financial reports. Therefore, there is a need to develop a web-based program using PHP and MySQL programming languages. The method used for evaluating this website is the User-Centered Design method, which includes several indicators for providing feedback. Using this method, there is one sample or user, the canteen manager, who evaluates the website based on the User-Centered Design indicators. The results from data processing with a direct calculation show a score of 370, indicating that the system is feasible.Abstrak
Kantin sekolah Al-Husna menyediakan makanan ringan, minuman dan perlengkapan sekolah lainnya yang siap membantu, melayani siswa dan guru sesuai kebutuhannya. Setiap produk menjual makanan ringan, minuman, dan perlengkapan sekolah secara individual ketika menjual produknya kepada siswa dan guru. Dan masing-masing penjual sepakat untuk menyediakan stok seluruh produk secara seragam dan bersamaan, artinya ketika satu penjual sudah kehabisan stok yang dijualnya, ia bisa langsung pulang dan tidak perlu menambah stok produk. Dengan bertambahnya jumlah siswa, guru dan penambahan setiap produk maka terjadilah perselisihan dalam melakukan kegiatan jual beli produk, salah satunya adalah kesalahan antara stok yang disediakan dengan pengeluaran. Di sini terjadi kesenjangan antar individu penjual produk antara jumlah stok produk dengan stok yang telah terjual, sehingga sering terjadi kerugian dan perasaan iri antar individu ketika menjual produk. Setelah dianalisa kegiatan jual beli produk di kantin sekolah masih menggunakan berapa banyak yang terjual masing-masing dan tidak seragam dengan semua stok produk, siapapun yang habis bisa menambah stok lagi tanpa sepengetahuan kepala kantin sekolah. , karena pada dasarnya disini setiap penjualan Produk per orang harus seragam dan diketahui oleh kepala kantin. Untuk itu pada penelitian ini dibuat suatu perancangan web pembelian, penyediaan dan penjualan makanan kantin secara transparan antara penjual kantin dan pimpinan kantin serta menggunakan metode User Centered Design pada program web tersebut sehingga nilai kelayakan web tersebut dapat diperoleh. dilihat
Implementasi Design Thinking dalam Perancangan UI/UX pada Website Penjualan Tiket Konser
Musik merupakan seni yang berperan penting dalam kehidupan manusia, baik secara budaya maupun emosional. Salah satu wujud ekspresi musik adalah konser, yang menawarkan hiburan dan peluang keuntungan. Namun, penggemar konser sering menghadapi kesulitan, seperti mendapatkan tiket resmi, akses informasi detail acara, serta menemukan teman untuk menghadiri konser bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform berbasis web bernama Concerto, yang dirancang untuk mempermudah pengguna mencari dan membeli tiket konser, serta menciptakan pengalaman sosial melalui fitur pencarian teman. Subjek penelitian ini adalah penggemar konser musik, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan metode Design Thinking yang melibatkan lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform Concerto mampu mengatasi berbagai kendala pengguna melalui fitur pencarian konser, sistem pembelian tiket yang mudah, serta pencarian teman dengan minat musik serupa. Uji coba menunjukkan tingkat keberhasilan penggunaan fitur mencapai rata-rata 85%. Namun, platform ini memiliki kekurangan pada fitur notifikasi, yang diperlukan untuk memberikan pembaruan real-time kepada pengguna, seperti pengingat tiket atau perubahan jadwal konser. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menciptakan solusi digital untuk penggemar konser, meskipun pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan fungsionalitas platform. Penambahan fitur notifikasi di masa mendatang dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan dan memperkuat daya saing platform Concerto.Musik merupakan seni yang berperan penting dalam kehidupan manusia, baik secara budaya maupun emosional. Salah satu wujud ekspresi musik adalah konser, yang menawarkan hiburan dan peluang keuntungan. Namun, penggemar konser sering menghadapi kesulitan, seperti mendapatkan tiket resmi, akses informasi detail acara, serta menemukan teman untuk menghadiri konser bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan platform berbasis web bernama Concerto, yang dirancang untuk mempermudah pengguna mencari dan membeli tiket konser, serta menciptakan pengalaman sosial melalui fitur pencarian teman. Subjek penelitian ini adalah penggemar konser musik, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan metode Design Thinking yang melibatkan lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform Concerto mampu mengatasi berbagai kendala pengguna melalui fitur pencarian konser, sistem pembelian tiket yang mudah, serta pencarian teman dengan minat musik serupa. Uji coba menunjukkan tingkat keberhasilan penggunaan fitur mencapai rata-rata 85%. Namun, platform ini memiliki kekurangan pada fitur notifikasi, yang diperlukan untuk memberikan pembaruan real-time kepada pengguna, seperti pengingat tiket atau perubahan jadwal konser. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam menciptakan solusi digital untuk penggemar konser, meskipun pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan fungsionalitas platform. Penambahan fitur notifikasi di masa mendatang dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan dan memperkuat daya saing platform Concerto