eJournal Komunitas Dosen Indonesia
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Pelatihan Pemanfaatan Oli Bekas Sebagai Bahan Bakar Kompor Alternatif Di Kelurahan RUM, Kota Tidore Kepulauan

    Get PDF
    Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Khairun, diadakan di Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah oli bekas, yang termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), dengan cara memberikan pelatihan mengenai penggunaannya sebagai bahan bakar alternatif untuk kompor yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Pendekatan yang diterapkan adalah pelatihan partisipatif yang menargetkan ibu rumah tangga dan remaja putri sebagai agen perubahan dalam keluarga dan komunitas. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai dampak pencemaran yang disebabkan oleh oli bekas, proses pengubahannya menjadi energi alternatif, serta cara penggunaan dan perawatan kompor yang memanfaatkan oli bekas sebagai bahan bakar. Program ini juga terbukti berhasil memberdayakan masyarakat secara praktis dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sebagai rekomendasi, program serupa disarankan untuk diterapkan di daerah lain sebagai upaya mitigasi pencemaran lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi yang berbasis pada sumber daya lokal. Program ini juga menegaskan peran perguruan tinggi dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi yang tepat guna untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas.Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Khairun, diadakan di Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran serta kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah oli bekas, yang termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), dengan cara memberikan pelatihan mengenai penggunaannya sebagai bahan bakar alternatif untuk kompor yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis. Pendekatan yang diterapkan adalah pelatihan partisipatif yang menargetkan ibu rumah tangga dan remaja putri sebagai agen perubahan dalam keluarga dan komunitas. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai dampak pencemaran yang disebabkan oleh oli bekas, proses pengubahannya menjadi energi alternatif, serta cara penggunaan dan perawatan kompor yang memanfaatkan oli bekas sebagai bahan bakar. Program ini juga terbukti berhasil memberdayakan masyarakat secara praktis dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sebagai rekomendasi, program serupa disarankan untuk diterapkan di daerah lain sebagai upaya mitigasi pencemaran lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi yang berbasis pada sumber daya lokal. Program ini juga menegaskan peran perguruan tinggi dalam mentransfer pengetahuan dan teknologi yang tepat guna untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat komunitas

    Self-Efficacy and Self-Confidence Strengthening Training for High School Students and Equivalent in Activating Transactional and Interpersonal Communication

    Get PDF
    This training aims to enhance self-efficacy and self-confidence among high school students through specialized activities targeting key objectives. These include improving communication skills by teaching effective techniques such as expressing ideas, active listening, and persuasive speaking in both transactional and interpersonal contexts. The program also focuses on building self-efficacy by offering practical scenarios to boost confidence in social interactions. The training incorporates social and interpersonal skill development to strengthen students' ability to navigate daily interactions. Methods are grounded in self-efficacy and confidence theories, emphasizing practical applications through activities like simulations and interactive exercises. A holistic evaluation approach measures self-efficacy and confidence levels before and after the training, alongside the impact on students' transactional and interpersonal communication skills.. The findings reveal significant insights into the importance of strengthening self-efficacy and self-confidence for improving students' communication abilities. Practical implications include aiding in the development of more effective training programs to prepare young people for the demands of the modern workforce and daily life. Additionally, the training highlights the importance of ethical communication norms, fostering healthy interpersonal relationships, and equipping students with strong communication skills to gain a competitive edge in their careers

    Upaya Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Pada Petani Kakao di Desa Sukajaya Way Khilau Kabupaten Pesawaran

    Get PDF
    Petani Kakao di Provinsi Lampung berkembang pesat, namun peningkatan kesejahteraan ekonomi petani kakao Lampung terkendala oleh pemahaman yang terbatas mengenai fungsi pendapatan dan cara mengelolanya secara efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi masyarakat tentang peran pendapatan dalam mendukung kesejahteraan ekonomi Petani Kakao. Kegiatan ini dilakukan kepada para petani Kakao di Desa Sukajaya, Way Khilau kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Metode yang dilakukan adalah memberikan edukasi dengan tahapan yaiatu mengidentifikasi kebutuhan edukasi yang tepat terkait pengelolaan pendapatan, perencanaan keuangan serta diversifikasi sumber pendapatan untuk mengurangi ketergantungan fluktuasi harga Kakao. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat ini menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pengelolaan pendapatan dan strategi keuangan yang baik dapat membantu meningkatkan ketahanan ekonomi, memperbaiki taraf hidup dan mendorong keberlanjutan usaha Petani Kakao. Kegiatan ini terutama berdampak pada pengelolaan pendapatan yang memiliki potensi besar untuk memperbaiki kesejahteraan ekonomi Petani Kakao secara lebih holistik

    Transformasi Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Pelatihan Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing Toko Tata Jaya di Era E-Commerce

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membuka peluang besar bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka. Namun, banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi ini secara efektif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, yaitu Tata Jaya tentang pentingnya teknologi digital sebagai alat strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan langsung. Pelaksanaan kegiatan melibatkan sesi pelatihan tentang pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, serta pengelolaan data berbasis teknologi untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk membantu toko Tata Jaya mengimplementasikan strategi-strategi tersebut dalam operasional sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap teknologi digital, mendorong inovasi dalam model bisnis mereka, serta memperkuat daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif. Pendekatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi untuk keberlanjutan bisnis

    Studi Perbandingan Pengembangan Game dalam GDScript dengan Godot dan C# dengan Unity

    Get PDF
    Penelitian ini membandingkan efisiensi dan kompleksitas pada game engine Godot dan Unity dengan bahasa program utamanya masing-masing yaitu GDScript dan Unity dalam pembuatan replika Flappy Bird. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi waktu, penggunaan ruang berupa memori dan CPU, dan kompleksitas kode pada kedua game engine tersebut dan menganalisis perbedaan dalam bentuk kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua engine mampu mencapai 60 FPS dengan stabil dalam dalam analisis time complexity. Pada analisis space complexity, Godot dengan GDScript terlihat lebih efisien dengan penggunaan memori 125 mb dan penggunaan CPU 3% dibandingkan Unity dengan C# yang memiliki penggunaan memori 160 mb dan penggunaan CPU 40%. Dari segi code complexity, Godot dengan GDScript memiliki lebih sedikit jumlah baris kode atau Lines of Code (LOC) dengan total 157 sedangkan Unity dengan C# memiliki total LOC sebanyak 169. Dalam penulisan kode, Unity dengan C# dapat menggunakan komponen dari fitur bawaan game engine Unity yang dimiliki seperti Rigidbody2D yang mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan mekanika seperti gravitasi. Tetapi komponen tersebut perlu diinisialisasikan di dalam kodenya yang dapat menambahkan jumlah LOC. Sedangkan Godot dengan GDScript tidak memiliki fitur bawaan seperti Unity dan harus membuat mekanika seperti gravitasi dari awal tetapi karena itu, GDScript tidak memerlukan inisialisasi komponen dari game engine Godot dan karena itu jumlah LOC yang dimiliki lebih sedikit dibandingkan dengan C#.Penelitian ini membandingkan efisiensi dan kompleksitas pada game engine Godot dan Unity dengan bahasa program utamanya masing-masing yaitu GDScript dan Unity dalam pembuatan replika Flappy Bird. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi waktu, penggunaan ruang berupa memori dan CPU, dan kompleksitas kode pada kedua game engine tersebut dan menganalisis perbedaan dalam bentuk kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua engine mampu mencapai 60 FPS dengan stabil dalam dalam analisis time complexity. Pada analisis space complexity, Godot dengan GDScript terlihat lebih efisien dengan penggunaan memori 125 mb dan penggunaan CPU 3% dibandingkan Unity dengan C# yang memiliki penggunaan memori 160 mb dan penggunaan CPU 40%. Dari segi code complexity, Godot dengan GDScript memiliki lebih sedikit jumlah baris kode atau Lines of Code (LOC) dengan total 157 sedangkan Unity dengan C# memiliki total LOC sebanyak 169. Dalam penulisan kode, Unity dengan C# dapat menggunakan komponen dari fitur bawaan game engine Unity yang dimiliki seperti Rigidbody2D yang mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan mekanika seperti gravitasi. Tetapi komponen tersebut perlu diinisialisasikan di dalam kodenya yang dapat menambahkan jumlah LOC. Sedangkan Godot dengan GDScript tidak memiliki fitur bawaan seperti Unity dan harus membuat mekanika seperti gravitasi dari awal tetapi karena itu, GDScript tidak memerlukan inisialisasi komponen dari game engine Godot dan karena itu jumlah LOC yang dimiliki lebih sedikit dibandingkan dengan C#

    Penerapan K-Means dalam Menganalisis Pola Pembelian Pelanggan Pada Data Transaksi E-Commerce

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  menggunakan algoritma K-Means untuk memeriksa pola konsumen di lingkungan e-commerce. Di era digital saat ini, sangat penting untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang perilaku konsumen, yang membuat bisnis tetap kompetitif. Dengan menggunakan data transaksional yang mencakup faktor -faktor seperti harga akhir dan  diskon, konsumen konsumen penelitian ini  berdasarkan perilaku belanja mereka. Metode Elbow digunakan untuk mengidentifikasi jumlah kelompok yang paling tepat, yang merupakan langkah penting dalam analisis ini. Setelah menentukan jumlah cluster yang optimal dengan menggunakan algoritma K-Means  untuk mengenali berbagai segmen konsumen. K-Means adalah metode yang relatif sederhana dan mudah dipahami yang mencakup pilihan serangkaian centroid (titik tengah) dan pengelompokan data berdasarkan kedekatan centroid. Dengan mengelompokkan pelanggan ke dalam kelompok yang berbeda, K-means dapat membantu untuk mengidentifikasi pola pembelian yang jelas seperti preferensi produk, frekuensi pembelian, dan perilaku belanja. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kelompok yang berpendidikan dengan skor siluet 0,54 sangat terpisah dan jelas, menunjukkan bahwa ini menunjukkan kualitas kelompok yang baik. Temuan ini memberikan pemahaman yang berharga tentang perusahaan e-commerce dalam merancang strategi pemasaran yang efisien, mempersonalisasikan pengalaman bagi konsumen, dan memahami perilaku konsumen di pasar online. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada literatur akademik, tetapi juga memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan pada strategi bisnis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  menggunakan algoritma K-Means untuk memeriksa pola konsumen di lingkungan e-commerce. Di era digital saat ini, sangat penting untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang perilaku konsumen, yang membuat bisnis tetap kompetitif. Dengan menggunakan data transaksional yang mencakup faktor -faktor seperti harga akhir dan  diskon, konsumen konsumen penelitian ini  berdasarkan perilaku belanja mereka. Metode Elbow digunakan untuk mengidentifikasi jumlah kelompok yang paling tepat, yang merupakan langkah penting dalam analisis ini. Setelah menentukan jumlah cluster yang optimal dengan menggunakan algoritma K-Means  untuk mengenali berbagai segmen konsumen. K-Means adalah metode yang relatif sederhana dan mudah dipahami yang mencakup pilihan serangkaian centroid (titik tengah) dan pengelompokan data berdasarkan kedekatan centroid. Dengan mengelompokkan pelanggan ke dalam kelompok yang berbeda, K-means dapat membantu untuk mengidentifikasi pola pembelian yang jelas seperti preferensi produk, frekuensi pembelian, dan perilaku belanja. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kelompok yang berpendidikan dengan skor siluet 0,54 sangat terpisah dan jelas, menunjukkan bahwa ini menunjukkan kualitas kelompok yang baik. Temuan ini memberikan pemahaman yang berharga tentang perusahaan e-commerce dalam merancang strategi pemasaran yang efisien, mempersonalisasikan pengalaman bagi konsumen, dan memahami perilaku konsumen di pasar online. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada literatur akademik, tetapi juga memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan pada strategi bisnis

    Implementasi Metode Profile Matching dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Seleksi Penerimaan Siswa Baru

    Get PDF
    Kemajuan teknologi informasi telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Salah satu tantangan dalam dunia pendidikan adalah proses seleksi penerimaan siswa baru yang sering kali memerlukan pengambilan keputusan yang cepat, objektif, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan menerapkan metode Profile Matching dalam proses penerimaan siswa baru di SMPN 1 Kerinci. Metode Profile Matching dipilih karena kemampuannya dalam membandingkan kompetensi individu dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga dapat mengurangi subjektivitas dalam proses seleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, yang melibatkan pengumpulan data nilai akademik dan non-akademik calon siswa, serta implementasi algoritma Profile Matching dalam sistem berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi proses seleksi dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam penilaian serta memberikan hasil yang lebih transparan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing, yang menunjukkan bahwa semua fitur sistem berfungsi dengan baik. Selain itu, analisis perbandingan dengan metode seleksi konvensional menunjukkan peningkatan objektivitas dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, penerapan SPK berbasis web dengan metode Profile Matching dapat menjadi solusi inovatif bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi seleksi penerimaan siswa baru. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem serupa di berbagai lembaga pendidikan lainnya.Kemajuan teknologi informasi telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Salah satu tantangan dalam dunia pendidikan adalah proses seleksi penerimaan siswa baru yang sering kali memerlukan pengambilan keputusan yang cepat, objektif, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan menerapkan metode Profile Matching dalam proses penerimaan siswa baru di SMPN 1 Kerinci. Metode Profile Matching dipilih karena kemampuannya dalam membandingkan kompetensi individu dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga dapat mengurangi subjektivitas dalam proses seleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, yang melibatkan pengumpulan data nilai akademik dan non-akademik calon siswa, serta implementasi algoritma Profile Matching dalam sistem berbasis web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi proses seleksi dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam penilaian serta memberikan hasil yang lebih transparan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing, yang menunjukkan bahwa semua fitur sistem berfungsi dengan baik. Selain itu, analisis perbandingan dengan metode seleksi konvensional menunjukkan peningkatan objektivitas dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, penerapan SPK berbasis web dengan metode Profile Matching dapat menjadi solusi inovatif bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi seleksi penerimaan siswa baru. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem serupa di berbagai lembaga pendidikan lainnya

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Rawat Inap RS. Islam Ibnu Sina Pekanbaru

    Get PDF
    Organizational Citizenship Behavior mempunyai peranan yang krusial dalam mencapai kusuksesan layanan di RSI Ibnu Sina Pekanbaru di industri kesehatan yang kompetitif. Organizational Citizenship Behavior pada RSI Ibnu Sina Pekanbaru dipengaruhi sejumlah aspek seperti gaya kepemimpinan transformasional maupun kepuasan kerja. Agar perilaku Organizational Citizenship Behavior terus meningkat, pihak RSI Ibnu Sina Pekanbaru harus selalu mengembangkan serta menerapkan gaya kepemimpinan transformasional untuk mewujudkan lingkungan kerja yang mendukung serta memaksimalkan kepuasan kerja para perawat. Hasil prasurvei ini mengindikasikan adanya peluang perbaikan dalam aspek tanggung jawab dan kepedulian perawat terhadap tugas-tugasnya, yang juga mencerminkan pentingnya penguatan sikap Organizational Citizenship Behavior pada lingkungan kerja rumah sakit.Tujuan penelitian ialah guna memahami pengaruh dari gaya kepemimpinan transformasional maupun kepuasan kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior perawat rawat inap pada RSI Ibnu Sina Pekanbaru. Penelitian mempunyai 55 responden dari 76 total populasi perawat rawat inap. penelitian kuantitatif, sampel ialah bagian dari jumlah serta karakteristik yang ada pada suatu populasi. Penelitian memanfaatkan teknik penghimpunan sampel yaitu convenience sampling. Penelitian memanfaatkan pengujian validitas dan reliabilitas, pengujian normalitas, pengujian multikolinearitas, pengujian heteroskedastisitas, regresi linear berganda, pengujian hipotesis serta pengujian R2. Hasil pada penelitian ini memperlihatkan bahwasanya gaya kepemimpinan transformasional serta kepuasan kerja menghadirkan pengaruh terhadap Organizational Citizenship Behavior perawat rawat inap RSI Ibnu Sina Pekanbaru

    Analisis Strategi Segmentasi dan Targeting Untuk Mengoptimalkan Volume Penjualan di Toko Aboutshoe Melalui Intregrasi E-commerce

    Get PDF
    Studi berikut tujuannya guna mengetahui dan menganalisa terkait pengaruh Strategi Segmentasi Dan Targeting Untuk Mengoptimalkan Volume Penjualan di Toko Aboutshoe Melalui Intregrasi E-commerce, sehingga diharapkan penelitian ini memberikan informasi bagi toko Aboutshoe dalam memahami segmentasi, targeting, dan integrasi e-commerce. Objek dari penelitian ini adalah strategi segmenting dan targeting serta volume penjualan produk, dalam hal ini peneliti menggunakan jenis penelitian cross sectional analytical dengan pendekatan kuantitatif melalui subjek yang berasal dari karyawan toko Aboutshoe sebanyak 33 orang, dengan mendistribusikan kuesioner dan dokumentasi dalam pengumpulan data peneilitian. Berdasarkan hasil analisa disimpulkan bahwa  (1) segmenting berpengaruh positif atas volume penjualan produk, (2) targeting berdampak positif pada volume penjualan produk, dan (3) segmenting dan targeting berpengaruh secara simultan terhadap volume penjualan produk. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis segmentasi dan penargetan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan penjualan produk di Toko Aboutshoe.Variable independen berpengaruh sebesar 63,3% terhadap variabel dependen, sedangkan 36,7% lainya disebabkan oleh variabel lain

    Pengaruh Lingkungan Kerja, Pelatihan Kerja, dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Guru Swasta dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Moderasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru swasta di Kota Tangerang dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 310 guru swasta di Kota Tangerang. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi seberapa besar pengaruh lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru serta peran motivasi kerja dalam memoderasi hubungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, yang berarti peningkatan kualitas lingkungan kerja, pelatihan yang relevan, dan kecerdasan emosional yang baik dapat meningkatkan kinerja guru. Namun, motivasi kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja guru, di mana motivasi yang terlalu tinggi dapat menurunkan efektivitas kerja guru karena menyebabkan stres. Selain itu, motivasi kerja juga memoderasi hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kinerja guru. Motivasi kerja yang berlebihan dapat melemahkan pengaruh positif lingkungan kerja terhadap kinerja guru, tetapi memperkuat hubungan antara pelatihan kerja dan kinerja guru. Penelitian ini menyarankan pihak sekolah meningkatkan kualitas lingkungan kerja, memberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan, dan mengelola motivasi kerja dengan baik agar dapat memaksimalkan kinerja guru, menghindari stres, serta menjaga kesejahteraan guru secara keseluruhan

    1,284

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal Komunitas Dosen Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇