Jurnal Universitas PGRI Banyuwangi
Not a member yet
3428 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN YANG BERBASIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 1 SEMPU KABUPATEN BANYUWANGI
Pengembangan nilai-nilai pendidikan karakter merupakan inti dari tujuan Pendidikan Nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wawasan guru PKn mengenai pendidikan karakter serta kemampuan guru dalam menyusun RPP yang berbasis nilai-nilai pendidikan karakter. Metode ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan instrumen peneliti, pedoman wawancara, dan panduan catatan lapangan. Hasil penelitian adalah: guru PKn di SMP Negeri 1 Sempu masih belum mengerti betul mengenai pendidikan karakter serta nilai-nilai yang terkandung didalamnya, mereka juga belum dapat menyusun RPP yang berbasis nilai pendidikan karakter sendiri, dan menggunakan RPP berkarakter yang terdapat pada buku LKS PKn
UNSUR DEMOKRASI PEMILIHAN KEPALA DAERAH BERDASAR MENURUT UUD NRI 1945
Dalam UUD NRI Tahun 1945 tidak mengatur apakah kepala daerah dipilih secara langsung oleh rakyat atau dipilih oleh DPRD.Namun Pasal 18 Ayat (4) menegaskan bahwa kepala daerah dipilih secara demokratis. Akan tetapi di dalam Pasal 56 Ayat (1) UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah bahwa pemilihan kepala daerah dilakukan secara demokratis melalui pemilihan Umum kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung oleh rakyat.Makna demokratis tersebut dapat mengalami multitafsir/penafsiran ganda, dimana makna demokratis dalam pemilihan kepala daerah dapat diartikan dengan cara pemilihan langsung oleh rakyat sebagai wujud kedaulatan di tangan rakyat karena rakyat berhak menentukan pilihanya atas dasar kedaulatan tersebut. Dan dapat pula diartikan dengan mekanisme pemilihan secara keterwakilan melalui permusyawaratan DPRD sebagai lembaga negara yang dipilih langsung oleh rakyat untuk mewakili aspirasi/suara rakyat sebagai wujud demokrasi pada jalannya pemerintahan, sebagaimana dikatakan dalam pembukaan (preambule) UUD NRI 1945 bagian kalimat dari alenia ke 4 menyatakan: “ Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesi
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA MELALUI MATA PELAJARAN PKn DI MTs SULAMUL HUDA DESA SIWALAN, KECAMATAN MLARAK, KABUPATEN PONOROGO
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami cara menanamkan nilai karakter kepada siswa MTs Sulamul Huda dan memahami implementasi nilai karakter bangsa melalui Mata Pelajaran PKn di MTs Sulamul Huda.Fokus dari penelitian ini untuk memahami pelaksanaan nilai karakter khususnya bagi siswa MTs melaui mata pelajaran PKn. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Mendeskripsikan implementasi dari nilai karakter bangsa melalui mata pelajaran PKn di MTs Sulamul Huda Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan penelitian kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: MTs Sulamul Huda merupakan sekolah yang berbasis pondok, untuk itu nilai-nilai karakter wajib untuk ditanamkan kepada santri pondok. Adapun cara untuk menanamkan nilai karakter kepada siswa antara lain: 1) Penambahan mata pelajaran keagamaan di lingkungan pondok yang membedakan antara sekolah umum dengan pondok pesantren, 2) Diadakannya kegiatan ekstrakurikuler untuk membangun jiwa kerja sama, tanggung jawab, disiplin, toleransi dan sebagainya. Ekstrakurikuler itu diantaranya adalah: Becam, pramuka, mukhadoroh, bela diri, keolahragaan (sepak bola dan futsal). 3) Diadakannya kerja bakti membersihkan lingkungan kelas dan lingkungan pondok 4) Membiasakan disiplin dan tepat waktu, 5) Menanamkan jiwa kemandirian dan kepemimpinan, 6) Membudayakan rasa malu antara santri berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Materi PKn mengajarkan karakter, misalnya tentang norma, demokrasi, HAM, kebebasan berpendapat, bela Negara. Siswa di sekolah juga menerapkan nilai karakter tersebut. Karena tidak hanya dilaksanakan di mata pelajaran PKn saja namun juga dilaksanakan di lingkungan pondok. Nilai karakter yang diterapkan siswa antara lain berdoa, mendengarkan saat diajar oleh guru, membantu teman yang dapat musibah, tidak mencontek, mematuhi peraturan sekolah, disiplin
PENGAMALAN NILAI PANCASILA MELALUI PEMAHAMAN ISLAM YANG BAIK DAN BENAR
Pancasila sebagai dasar negara, kepribadian bangsa dan pandangan hidup bangsa Indonesia, menjadikan kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengamalkannya dalam setiap kehidupan baik dalam bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara. Pengamalan Pancasila, berarti nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila, seyogyanya menjadi tuntunan dan pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menjalankan hidupnya sehari-hari. Metode penulisan yang penulis gunakan dalam artikel ilmiah ini adalah metode library research. Pemahaman dan penghayatan Islam yang mendalam dan menyeluruh bagi segenap umat Islam merupakan suatu kewajiban yang mutlak untuk dilaksanakan dan diamalkan dalam seluruh kehidupan yang jalan mempraktekkan hidup yang Islami dalam lingkungan sendiri, maupun dalam kehidupannya di lingkungan masyarakat. Umat Islam sebagai muslim benar-benar dituntut keteladanannya dalam mengamalkan Islam di berbagai lingkungan kehidupannya, sehingga menjadi rahmatan lil’alamin dalam kehidupan di muka bumi. Hal tersebut sejalan dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara
PERAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMBANGUN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
Bangsa Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang sangat komplek, baik tantangan yang bersifat eksternal maupun yang internal. Apabila tantangan tersebut tidak segera diatasi, maka Indonesia dapat menjadi bangsa yang kurang dihormati, kurang bermartabat, kurang diperhitungkan dalam percaturan dunia Internasional. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pendidikan multikultural sebagai upaya yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membentuk karakter, etika dan moralitas bangsa, menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa, kerukunan, keharmonisan dan kebersamaan semua komponen bangsa, di tengah-tengah perbedaan yang mau tidak mau harus diterima dan menjadi kenyataan kehidupan bangsa.Metode penulisan yang penulis gunakan dalam artikel ilmiah ini adalah metode library research. Pendidikan merupakan garda terdepan dalam upaya membangun budaya dan karakter bangsa melalui empat pilar yaitu kegiatan belajar mengajar di kelas, kegiatan sehari-hari dalam bentuk pengembangan budaya sekolah, kegiatan ko-kurikuler dan atau ekstrakurikuler, serta kegiatan sehari-hari di rumah maupun di masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengubah kebiasaan, mendidik melalui perintah, larangan dan keteladanan serta pengkondisian-pengkondisian lainnya.Melalui pendidikan multikultural diharapkan peserta didik dapat menghargai perbedaan-perbedaan dan mampu bertahan dalam kehidupan melalui keterampilan dan kemampuan enterpreneur yang dimilikinya, sikap memahami perbedaan dan munculnya keragaman pandangan apabila disatukan dapat menjelma menjadi kekuatan moral bersama yang menjadi energi luar biasa untuk mewujudkan kemajuan bangsa
PENGEMBANGAN MODEL VARIASI SERANGAN PERMAINAN BOLAVOLI PADA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI PUTRA DI SMA PGRI PURWOHARJO BANYUWANGI
Hasil analisis kebutuhan yang di lakukan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMA PGRI Purwuharjo diperoleh data sebagai berikut: berdasarkan pengamatan pertandingan persahabatan permainan tim putra SMA PGRI Purwoharjo masih monoton. Variasi dan pola penyerangan kurang memanfaatkan spiker yang dimiliki oleh para pemainya. Berdasarkan hasil penyebaran angket 52, 08% siswa menyatakan latihan model variasi sering diterapkan saat ekstrakurikuler bolavoli. Berdasarkan hasil wawancara, pelatih jarang memberikan latihan variasi serangan.Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model variasi serangan permainan bolavoli pada ekstrakurikuer bolavoli putra di SMA PGRI Purwoharjo Banyuwangi.Prosedur pengembangan model variasi serangan permainan bolavoli ini menggunakan model research and development dari Borg and Gall yang dimodifikasi dengan tahap-tahap sebagai beikut: (1) Melakukan analisis kebutuhan. (2) Membuat produk awal penerapan variasi serangan permainan bolavoli dan di validasi ke ahli permainan bolavoli. (3) Melakukan uji kelompok kecil kemudian di evaluasi. (4) Revisi produk pertama dan di validasi ke ahli permainan bolavoli. (5) Uji coba kelompok besar di evaluasi. (6) Revisi produk akhir di validasi ke ahli permainan bolavoli dan ahli media. (7) produk akhir, berupa buku pengembangan model variasi serangan pada permainan bolavoli yang di lengkapi gambar.Penelitian dilakukan di SMA PGRI Purwoharjo Banyuwangi, tinjauan para ahli terdiri dari 3 orang ahli yaitu: 2 ahli permainan bolavoli dan 1 ahli media. Subyek uji coba terdiri dari: (1) Uji coba kelompok kecil terdiri dari 6 siswa tim inti bolavoli SMA PGRI Purwoharjo Banyuwangi. (2) Uji coba kelompok besar terdiri dari 12 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli di SMA PGRI Purwoharjo Banyuwangi.Hasil dari uji kelompok kecil di dapat presentase 86,80%. Dari uji coba kelompok besar di dapat presentase 87,50%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan berupa buku model variasi serangan permainan bolavoli dapat digunakan. Kata Kunci: Variasi Serangan, Ekstrakurikuler Bolavoli
STUDI EKSPERIMENTAL VARIASI SARINGAN UDARA KARBURATOR TERHADAP KINERJA MESIN SEPEDA MOTOR
Carburator air filter is an important part in automotive fuel system. Air filter is technicallymodified to increase the performance. This research is aimed to get the effect of air filter type due to motorcycle engine performance. The research is done by experiment using Suzuki Shogun 110 cc motorcycle. Air filter is vary as no filter, standard filter and modified filter. The engine is running at 1000, 2000, 3000 and 4000 rpm. The rotations are measured with tachometer. Time of fuel consumption is measured for 10 ml gasoline. Experiments are conducted 3 times. The data is use to get fuel consumption and engine efficiency. The research shows that carburator air filter has effect due to engine performance. Modified filter has better performance than standard filter and no filter
PENGARUH PELATIHAN PLYOMETRIC DEPTH JUMP DAN HURDLE JUMP MENGGUNAKAN INTERVAL 1:3 DAN 1:5 TERHADAP PENINGKATAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI
Power yang bagus sangatlah penting dimiliki oleh para atlet profesional maupun atlet amatir, dikarenakan power merupakan salah satu komponen dasar biomotor yang diperlukan dalam setiap cabang olahraga. Setiap aktivitas olahraga baik yang bersifat permainan, perlombaan, maupun pertandingan selalu memerlukan komponen biomotor power.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji perbedaan pengaruh pelatihan metode interval pada depth jump dan hurdle jump terhadap daya ledak otot tungkai, (2) untuk mengkaji perbedaan pengaruh pelatihan metode interval 1:3 dan 1:5 terhadap daya ledak otot tungkai, (3) untuk mengkaji perbedaan pengaruh pelatihan metode interval 1:3 pada depth jump dan hurdle jump terhadap daya ledak otot tungkai, (4) untuk mengkaji perbedaan pengaruh pelatihan metode interval 1:5 pada depth jump dan hurdle jump terhadap daya ledak otot tungkai, (5) untuk mengkaji perbedaan pengaruh pelatihan metode interval 1:3 dan 1:5 pada depth jump terhadap daya ledak otot tungkai, (6) untuk mengkaji perbedaan pengaruh pelatihan metode interval 1:3 dan 1:5 pada hurdle jump terhadap daya ledak otot tungkai, (7) untuk mengkaji interaksi antara metode interval 1:3 dan 1:5 pada depth jump dan hurdle jump terhadap daya ledak otot tungkai.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan desain factorial sederhana 2x2 yang berarti terdapat empat kelompok. Dari empat kelompok ini diberikan pelatihan selama 8 minggu atau 24 pertemuan. Sebelum diberikan pelatihan kelompok ditentukan dengan teknik random sampling dan menggunakan metode ordinal pairing baru setelah itu dibagi menjadi 4 kelompok, dan setiap kelompok beranggotakan 10 orang. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki angkatan 2011 jurusan pendidikan jasmani di Universitas Banyuwangi.Dari data yang diperoleh setelah pelatihan untuk masing-masing kelompok dapat disimpulkan, metode pelatihan interval pada depth jump dengan rasio 1:3 (A1B1), metode pelatihan interval pada depth jump dengan rasio 1:5 (A1B2), metode pelatihan interval pada hurdle jump dengan rasio 1:3 (A2B1) dan metode pelatihan interval pada hurdle jump dengan rasio 1:5 (A1B2) tidak ada perbedaan secara signifikan. Ini berarti pelatihan satu dengan pelatihan yang lain memperoleh hasil atau rata-rata yang hampir sama sehingga tidak ada perbedaan yang nampak jelas. Kata Kunci: Pelatihan, Plyometric Depth Jump, Hurdle Jump, Interval, Daya Leda