e-Journal Universitas Indraprasta PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
Not a member yet
4693 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Pembelajaran Dan Prokrastinasi Akademik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika (Eksperimen Pada SMA Swasta di Jakarta Utara)
Leksikon Kuliner Khas Madura Sebagai Wujud Pengenalan Kuliner Nusantara [Perspektif Ekolinguistik]
This research was conducted to describe 1) typical Madurese food or culinary delights from various districts in Madura and 2) the relationship between the lexicon (naming) of typical Madurese culinary delights when viewed from an ecolinguistic perspective. The theory used as a basic reference in this research is the ecolinguistic theory put forward by Lindo and Bundsgaard. The object of this research is the meaning of naming typical Madurese culinary delights and their relationship to the environment, culture, history, traditions or Madurese language. Meanwhile, typical Madurese culinary delights were used as a data source in this research. The data in this research was taken using reading techniques and note-taking techniques using the document review method. The data collection instrument in this research was the researcher himself (human instrument). The results of this research found 6 typical Madurese culinary data that were influenced by the biological dimension, 2 typical Madurese culinary data that were influenced by the ideological dimension, and 7 typical Madurese culinary data that were influenced by the sociological dimension. The results of the analysis in this research can provide an in-depth understanding of the lexicon (naming) of typical Madurese culinary foods based on an ecolinguistic perspective. It is hoped that this research can be used as a reference for future researchers.Keywords: ecolinguistics, lexicon, Madurese culinar
PERCEPTION OF VISUAL AND THERMAL COMFORT IN WORKING AREA
Visual comfort and thermal comfort can influence an activity. When carrying out activities, it is very necessary, especially these 3 (three) things, namely: Adequate lighting, a room that is free from glare, the need of seeing outside (view), and an appropriate room temperature. Each person's visual comfort can be different due to differences in perception. Each person's perception will be different depending on their experiences, beliefs and values. This research was carried out by distributing several questions on Google Form. This survey will compare 3 (three) types of second skin facades to be compared, namely: plant facades, horizontal lattice facades, and perforated metal facades, and then which of the three types is considered to provide the most visual and thermal comfort. The results obtained state that human perception of plant facades can provide visual and thermal comfort with 55.9% of respondents stating that plant facades are the best solution for obtaining visual comfort and 88.1% stating that plant facades are able to provide good thermal comfort. Respondents believe this is because plant facades can absorb sunlight, block sunlight consistently, and can provide oxygen, making the room become more fresh and cooler
Pengembangan Produk Kacang Sangrai UKM Surya Enjang Kacang Abadi Dengan Metode KANO DAN QFD
Salah satu makanan ringan yang populer di masyarakat adalah kacang sangrai. UKM Surya Enjang Kacang Abadi merupakan salah satu produsen kacang kulit sangrai di Kabupaten Cilacap yang didirikan oleh Bapak Ponimin sejak tahun 1997. Permasalahan yang dihadapi oleh UKM Surya Enjang Kacang Abadi adalah pola permintaan konsumen kacang sangrai yang kurang stabil karena dipengaruhi oleh waktu-waktu tertentu. Penelitian Tujuan ini dilakukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh UKM Surya Enjang Kacang Abadi dengan memberikan rekomendasi dalam mengembangkan variasi rasa produk kacang sangrai yang sesuai dengan permintaan konsumen untuk stabilisasi permintaan. Penelitian ini menggunakan metode Kano dan QFD. Berdasarkan penelitian didapatkan rekomendasi pengembangan produk kacang sangrai yang sesuai dengan permintaan konsumen. Pengembangan variasi rasa yang direkomendasikan berdasarkan nilai important rating dari yang tertinggi adalah rasa karamel (161,91), rasa susu (125,91), rasa madu (113,91), rasa asin bawang (112,72), dan rasa jahe (97,91). Sedangkan untuk rekomendasi aroma kacang sangrai dengan urutan nilai important rating tertinggi adalah aroma kayu manis (42,37), aroma lada (40,18), aroma bawang (36,53), dan aroma serai (32,16). Dengan adanya rekomendasi pengembangan produk yang telah didapatkan oleh penulis melalui penelitian diharapkan dapat meningkatkan stabilitas permintaan produk kacang sangrai pada UKM Surya Enjang Kacang Abadi.Kata Kunci : Pengembangan Produk, Kano, QFD, HoQ, Kacang Sangra
Analisis Efektivitas Pemanfaatan Mesin Bubut Magnum Tech CW62100B Dengan Metode Overall Equipment Efectiveness (OEE) dan Root Conflict Analysis (RCA+)
Hubungan antara Konsep Diri dengan Komunikasi Interpersonal Siswa di MTs Negeri 2 Palangka Raya
Toponimi Desa di Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang
Penilitian ini membahas asal-usul nama-nama desa di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kebahasaan nama-nama desa di Kecamatan Banyusari dan menjelaskan makna dan aspek penamaan dalam nama-nama desa di Kecamatan Banyusari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode simak dan catat, wawancara, dan observasi. Pada analisis data, penulis menggunakan morfologi dan semantik untuk mengungkap bentuk dan makna kebahasaan nama-nama desa. Kemudian, penulis menggunakan toponimi untuk mengetahui aspek apa saja yang melandasi terbentuknya nama-nama desa. Kajian folklor digunakan pula dalam penelitian ini sebagai analisis pendukung karena informasi asal-usul nama-nama desa bersumber dari cerita lisan yang disampaikan secara turun temurun oleh masyarakat. Hasilnya, dari segi bentuk penamaannya, nama-nama desa di Kecamatan Banyusari terbagi menjadi dua tipe, yaitu monomorfemis dan polimorfemis. Kemudian, aspek-aspek toponimi dalam penamaan desa di Kecamatan Banyusari meliputi aspek perwujudan, kemasyarakatan, dan kebudayaan. Aspek perwujudan nama desa dibentuk oleh latar perairan, flora, dan rupa bumi. Aspek kemasyarakatan dibentuk oleh latar harapan masyarakat dan peristiwa. Aspek kebudayaan dibentuk oleh latar mitos
Gambar anak berkebutuhan khusus sebagai inspirasi motif batik (Studi kasus: seragam sekolah khusus Pelita Bunda Samarinda)
Pengaruh Media Tangga Pintar terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Satuan Pengukuran Kelas IV SDN
Pembelajaran matematika merupakan salah satu pelajaran pokok yang sangat vital dan signifikan dalam dunia pendidikan, Oleh karena itu penelitian tentang matematika memegang peranan penting dalam kemajuan pembelajaran matematika salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif dengan metode true experimental dengan subjek 46 siswa kelas IV SDN 93 Singkawang. Tujuan penelitian ini untuk memilah 2 media pembelajaran mana yang lebih efektif pada materi satuan pengukuran. Hasil dari penelitian terdapat perbedaan dari pembelajaran menggunakan media tangga pintar dengan media dakon satuan, besar pengaruh media tangga pintar ES sebesar 2,005 dan persentase pengaruh positif dari penggunaan media tangga pintar yaitu sebesar 80,89 %. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan media tangga pintar lebih efektif dibanding media dakon satuan