Carano Pustaka Universitas Andalas (CPUA)
Not a member yet
79 research outputs found
Sort by
LIMBAH SAGU FERMENTASI SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF UNGGAS
Buku ini ditulis memuat rangkuman hasil-hasil penelitian penulis, dan materi yang juga berasal dari jurnal jurnal penelitian tentang peningkatan kualitas bahan pakan secara biologi melalui fermentasi. Limbah sagu tidak memiliki ekonomi, tetapi masih mengandung zat-zat makanan yang dapat dimanfaatkan ternak terutama sebagai sumber energi dan jika diolah nilai nutrisinya bisa ditingkatkan dan dapat digunakan sebagai sumber energi pengganti jagung.
Pemanfaatan produk fermentasi asal limbah sagu dapat dijadikan sebagai pakan alternatif yang mengurangi penggunaan jagung dalam susunan ransum broiler dan dapat pula mencegah pencemaran lingkungan karena bau busuk yang dikeluarkannya
KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI
Kromatografi adalah teknik pemisahan fisik suatu campuran zat-zat kimia (analit) yang berdasarkan pada perbedaan migrasi/ distribusi masing-masing komponen campuran yang terpisah pada fase diam (stationary phase) dibawah pengaruh fase gerak (mobile phase), fase gerak dapat berupa gas atau zat cair dan fasa diam dapat berupa zat cair atau zat padat. Kromatografi cair pertama kali diperkenalkan oleh Tswett pada tahun 1903 yang menggunakan kolom kapur untuk memisahkan pigmen dari daun-daun hijau. Pita-pita warna yang dihasilkan pada adsorben menginspirasi istilah kromatografi untuk menggambarkan proses pemisahan yang berasal dari kata Jerman Chromos berarti warna dan grafe berarti menulis. Untuk masa sekarang pemisahan dan penentuan warna sudah sedikit dilakukan dengan kromatografi modern, meskipun tidak relevan istilah itu masih dipakai untuk menggambarkan seluruh tekhnik pemisahan yang menggunakan fasa gerak dan fasa diam
KAMUS ABREVIASI BAHASA INDONESIA
Abreviasi ialah proses morfologis tanggalnya satu atau beberapa bahagian dari kata atau beberapa kata sehingga terjadi bentuk kata baru. Penyingkatan, pemenggalan, akronim, kontraksi, lambang huruf merupakan proses abreviasi. Penelitian tentang abreviasi ini menarik, terutama abreviasi bahasa Indonesia yang berkembang dalam masa 15 tahun terakhir ini yang beriring dengan masa reformasi, sebuah masa yang identik dengan perubahan. Reformasi juga dimaknai sebagai sebuah kebebasan. Meskipun bentuk abreviasi merupakan sebuah unsur saja dari sebuah bahasa, bentuk-bentuk abreviasi yang terkumpul dalam kamus ini telah merekam perilaku masyarakatnya. Begitu kreatif dan bebasnya masyarakat menciptakan bentuk abreviasi hingga melanggar aturan fonotaktik yang berlaku dalam bahasanya. Banyak bentuk abreviasi, terutama berbentuk kata tidak disadari merupakan hasil dari proses ini. Banyak pula bentuk abreviasi yang sebenarnya merupakan sinonim dari bentuk abreviasi yang lain yang masih produktif penggunaannya. Dari empat ribuan bentuk abreviasi (lema) diperoleh sebanyak tujuh puluhan proses pembentukan abreviasi. Bila lebih banyak lagi data terkumpul, jumlah prosesnya akan mencapai ratusan
MANFAAT PROBIOTIK BAKTERI ASAM LAKTAT DADIAH MENUNJANG KESEHATAN MASYARAKAT
Penulis sangat bersyukur kepada Allah SWT karena da- pat menyelesaikan pembuatan buku tentang Manfaat Pro- biotik Bakteri Asam Laktat Dadiah Menunjang Kesehatan Masyarakat di mana dalam buku ini akan didapatkan penjelasan bagaimana sebenarnya nilai gizi dari Dadiah dan pembuatan serta manfaatnya untuk kesehatan tubuh manusia dan dapat digunakan untuk pelestarian sumber daya genetik karena dadiah merupakan pangan tradisonal fungsional Sumatera Barat yang perlu di lestarikan.Sebagai ulasan bahwa asupan protein hewani pada umumnya dimasyarakat masih rendah dan ini beresiko terhadap munculnya kasus malanutrisi, gangguan pertumbuhan otak anak balita, meningkatnya risiko sakit, terganggunya perkembangan mental, menurunkan performans anak sekolah dan produktivitas tenaga kerja, sehingga dengan terbitnya buku ini dapat diketahui cara pembuatan Dadiah yang bermanfaat untuk dilestarikan karena merupakan makanan khas probiotik yang sangat menunjang kesehatan. Dadiah ini juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada akhirnya meningkatkan devisa serta terwujudnya kesejahteraan biotik yang sangat menunjang kesehatan. Dadiah ini juga da- pat meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada akhir- nya meningkatkan devisa serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat apabila dibudayakan dalam pembuatan Dadiah yang ASUH
BIBLIOGRAFI BERANOTASI MINANGKABAU
Entah sudah berapa tulisan yang telah dihasilkan oleh sarjana dan cendekia berkaitan dengan Minangkabau. Pasti jumlahnya tidak banyak, tetapi sangat banyak, banyak sekali. Hal ini mengingat bahwa Minangkabau merupakan etnis yang memiliki karakteristik yang unik, baik karena sistem matrilineal yang melekat pada budayanya maupun dalam hal hubungan antara sosio-kulturalnya dengan Islam. Oleh karenanya, wajar jika dinamika sejarah perjalanan budaya Minangkabau yang khas tersebut banyak direkam melalui berbagai tulisan. Dan, tidak mengherankan kemudian jika hari ini kita menemui khazanah koleksi keminangkabauan yang melimpah.
Akan tetapi, sayangnya koleksi Minangkabau, khususnya yang klasik, tidak dapat dengan mudah ditemui, apalagi dimanfaatkan di negerinya sendiri. Pusat informasi keminangkabauan justru berada di luar negeri, terutama di Belanda dan negara-negara lain. Terseraknya koleksi Minangkabau di berbagai negara ini di satu sisi memang merisaukan karena seharusnya tersedia lengkap di kampung halaman sendiri, tetapi di sisi lain bisa juga menguntungkan atau bahkan tidak menjadi persoalan.
Susunan bibliografi keminangkabauan yang terkandung di dalam buku ini sengaja
dikelompokkan berdasarkan tempat keberadaan koleksi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan khalayak pembaca yang berkepentingan terhadap salah satu tulisan keminangkabauan dapat langsung mencari di tempat koleksi berada. Dengan demikian, buku ini berbeda dengan buku susunan bibliografi Minangkabau yang pernah ada sebelumnya.
 
TRANSLITERASI DAN EDISI TEKS HIKAYAT TUANKU NAN MUDA PAGARUYUNG: KABA CINDUA MATO
Di kalangan masyarakat Minangkabau, Hikayat Tuanku Nan Muda Pagaruyung atau Sejarah Tuanku Rang Mudo hampir-hampir tidak dikenal. Padahal, kedua nama itu merupakan nama lain untuk sebuah cerita rakyat (lisan) yang hingga saat ini masih dikenal dengan baik oleh mereka. Cerita itu ialah Kaba Cindur Mata, yang di dalam bahasa Minangkabau diucapkan dengan Kaba Cindua Mato. Cerita ini kadang kala, seperti pernah digunakan oleh Mansoer (1970:71), dikenal dengan Mitos Bunda Kandung dan Cindur Mata. Nama yang terakhir ini oleh masyarakat Minangkabau dikenal dengan curito Bundo Kanduang jo Cindua Mato. 
Proceeding The 3rd International Seminar on Linguistics (ISOL-3): Language and Social Change
It is undeniable that, like human being, language also changes. The lexicon once used in a language may no longer be used in the next few years. In contrast, a lexicon that did not exist before appeared and was widely used in the next period. The pronunciation of a word may change from time to time.
It is undeniable that, like human being, language also changes. The lexicon once used in a language may no longer be used in the next few years. In contrast, a lexicon that did not exist before appeared and was widely used in the next period. The pronunciation of a word may change from time to time.
Social change in a society is triggered by various factors. In Indonesia, reform is one of the causes of change in various aspects of social life, including government, politics, economy and culture. All these changes are recorded by or reflected in language. 
BUDAYA KONFLIK DAN JARINGAN KEKERASAN: Kajian Tentang Pendekatan Kearifan Lokal Dalam Penyelesaian Konflik dan Kekerasan
Tujuan utama penulisan buku teks ini adalah memberi penjelasan dan pengertian tentang Budaya konflik yang terdapat dalam masyarakat. Hanya saja, yang menjadi masalah adalah budaya konfoik yang seharusnya menjadi sumber dinamika masyarakat, seringkali digunakan oleh pihak luar sebagai ajang untuk menjalankan kepentingan mereka, sehingga menjadi kekerasan, anarkis dan amuk massa. Pada hal, jika budaya konflik ini di ramu sedemikian rupa, bisa menjadi kekuatan untuk memajukan masyarakat. Kepentingan pihak luarlah yang mejadikan budaya ini menjadi negatif, sehingga dengan jaring-jaring kekuasaan yang mereka miliki – terutama pengusaha dan penguasa- mereka gunkan budaya konflik untuk menjadi jaringan kekerasan, dengan menempatkan pihak keamana – tentar, polisi, pamong praja, dan preman sebagai jaringan kekerasan untuk menekan masyarakat
PROSIDING CALL PAPER PADA SIMPOSIUM NASIONAL ASOSIASI PENGAJAR HUKUM INTERNASIONAL (APHI): HUKUM INTERNASIONAL DALAM GEOPOLITIK DUNIA KONTEMPORER: PERSPEKTIF DAN PENGALAMAN INDONESIA
Adapun isu dan topik yang didiskusikan secara intensif antara lain, i) Hukum dan Hubungan Internasional pasca terpilihnya Presiden Amerika Serikat dan kepentingan Indonesia; ii) Kepentingan Negara-negara Kawasan dan Indonesia di Samudera Hindia (IORA); iii) Hukum Ekonomi Internasional Kontemporer pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa, Sengketa Laut Internasional di Laut Tiongkok Selatan (LTS); iv) Kepentingan Indonesia dalam rangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan tema hukum internasional kontemporer lainnya
PROCEEDING THE 2nd INTERNATIONAL SEMINAR ON LINGUISTICS (ISOL-2): Language and Civilization
ISOL is a bineal international seminar held by the Linguistics Graduate Program of Faculty of Humanity, Andalas University in colloboration with the Linguistic Society of Indonesia (MLI), Unand Chapter. ISOL aims to provide a discussion platform for linguists and language observers accross Indonesia. Its main objective is to enhance the exchange of research and new approaches in language studies. The seminar is open to interested people from outside of Indonesia. The theme of the 2nd ISOL is Language and Civilization.
Civilization is the process by which a society or place reaches an advanced stage of social development and organization. It is also defined as the society, culture, and way of life of a particular area. Over time, the word civilization has come to imply something beyond organization. It refers to a particular shared way of thinking about the world as well as a reflection on that world in art, literature, drama and a host of other cultural happenings. Language is itself a social construct – a component of social reality. Thus, like all social constructs and conventions, it can be changed.
A civilization is any complex state society which is characterized by urban development, social stratification, symbolic communication forms and a perceived separation from and domination over the natural environment. To advance civilization is to construct a new social reality which emerges through language. In other words, social reality is the operational expression of words and the meanings of them that society has agreed upon. Language is itself a social construct – a component of social reality. Thus, like all social constructs and conventions, it can be changed.