e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
Not a member yet
    1715 research outputs found

    Pemeriksaan Cea dan M2PK Sebagai Tes Skrining Pada Kanker Kolorektal

    Get PDF
    Kanker memiliki ciri mempertahankan sinyal proliferatif, menghindari penekan pertumbuhan, terjadi invasi dan metastasis, menginduksi angiogenesis, memungkinkan replikatif yang immortal, dan melawan kematian sel. Kanker kolorektal (CRC) merupakan hubungan kompleks dari sel tumor, sel non-neoplastik, dan sejumlah besar mikroorganisme. Deteksi dini pada awal lesi dapat menurunkan mordibitas dan mortilitas keganasan, sehingga penting dilakukan skrining. Pemeriksaan CEA dan M2PK dapat dilakukan sebagai tes skrining yang dilakukan di laboratorium. Beberapa Laboratorium sering kali hanya melakukan 1 pemeriksaan saja seperti CEA tanpa M2PK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pemeriksaan CEA dan M2PK sebagai tes skrining kanker kolorektal. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode komparatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Mei 2020 di Laboratorium Multilab Rawamangun. Sampel penelitian berasal dari 30 orang subjek yang dipilih berdasarkan kriteria harus melakukan pemeriksaan CEA dan M2PK secara bersamaan. Hasil uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh hasil p value 0,000. Hasil analisa tersebut menujukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pemeriksaan CEA dan M2PK sebagai diagnosis kanker kolorektal. Pemeriksaan CEA dan M2PK dapat digunakan sebagai tes skrining awal pada pemeriksaan kanker kolorektal

    Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) Pada Pria Usia Produktif Di Dusun Tengklik Karangbangun Matesih Kabupaten Karanganyar

    Get PDF
    Low Density Lipoprotein (LDL) merupakan jenis lipoprotein yang paling banyak mengangkut kolesterol di dalam tubuh. Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar kolesterol LDL, dimana nikotin yang merupakan salah satu unsur pada rokok merangsang sekresi katakolamin, meningkatkan lipolisis, dan meningkatkan asam lemak bebas. Kadar kolesterol LDL yang berlebihan dalam darah akan meningkatkan resiko penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah arteri yang diikuti dengan terjadinya aterosklerosis. Tujuan dalam penellitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan  kebiasaan merokok terhadap kadar LDL, dan untuk mengetahui kadar LDL pada pria usia produktif berdasarkan jumlah mengkonsumsi rokok perhari. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Cross sectional dan menggunakan metode pemeriksaan  enzimatik untuk kadar LDL. Populasi dalam penelitian ini total pria usia produktif di dusun Tengklik Karangbangun Matesih Karanganyar. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 sampel yang sesuai kriteria inklusi dan ekslusi yang bersedia menjadi responden.  Data dianalisa dengan uji  Kruskal Wallis melalui program SPSS versi 23. Hasil penelitian yang dianalisis diperoleh nilai p sebesar (0,000). Dalam penelitian ini berdasarkan hasil uji statistik dilakukan dapat disimpulkan bahwa didapatkan hasil ada hubungan antara kebiasaan merokok  dengan kadar LDL pada pria usia produktif di Dusun Tengklik Karangbangun Matesih Kabupaten Karanganyar

    Formulasi dan Evaluasi Lotion Kombinasi Magnesium Oil dan Minyak Biji Kelor (Moringa Seed Oil)

    Get PDF
    Magnesium plays a role in nearly 600 important metabolic and enzymatic reactions in the body. In developing countries, 10-30% of people have a magnesium deficiency. Magnesium deficiency can result in migraines, insomnia, leg cramps, anxiety, arrhythmias, diabetes mellitus, hypertension, etc. Transdermal magnesium supplementation has been shown to be useful as a muscle relaxant in treating leg cramps. Moringa Oleifera Seed Oil contains antioxidants, anti-aging, amino acids, collagen, omega 3,6 and 9, complete vitamins and minerals that are widely used in cosmetics. This experimental study aims to obtain a combination lotion formula of magnesium oil and moringa seed oil that meets the requirements and functions as an intake of magnesium and antioxidants. The data obtained were compared with the standard requirements for topical lotion preparations. The formula is designed with a magnesium chloride concentration of 250 mg / 5 ml, with four concentrations of moringa seed oil F1 (3%), F2 (6%), F3 (9%), and F4 (12%). Based on the results of the study, it was obtained that the dosage data was white, the semi-solid texture was easy to pour with a lavender aroma. All the formulas meet the requirements of pH (5,0-5,5) and some of the formulas meet the requirements of dispersion, specific gravity, viscosity. The Antioxidant activity of all formulas is very weak. Only one formula (F4) meets all the requirements for the lotion preparation

    Pengembangan Telehealth “SIPISPeKa†sebagai Solusi Mensukseskan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK)

    Get PDF
    There is a phenomenon in Indonesia that shows that the use of telehealth is not optimal in hypertension management in Indonesian health services which has an impact on cost efficiency both for the government and patients in the community. Based on this, researchers are interested in researching the use of telehealth in PISPK-based homecare services in health services in Indonesia. The purpose of this study was to assess the quality of Telehealth Applications in the Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PISPK). The research design was the development of a telehealth prototype named SIPISPeKa which was by the needs of the Community Health centers in providing health services for families in the category of troubled families in the PISPK assessment. Research respondents are families with the unhealthy category in the Healthy Family Index in Tanjung Aman Village, Kotabumi Selatan District was 147 respondents. Processing and data analysis in this study using univariate analysis using frequency distribution. SIPISPeKa as a telehealth/telehealth media is declared worthy of being assessed from 4 aspects of assessment, namely: telehealth media principles, governance, web-based communication media, and relevance to the PISPK program. Assessors' comments and suggestions for SIPISPeKa include the need to improve the SIPISPeKa application to make it friendlier, easier to use and more able to replace the presence of health workers in families with low IKS scores

    Kajian Status Gizi Balita Berdasarkan Pola Asuh dan Dukungan Keluarga

    Get PDF
    According to World Health Organization, more than 50% of infant and child deaths are related to malnutrition. This study aims to determine the relationship between parenting and family support with the nutritional status of toddlers. This study is an analytical study with a cross-sectional approach. This research was conducted at Bintang Ceria Kindergarten, Jati Agung Subdistrict, South Lampung in October-November 2019. The population in this study were all toddlers and their mothers. The inclusion criteria of this study were toddlers and mothers who were willing to be respondents, while the exclusion criteria were toddlers who came with a caregiver (non-mother). The sampling technique was a total sample of 85 toddlers. The instruments used in this study were a questionnaire on parenting styles and family support as well as measuring nutritional status using a scale and a stadiometer to use bodyweight for height. The data was collected by weighing and measuring the toddler's height, then calculating the z-score, and distributing questionnaires containing questions on parenting and family support for the mothers of the children. Data analysis used univariate analysis in the form of percentage and bivariate analysis using the Spearman test. The study found that there is a relationship between parenting styles and family support with the nutritional status of toddlers. Families need to pay attention to and fulfill the needs of balanced nutritional intake for toddlers by providing more support and attention to their toddlers

    Determinan Pernikahan Dini pada Satu Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan

    Get PDF
    Di Indonesia kasus pernikahan dini berkisar 12-20% yang dilakukan pasangan baru, biasanya pernikahan dini dilakukan pada pasangan usia muda rata-rata umurnya 16-20 tahun.  Berdasarkan Angka Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, sebanyak 34,6 % wanita menikah dibawah usia 15 tahun. 700 juta perempuan yang hidup saat ini menikah ketika masih anak – anak dimana 1 dari 3 diantaranya menikah sebelum usia 15 tahun. Di Indonesia presentasi perkawinan usia anak perempuan yang lulus SD (40,5%) padahal Undang – Undang perkawinan di Indonesia menyatakan bahwa usia yang sah bagi anak perempuan adalah 16 tahun dan akan laki – laki 19 tahun (Unicef, 2016). Sementara hasil penelitian Sentika di wilayah Pantura diperoleh hasil bahwa 42,8% kasus yang diteliti semua menikah di bawah usia 15 tahun. Sedangkan data di Provinsi Lampung tahun 2008 terdapat 25% dari 100.000 penduduk terutama di derah pedesaan (PKBI, 2008). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui determinan pernikahan dini di Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2015. Jenis penelitian ini bersifat korelasi dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan yang menikah dan tercatat di PPN Kecamatan Kalianda pada tahun 2015 berjumlah 953 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian  pasangan yang menikah dan tercatat di PPN Kecamatan Kalianda tahun 2015 berjumlah 91 responden. Dari hasil analisis univariat diperoleh keterangan bahwa yang melakukan pernikahan dini sebanyak 48,4% (44 orang). Dari hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan antara pendidikan dengan perilaku menikah dini (p value=0,003), Ada hubungan antara pekerjaan dengan perilaku menikah dini (p-value=0,000)

    Pengaruh Tehnik Relaksasi Guide Imagery terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Preoperasi Katarak

    Get PDF
    Jumlah penderita katarak di dunia tahun 2013 sebesar 17 juta orang. Prevalensi katarak di Indonesia tahun 2013 adalah 1,8 %, di Provinsi Lampung prevalensi katarak adalah 1,5%. Penatalaksanaan yang sering dilakukan pada katarak adalah dengan pembedahan. Di Indonesia, sekitar 80% dari pasien yang akan menjalani pembedahan melaporkan mengalami kecemasan. Teknik relaksasi yang biasanya digunakan adalah teknik relaksasi dengan imajinasi terbimbing (guided imagery). Tindakan operasi katarak di Rumah Sakit Mata Permana Sari meningkat jumlahnya dari tahun 2015 sebanyak 725 orang menjadi 952 orang pada tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi guide imagery dengan teknik relaksasi nafas dalamterhadap tingkat kecemasan pasien preoperasi katarak.Rancangan penelitian ini adalah pretest-postest with control group design, jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien preoperasi katarak  di RS. Permana Sari Bandar Lampung, dengan sampel sebanyak 42 responden. Uji hipotesis digunakan analisis uji T (Dependen Sample T-Test). Hasil penelitian diperoleh ada pengaruh teknik relaksasiguide imagery dalam penurunan tingkat kecemasan (p-value =0,000).Saran bagi tenaga kesehatan untuk dapat menerapkan teknik relaksasi guide imagerydalam asuhan keperawatan untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi katarak

    Pengaruh Senam Aerobik terhadap Profil Hematologi

    Get PDF
    Latihan aerobik dengan intensitas ringan hingga sedang akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Hal demikian akan memperbaiki dan memperlambat proses penurunan fungsi organ tubuh, serta dapat meningkatkan ketahanan tubuh terhadap serangan infeksi, sedangkan latihan aerobik dengan intensitas maksimal dan melelahkan berdasarkan penelitian dilaporkan terbukti dapat menyebabkan gangguan imunitas. Seorang atlet yang berlatih dengan intensitas latihan yang maksimal dan melelahkan untuk menghadapi suatu pertandingan, sering tidak dapat melanjutkan pertandingan karena sakit atau cedera. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh intervensi dari senam pagi terhadap profil hematologi tubuh. Penelitian ini merupakan penelitian praeksperimental dengan pendekatan one-grup pretest-postest design. Penelitian dilakukan di kampus AKBID Budi Mulya Palembang dan Laboratorium Hematologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang pada tanggal 02 November 2019. Intervensi yang diberikan berupa aktivitas senam pagi selama 60 menit. Besar sampel penelitian ini adalah 15 orang mahasiswi, rata-rata usia berkisar 19-21 tahun. Pada variabel leukosit terjadi peningkatan, sebelum 6,12 (103/mm3) dan sesudah 6,74 (103/mm3) P-value 0,00 < α (0,05), variabel hemoglobin terjadi peningkatan, sebelum 13,07 (gr/dL) dan sesudah 13,15 (gr/dL) P-value 0,39 > α (0,05), variabel eritrosit terjadi peningkatan, sebelum 4,36 (106/mm3) dan sesudah 4,37 (106/mm3) P-value 0,83 > α (0,05), variabel hematokrit terjadi peningkatan, sebelum 37,20 % dan sesudah 37,21 % P-value 0,98 > α (0,05), variabel trombosit terjadi peningkatan, sebelum 319,93 (103/mm3) dan sesudah 337,67 (103/mm3) P-value 0,00 < α (0,05). Pengaruh senam aerobik intensitas sedang sebelum dan sesudah terhadap profil hematologi memberikan peningkatan nilai pada seluruh profil hematologi (leukosit, hemoglobin, eritrosit, hematokrit dan trombosit). tetapi peningkatan nilai ini tidak memberikan kesan yang melebihi nilai ambang batas normal, ini menunjukkan bahwa dengan senam aerobik dengan intensitas sedang mampu merespon sistem seluler dengan baik di dalam tubuh, tanpa memberikan efek stressor bagi tubuh

    Pola Makan, Aktivitas Fisik dan Genetik Mempengaruhi Kejadian Obesitas Pada Remaja di SMK Wilayah Kerja Puskesmas Segiri

    No full text
    Background: Nutritional problems in adolescent need special attention because it greatly affects their growth and development. The prevalence of obesity according to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2020) is 13.5% in adolescents aged 16-18 years. Adolescents who are obese have a risk of health problems such as the heart and blood vessel systems. Purpose: This study aimed to determine the effect of diet, physical activity, and genetics of obesity in Vocational High School adolescents in the working area of Puskesmas Segiri. Methods: The research design was a 1:1 case-control with a total sample size of 110 adolescents. Data collection used the Food Frequency Questionnaire, Physical Activity Questionnaire for Adolescents, genetic questionnaires, and secondary data from anthropometric measurements. The data analysis used the chi-square test with a significant odds ratio of 0.05. Result: The results showed that there was a significant influence between diet and obesity in adolescents (p = 0.003), there was no significant effect between physical activity on the incidence of obesity in adolescents (p = 0.003). 0.820) and there is a significant influence between genetics on the incidence of obesity in adolescents (p = 0.000). Conclusion: Based on the results of the study, there is an influence between dietary pattern and genetic factors on the incidence of obesity, but physical activity does not affect there is no influence between physical activity on the incidence of obesity. Adolescents are advised to limit risky food and drink habits and can change healthy lifestyles.Abstrak. Latar belakang: Masalah gizi remaja perlu mendapat perhatian khusus karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Prevalensi obesitas menurut kemenkes RI (2020) yakni sebesar 13,5% pada remaja usia 16-18 tahun. Remaja yang mengalami obesitas memiliki risiko pada gangguan kesehatan seperti system jantung dan pembuluh darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pola makan, aktivitas fisik, dan genetik terhadap kejadian obesitas pada remaja SMK kelas X di wilayah kerja Puskesmas Segiri. Metode: Desain penelitian ini adalah case control 1:1 dengan jumlah sampel sebanyak 110 remaja. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire, Physical Activity Questionnaire for Adolescent, kuesioner genetik, dan data sekunder hasil pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji chi square dengan odds ratio dengan signifikan 0,05. Hasil: Penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara pola makan terhadap kejadian obesitas pada remaja (p=0,003), tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara aktvitas fisik terhadap kejadian obesitas pada remaja (0,820) dan terdapat pengaruh yang signifikan antara genettik terhadap kejadian obesitas pada remaja (p=0,000). Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh antara pola makan terhadap kejadian obesitas, tidak terdapat pengaruh antara aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas, dan terdapat pengaruh antara genetik terhadap kejadian obesitas. Dianjurkan para remaja dapat membatasi kebiasaan makanan minum yang berisiko dan dapat merubah gaya hidup sehat

    POTENSI EKONOMI DAN PENGELOLAAN SAMPAH PASAR DI KOTA BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Market’s solid waste that has accumulated can cause air pollution in the form of an odor that disturbs market visitors, traders, and residents around the market. Solid waste that has accumulated is a breeding place for disease vectors, such as flies, cockroaches, and mosquitoes.This research aims to solve the problem of market waste management in the city of Bandar Lampung. Primary data obtained from survey results and direct measurements, namely the volume of waste generation, type of waste, and the composition of waste. Secondary data were obtained from market managers.Market waste management has not used the concept of waste reduction and waste management mandated in the Bandar Lampung City Laws and Regulations, the average amount of waste generation throughout the market is 46,747 kg/day, the average per day of each market ranges from 3,438 -11,703 kg/day. The type and composition of waste is an organic waste of 84.48% and inorganic waste of 15.52%. The economic potential of all market waste is Rp. 12,938,816/day or Rp. 388,164,480/month and Rp. 4,657,973,760/year. It is necessary to plan 3R TPS and socialize waste management following the mandate of Law No. 18 of 2008 concerning Waste Management, as well as the Regional Regulation of the City of Bandar Lampung No. 5 of 2015 concerning Waste Management in the City of Bandar Lampung.Â

    1,645

    full texts

    1,715

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇