e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
Not a member yet
    1715 research outputs found

    Scoping Review: Dampak Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Memengaruhi Disfungsi Seksual Pada Wanita

    Get PDF
    Hormonal contraception is very effective in preventing pregnancy, but this contraception has various side effects. The objective is to determine how hormonal contraceptive use affects sexual dysfunction in women. In this research, the author follows the Arksey and O'Malley framework by identifying questions, identifying relevant articles, selecting and selecting papers, mapping data, discussing, concluding, and reporting results. The prism flowchart displays the flow of article searches on four databases: PubMed, Wiley, EBSCO, and ProQuest. This Scoping Review found 14 articles out of 1441 selected based on inclusion and exclusion criteria into three themes. Hormonal changes due to using Combined Hormonal Contraceptive (CHC) contraception negatively affect sexual life, namely increasing Sex Hormone Binding Globulin (SHBG) and decreasing free testosterone. The effect of hormonal contraceptives on female sexual dysfunction decreases libido, pleasure, orgasm, difficulty in lubrication, and vaginal dryness. Other factors affecting women's sexual function include age, education, premenopause, marital status, consumption of antidepressants, differences in partner age, income, and household harmony. CHC hormonal contraceptives cause sexual dysfunction in women due to decreased androgen hormones in the ovaries

    Coping and Stress Management Training as an Effort to Improve Stress Adaption Ability

    Get PDF
    Each interacts with the environment and gives a different response, namely a positive response and even a negative response because he considers that changing conditions is a pressure that causes stress and encourages individuals to respond to coping. The research objective was to determine the effectiveness of coping and stress management training in increasing the perception of stress in health levels before and after the intervention was given. The design used one group pre-post design. The population was 30 health cadres, and the sampling technique used total sampling. Before the activity, the respondents were given a questionnaire to determine stress levels, followed by training. The respondents applied stress management techniques within one month, after which a post-test was carried out. The instrument used the Perceived Stress Scale. The results showed that the mean stress adaptation of respondents before the intervention was 20.73, and the mean stress adaptation after the intervention was 7.83. Further analysis using a paired t-test showed a significant difference in stress adaptation between stress adaptations to health cadres before and after the intervention (p-value=0.001; Î

    KINERJA BEBERAPA VARIAN KULIT PISANG JENIS LOKAL TERHADAP REDUKSI BESI (Fe) DALAM AIR

    Get PDF
    Beberapa penelitian telah melaporkan kemampuan kulit pisang untuk mereduksi ion logam, karena kandungan selulosa dan asam galacturonic. Penelitian bertujuan mengeksplorasi kinerja kulit pisang dari empat varian tanaman lokal untuk mereduksi kandungan besi (Fe) dalam air. Penelitian menggunakan rancang acak lengkap faktorial, dengan dua kali ulangan. Kulit pisang dari empat varian lokal (muli, kepok, tanduk, dan janten), selanjutnya dibuat bubuk. Percobaan dilakukan pada tiga level dosis (10%, 20%, dan 30%) dan tiga level waktu kontak (2 jam, 4 jam, dan 6 jam). Kandungan Fe diukur sebelum dan sesudah perlakuan dengan metode spectrophotometry. Keseluruhan data dianalisis dengan Two-way ANOVA dan Tukey-test pada Alpha=5%. Penelitian mendapatkan keempat varian kulit pisang mampu mereduksi Fe dalam air sampel, Reduksi Fe dipengaruhi oleh varian pisang, dosis, waktu kontak, dan interaksi antara varian dengan dosis dan waktu. Kinerja reduksi terbaik diperoleh pada penggunaan kulit pisang kepok, dosis 30%, dan waktu kontak selama 6 jam, sebesar 69,23%. Penelitian telah berhasil mengeksplorasi empat kulit pisang lokal sebagai bahan baku adsorben Fe. Dari keempatnya, kulit pisang kepok menunjukkan kinerja terbaik. Penelitian lebih lanjut diharapkan untuk meningkatkan afinitas kulit pisang terhadap ion logam, termasuk sebagai adsorben logam berat

    PEMANFAATAN WEBSITE “PANTIK†(PANTAU JENTIK) DALAM PELAPORAN DATA PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES DI DESA DONOTIRTO KRETEK BANTUL

    Get PDF
    Pemantauan jentik nyamuk Aedes aegypti seringkali terkendala pada pelaporan hasil pemantauan yang tidak rutin. Sistem pelaporan digital berbasis android menjadi alternatif agar pelaporan dapat dilakukan secara mudah dan cepat. Penelitian menganalisis pemanfaatan website “Pantik†(Pantau Jentik) dalam pelaporan data hasil pemantauan jentik nyamuk Aedes aegypti. Penelitian bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 di Desa Donotirto, Bantul, Yogyakarta. Populasi penelitian adalah kader kesehatan Desa Donotirto (52 orang), dan seluruhnya diikutkan dalam penelitian. Data dikumpulkan dengan kuesioner, selanjutnya dianalisis untuk mengetahui tingkat pemanfaatan website. Hasil penelitian mendapatkan 35 (67,3%) responden menyatakan bahwa desain website menarik dan sangat menarik, sedangkan sisanya menyatakan tidak menarik 3 (5,8%) dan tidak jawab 14 (26,9%). Berdasarkan kesesuaian dengan tema, 33 (63,5%) responden menyatakan telah sesuai dan 4 (7,7%) tidak sesuai dengan tema. Mayoritas responden 51 (98,1%) menyatakan bahwa website mudah digunakan, dan 1 (1,9%) tidak memberi jawaban. Website “Pantik†sudah cukup baik dan layak untuk digunakan. Namun, perlu dilakukan perbaikan agar lebih menarik dan mudah digunakan

    Uji Fisikokimia dan Hedonik Formulasi Bolu Kukus Substitusi Tepung Pisang Ambon Sebagai Camilan Alternatif Pasien Hipertensi

    Get PDF
    Salah satu upaya untuk mengontrol tekanan tekanan darah yaitu pemberian penunjang pangan olahan. Bolu kukus dengan substitusi tepung pisang ambon dapat digunakan sebagai pangan olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji fisikokimia dan hedonik formulasi bolu kukus dengan substitusi tepung pisang ambon (Musa acuminata Colla). Metode penelitian menggunakan eksperimental posttest only design terhadap bolu kukus dengan substitusi tepung pisang ambon. Sampel penelitian ini yaitu bolu kukus substitusi tepung pisang ambon yang terdiri dari 3 formula dan 30 responden. Ketiga formula dilakukan pengujian fisikomia yang meliputi uji fisik organoleptis warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat penerimaan serta uji kimia yang meliputi kadar air, kadar abu, kadar abu tak larut asam, kadar lemak dan kadar gula. Analisa data menggunakan uji Kruskall Wallis dan dibandingkan dengan SNI 01-3840. Hasil yang didapatkan yaitu uji fisik organoleptis warna mendapatkan hasil coklat muda untuk F1 dan F2 serta warna coklat tua pada F3. Aroma dan rasa pada ketiga formulasi memiliki aroma khas pisang dan rasa manis. Tekstur F1 mendapatkan hasil yang lebih keras daripada F2 dan F3. Tingkat kesukaan ketiga formula terdapat perbedaan yang signifikan (sig Ï=40%, kadar abu dan abu tak larut asam pada ketiga formula menunjukkan hasi

    Analisis Waktu Sembuh Penderita Covid-19: Penelitian Multisenter

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 menimbulkan beban penyakit sangat tinggi. Hingga akhir Januari 2023 terdapat lebih 753 juta kasus konfirmasi global, dan pada awal April 2023 terdapat lebih 670 juta kasus konfirmasi serta lebih 161 juta kematian di Indonesia. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu sembuh penderita Covid-19 di RS. Ini adalah penelitian observasional analitik dengan metode retrospektif. Subyek penelitian adalah pasien konfirmasi Covid-19 dirawat di lima RS rujukan di propinsi Lampung pada 1 Juni-31 Agustus 2021. Sampel dipilih secara total sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi, Data diambil dari Rekam Medik pasien di RS. Analisis dilakuan dengan Uji Kaplan-Meier dan Cox Proportional Hazard. Sebanyak 1133 pasien menjadi sampel penelitian ini. Sebagian besar penderita berjenis kelamin laki-laki (61 %), berusia kurang 65 tahun (79,2 %), berpenghasilan tidak tetap (42,9%), tinggal di perkotaan (61,5 %), pendidikan lulus SMA (30,1%), kategori derajat gejala sedang (59,9 %), memiliki komorbid (58,1%) dan kondisi keluar RS adalah perbaikan klinis (48%). Median waktu sembuh 14 hari (95%CI:12,552-15,448). Variabel prediktor waktu sembuh yaitu derajat gejala (p-value< 0,001; AHR=2,423; 95%CI:1,815-3,235), dan usia (p-value=0,007; AHR=1,660; 95%CI:1,152-2,392). Penderita berusia kurang 65 tahun dengan derajat gejala sedang berpeluang paling besar untuk sembuh lebih cepat. Untuk mengetahui apakah komorbid tertentu menjadi prediktor waktu sembuh pasien Covid-19 diperlukan penelitian berikutnya

    Scoring Card for Characteristics of Mother, Child, and Environtment in Early Stunting Detection Efforts

    Get PDF
    Stunted children at an early age have lower fluid intelligence. 48.6% of children aged 7-8 years have less cognitive ability. This study uses a case-control research design. The sample in this study included 113 case groups and 113 control groups. The independent variables in this study were maternal anemia, Choric Energy Deficiency (CED) in pregnant women, pregnancy complications, maternal infection history, smoking habits, mother's height, age at pregnancy, mother's education, birth weight, birth length, gender of the baby, history of diarrheal infection, ARI, gestational age during pregnancy, birth gap, exclusive breastfeeding, weaning food, helminthiasis, child immunization, clean water, and family income. The dependent variable in this study is the incidence of stunting in children under five. The results showed that the variables related to stunting were maternal anemia, CED in pregnant women, mother's height, age at pregnancy, mother's education, birth weight, birth length, baby's gender, history of diarrheal infection, ARI, helminthiasis, and income. The analysis using the ROC obtained a confidence value of 8.5, which means very good, and the cut-off point that can be used in determining the risk of stunting is 8.5. It is necessary to socialize the use of stunting scoring cards to carry out early detection of toddlers to find out whether there is a risk of stunting so health workers can carry out proper assistance to apply the prevention efforts

    Eksplorasi Bakteri Asam Laktat dengan Aktivitas Antibakteri dari Urutan sebagai Kandidat Probiotik

    Get PDF
    Lactic Acid Bacteria (LAB) species grow naturally during the fermentation process of Urutans. This research aims to isolate LAB from Urutan and study its ability to inhibit pathogenic bacteria. According to FAO/WHO, antagonistic activity against enteric pathogenic microbes is one of the criteria for probiotic products. The research was conducted with an exploratory method at the Microbiology Laboratory of the Faculty of Medicine, Udayana University, from February to June 2020. The research samples were five Urutans from Urutan traders in Baturiti District, Tabanan-Bali. LAB was isolated using MRS agar media supplemented with 1% CaCO3. LAB suspects were further confirmed by catalase test and Gram staining. The results showed 326 isolates confirmed as LAB colonies with the characteristics of acidifying growth media, catalase-negative, and Gram-positive rods and cocci. Antibacterial activity test on isolates confirmed as LAB showed that 29 isolates inhibited Escherichia coli and 46 isolates inhibited Staphylococcus aureus. A total of 158 other isolates inhibited the growth of E.coli, and S. aureus, and 93 isolates showed no inhibitory activity on both. 158 LAB isolates that inhibit E.coli and S.aureus could be further studied and developed as probiotic candidates

    Risk Factors for Hypertension in Women of Childbearing Age

    No full text
    Hypertension can be triggered by a secondary cause, namely the use of hormonal contraceptives. Hormonal contraceptives contain the hormones estrogen and progesterone, resulting in a hormonal imbalance that leads to hypertension. This research aims to know the relationship between the duration of use and the type of hormonal contraceptives that can be associated with the incidence of hypertension. In Indonesia, the most common use of contraception is hormonal contraception (85.7%), including 139,342 injections (56.8%), 64,569 pills (26.3%), and 14,901 implants (6%). It is known that 216 out of 766 (28.19%) women of childbearing age who use hormonal contraceptives in the Telaga Dewa Health Center working area suffer from hypertension. Cross-sectional research design with a sample of 369 women of childbearing age. The type of hormonal contraception used, age, and blood pressure were obtained by secondary means from the midwife's register book. At the same time, primary door-to-door accepted length of use, education, employment, and number of children. It was found that the size of the use of hormonal contraceptives >5 years significantly related to the incidence of hypertension (p-value 0.000) with OR 2.685. The result will show how the relation of duration use and type of hormonal contraceptives can be associated with the incidence of hypertension. However, all types of hormonal contraceptives were not significantly related to the incidence of hypertension (p-value 0.223). The conclusion of the research is that age, occupation, education, parity, and use of hormonal contraception can be causes of hypertension in women of childbearing age

    Kondisi Sanitasi Dasar Rumah dan Perilaku Masyarakat Dalam Penggunaan Jamban di RW 08 Kelurahan Ampel Kota Surabaya Tahun 2023

    Get PDF
    Sanitasi dasar yang tidak diterapkan dengan baik dapat menimbulkan penyakit diare. Pada tahun 2022 jumlah rumah tidak sehat di wilayah RW 5 Sukomanunggal Baru PJKA sebanyak 191 rumah dari 353 rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi sanitasi dasar rumah dengan kejadian diare di wilayah RW 5 Sukomanunggal Baru PJKA. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi yang digunakan yaitu semua rumah penderita diare selama 5 bulan terakhir tahun 2022 yang tercatat di Puskesmas Simomulyo. Pengambilan sampel dilakukan dengan Simple Random Sampling. Besar sampel kasus sebanyak 36 dan sampel kontrol 36. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, kemudian diuji dengan Chi square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan signifikan antara sarana penggunaan jamban dengan kejadian diare (P=0,000), ada hubungan antara pengelolaan sampah dengan kejadian diare (P =0,033), ada hubungan antara saluran pembuangan air limbah dengan kejadian diare (P =0,018). Kesimpulannya adalah penggunaan jamban, pengelolaan sampah dan SPAL berhubungan signifikan dengan kejadian diare. Disarankan maasyarakat dapat membersihkan jamban menggunakan desinfeksi, tempat sampah yang digunakan diberi tutup dan dikosongkan setiap 1x24 jam, serta melakukan kerja bakti seminggu sekali untuk membersihkan SPAL yang digunakan

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Jurnal Poltekkes Tanjungkarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇