Journal Widya Mandala Catholic University Surabaya / Jurnal Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Not a member yet
4152 research outputs found
Sort by
PENGARUH ESG DISCLOSURE TERHADAP KINERJA KEUANGAN DIMODERASI DENGAN GENDER DIVERSITY
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ESG disclosure terhadap kinerja keuangan dengan moderasi gender diversity. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pengujian hipotesis. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah ESG disclosure, variabel dependen adalah kinerja keuangan yang diproksikan dalam ROA t+1. Penelitian ini menggunakan variabel moderasi yaitu gender diversity dan variabel kontrol yaitu umur perusahaan. Objek penelitian ini adalah perusahaan pertambangan dan manufaktur yang terdaftar di BEI dan ESG score-nya diukur oleh Bloomberg pada periode 2018-2021. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ESG disclosure tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan gender diversity mampu memperkuat pengaruh ESG disclosure terhadap kinerja keuangan
PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
Pada era normalisasi akibat merebaknya virus Covid-19, perusahaan tetap dipaksa beradaptasi untuk mempertahankan eksistensinya. Keberhasilan kinerja perusahaan dalam situasi dan kondisi seperti itu sangat penting karena pertumbuhan laba yang baik dan konstan berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha perusahaan dalam jangka panjang. Good Corporate Governance menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai tujuan dari perusahaan sehingga Good Corporate Governance sendiri memiliki arti yaitu suatu konsep yang menjunjung tinggi pentingnya hak pemegang saham dalam hal mendapatkan informasi dengan benar, akurat, dan tepat waktu. Desain penilitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengujian hipotesis secara empiris. Penelitian ini bersifat kuantitatif betujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance khususnya pengaruh Dewan Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan perusahaan manufaktur yang diukur dengan ROA. Kinerja keuangan menjadi prestasi manajemen perusahaan dalam menjalankan fungsi dan pengelolaan aset beserta sumberdaya perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi ukuran dewan direksi, dewan komisaris dan komite audit. Variabel dewan direksi diukur dengan jumlah anggota dewan direksi yang ada pada perusahaan. Dewan komisaris diukur berdasarkan jumlah anggota dewan komisaris terdiri dari komisaris dan komisaris independen. variabel komite audit diukur dengan jumlah anggota komite audit yang ada pada perusahaan.Tujuan dilakukan Penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh mekanisme corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan (ROA). Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dengan periode 2019-2021. Uji pada penelitian meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi dan uji multikollinearitas. Hasil uji t data mengambarkan titiknya sesuai atau menyesuaikan dengan garisnya dimana telah sesuai dengan kriteria yang ada. Maka disimpulkan bahwa data dari penelitian ini terdistribusi normal, tidak terjadi heterokedastisitas dan model regresi tersebut baik, data yang dihasilkan panel sehingga tidak perlu dilakukan uji autokorelasi. Uji multikolineritas terpenuhi karena tidak terjadi multikolineritas pada setiap variabel independen. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti bahwa pada variabel independent dewan direksi memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan, dewan komisaris tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan dan Variabel komite audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan
THE ACCOUNTABILITY OF VILLAGE FUNDS AND INTERNAL CONTROL
Research Purposes. This study aims to examine the variables that affect accountability for village fund management in Kedu District. The role and competence of village apparatus are the factors tested in this study, with the internal control system as the moderating variable.Research Methods. To get the results, this study selected village device respondents based on the purposive sampling method. The results of 132 respondents were involved in this study. The data obtained is processed using Partial Least Square (PLS).Research Results and Findings. This research reveals that the role of village apparatus has no influence on the accountability of village fund management. Meanwhile, the competence of village apparatus has a positive influence on the accountability of village fund management. In addition, in the context of moderation, the internal control system has an influence on the role of village apparatus and accountability of village fund management. Meanwhile, the internal control system cannot affect the relationship between the competence of village apparatus and accountability of village fund management
Analisis Preferensi Konsumen pada Produk Vandka: Full-Profile Conjoint Analysis
Industri fashion menjadi salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat di Indonesia hingga saat ini. Perkembangan fashion yang semakin cepat akibat berbagai faktor membuat preferensi konsumen terhadap fashion semakin beragam pula. Vandka merupakan salah satu brand fashion yang baru bergerak di industri fashion. Vandka menawarkan produk hoodie dengan banyak variasi model, jenis kain, warna dan harga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap produk Vandka melalui atribut gaya, jenis kain dan harga. Hasilnya dapat digunakan untuk pengembangan produk dan mengefisiensikan operasional dari Vandka. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Surabaya, Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Surabaya yang berusia 18-25 tahun, memiliki hoodie atau sejenisnya, pernah melihat dan memegang produk Vandka secara langsung. Penelitian ini menggunakan metode conjoint analysis untuk mengukur preferensi konsumen dan menghasilkan 9 profil produk melalui orthogonal design untuk dinilai oleh responden melalui skala likert. Hasil uji Reliabilitas, Validitas dan Goodness of fit dari penelitian ini menyatakan bahwa hasil penelitian ini valid, dapat diterima serta reliable. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa atribut jenis kain adalah atribut yang paling disukai oleh konsumen dan menjadi atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam membeli produk hoodie. Sementara set profil yang paling disukai oleh konsumen adalah gaya classic, jenis kain cotton fleece, warna neutral dan harga Rp 150.000-240.000
PENGARUH KEPERCAYAAN (TRUST) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DI TOKOPEDIA
Penelitian ini bertujuan menguji signifikansi pengaruh positif kepercayaan terhadap keputusan pembelian perlengkapan rumah tangga secara online di Tokopedia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini ditetapkan sebanyak 100 responden. Berdasarkan hasil dari pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai  sebesar 5,725  sebesar 1,66039 dan memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka penelitian ini mendukung hipotesis yaitu kepercayaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian online perlengkapan rumah tangga. Artinya apabila kepercayaan yang terdiri dari objek, atribut, dan manfaat yang diberikan baik maka dapat mempengaruhi tingkat keputusan pembelian online perlengkapan rumah tangga oleh pengguna Tokopedia di kota Maadiun.This study aims to examine the significance of the positive influence of trust on purchasing decisions for household equipment online on Tokopedia. This research uses quantitative methods. The number of samples in this study was set at 100 respondents. Based on the results of testing the hypothesis showing that the value of 5.725 is 1.66039 and has a significance value of 0.000 <0.05, this study supports the hypothesis that trust has a significant and positive effect on purchasing decisions online household equipment. This means that if the trust consisting of objects, attributes, and benefits provided is good, then it can affect the level of purchasing decisions for online household appliances by Tokopedia users in Madiun
Uji Mutu Fisik dan Analisis Nilai Sun Protection Factor (SPF) Krim Tabir Surya Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.)
Solar radiation can cause negative effects on human skin such as skin pigmentation, skin cancer, sunburn and aging, so protection is needed, one of which is sunscreen use. Moringa leaves (Moringa oleifera L.) contain flavonoid, secondary metabolite which is effective as photoprotectors because of their ability to absorb UV light and can be formulated into cream preparations. The aim of this research was to evaluate the physical quality and SPF value of 3 Moringa leaf extract cream formulas. The results of the physical quality evaluation for homogeneity, pH and organoleptics have met the requirements. Spreadibility test shows that formula I has a spreading power per load of between 5-6.23cm. The viscosity test showed that all formulas had good average viscosity results, namely formula I 23111 cPs, formula II 22670 cPs, and formula III 20170 cPs. The largest SPF test result was formula III which contained 5% extract which had a value of 4.8653 with medium SPF potential
A Systematic Review of Unfolding Teacher voices on Advantages and Difficulties in Implementing Merdeka Curriculum
The Merdeka Curriculum, introduced to replace the 2013 Curriculum, aims to improve educational quality in Indonesia. This systematic literature review explores teachers’ perspectives on the Merdeka Curriculum, focusing on the advantages and difficulties of its implementation. The findings show that while teachers hold a generally positive view of the curriculum, recognizing its potential to enhance learning outcomes, they face significant challenges in areas such as planning, executing lessons, and assessments. Teacher readiness is often deemed only sufficient, highlighting the need for further training to improve understanding and implementation skills. Despite these obstacles, the curriculum offers benefits, particularly in fostering student-centered learning and providing teachers with greater autonomy in designing educational activities. The study concludes that while the Merdeka Curriculum holds promise, its successful implementation requires addressing teacher preparedness and resource gaps
EXPRESSIVE SPEECH ACTS IN DHARMANN’S SERIAL
Comprehending the theory of speech acts is very important in communication because everyone needs to understand each other. Communication might involve a lot of interactions containing expressive speech acts, especially in the entertainment world. This research aims to identify the types of expressive speech acts and to describe the function of each type of expressive speech act in DharMann’s serial show on YouTube. This research is classified as qualitative descriptive research. The data of this research were utterances that contain expressive speech acts found in the DharMann’s channel videos. Collecting data was collected by transcribing the English subtitles of DharMann’s videos, classifying the type of expressive speech acts, and the last is coding the data. Furthermore, the data analysis technique was based on Kreidler’s (2013) classification of expressive speech acts. The collected data were classified based on the types of expressive speech acts. After that, the functions of each type were described based on the pragmatics contexts.
The result described the five types of expressive speech acts used by the characters from DharMann’s videos, such as attitude, apologizing, praising, thanking, and congratulating. Attitude functions to make the interlocutor understand what the speakers feel. Apologizing functions as a form of self-acceptance for a mistake that has been made. Furthermore, praising functions to make the person being praised feel comfortable and happy while thanking functions to show gratitude and respond to statements made by the speaker. Then, congratulation functions as a form of appreciation for someone's achievement. The most dominant type of expressive speech act was attitude. This fact strengthens the theory which states that expressive speech acts are used to express feelings related to psychological conditions. Congratulating is rarely found because the contexts related to one’s achievement are limited. Through expressive speech acts, the speaker's sincerity is conveyed so that the listener can believe in what the speaker has said. In general, expressive speech acts are used on the serial show to trigger viewers’ emotions as a part of entertainment
Prediktor Kualitas Tidur Pada Lansia Penderita Penyakit Kronis Dengan Komorbiditas di Panti Werdha
Pendahuluan: Lansia rentan mengalami penyakit kronis akibat penuaan yang mampu memicu stres psikologis. Stres merupakan prediktor terkuat dari kualitas tidur yang buruk. Terkadang, penyakit kronis yang muncul lebih dari satu, dimana penyakit penyerta disebut komorbiditas. Penelitian ini bertujuan menganalisis prediktor kualitas tidur pada lansia penderita penyakit kronis dengan komorbiditas pada setting panti werdha. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi adalah semua lansia penderita penyakit kronis dengan komorbiditas di salah satu panti werdha di Surabaya. Sampel adalah total populasi (n=30). Instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) digunakan dalam pengumpulan data. Uji regresi linear dan ordinal digunakan untuk menganalisis data (α=0,05). Hasil: Mayoritas responden adalah lansia laki-laki (57%), manula (87%), menderita diabetes mellitus (60%) dengan komorbiditas asma (36%), dan kualitas tidurnya buruk (90%). Prediktor kualitas tidur yang terbukti signifikan pada kelompok populasi ini adalah onset tidur (p=0,000) dan rasa kantuk saat aktivitas (p=0.000). Pembahasan: Latensi tidur dan disfungsi siang hari merupakan prediktor kualitas tidur yang signifikan pada kelompok populasi ini. Kesimpulan: Mayoritas item dalam PSQI tidak mampu mengkaji kualitas tidur lansia yang memiliki penyakit kronis dengan komorbiditas, kecuali item 2 dan 7 tentang onset tidur dan rasa kantuk saat aktivitas.