Journal Widya Mandala Catholic University Surabaya / Jurnal Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Not a member yet
4152 research outputs found
Sort by
Gambaran kepatuhan lansia dalam pencegahan penularan Covid-19: Studi Kualitatif
Introduction: Most of the world's population is elderly. Older people are a vulnerable group during the Covid-19 period. An older adult will experience decreased cognitive abilities, physiological functions, physical fitness and body immunity. Older adults with chronic or comorbid illnesses are significantly more susceptible than others. Purpose: This study aims to explore the description of elderly compliance in preventing transmission of Covid-19 so that it brings benefits, especially in the field of nursing, so that it can improve the quality of life of older people in the future. Research method: This qualitative study with Colaizzi data analysis involving 10 participants in Surabaya. Results: In-depth interviews conducted with respondents resulted in 4 themes, namely: 1) Health protocols followed by older adults; 2) Sources of information on how to prevent transmission; 3) Factors supporting transmission prevention measures. Conclusion: Education and training programs regarding disease prevention strategies, the long effects of covid, and how to distinguish between hoaxes and valid information from the internet are highly recommended.Keywords: elderly; prevention of transmission; covid-1
INOVASI KEMASAN PRODUK DAN PELABELAN UNTUK MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH PADA PRODUK CWIE MIE DI DESA PLINTAHAN
Permasalahan yang ada pada UMKM Kantin Bu Ayu adalah Packaging produk cwie mie masih menggunakan packaging yang tidal memiliki niali estetika. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah umtuk memberikan pelatihan terkait manajemen pengemasan produk untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara langsung. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, memberikan solusi terhadap UMKM berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan pada kegiatan promosi, tersedianya kemasan yang higienis, ekonomis, bersih dan rapi, tersedianya merek pada kemasan dengan desain yang menarik dan informasi yang lengkap dalam melakukan kegiatan promosi.
KAJIAN APLIKASI PIGMEN ANTOSIANIN DALAM SMART PACKAGING
Smart packaging secara umum terbagi menjadi dua yaitu active packaging dan intelligent packaging. Active packaging tidak hanya berfungsi untuk melindungi makanan dari kontaminasi, namun juga dapat memperlambat kerusakan makanan akibat faktor eksternal seperti mikroba dan kondisi atmosfer lingkungan penyimpanan. Intelligent packaging merupakan kemasan yang memuat indikator secara eksternal atau internal untuk memberikan informasi mengenai kualitas makanan di dalam kemasan. Penambahan indikator cerdas dapat membantu konsumen untukmengetahui penurunan kualitas produk selama proses distribusi dan penyimpanan. Salah satu bahan yang dapat diaplikasikan dalam kedua kemasan tersebut adalah antosianin. Antosianin terbukti dapat digunakan sebagai indikator dalam intelligent packaging karena mampu mendeteksi perubahan kualitas makanan akibat sensitivitasnya terhadap pH. Antosianin dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam active packaging sehingga memperpanjang umur simpanmakanan karena memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi dan dapat mencegah pertumbuhan mikroba. Maka, penulisan makalah ini bertujuan untuk mengkaji aplikasi berbagai jenis antosianin dalam kemasan sebagai smart indicator dan active agent untuk mengetahui kondisi kualitas dan memperpanjang umur simpan makanan.
PENGARUH HEALTH CONSCIOUSNESS DAN PERSONAL ATTITUDE TERHADAP PURCHASE INTENTION CALON KONSUMEN UMKM HYGGE DI SURABAYA
The objective of this study is to ascertain the potential for purchase among individuals in Surabaya who exhibit a proclivity for hygiene. By examining the influence of health consciousness and personal attitude on the purchase intention of potential hygiene consumers in Surabaya, researchers can determine strategies to increase the interest of Surabaya residents and boost sales of hygiene products. The advent of the COVID-19 pandemic has precipitated a shift in lifestyle, with individuals previously exhibiting low health awareness. Following the pandemic, there has been a notable increase in awareness and consciousness of health issues, with many individuals adopting healthier lifestyles by consuming nutritious foods and drinks. Hygge is a start-up business in Surabaya. This business was established to address the issue of insomnia, which affects a significant proportion of the population, particularly those in the productive age bracket. The research method employed in this study is quantitative research conducted in Surabaya with a sample size of 126 respondents. The thesis research process and data collection were conducted between September 2023 and February 2024. The sampling technique utilized was purposive sampling, and the data collection technique involved the administration of an online questionnaire based on a Likert scale. The data analysis technique employed was multiple linear regression using IBM SPSS Statistics 26. The object under study is potential Hygge customers in Surabaya. The results of multiple linear regression analysis indicate that personal attitude variables exert a positive and significant influence on purchase intention. In contrast, health consciousness variables do not demonstrate a positive and significant effect on purchase intention
PENGARUH INTEREST TOWARD HEALTHY DRINK, SELF EFFICACY DAN HEALTH ORIENTION PADA PRODUK BISNIS RINTISAN
Healty drinks are increasingly favored by the public, this is driven by people who are increasingly aware of health so that they have an orientation towards health. This research aims to prove the effect of Interest in Healthy Drink, Self Efficacy, Health Orientation on Purchase Intention on new health drink products developed by a startup business called Nutribit. This research is quantitative research with purposive sampling technique. The sample of this study were 169 people who live in the cities of Surabaya and Sidoarjo, aged 18 - 65 years, and have never bought Nutribit products. Data collection was done through Google form. The collected data were analyzed using multiple liner regression with IBM SPSS Statistic 26 software. The results of this study indicate that the variable Interest in Healthy Drink has a positive and significant effect on Purchase Intention is accepted, while Self Efficacy and Health Orientation have a positive and significant effect on Purchase Intention is rejected
PELATIHAN PEMBUATAN KUE BROWNIES UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI DESA BETRO SIDOARJO
Ketahanan pangan adalah salah satu issue yang besar di Indonesia, terutama di masa setelah pandemi COVID-19, perang dan perubahan iklim dimana bahan baku makanan menjadi langka. Indonesia termasuk negara yang bergantung kepada bahan baku tepung gandum yang diimpor dari luar negeri untuk membuat mie dan berbagai macam variasi kue. Sementara, Indonesia mempunyai banyak sumber pangan seperti umbi-umbian. Indonesia mempunyai berbagai macam umbi-umbian seperti suweg, porang, talas, uwi, gembili, gembolo, ganyung, dan garut yang ketersediaanya sangat berlimpah. Oleh karena itu, tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Industri Elektro dan Kimia Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) tergerak untuk memberikan penyuluhan kepada komunitas di Desa Betro yang tidak beruntung namun memiliki banyak sumber umbi-umbian. Dalam pelaksanaannya, pertama, tim menyediakan pelatihan pembuatan tepung dari umbi. Kedua, tim juga mengajarkan bagaimana cara membuat kue brownies menggunakan tepung umbi. Tim juga mengajarkan bagaimana menghitung harga pokok produksi dan profit. Akhirnya, tim buka order dan melalui media sosial. Hasil yang didapatkan setelah kegiatan ini adalah, Komunitas Desa Betro, Sedati, Sidoarjo mengetahui cara penepungan, pembuatan brownies, perhitungan harga pokok produksi dan menjualnya. Dengan kegiatan ini diharapkan, tim dapat berkontribusi dengan menaikkan taraf ekonomi komunitas Desa Betro, Sedati, Sidoarj
PENGARUH FLEKSIBILITAS KEUANGAN DAN VOLATILITAS LABA TERHADAP STRUKTUR MODAL
Capital structure is an important topic for companies, because it can affect company performance and value. In the context of increasingly tight business competition, companies must develop effective strategies, one of which is through good capital structure management. The capital structure is a combination of long term debt and equity, which is very important in funding company operations. Companies must carefully balance the proportion of debt and equity to achieve an optimal capital structure. Choosing the right capital structure can prevent a company from serious financial risks. Mistakes in choosing this structure can result in excessive debt burden, potentially causing financial distress or bankruptcy. There are several factors that can influence capital structure, namely the first is financial flexibility and earnings volatility. The research conducted aims to examine financial flexibility and earnings volatility on capital structure. This study uses quantitative research by conducting hypothesis testing. The independent variables used in this study are financial flexibility and profit volatility. The dependent variable in this study is capital structure. The objects of this study are all non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2023. The analysis technique used in this study is multiple regression analysis. The results of this study explain that financial flexibility has a negative effect on capital structure and earning volatility does not have an effect on capital structure.Struktur modal merupakan topik yang penting bagi perusahaan, karena dapat mempengaruhi kinerja dan nilai perusahaan. Dalam konteks persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan harus mengembangkan strategi yang efektif, salah satunya melalui pengelolaan struktur modal yang baik. Struktur modal merupakan kombinasi antara utang jangka panjang dan ekuitas berguna dalam mendanai operasional perusahaan. Perusahaan harus secara cermat menyeimbangkan proporsi utang dan ekuitas untuk mencapai struktur modal yang optimal. Pemilihan struktur modal yang tepat dapat menghindarkan perusahaan dari risiko finansial yang serius. Kesalahan dalam memilih struktur ini dapat mengakibatkan beban utang yang berlebihan, berpotensi menyebabkan financial distress atau kebangkrutan. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi struktur modal yaitu yang pertama fleksibilitas keuangan dan volatilitas laba. Penelitian yang dilakukan bertujuan dalam menguji fleksibilitas keuangan dan volatilitas laba terhadap struktur modal. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan melakukan pengujian hipotesis. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah fleksibilitas keuangan dan volatilitas laba. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah struktur modal. Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2021-2023. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa fleksibilitas keuangan memiliki pengaruh negatif terhadap struktur modal dan volatilitas laba tidak memiliki pengaruh terhadap struktur modal
Perception and Challenge for Integrating ICT in English Language Teaching
AbstractThe field of education has seen a significant change due to information and communication technology (ICT). Education ministries worldwide have already approved the integration of ICT into educational systems. Since a decade ago, English Language Teaching (ELT) has been integrated with information and communication technology (ICT) in secondary schools. Adoption of and efforts for integration ICT in ELT differ significantly from the state of an actual implementation. The study seeks to investigate the attitudes of English teachers at the secondary level regarding ICT integration in Communicative Language Teaching (CLT) as well as the variables that prevent its implementation. The article also makes an effort to look at the difficulties English instructors in secondary schools have in successfully integrating ICT into their classrooms. In an effort to assess instructors' attitudes on using ICT in ELT. The result shows teachers' attitudes towards ICT-integrated CLT 79.62%, which obtained the “high” category, and another aspect was 75.91%, which got the “high” sort in facing challenges due to the implementation of ICT. Overall, 77% of teachers achieved good scores in all aspects.
Uji Eksperimental Respon Konsumen terhadap Penerimaan Produk Cookies Sorgum Mauurasa
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respon konsumen terhadap Cookies Sorgum "Mauurasa", sebuah alternatif camilan sehat yang berbasis bahan pangan lokal. Sorgum dipilih sebagai bahan utama ka-rena kandungan utamannya bisa menggantikan karbohidrat serta mengandung serat, dan protein. Untuk meningkatkan nilai gizi, produk ini juga diperkaya dengan tepung oat dan chia seed. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan melibatkan 100 mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya sebagai re-sponden. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan uji organoleptik dan daya terima konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan respon positif terhadap rasa, aroma, dan tek-stur Cookies Sorgum Mauurasa. Indikator aroma mencatat skor tertinggi dengan rata-rata 382,60, diikuti rasa sebesar 376,40, dan tek-stur sebesar 366,60. Namun, indikator warna memperoleh penilaian netral dengan rata-rata skor 331,00. Respon netral ini diidentifikasi sebagai hasil dari proses pemanggangan yang belum optimal dan desain kemasan yang kurang menarik. Responden juga mengapresiasi konsep ukuran one-bite, tetapi menyarankan adanya diversifikasi ukuran kemasan untuk memenuhi preferensi konsumen yang lebih luas
ANALYSIS OF PERFORMANCE EVALUATION OF THE SOUTH NIAS REGENCY GOVERNMENT REVIEWED FROM FINANCIAL STATEMENT INFORMATION
The objective is to examine the financial performance of local governments from various aspects, including the Regional Financial Independence Index, Regional Financial Dependence Index, Fiscal Decentralization Degree Index, Regional Original Revenue Effectiveness Index, PAD Efficiency Index, Regional Tax Effectiveness Index, Regional Tax Efficiency Index, and Regional Owned Enterprises Contribution Degree Index. This study is a quantitative descriptive study involving the Research Subject of the Financial statements of the Regional Government of South Nias Regency for the period 2013-2022. The results of the index research on regional financial independence have an average value of 2.06%, and can be categorized as still relatively low. The average regional financial dependence is 85.96%, and it can be said that it is still high. The average decentralized ratio is 12.06%, and can be categorized as low. The average effectiveness rate of PAD is 68.02% which is quite high. The average efficiency rate of PAD is 46% which is quite high. The average local tax efficiency rate of 1% is included in the ineffective category. The average local tax efficiency rate of 2% is included in the very good / efficient category. The ratio of BUMD contribution rate shows an average value of 1%, and the contribution received by BUMD is still low.Tujuan untuk mengkaji performa keuangan Pemerintah Daerah dari berbagai aspek, yang meliputi Indeks Kemandirian Keuangan Daerah, Indeks Ketergantungan Keuangan Daerah, Indeks Derajat Desentralisasi Fiskal, Indeks Efektivitas Pendapatan Asli Daerah, Indeks Efisiensi PAD, Indeks Efektivitas Pajak Daerah, Indeks Efisiensi Pajak Daerah, dan Indeks Derajat Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah. Studi ini merupakan studi deskriptif kuantitatif yang melibatkan Subjek Penelitian laporan Keuangan pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan untuk periode Tahun 2013-2022. Hasil penelitian indeks terhadap kemandirian keuangan daerah memiliki nilai rata-rata yakni 2,06%, dan dapat dikategorikan masih tergolong rendah sekali. Rata-rata ketergantungan keuangan daerah sebesar 85,96%, dan dapat dikatakan masih tinggi. Rata-rata rasio desentralisasi sebesar 12,06%, dan dapat dikategorikan rendah. Rata-rata tingkat efektivitas PAD yakni 68,02% yang tergolong cukup tinggi. Rata-rata tingkat efisiensi PAD sebesar 46% yang tergolong cukup tinggi. Rata-rata tingkat efisiensi pajak daerah sebesar 1% termasuk dalam kategori tidak efektif. Rata-rata tingkat efisiensi pajak daerah sebesar 2% termasuk dalam kategori sangat baik/efisien. Rasio tingkat kontribusi BUMD menunjukkan nilai rata-rata sebesar 1%, dan kontribusi yang diterima BUMD masih rendah