Journal Widya Mandala Catholic University Surabaya / Jurnal Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Not a member yet
    4152 research outputs found

    Pendampingan Product Improvement Dan Business Development Bagi Umkm Desa Ngrambe, Ngawi

    Get PDF
    Pembangunan berkelanjutan diwilayah pedesaaan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menyoroti pelaksanaan program Community Engagement for Development (CED) 2024 di Desa Ngrambe, Ngawi, Jawa Timur, yang bertujuan memberdayakan UMKM lokal melalui pendekatan berbasis Participatory Action Learning and Action Research (PALAR). Desa Ngrambe memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kuliner, namun menghadapi kendala seperti keterbatasan akses pasar, produksi, promosi, dan pencatatan keuangan. Program CED melibatkan mahasiswa lokal dan internasional untuk berbagi pengetahuan tentang product improvement, pengembangan usaha, dan strategi pemasaran yang berbasis teknologi. Tahapan program mencakup survei kebutuhan, workshop dan seminar persiapam, live-in, dan pendampingan intensif kepada UMKM. Hasilnya menunjukkam peningkatan signifikan, termasuk inovasi kemasan, efisiensi produksi, dan pengembangan branding produk. Studi ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi multidisipliner dalam memberdayakan UMKM untuk meningkatkan daya saing, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan komunitas pedesaan.Pembangunan berkelanjutan diwilayah pedesaaan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menyoroti pelaksanaan program Community Engagement for Development (CED) 2024 di Desa Ngrambe, Ngawi, Jawa Timur, yang bertujuan memberdayakan UMKM lokal melalui pendekatan berbasis Participatory Action Learning and Action Research (PALAR). Desa Ngrambe memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kuliner, namun menghadapi kendala seperti keterbatasan akses pasar, produksi, promosi, dan pencatatan keuangan. Program CED melibatkan mahasiswa lokal dan internasional untuk berbagi pengetahuan tentang product improvement, pengembangan usaha, dan strategi pemasaran yang berbasis teknologi. Tahapan program mencakup survei kebutuhan, workshop dan seminar persiapam, live-in, dan pendampingan intensif kepada UMKM. Hasilnya menunjukkam peningkatan signifikan, termasuk inovasi kemasan, efisiensi produksi, dan pengembangan branding produk. Studi ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi multidisipliner dalam memberdayakan UMKM untuk meningkatkan daya saing, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan komunitas pedesaan

    Sistem Pembesaran Kepiting di Lahan Minimalis dengan Energi Surya

    Get PDF
    The Ondomohen Village has a plan for a new venture, which is crab farming. This idea emerged because crab seeds can be easily and cheaply obtained from the Wonorejo mangrove forest, the growth period is relatively short, the maintenance process is easy, and the market price of crabs is significantly higher than that of successfully cultured fish. The crab cage model will use an apartment-style (multi-tier) method, making it suitable for small spaces above existing fish ponds. To save on costs, a solar-powered system (PLTS) will be used for water circulation, which needs to operate 24 hours a day. The crab cages are modified from 20 10-liter jerry cans, each housing one crab, placed on a rack with five tiers, at a height of 2 meters. To circulate water, a 40W AC submersible pump, capable of reaching a height of 2.8 meters, will be used. To implement different treatment methods, two irrigation systems with two pumps will be designed, so the required solar panel capacity is 100 WP.Kampung Ondomohen memiliki wacana untuk usaha baru yaitu pembesaran kepiting. Ide ini timbul karena bibit kepiting dapat diperoleh dengan mudah dan murah di hutan mangrove Wonorejo, masa pembesaran cukup singkat, proses perawatan mudah, dan harga jual kepiting jauh lebih tinggi daripada ikan yang telah berhasil dibudidayakan. Model sangkar kepiting akan digunakan metode apartemen (bertingkat) sehingga dapat diterapkan di lahan yang sempit diatas kolam ikan yang telah ada. Untuk penghematan biaya, maka diterapkan PLTS untuk sistem sirkulasi air yang harus dilakukan 24 jam. Sangkar kepiting dimodifikasi dari jerigen 10 liter sebanyak 20 buah untuk 20 kepiting yang ditempatkan pada rak terdiri dari 5 lantai dengan ketinggian 2 meter. Untuk itu digunakan pompa celup AC 40W yang dapat mencapai ketinggian 2,8 meter. Untuk memberikan perlakuan yang berbeda, maka dirancang 2 sistem pengairan dengan 2 pompa, sehingga panel surya yang dibutuhkan cukup 100WP

    AKTIVITAS MIKROORGANISME PADA PROSES FERMENTASI SERTA KERAGAMAN SENYAWA FLAVOR KEJU CHEDDAR

    Get PDF
    Keju cheddar adalah salah satu produk olahan susu yang paling populer dan dapat dikonsumsi secara langsungatau diolah lagi menjadi campuran masakan. Proses pembuatan keju cheddar melibatkan penambahan enzim rennet agarterbentuk curd serta penambahan kultur starter untuk menghasilkan asam laktat dan flavor yang diinginkan. Bakteri AsamLaktat (BAL) yang digunakan sebagai kultur starter bersifat homofermentatif, sementara BAL non-starter tumbuh seiringberjalannya ripening dan dapat bersifat homofermentatif ataupun heterofermentatif. Kombinasi dari metabolit-metabolityang dihasilkan dari aktivitas BAL menghasilkan flavor keju cheddar yang khas dan kompleks. Ripening merupakan tahapyang penting karena pembentukan flavor keju cheddar terjadi pada tahap ini. Kajian ini mengulas tentang aktivitas BALselama proses pembuatan keju cheddar serta keragaman senyawa flavor yang ada pada keju cheddar. Aktivitas utama BALmeliputi glikolisis dan proteolisis, sementara aktivitas lipolisisnya tergolong rendah. Senyawa yang memberikan rasa padakeju cheddar sebagian besar didapat dari proses proteolisis. Sedangkan, senyawa yang berkontribusi terhadap aroma kejucheddar cenderung berasal dari produk lipolisis, yaitu asam lemak. Akan tetapi, senyawa-senyawa turunan protein dankarbohidrat seperti aldehida, keton, ester, dan asam karboksilat dapat berkontribusi pula pada flavor keju cheddar. Kejuyang dibuat dari susu mentah memiliki senyawa flavor yang lebih beragam dibandingkan yang dibuat dari susu pasteurisasikarena aktivitas BAL non-starter yang tinggi selama ripening. Kata Kunci: Keju, Cheddar, Fermentasi, Mikroorganisme, Flavo

    Implementasi Algoritma Perhitungan Cicilan Pinjaman Dengan Metode Perulangan Do-While Dalam Bahasa C

    Get PDF
    Sistem penghitung cicilan komputer adalah sebuah aplikasi atau program yang dirancang khusus untuk menghitung secara otomatis jumlah cicilan yang harus dibayar oleh individu atau perusahaan terkait suatu pinjaman. Sistem ini menjadi alat yang sangat penting dalam dunia keuangan karena mempercepat proses perhitungan cicilan dengan hasil yang lebih akurat dan transparan. Dengan menggunakan sistem ini, pengguna dapat melakukan simulasi berbagai skenario keuangan berdasarkan jumlah pinjaman, suku bunga, dan jangka waktu pembayaran, memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk pengambilan keputusan finansial yang lebih baik. Program ini memungkinkan pengguna untuk menghitung cicilan bulanan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka, sehingga dapat membantu menghindari beban keuangan yang berlebihan. Sistem ini juga mempermudah perhitungan total pembayaran hingga akhir periode cicilan. Dalam implementasinya, kami menggunakan bahasa pemrograman C dengan variabel-variabel seperti principal (pokok pinjaman), interestRate (suku bunga), monthlyInstallment (cicilan bulanan), totalAmount (jumlah total), months (lama pinjaman), dan loop untuk menghitung siklus pembayaran. Program ini memberikan kenyamanan, kepastian, dan kontrol dalam pengelolaan cicilan

    PENGARUH SELF-ESTEEM TERHADAP LONELINESS PADA WANITA EMERGING ADULTHOOD YANG BELUM PERNAH MEMILIKI PASANGAN

    Get PDF
    Emerging adulthood is a transition period from the adolescent stage to the adult stage. Emerging adults go through a crises of intimacy vs isolation. One of the developmental tasks at emerging adulthood is to start an intimate relationships by getting a partner. Individuals who fail at this stage might experience loneliness. Women are emotionally more sensitive so that loneliness generally occurs in women. Loneliness is related to self-esteem, where self-esteem is an individual's perception about positive or negative view of themselves. This study was aimed to determine whether there was an influence of self-esteem on loneliness in female emerging adults who have never had a partner. This study used incidental sampling technique and involved seventy one women in emerging adulthood who had never had a partner. The self-esteem variable is measured using 2 indicators, namely self-acceptance and self-worth. Meanwhile, the loneliness variable is measured from 4 indicators, namely affective, motivation, behavior and social problems which are arranged using a Likert scale. The results of the normality, linearity and homoscedasticity tests were met. Based on the results of simple regression analysis, the value F = 40.859 was obtained with a significance value of 0.000 (p < 0.05) which shows that there is a negative and significant influence of self-esteem on loneliness in emerging adulthood women who have never had a partner, where the higher the self-esteem as women emerge into adulthood, the lower their feelings of loneliness will be, and vice versa. The equation of the line formed is y = 74.231 - 1.099x. It is also known that the self-esteem variable contributes 37% to the loneliness variable

    Strategi Komunikasi Dewan Kesenian Daerah Sidoarjo dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Budaya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pariwisata Dewan Kesenian Daerah (Dakesda) Sidoarjo dalam mempromosikan wisata budaya yang ada di Sidoarjo. Eksplorasi strategi komunikasi pariwisata menjadi penting karena sampai saat ini wisata budaya di Sidoarjo masih tertinggal dibandingkan dengan kota-kota di sekitarnya, seperti Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, dan Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus, yakni memfokuskan riset pada fenomena spesifik, yaitu strategi komunikasi pariwisata yang dilakukan oleh Dakesda Sidoarjo. Adapun informan kunci dalam penelitian ini adalah ketua umum, ketua program, dan ketua bidang kebudayaan Dakesda Sidoarjo. Data yang didapat melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam pada informan kunci kemudian ditriangulasikan dengan sumber lain seperti keterangan dari akademisi, pebisnis yang terlibat dalam pariwisata, media, dan juga wisatawan, selain juga dilakukan konfirmasi keabsahan data melalui dokumentasi selama riset ini berlangsung. Hasil penelitian ini ada dua, pertama, strategi komunikasi pariwisata Dakesda menggunakan model penta helix, dimana setiap even kebudayaan yang mengarah pada promosi wisata budaya dikolaborasikan oleh Dakesda Sidoarjo dengan program kerja akademisi, pemerintah, komunitas, media, dan pebisnis. Kedua, promosi wisata budaya yang dilakukan oleh Dakesda Sidoarjo selalu melibatkan generasi muda. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan kebudayaan lokal pada generasi muda agar wisata budaya di Sidoarjo diketahui secara massif dan berkelanjutan. Selain itu, Dakesda Sidoarjo sedang menyiapkan paket wisata edukasi museum kebudayaan sebagai respon terhadap kebijakan pemerintah terkait pembelajaran luar ruang yang dinilai masih kurang mengenalkan sejarah dan kebudayaan lokal pada generasi muda

    Review Artikel: Keragaman Actinomycetes Laut Indonesia Sebagai Sumber Senyawa Antibiotik Baru

    Get PDF
    Infeksi mikroba patogen merupakan penyebab penyakit paling umum dalam dunia medis. Hasil studi menunjukkan bahwa adanya infeksi bakteri merupakan salah satu hambatan dalam proses penyembuhan yang sering ditemukan dalam perawatan pasien dengan Luka Kaki Diabetes. Salah satu upaya pencegahan pada penyakit infeksi yang disebabkan oleh mikroba patogen adalah menggunakan antimikrobial seperti antibiotik. Review artikel ini dilakukan dengan melakukan kajian literatur ilmiah melalui pencarian literatur menggunakan database Google Scholar, PudMed, dan Science Direct dengan kata kunci “marine”, “Actinomycetes”, “Actinobacteria”, “Antimicrobial”, “Indonesia”. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai keragaman dan strain Actinomycetes laut Indonesia yang menghasilkan senyawa metabolit sekunder sebagai antimikroba. Data menunjukkan bahwa terdapat keragaman Actinomycetes laut Indonesia yang tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia. Sampel yang diisolasi diperoleh dari berbagai sampel seperti sedimen, tanah rhizosfer mangrove, lumpur, juga ditemukan berasosiasi dengan rumput laut, lamun, alga merah, timun laut, invertebrata, dan spons. Actinomycetes laut Indonesia yang ditemukan didominasi oleh genus Streptomyces, Micromonospora, Nocardiopsis, dan Micrococcus. Actinomycetes laut lainnya yaitu tergolong ke dalam genus Pseudonocardia, Dermacoccus, Nocardiopsis, Verrucosispora, Kytococcus, Corynebacterium, Brachybacterium, Pseudonocardia, Virgibacillus, Labrenzia, dan Halomonas. Actinomycetes laut tersebut dilaporkan menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antimikroba sehingga sangat berpotensi sebagai sumber senyawa antibiotik baru

    Pengaruh Gugus Hidroksi pada Sintesis Senyawa 4,4’-Dihidroksibenzalaseton dan Aktivitasnya sebagai Antioksidan

    No full text
    Dibenzalacetone and their derivatives, , 4,4’ dihydroxydibenzalacetone are curcumin analogs that have antioxidant activity. The effect of hydroxyl group on the synthesis reaction is proven by comparing the synthesis results yield of dibenzalacetone with 4,4’-dihydroxydibenzalacetone. Both compounds are synthesized through the Claisen-Schmidt condensation reaction using sodium hydroxide as the catalyst. The synthesis results were tested for purity by melting point tests and thin layer chromatography, and structure identification tests were carried out using infrared spectrophotometry. The results of the study showed that the percentage yield of dibenzalacetone was greater than 4,4’-dihydroxydibenzalacetone, which was 67.29% and 24.51%, respectively. The presence of hydroxyl groups can increase the density of the benzene ring and facilitate the reaction of the carbonyl group of 4-hydroxybenzaldehyde, including the Cannizaro reaction. The Cannizaro reaction can occur in aldehyde compounds without alpha hydrogen, such as benzaldehyde, where some of the aldehyde will undergo oxidation and some will undergo reduction. As a result, the amount of aldehyde that reacts with acetone decreases so that the yield obtained is lessthan dibenzalacetone. Antioxidant testing was carried out using the DPPH method and expressed as an IC50 value, then compared with curcumin and vitamin C. Although it does not show greater antioxidant activity than curcumin or vitamin C, the presence of hydroxyl groups in 4,4' dihydroxydibenzalacetone can increase antioxidant activity compared to dibenzalacetone which does not have a hydroxyl group. This is proven by the IC50 value of the compound 4,4'-dihydroxydibenzalacetone which is lower than dibenzalacetone, which is 3.9588 mM and 66.5503 mM, respectively

    PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT: A DETERMINING FACTOR OF AUDITOR PERFORMANCE?

    Get PDF
    Research Purposes. This study aims to examine the effect of salary, motivation, and organizational culture on auditor performance, with perceived organizational support as a moderating variable. Research Methods. This research uses a quantitative descriptive approach with a survey method. The sample used was 90 auditors who work in Semarang City. Data analysis was performed with multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA). Data processing using IBM SPSS version 27 Research Results and Findings. The results showed that salary and motivation had a significant effect on auditor performance, and organizational culture had no effect on auditor performance. Meanwhile, perceived organizational support as a moderating variable shows that it strengthens motivation and organizational culture on auditor performance. However, the perceived organizational support variable cannot moderate the effect of salary on auditor performance. The practical implication of this research is that organizations, especially the Public Accounting Firm (KAP), need to pay more attention to efforts to increase the support felt by auditors

    RELATIONSHIP OF BODY MASS INDEX WITH THE SEVERITY OF PRIMARY KNEE OSTEOARTHRITIS IN THE ELDERLY AT PHC SURABAYA HOSPITAL

    No full text
    Backgorund: Osteoarthritis is a disease characterized by abnormalities in bones and joints, known as a degenerative condition because it is frequently encountered in the elderly. Factors that increase the risk of osteoarthritis include age, excessive joint usage, anatomical structural abnormalities, humoral, genetic, metabolic factors, trauma, Body Mass Index (BMI), endocrine disorders, primary joint diseases, and cultural factors. One modifiable risk factor is Body Mass Index.Objective: Analyzing the relationship between Body Mass Index and the severity degree of primary knee osteoarthritis in the elderly at PHC Surabaya Hospital.Method: This research employs an analytical study approach with an observational study type using a cross-sectional research design. Data analysis is conducted using SPSS version 26.Results: Out of the 36 samples in this study, 35 (97%) patients with primary knee osteoarthritis in the elderly were female, and 1 (3%) patient was male. The most common severity level of primary knee osteoarthritis was grade III (47.2%). The analysis of the relationship between Body Mass Index and the severity of primary knee osteoarthritis in the elderly at PHC Surabaya Hospital yielded a p- value of 0.187.Conclusion: There is no significant relationship between Body Mass Index and the severity degree of primary knee osteoarthritis in the elderly at PHC Surabaya Hospital

    3,513

    full texts

    4,152

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Widya Mandala Catholic University Surabaya / Jurnal Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇