JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
    6212 research outputs found

    Evaluating Claim Settlement in Islamic Life Insurance through the Lens of Maqasid al-Shariah: Evidence Insurance Compnay in Central Java Branch

    No full text
    This study aims to evaluate the claim settlement process of the Brilliance Hasanah Sejahtera life insurance product at PT Asuransi XXX, Central Java Branch, through the lens of Maqasid al-Shariah. Employing a qualitative descriptive method, the research examines whether the operational mechanisms of Islamic life insurance claims reflect Shariah compliance and contribute to social welfare (maslahah). Data were collected through interviews, observations, and documentation from both company representatives and policyholders. The findings reveal that the claim settlement procedure—comprising claim notification, submission of documents, verification, and payment—has been implemented in accordance with Islamic principles, emphasizing transparency, fairness, and efficiency. The analysis identifies that PT Asuransi XXX embodies the objectives of Maqasid al-Shariah primarily through the dimension of hifzh al-mal (protection of wealth), while simultaneously supporting other objectives such as hifzh al-din, hifzh al-nafs, hifzh al-aql, and hifzh al-nasl. The study concludes that the company’s claim settlement process reflects the realization of dharuriyat (essential needs), promoting justice and trust in Islamic financial services

    Kajian Teoritik Pengaruh Perbandingan Penggunaan Aftercooler ATAAC Dengan JWAC Terhadap Performa Engine Alat Berat

    No full text
    Abstrak Aftercooler merupakan salah satu component pada air system yang berfungsi untuk menurunkan temperature udara bertekanan pada component turbocharger yang akan masuk ke combution chamber, aftercooler dengan jenis jacket water aftercooler (JWAC) jauh lebih efisien dalam perpindahan panas dan kinerja menurunkan temperature secara keseluruhan dibandingkan dengan air to air aftercooler (ATAAC). Keunggulan ini disebabkan oleh karakteristik perpindahan panas air sebagai medium pendingin yang lebih baik. Sistem air to water menghasilkan suhu udara masuk yang lebih rendah, kepadatan udara yang lebih tinggi yang berarti lebih banyak molekul oksigen masuk ke dalam combution chamber yang mengoptimalkan percampuran udara dan fuel yang seimbang dan pada akhirnya, efektivitas aftercooler yang lebih besar. Perbedaan efek pendinginan ini menyebabkan jacket water aftercooler mempertahankan kepadatan udara yang lebih tinggi.  Dengan menurunkan temperature udara bertekanan secara efektif, aftercooler dengan sistem air to water membantu mencegah terjadinya knocking, memungkinkan pembakaran bahan bakar yang lebih sempurna, dan berpotensi meningkatkan kinerja unit alat berat.   Kata kunci: Aftercooler, ATAAC, efektif , JWAC, temperatur

    Penggunaan Algoritma Support Vector Machine untuk Menganalisis Sentimen Mengenai Generasi Z di Dunia Kerja Pada Pengguna Media Sosial X

    No full text
    Generasi Z dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di platform X.  Banyak unggahan yang membahas generasi Z di dunia kerja, dengan sentimen yang beragam, baik positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi polaritas sentimen tersebut dan menguji kinerja algoritma Support Vector Machine (SVM) dalam analisis sentimen dengan berbagai pembagian data. Proses klasifikasi meliputi tahapan text preprocessing, ekstraksi fitur menggunakan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF), resampling dataset dengan metode SMOTETomek, dan selanjutnya klasifikasi menggunakan SVM. Penelitian dilakukan dengan tiga perbandingan data training dan testing, yaitu 70:30, 80:20, dan 90:10. Algoritma SVM diuji dengan empat jenis kernel: linear, polynomial, Radial Basis Function (RBF), dan sigmoid, serta tiga nilai parameter cost (C), yaitu 0,1; 1; dan 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif lebih dominan dibandingkan sentimen positif. Akurasi tertinggi, yaitu 0,931, diperoleh pada rasio 90:10 dengan kernel linear dan C=1

    Classification of Columbina's Tier on Genshin Impact Game Using Softmax Classification

    No full text
    Video game is  industry that had been reached by certain amount of people. Example of famous video game is Genshin Impact. Every player allowed to control character inside Genshin Impact's virtual world, player allowed to exploring world even combat. Every character in Genshin Impact had their own tier. Using Softmax Classification, this study going to claffisify Columbina's tier. After using Softmax Classification, Columbina has a chance to classified as SS tier. Video game telah menjadi industri yang dikenal banyak masyarakat. Salah satu video game yang banyak dikenal oleh kalangan masyarakat yaitu Genshin Impact. Setiap pemain dapat mengendalikan karakter dalam lingkungan virtual Genshin Impact, mulai dari menjelajah dunia hingga bertempur. Dalam Genshin Impact setiap karakter yang bertempur memiliki tingkat kekuatan (tier). Menggunakan klasifikasi Softmax, penelitian ini akan melakukan klasifikasi terhadap karakter Columbina. Setelah menggunakan klasifikasi Softmax, kekuatan Columbina berpeluang masuk ke dalam tier SS

    Analisa Air Umpan Boiler Dengan Parameter Potential Hydrogen (pH) Dan Kesadahan Studi Kasus di PT. XYZ

    No full text
    Analisa air umpan Boiler merupakan salah satu indikasi yang digunakan untuk proses boiler. Proses boiler dalam PT. XYZ berguna untuk proses operasional Perusahaan. Air umpan boiler diperlukan untuk memastikan proses boiler berjalan dengan baik. Proses boiler menghasilkan uap panas pada tekanan konstan. Air umpan ini akan di suplai ke boiler untuk mengubah menjadi uap air. Sehingga air yang masuk perlu diuji agar boiler dapat beroperasi dengan baik. Pengujian air umpan boiler yang dilakukan ini berupa cek pH dan kesadahan. Metode penelitian di lakukan dengan melakukan pengujian langsung pada hari yang sama proses boiler beroperasi. Pengujian yang dilakukan adalah  uji pH dan kesadahan air. Pengujian pH dan Kesadahan nantinya menjadi titik ukur air sebelum masuk ke dalam boiler. Hasil yang diperoleh adalah 9,4- 9,9 dan kesadahan berkisar 15-20 ppm. Kesadahan dan pH yang masuk dalam air umpan boiler menunjukkan trace/aman sesuai dengan standar dari PT XYZ.  &nbsp

    Analisis Konsep Non Maleficience pada Pasien dengan Diabetes Melitus

    No full text
    Background. Non-maleficence is an ethical principle in the field of nursing. This concept is often used in patient care in carrying out or providing nursing actions.  Non-maleficence in patients with diabetes mellitus refers to actions that do not cause harm or harm to the patient Methods. Analyze this concept carried out with the help of literature on non-maleficence obtained throughGoogle Scholar and Online Books database. The keywords used are "Concept of non-maleficence" and "diabetes mellitus patients". Year of publication of books and articles used from 1979 to 2023. Results. In Indonesia, DM is the 3rd largest cause of death with a percentage of 6.7 percent, after stroke, which is 21.1 percent, and heart disease, which is 12.9 percent. In 2013, the prevalence of DM in Indonesia was 1.5%, while in 2018 it reached 2.0%. Based on age categories, the largest number of DM sufferers are in the age range 55-64 years and 65-74 years. In addition, more DM sufferers in Indonesia are women (1.8%) than men (1.2%). Then, for areas of residence, more diabetes mellitus sufferers are in urban areas (1.9%) compared to rural areas (1.0%) Conclusion. Concept analysis was carried out using the methods and steps proposed by Walker and Avant 2011. Methods of identifying the attributes, antecedents and consequences of nonmaleficence. Non Maleficence is an ethical obligation not to cause harm intentionally or through negligence without any justifiable reason, the principle of action should be in accordance with procedures to ensure safety considering benefits

    Mediating Role of Job Satisfaction in the Relationship Between Islamic Work Ethics and Employee Retention in the Islamic Banking Sector

    No full text
    This research examines the mediating effect of job satisfaction on the Islamic Work Ethics (IWE) and employee retention practices relationship in the context of the Islamic banking industry in Pakistan. The analysis is anchored on the Social Exchange Theory, which attempts to answer how the observance of IWE enhances satisfaction and leads to retention. A self-administered structured questionnaire was given to employees in different Islamic banks and a total of 252 responses were received and deemed valid. The study is quantitative in nature and uses SEM analysis through AMOS and SPSS to assess the direct and indirect effects of the variables. The results of the study indicate a strong positive relationship between Islamic Work Ethics as a practice and job satisfaction as well as employee retention. In addition, job satisfaction was shown to partially mediate the relationship between IWE and retention, which indicates that organizations need to pay attention to policies that encourage ethical behavior at work. These findings suggest that HR and managerial practitioners in Islamic financial institutions need to formulate strategies that foster employee retention on ethical grounds while improving their satisfaction levels

    Kajian kualitas layanan Kantin Halal Soedirman dengan metode Importance Performance Analysis (IPA)

    No full text
    Kantin Halal Soedirman merupakan kantin percontohan halal dan penopang Zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) universitsa perlu meningkatkan kepuasan pelanggan melalui kajian kualitas layanan kantin. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat kepentingan dan kinerja atribut kualitas pelayanan kantin dengan menggunakan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Sebanyak 100 responden disurvei dengan menggunakan teknik accidental, snowball, dan purposive sampling. Variabel kualitas pelayanan yang diteliti terdiri dari 1) bukti fisik, 2) keandalan, 3) daya tanggap, 4) jaminan, dan 5) empati. Tahapan uji adalah uji validitas dan reabilitas kuisioner serta metode IPA. Hasil survei menunjukkan bahwa karakteristik konsumen Kantin Halal Soedirman didominasi mahasiswi yang berbelanja berkelompok, membeli makanan berat dan minuman. Atribut yang memliki tingkat kepentingan tinggi tapi kinerja yang rendah meliputi konsistensi penyajian (rasa, kualitas), kecepatan pelayanan, kenyamanan kantin dan sumberdaya staf kantin. Sedangkan atribut yang sudah berkinerja baik dan penting adalah kebersihan dan keterampilan karyawan. Standarisasi pelayanan dan pelatihan perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik

    Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Turut Serta Melakukan Penganiayaan Yang Menyebabkan Mati Oleh Penyidik Kepolisian (Studi Putusan Nomor 205/Pid.B/2023/PN.PWT)

    No full text
    Praktik penyidikan kadang tidak mencerminkan profesionalisme, seperti dalam Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto No. 205/Pid.B/2023/PN.PWT, tiga anggota polisi dipenjara karena turut serta menganiaya tersangka hingga meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi hukum atas akibat kematian dan turut serta dalam kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan. Berdasarkan hasil kajian, diperoleh temuan bahwa konstruksi akibat baik berupa pidana maupun akibat lain yang melekat pada profesi, timbul karena terpenuhinya unsur dalam Pasal 351 ayat (3) KUHP dan ketentuan lain dalam peraturan kepolisian, sedangkan konstruksi turut serta terbentuk karena adanya kerja sama sadar dan pelaksanaan fisik bersama. Tindakan Para Terdakwa telah memenuhi unsur penganiayaan yang menyebabkan kematian serta dilakukan secara bersama-sama, sehingga masing-masing dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas kematian korban. Namun, Jaksa Penuntut Umum perlu mencantumkan ketentuan mengenai pemberatan pidana dalam dakwaan dan tuntutan, serta perlu adanya pertimbangan pengadilan yang lebih rinci dalam membedakan bentuk turut serta secara proporsional, sehingga hal tersebut dapat menjadi perhatian dalam penyusunan perkara serupa.  Praktik penyidikan kadang tidak mencerminkan profesionalisme, seperti dalam Putusan Pengadilan Negeri Purwokerto No. 205/Pid.B/2023/PN.PWT, tiga anggota polisi dipenjara karena turut serta menganiaya tersangka hingga meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi hukum atas akibat kematian dan turut serta dalam kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta putusan pengadilan. Berdasarkan hasil kajian, diperoleh temuan bahwa konstruksi akibat baik berupa pidana maupun akibat lain yang melekat pada profesi, timbul karena terpenuhinya unsur dalam Pasal 351 ayat (3) KUHP dan ketentuan lain dalam peraturan kepolisian, sedangkan konstruksi turut serta terbentuk karena adanya kerja sama sadar dan pelaksanaan fisik bersama. Tindakan Para Terdakwa telah memenuhi unsur penganiayaan yang menyebabkan kematian serta dilakukan secara bersama-sama, sehingga masing-masing dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas kematian korban. Namun, Jaksa Penuntut Umum perlu mencantumkan ketentuan mengenai pemberatan pidana dalam dakwaan dan tuntutan, serta perlu adanya pertimbangan pengadilan yang lebih rinci dalam membedakan bentuk turut serta secara proporsional, sehingga hal tersebut dapat menjadi perhatian dalam penyusunan perkara serupa

    Ketidakpastian Pembayaran Oleh Terpidana dalam Pelaksanaan Pidana Denda dan Perintah Restitusi

    No full text
    Ketidakpastian pembayaran oleh terpidana dalam pelaksanaan pidana denda dan perintah restitusi menghambat efektivitas peradilan pidana Indonesia, menciptakan konflik antara hak korban atas ganti rugi dan keterbatasan finansial terpidana, dengan realisasi hanya sekitar 40% dari total denda yang dijatuhkan seperti Rp40 miliar dari Rp100 miliar. Penelitian menganalisis evolusi pidana denda dari KUHP lama (Pasal 30-34) hingga KUHP Nasional (Pasal 78-84) yang memungkinkan pembayaran mencicil, sita-lelang aset, serta pengganti pidana pengawasan atau kerja sosial, sementara restitusi berkembang melalui UU LPSK dan UU TPKS dengan mekanisme LPSK, konsinyasi, serta prioritas pembayaran meski masih fragmentaris dan bergantung inisiatif baik. Penyebab utama mencakup kelemahan regulasi, minim profesionalisme aparat, kurang data aset, dan hambatan operasional, yang berdampak pada diskriminasi ekonomi, trauma berkepanjangan korban, beban administratif negara, serta melemahnya kepercayaan publik. Solusi direkomendasikan meliputi sinkronisasi perundang-undangan, simplifikasi pengajuan restitusi, pidana tegas tanpa subsidair, perampasan aset terpidana, dan integrasi restitusi ke KUHP Nasional guna mewujudkan paradigma keadilan restoratif, dengan kontribusi analisis mendalam pasca-reformasi hukum yang mengisi celah studi sebelumnya

    5,026

    full texts

    6,212

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇