JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
Not a member yet
    6212 research outputs found

    Edukasi Bahaya Listrik dan Pencegahannya Bagi Anak-Anak di SDN 1 Sidakangen, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini merupakan kegiatan edukasi tentang bahaya listrik serta pencegahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan khalayak sasaran anak-anak usia sekolah dasar (SD) di SD Negeri 1 Sidakangen, Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga. SD Negeri 1 Sidakangen saat ini memiliki peserta didik dengan jumlah total 175 anak dengan rincian 91 laki-laki dan 84 perempuan. Jumlah tenaga pendidik saat ini ada 7 orang guru dengan 2 tenaga kependidikan. Saat ini anakanak usia SD belum mendapatkan pembelajaran tentang bahaya listrik dan pencegahannya, namun dalam keseharian dilingkungan mereka baik dirumah maupun di sekolah sudah banyak ditemukan instalasi jaringan listrik dan bahkan banyak diantaranya yang sudah memanfaatkan listrik dalam aktivitas kesehariannya. Ketidakpahaman anak-anak tentang bahaya listrik serta pencegahannya merupakan salah satu penyebab sering terjadinya kecelakaan diakibatkan listrik khususnya pada anak-anak serta masyarakat secara umum. Hal ini pun juga sering terjadi pada orang dewasa yang tidak paham tentang bahaya listrik dan pencegahannya. Selain itu, tidak tersedianya sumber daya yang memadai bagi sekolah dasar khususnya SD Negeri 1 Sidakangen untuk memberikan edukasi tentang bahaya listrik bagi anak-anak didiknya merupakan permasalahan tersendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengenalan dan edukasi sejak dini bagi anak-anak tentang listrik serta bahaya yang diakibatkannya guna mengurangi resiko kecelakaan akibat bahaya listrik dan pencegahannya khususnya pada anak-anak usia SD. Pelaksanaan kegiatan PKM ini menerapkan metode pemaparan (presentasi), simulasi / demo alat, poster dan diskusi. Hasil pelaksanaan kegiatan ini diperoleh bahwa anak-anak SD Negeri 1 Sidakangen menjadi lebih paham akan bahaya listrik dan pencegahannya

    Pengembangan Budidaya Ekologis Inpago Unsoed Protani Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan Desa Bojanegara, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga

    Get PDF
    Ketahanan pangan desa menjadi dasar ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan yang berkelanjutan di desa memerlukan peran akademisi melalui pendayagunaan hasil riset dan inovasi teknologi. Inovasi teknologi varietas unggul berkandungan protein tinggi Inpago Unsoed Protani dengan budidaya ekologis dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan Desa Bojanegara Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Penguasaan teknologi pengendalian hayati hama dan penyakit tanaman, budidaya alternatif di lahan sawah dan penguatan pengetahuan anggota Kelompok Tani Tirto Margo Mulyo tentang kesehatan dalam aktivitas pertanian menjadi tujuan dari program PKM Berbasis Riset tahun kedua ini. Program dilaksanakan dalam bentuk bimbingan teknologi, pendampingan teknologi budidaya ekologis dan Farm Field Day/sarasehan. Peningkatan kompetensi mitra selama 8 (delapan) bulan pelaksanaan program (Februari - Agustus 2024) diukur kemajuannya menggunakan kuisioner dan pengamatan kondisi pertanaman di lapang. Sebagian besar anggota Kelompok Tani Tirto Margo Mulyo  (92,5%) melakukan pengendalian hama dan penyakit tanaman menggunakan pestisida kimia sintetis dengan intensitas penyemprotan 4 – 5 kali dalam satu musim tanam. Setelah program PKM Berbasis Riset tahun II dilaksanakan, pengetahuan petani tentang pemanfaatan musuh alami untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman dalam budidaya ekologis Inpago Unsoed Protani meningkat 88,10% dan petani mulai menggunakan biopestisida dan memanfaatkan musuh alami melalui penanaman refugia. Pengetahuan petani tentang budidaya alternatif di lahan sawah meningkat 95,2%. Di akhir program petani yang menanam komoditas lain di samping padi di lahan sawah meningkat 66,67%. Wawasan petani tentang upaya antisipasi gangguan kesehatan dalam beraktivitas pertanian meningkat 78,57%. Peningkatan produktivitas Inpago Unsoed Protani dan varietas padi lainnya, konsistensi kelompok tani menanam Inpago Unsoed Protani selama tiga tahun menjadi indikasi berhasilnya alih teknologi kepada Kelompok Tani Tirto Margo Mulyo Desa Bojanegara Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga melalui program PKM Berbasis Riset ini. Pengembangan budidaya ekologis untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan  lebih lanjut dilakukan Desa Bojanegara secara mandiri, bersinergi dengan program pemerintah melalui dinas terkai

    PENDAMPINGAN SMALL GROUP DISCUSSION TENTANG PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI TRIAS UKS DI MTS AL MASRURIYAH BATURADEN

    Get PDF
    Latar Belakang: Remaja rentan terhadap berbagai masalah, termasuk masalah kesehatan reproduksi. Data awal menunjukkan prevalensi perilaku berisiko pada remaja seperti merokok, anemia, PMS, dan bullying. Pendidikan kesehatan reproduksi seharusnya disertakan dalam implementasi trias UKS. Namun demikian, UKS MTs Al Masruriyah belum melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi. Metode: Kegiatan dilakukan dengan metode small group discussion dan diikuti oleh 30 remaja. Peserta terbagi menjadi 4 kelompok kecil dan setiap kelompok dipandu oleh seorang moderator dan notulen. Media KIE yang digunakan adalah booklet, slide, dan poster. Keberhasilan kegiatan dilihat melalui peningkatan skor sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan p-value sebesar 0,000, yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan intervensi SGD terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Rata rata skor pre-test dan post-test mengalami perubahan dari 7 (pre-test) menjadi 8 (post-test). Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti SGD tentang kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan: Pembinaan Small Group Discussion terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Penerapan SGD perlu diperluas ke populasi remaja yang lebih luas untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi yang positif

    Penerapan Model Eduwisata Circular Economy Pertanian Terpadu untuk Mengembangkan Unit Pengolah Sampah pada Bumdes Bina Usaha Desa Salem Kecamatan Salem

    No full text
    Desa Salem di Kecamatan Salem Kabupaten Brebes saat ini mempunyai permasalahan sampah karena keterbatasan tenaga, sarana, dan prasarana. Sampah rumah tangga yang terangkut sekitar 1200 kg/hari dan sampah pasar 300 kg/hari. Sampah dikelola dengan cara dibakar, hal ini  telah menyebabkan hanggar terbakar. Oleh karena itu perlu upaya pengelolaan sampah yang efektif dan efisien. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah Unit pengelola sampah Bumdes Bina Usaha.  Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah: (1) meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Salem tentang pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan, (2) tersusunnya peraturan desa tentang pengelolaan sampah, (3) menghasilkan pengolahan sampah organik yang optimal sehingga mampu memproduksi maggot atau kasgot, (4) perbaikan hanggar sampah, (5) menyediakan peralatan yang memadai untuk pengolahan sampah organik, (6) mengembangkan sumber daya manusia yang trampil dalam mengolah sampah organik menjadi maggot/kasgot (7) menghasilkan sumber daya manusia yang handal dalam  manajemen usaha, khususnya dalam manajemen produksi, keuangan, dan pemasaran produk hasil pengolahan sampah. Model pendekatan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendekatan partisipatoris melalui transfer informasi, pelatihan, dan pendampingan kepada kader pengelola sampah yang diteruskan kepada masyarakat melalui pertemuan-pertemuan tingkat RT/RW. Kegiatan PkM Pengelolaan sampah organik melalui agen biokonversi berbasis maggot BSF ini merupakan program yang dapat menginisiasi circular economy di Desa Salem

    Optimalisasi Pengolahan Sampah melalui Pencucian Asap pada TPST Gawa Berkah

    Get PDF
    Pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sering kali menghasilkan asap yang berpotensi mencemari lingkungan. TPST Gawa Berkah merupakan salah satu TPST yang berperan penting dalam pengolahan sampah di daerah setempat, namun masih dihadapkan pada masalah polusi udara akibat asap dari pembakaran sampah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif pencemaran udara melalui penerapan teknologi pencucian asap (wet scrubber) yang dapat menyaring dan mengurangi kandungan zat berbahaya sebelum asap dilepaskan ke udara. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kualitas udara di sekitar TPST dan efisiensi pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan

    PEMANFAATAN E-LATTER GUNA PENINGKATAN PELAYANAN ADMINISTRASI DI DESA TINGGARJAYA KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS

    Get PDF
    Desa Tinggarjaya termasuk wilayah Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Desa ini berada di pusat kota yang berada di kabupaten Banyumas, Desa Tinggarjaya memiliki 10 RW dan 47 RT, mengingat kelurahan yang terletak di pusat kota, menjadikan kelurahan ini belum ditemukan produk desa, lokasi wisata desa dan komoditi unggulan. Jumlah penduduk Desa Tinggarjayasebanyak 10.529 jiwa, Dimana Tingkat Pendidikan Masyarakat 10% Pendidikan sekolah dasar dan menengah, 20% Pendidikan tinggi dan 70% Pendidikan menengah atas, hamper 80% penduduk yang bekerja baik swasta maupun pemerintahan. Permasalahan yang dihadapi desa mitra yang dihadapi yaitu pemerintah Desa Tinggarjaya melakukan pembuatan surat dinas secara manual, sehingga yang muncul dalam problem dokumen kelurahan adalah data yang tercecer dan kapasitas ruang arsip yang digunakan terbatas. Bertolak dari permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka metode yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut adalah melalui metode pelatihan dan pendampingan/supervisi yang partisipatif. Kegiatan pengabdian kini telah dilaksakan secara keseluruhan dengan presentase sebesar 70%. Bersamaan adanya program pengabdian masyarakat ini, tentunya telah membawa banyak sekali manfaat dan hasil positif bagi banyak pihak khususnya bagi mitra yaitu desa Tingarjaya Kecamatan Jatilawang kabupaten Banyumas. Tim telah menyalurkan bantuan berupa pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat tentang administrasi digital, pengunaan surat elektronik . Selain itu tim juga telah mengembangan website yang dikelola oleh pemerintah desa, penggunaan google drive dan email dan administrasi digital dan pengelolaan administrasi digital dan peningkatan kemampuan SDM. Kegiatan ini dilakukan agar memudahkan perangkat desa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk keperluan administrasi dan pelayanan publik

    DEIKSIS PERSONA DALAM CERITA CEKAK MAJALAH PANJEBAR SEMANGAT EDISI BULAN APRIL SAMPAI JUNI 2022 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS CERITA CEKAK DI SMA

    Get PDF
    dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk deiksis persona ragam krama dan ngoko yang terdapat dalam Cerita Cekak Majalah Panjebar Semangat edisi April 2022 sampai Juni 2022, (2) mendeskripsikan fungsi deiksis persona yang terdapat dalam Cerita Cekak Majalah Panjebar Semangat edisi April 2022 sampai Juni 2022, dan (3) implikasinya terhadap pembelajaran teks cerita cekak di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian teknik analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian yaitu keseluruhan  bentuk  deiksis  persona berupa  kata,  frasa,  ataupun kalimat yang terdapat dalam cerita cekak Majalah Panjebar Semangat edisi bulan April sampai Juni 2022. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa (1) penggunaan deiksis persona dalam cerita cekak meliputi deiksis persona pertama, persona kedua dan persona ketiga, baik dalam bentuk bebas maupun terikat. Deiksis persona pertama antara lain kula, kita, aku, awake dhewe, dak-, tak-, dan -ku. Deiksis persona kedua antara lain njenengan, sampeyan, panjenengan, slirane, kowe, dan -mu. Deiksis  persona  ketiga  yang ditemukan antara lain panjenengane, piyambakipun, dheweke, serta -e. (2) Fungsi deiksis persona ialah rujukan pada penutur, lawan tutur, dan yang dituturkan. Analisis deiksis akan memudahkan pembaca mengetahui tokoh dalam suatu cerita. Penggunaan deiksis persona ragam krama dan ngoko dalam sebuah tuturan mempertimbangkan status sosial, usia dan situasi pembicaraan. (3) Kajian deiksis memiliki implikasi dengan pembelajaran bahasa Jawa di SMA kelas XI pada materi cerita cekak. Analisis deiksis dapat digunakan sebagai bahan ajar yang dikembangkan untuk pembelajaran menjadi pilihan kata dan pemakaian kata ganti pada pembelajaran menuli

    Penerapan Metode “Kaizen” di Perusahaan Guna Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

    Get PDF
    Semakin berkembangnya zaman, persaingan di dunia bisnis pun semakin ketat. Untuk mencapai keberhasilan, tentu dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang memadai. Hal tersebut tentu tidaklah mudah, mengingat banyaknya kesenjangan antara kualifikasi calon karyawan serta job requirements perusahaan. Akan tetapi, apabila perusahaan menetapkan metode Kaizen atau perbaikan secara terus menerus, maka kualitas sumber daya manusia akan dapat meningkat dan perusahaan dapat mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana metode Kaizen dapat meningkatkan kualitas human resources perusahaan. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah literature review yang berupa jurnal, e-book, serta penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Kaizen telah memberikan dampak positif. Karenanya, untuk dapat meraih target, perusahaan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia mereka dengan menerapkan metode Kaizen. Kata kunci : Metode Kaizen, Sumber Daya Manusi

    Development of Website-Based Tool for Nursing Data Analysis

    Get PDF
    Background. Historically, nursing data analysis has relied on manual processes guided by individual experience and the Indonesian Nursing Diagnosis Standards (SDKI). This approach often leads to incomplete diagnoses and inefficient validation times. While Hospital Management Information Systems (SIMRS) are currently used for documentation, they lack integrated tools for early-stage diagnostic analysis. Consequently, there is a critical need for online analytical tools that can streamline the application of SDKI standards. Methods. The primary objective of this study is to develop a website-based platform designed to automate the analysis of nursing data. The design of this study is the waterfall method which consists of communication, planning, modeling, construction, and deployment. Results. Findings indicate that the developed website-based platform for nursing data analysis is accessible through the following primary URLs: https://ns.ramut.my.id/layanan/ramut-nursing-data-analysis-rnda or alternative link: https://rnda.ramut.my.id. Conclusion. This website-based tool provides nurses with flexible access to data analysis capabilities, facilitating more efficient and accurate identification of nursing problems in adherence to the Indonesian Nursing Diagnosis Standards (SDKI)

    Breaking the Silence: Necrophilia in Indonesia and the Pressing Demand for Legal Reform

    Get PDF
    Necrophilia, the act of engaging in sexual activities with corpses, remains an unregulated legal and ethical issue in Indonesia. The absence of specific legal provisions creates challenges in law enforcement and societal protection. This study analyzes the legal gaps in handling necrophilia cases and proposes reforms to ensure proper criminalization and deterrence. Using a normative legal research method, this study relies on library resources, including books, journals, and legal documents. Case studies help examine the legal and social implications of necrophilia. The findings reveal that necrophilia is not explicitly regulated under the Indonesia’s Criminal Code, leading to inconsistent legal responses and unclear punitive measures. While such acts violate societal norms and laws, their legal categorization remains ambiguous. A comparative analysis of international legal frameworks highlights the need for Indonesia to strengthen its laws. Countries like the UK and the U.S. classify necrophilia as a sexual crime, ensuring stricter penalties. The absence of similar provisions in Indonesia underscores a critical gap in the country’s criminal law, requiring urgent reform. Addressing this gap will reinforce legal protections and uphold societal values regarding the dignity of the deceased. It is recommended that Indonesia incorporate specific laws against necrophilia, drawing from international best practices, to ensure comprehensive legal enforcement and deterrence

    5,026

    full texts

    6,212

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOS - UNSOED (Jurnal Online Soedirman - Universitas Jenderal Soedirman)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇