Ejournal Universitas Warmadewa
Not a member yet
5210 research outputs found
Sort by
STRUKTUR TUTURAN BAHASA INGGRIS DALAM WISATA KULINER MAKANAN LOKAL BALI PADA KANAL YOUTUBE
Nowadays, human life is very close to technology. Community activities can be uploaded through their personal accounts on social media such as Facebook, Instagram or YouTube channels. The number of followers or followers of the account can number in the thousands, even hundreds of thousands, the account can also be used as a model to become popular or promote. The term for those who get money from social networks, especially YouTube, is YouTuber. Youtuber activity is something interesting to study, one of which is when the YouTuber is on a culinary tour or is enjoying the specialties of the local community, they use English as the language of instruction in carrying out their tourism activities that they upload. How the structure of the conversation they use is one of the interesting things to study. Given the existence of videos when presenting or explaining traditional food, it can also be used as a reference by students or other waiters. Thus, it is necessary to study the form of conversation patterns used by YouTubers in their uploaded videos. This research is qualitative research. The source of the research data is uploaded videos from YouTubers, especially culinary activities, the process of which is then transcribed to determine the structure of conversations by YouTubers on the YouTube channel.
Keywords: Balinese menu; conversation structure; culinary tourism; YoutubeSaat ini, kehidupan manusia sangat dekat dengan teknologi. Kegiatan komunitas dapat diunggah melalui akun pribadi mereka di media sosial seperti Facebook, Instagram atau saluran YouTube. Jumlah followers atau pengikut akun tersebut bisa mencapai ribuan, bahkan ratusan ribu, akun tersebut juga bisa dijadikan model untuk menjadi populer atau berpromosi. Sebutan bagi mereka yang mendapatkan uang dari jejaring sosial khususnya youtube adalah youtuber. Aktivitas Youtuber merupakan hal yang menarik untuk dikaji, salah satunya ketika para Youtuber berwisata kuliner atau sedang menikmati makanan khas masyarakat setempat, mereka menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam melakukan kegiatan wisata yang mereka unggah. Bagaimana struktur percakapan yang mereka gunakan merupakan salah satu hal yang menarik untuk dipelajari. Mengingat adanya video saat menyajikan atau menjelaskan makanan tradisional juga dapat dijadikan referensi oleh mahasiswa atau pramusaji lainnya. Maka dari itu, perlu dipelajari bentuk pola percakapan yang digunakan oleh YouTuber dalam video yang diunggahnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian adalah video unggahan dari YouTuber khususnya aktivitas kuliner yang prosesnya kemudian ditranskrip untuk menentukan struktur percakapan para YouTuber di kanal YouTube.
Kata kunci: menu Bali; struktur percakapan; wisata kuliner; Youtub
PHRASAL VERBS FOUND IN NOVEL “THEY BOTH DIE AT THE END†BY ADAM SILVERA
The title of this research is “Phrasal Verbs Found in Novel “They Both Die at The End†By Adam Silveraâ€. The data source of this research is the novel They Both Die at The End by Adam Silvera (2017). The problems investigated in this research are; what kind of phrasal verbs and what constituent structures are used for phrasal verbs in Adam Silvera’s They Both Die at The End? The theories applied are by Halliday and Matthiessen about phrasal verbs, and by Van Valin about tree diagrams. This research used the qualitative method. This research consisted of three steps. The first step was reading the novel. Furthermore, the data collection was conducted by note-taking. After that, the data were classified into their kind and their constituent structure. The result of the research showed that three kinds of phrasal verbs were found in Adam Silvera’s They Both Die at The End. The kinds are verb + adverb, verb + preposition, and verb + adverb + preposition. The constituent structure of each sentence with phrasal verbs showed that phrasal verbs can be transitive and intransitive. Transitive phrasal verbs mean that it requires a direct object. Transitive phrasal verbs can be separable which means the verb and particle are separated by a noun, and inseparable which means the verb and particle cannot be separated by a noun.
Keywords: constituent; kind; phrasal verb
Planning and Designing Day Care Centre in Jembrana City, Bali
Day Care ialah lembaga untuk penitipan anak yang dapat membantu peran orang tua dalam mengasuh anak pada jangka waktu tertentu ketika orang tua mereka sedang memiliki kesibukan atau tidak mempunyai banyak waktu untuk mengasuh anaknya. Umumnya, Day Care tidak hanya sebagai tempat penitipan anak saja tetapi juga mengikut sertakan permainan serta pelajaran yang sesuai dengan umur anak. Aktivitas bermain serta belajar yang diterapkan bagi anak merupakan stimulasi yang tepat untuk anak dalam merangsang daya pikir untuk mendayagunakan aspek sosial dan emosional anak terhadap lingkungan sekitar. Beberapa ahli juga menyatakan pentingnya dalam pendidikan anak sejak balita dan kelebihan dari Day Care terletak pada kebersihan, fasilitas, kualitas dan kuantitas pengasuh serta kesehatan lingkungan sekitar.
Day Care is an institution for child care that can help the role of parents in caring for children at certain times when their parents are busy or don't have much time to care for their children. Generally, Day Care is not only a daycare center but also includes games and lessons that are appropriate for the child's age. Playing and learning activities that are applied to children are the right stimulation for children in stimulating the mind to utilize the social and emotional aspects of children towards the surrounding environment. Some experts also state the importance of educating children from toddlers and the advantages of Day Care lie in cleanliness, facilities, quality and quantity of caregivers and the health of the surrounding environment.
 
Kebijakan Pengelolaan Sampah di Desa Pangsan
Persoalan sampah saat ini sudah merupakan persoalan yang sangat kompleks, karena itu harus ditangani secara komprehensif. Kebijakan persoalan sampah sudah tertuang mulai dari tataran undang-undnag, peraturan pemerintah, peraturan daerah, peraturan gubernur, terkait hal tersebut Desa Pangsan membuat rancangan peraturan desa yang berkenaan dengan pengelolaan sampah. Dalam pengelolaan sampah pendekatan yang digunakan melalui pendekatan hulu sampai ke hilir. Pendekatan dari hulu sudah dilaksankaan di Desa Pangsan dengan adanya rancangan peraturan desa tentang kebersihan, keindahan, ketertiban dan kesehatan lingkungan. Namun pengelolaan sampah belum optimal karena belum diaturnya kewajiban pemilahan sampah oleh pedagang, pasar, dan bengkel. Demikian juga dalam pendekatan hilir belum optimal karena dalam rancangan tersebut belum mengatur tentang bank sampah, tetapi hal ini bisa diantisipasi dalam perbaikan rancangan peraturan desa tersebut atau melalui keputusan kepala desa
Legal Interpreting in Indonesia: Forensic Linguistic Study
Legal system in Indonesia based on a civil law system, intermixed with customary law and the Roman Dutch law. Procedures in Indonesia district court, start with the prosecutor was ordered to bring the defendant before the trial in a free state. The research aim is to described the Legal System in Indonesia: Forensic Linguistic Study. This research used descriptive qualitative method. This study used lexical semantics (verbal communication such as sounds,words, language and speech) in visual media as the data. This research method used qualitative by describing the data. The result shows that the access to language assistance for a defendant is very important especially for foreign people who are not able to speak Indonesian because the court session is the most important place for a defendant to defend himself. Furthermore, the defendant will be able to state everything he needs for his defense freely, for this purpose the court provides an interpreter for a defendant. As an interpreter must be neutral and impartial, all matters and conversation in the court during the trial must be kept confidential
The Investigasi Kejahatan dalam Novel “And Then Were None†Oleh Agatha Christie (kajian Linguistik Forensik)
The murder case in the novel "And Then Were None" left language evidence, such as an invitation letter for the victim and a confession letter. The Research aimed to discover the ways and the form of crime through a forensic linguistic approach. The type of this Research is qualitative–descriptive. The primary data source used the novel "And Then Were None" by Agatha Christie, while the secondary data sources used articles on forensic linguistics that have been published. Data collection techniques in this Research used reading techniques and note-taking techniques. The different lingual equivalent method was used to analyze the data. Analyzing data on invitation letters shows that utterances contain two perlocutionary speech acts, one illocutionary speech act, and one locutionary speech act. Meanwhile, Research on acknowledgment letters produced five utterances containing assertive speech acts in the "declaring" category and one directive speech act in the "ordering" category. Based on analyzing data, the way of the crime of murder is by inviting the victim to come to an island, while the form of the crime of murder is premeditated murder.Pembunuhan dalam novel “Dan Semuanya Lenyap†meninggalkan bukti bahasa berupa surat undangan dan surat pengakuan diri pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dan bentuk pembunuhan berdasarkan pendekatan linguistik forensik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data primer pada penelitian ini adalah novel “Dan Semuanya lenyap†dan sumber data sekunder dari beberapa artikel linguistik forensik yang telah terbit. Teknik mengumpulkan data yang digunakan yaitu teknik membaca dan teknik catat. Metode padan ekstralingual digunakan untuk menganalisis data .Hasil penelitian yang dilakukan pada surat undangan menunjukkan bahwa terdapat tuturan yang mengandung 2 tindak tutur perlokusi, 1 tindak ilokusi dan 1 tindak lokusi. Sementara itu, penelitian yang dilakukan terhadap surat pengakuan menghasilkan 10 tuturan yang mengandung tindak tutur asertif dengan kategori “menyatakan†dan 1 tindak tutur direktif dengan kategori “memerintahkanâ€. Berdasarkan hal tersebut maka cara kejahatan pembunuh adalah dengan cara mengajak korban datang ke suatu pulau, sedangkan bentuk kejahatan pembunuh adalah pembunuhan berencana
Penegakan Hukum Bagi Anggota Militer Angkatan Darat Yang Terlibat Tindak Pidana Narkotika (Studi di POMDAM XIV/Hasanuddin)
Tentara Nasional Indonesia adalah sekelompok orang yang telah menjalani latihan yang ekstensif dalam rangka menunaikan tugas dan bela negara. Selain itu, TNI harus mematuhi semua standar hukum dan militer yang berlaku karena terikat oleh batasan-batasan tersebut. Untuk dapat mengemban tanggung jawab dan kewajiban yang sangat sulit dan spesifik, Tentara Nasional Indonesia dilatih dan diinstruksikan untuk mematuhi perintah atau keputusan dan melaksanakannya dengan baik dan berhasil. Karena dapat merusak moral prajurit dan merusak rasa persatuan mereka, peredaran dan penggunaan narkoba di badan militer membutuhkan pencegahan yang signifikan dikarenakan dapat mengakibatkan rusaknya moral prajurit militer dan merusak gambaran kesatuan. Agar penanggulangan terhadap tindak pidana penyalahgunaan Narkoba dapat terlaksana dengan berhasil dan berdayaguna, maka diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peredaran Narkotika. TNI adalah anggota kelompok masyarakat yang telah menjalani latihan khusus untuk menunaikan kewajiban dan melindungi negara. Selain itu, Tentara Nasional Indonesia dibatasi oleh persyaratan hukum dan militer, pada setiap tindakan yang dilakukan harus sesuai dengan persyaratan hukum dan militer yang relevan. TNI dididik dan diajari agar mampu melaksanakan kegiatan dan komitmen yang sangat sulit dan khusus. Peredaran dan penyalahgunaan narkotika pada badan militer wajib mendapat penanganan yang berfokus, hal ini dapat merusak moral personel militer dan merusak citra persatuan, maka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di badan militer memerlukan perhatian lebih terarah. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peredaran narkoba agar tindak pidana yang melibatkan penyalahgunaan narkoba dapat ditangani dengan baik dan efisien
Ragam Putusan Hakim Tentang Harta Bersama: Analisis Kepastian Hukum Terhadap Putusan Pengadilan Agama Mengenai Harta Bersama di Indonesia
Berdasarkan perkembangan hukum yang aktual dan dinamis di masyarakat Indonesia, penelitian ini merupakan kajian hukum Islam yang membahas masalah hukum yang berkaitan dengan harta bersama. Menurut sejumlah putusan pengadilan, majelis hakim Pengadilan Agama pada umumnya tidak mengikuti aturan hukum dalam mempertimbangkan kasus-kasus tuntutan pembagian harta bersama yang mengharuskan pembagian harta secara merata (setengah bagian) antara suami dan istri. Beberapa pengadilan juga mengabaikan ketentuan Pasal 97, yakni tidak membagi harta bersama secara adil sesuai dengan asas contra legem. Penelitian ini menggunakan metodologi berbasis kasus kualitatif untuk mengkaji putusan hakim Pengadilan Agama terkait harta bersama. Berkaitan dengan nilai keadilan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembagian harta bersama antara mantan suami dan mantan istri harus mempertimbangkan upaya masing-masing untuk memperoleh harta selama perkawinan. Apabila salah satu pihak telah merugikan pihak lain (pasangan atau istri) karena tidak dapat memenuhi kewajibannya dalam waktu yang lama, pembagian yang adil tidak selalu berarti pembagian yang sama (50:50 Pasal 97 KHI). Untuk menimbulkan kepastian hukum, maka sebaiknya Pasal 97 tentang harta bersama juga memuat perjanjian-perjanjian yang memenuhi kaidah-kaidah keadilan yang berlaku dalam masyarakat
Kedudukan Harta Pailit Yang Menjadi Barang Sitaan Negara
Kepailitan adalah bentuk penyitaan umum yang berlaku untuk semua harta kekayaan debitur pailit. Setelah dinyatakan pailit, debitur dengan sendirinya kehilangan hak pengelolaan harta kekayaannya dan harta kekayaan itu ditempatkan dalam penyitaan umum. Dalam hal seluruh harta pailit dikenakan penyitaan umum, maka semua penyitaan yang telah dilakukan dihapuskan pada saat harta pailit telah disita umum. Namun hal ini tidak berlaku bagi sita pidana, karena hukum pidana juga mengenal sita. KUHAP sendiri membolehkan penyitaan benda sitaan dalam perkara perdata/kepailitan. Penyitaan dalam perkara pidana untuk keperluan pembuktian untuk dijadikan sebagai barang bukti dalam proses penyidikan atau penyidikan, penyelidikan dan penuntutan sampai dengan tingkat interogasi di pengadilan. Pada saat dilakukannya penyitaan pidana atas harta pailit, tentu saja status harta pailit yang sebelumnya dikelola oleh kurator tidak menjadi milik negara, karena harta pailit itu hanya mempunyai nilai pembuktian menurut undang-undang. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana sebenarnya kedudukan dari harta debitur yang telah dinyatakan pailit. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dan pendekatan perundangan-undangan (state approach). Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa harta debitur yang telah dinyatakan pailit yang kemudian dilakukan sita pidana terhadap harta tersebut tidak membuat harta pailit yang disita pidana berubah statusnya, sebab harta tersebut sebelumnya telah diputuskan hakim menjadi harta pailit
Penegakan Hukum Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika oleh Anak dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009
Dengan menggunakan sudut pandang Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh anak ditindak secara hukum. Penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan serius yang dapat membahayakan keamanan dan kedaulatan negara, serta pertumbuhan dan masa depan negara, menurut pendekatan yuridis normatif yang mencakup analisis peraturan perundang-undangan dan kejadian sebelumnya. Penggunaan narkoba yang melanggar hukum dilarang, menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, meskipun perlu tindakan hukum terhadap anak yang menggunakan narkoba, sistem peradilan pidana anak menggunakan strategi Keadilan Restoratif bersama dengan konsep pengalihan untuk melindungi anak-anak dari stigma. Namun, Rizky Arya Wisandi, seorang pemuda yang telah menyalahgunakan narkoba, mendapat hukuman penjara 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan. Anak-anak yang mengalami penyalahgunaan narkoba termasuk dalam kategori korban yang juga bertindak sebagai pelaku (self-victimizing victim), menurut viktimologi. Pemerintah sedang melakukan upaya yang luas dan beragam untuk mencegah dan memberantas penggunaan dan peredaran narkoba di kalangan generasi muda, serta menghilangkan anggapan bahwa masalah ini hanya masalah pemerintah dan harus diselesaikan bersama