E-Journal Bina Insani University
Not a member yet
1117 research outputs found
Sort by
Biaya Bunga, Biaya Promosi Dan Biaya Gaji Karyawan Berpengaruh Terhadap Pendapatan Bunga Bersih Pada Bank Permata Jakarta
Abstrak: Iklan adalah salah satu bentuk promosi yang digunakan perusahaan untuk menginformasikan produknya kepada calon konsumen. Biaya untuk memproduksi dan menayangkan sebuah iklan tidaklah sedikit karena tidak semua perusahaan mampu untuk beriklan, dengan tujuan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Demikian pula tanggapan masyarakat mengenai orang yang bekerja di bank pastilah mempunyai gaji yang cukup besar, dilihat dari penampilan mereka saat bekerja rapih dan menarik. Penulis tertarik untuk meneliti benarkah biaya promosi dan gaji karyawan berpengaruh terhadap pendapatan bunga bersih pada bank. Untuk melengkapi penelitian Penulis menambahkan satu lagi variabel yaitu biaya bunga yang merupakan biaya utama (pokok) pada sebuah bank. Data yang digunakan adalah data sekunder laporan keuangan bulanan. Metode analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian adalah ketiga biaya tersebut secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap pendapatan bunga bersih Bank Permata. Dilihat dari nilai koefisien beta regresi biaya gaji karyawan memiliki pengaruh paling besar yaitu 67% diikuti biaya bunga sebesar 37% dan terakhir biaya promosi hanya 2%. Hasil yang cukup menarik bagi Penulis untuk dapat didiskusikan lebih lanjut dalam penelitian selanjutnya.
Kata kunci: Biaya bunga, biaya promosi, biaya gaji karyawan, pendapatan bunga bersih.
Abstract: Advertising is a form of promotion used by companies to inform their products to prospective customers. The cost of producing and displaying an advertisement is not small because not all companies are able to advertise, with the aim of increasing company revenue. Likewise, the people's response to people working in banks must have a large salary, judging by their appearance when working neatly and attractively. The author is interested in examining whether the promotion and salary costs of employees affect net interest income at the bank. To complete the study the author adds one more variable, namely the interest cost which is the main cost (principal) of a bank. The data used is secondary data on monthly financial statements. Data analysis method uses Multiple Linear Regression. The results of the study are that these three costs partially or simultaneously have a positive effect on the net interest income of Permata's bank. Judging from the regression beta coefficient, employee salary costs have the most influence, which is 67% followed by interest costs of 37% and the last promotion fee is only 2%. Quite interesting results for the author to be discussed further in further research
Keywords: Interest costs, promotional fees, employee salary costs, net interest income
Konstruksi Manajemen Perubahan Pada Era Revolusi Industri 4.0
Abstrak: Pada banyak kesempatan, jargon “challenge of industrial revolution 4.0 on business and finance†menjadi topik pembahasan. Jargon ini merupakan manifestasi dari semakin berkembangnya revolusi industri 4.0. Tidak hanya berdampak pada “business and financeâ€, revolusi industri 4.0 berdampak juga kepada berbagai organisasi di dunia, termasuk di Indonesia. Revolusi industri 4.0, di Indonesia dituangkan ke dalam sebuah kebijakan pemerintah Indonesia yaitu pengembangan industri “Making Indonesia 4.0â€. Pada awalnya, Making Indonesia 4.0 di peruntukan bagi industri manufaktur, namun era disrupsi sebagai dampak dari makin pesatnya perkembangan teknologi informasi, maka hampir semua sektor terdampak oleh munculnya berbagai platform teknologi informasi, cloud computing di antaranya. Kondisi tersebut menuntut semua hal berubah, sehingga diperlukan konstruksi manajemen perubahan di setiap organisasi, pemicu perubahan adalah berkembang pesatnya teknologi yang diikuti oleh regulasi dari pemerintah. Tulisan ini merupakan sebuah penelitian dasar yang akan dapat dilakukan pada berbagai organisasi. Metoda penelitian adalah desk research melalui penelusuran dokumenter dan penelusuran online data, Hasil penelitian masih berupa konstruksi penbelitian dasar manajemen perubahan di organisasi
Kata kunci: Manajemen perubahan, Perubahan organisasi, Revolusi industry 4.0.
Abstract: On many occasions, the jargon "challenge of industrial revolution 4.0 on business and finance" became the topic of discussion. This jargon is a manifestation of the development of the industrial revolution 4.0. Not only has an impact on "business and finance", the industrial revolution 4.0 also affects various organizations in the world, including in Indonesia. The industrial revolution 4.0, in Indonesia, was poured into a policy of the Indonesian government, namely the development of the "Making Indonesia 4.0" industry. In the beginning, Making Indonesia 4.0 was intended for the manufacturing industry, but the era of disruption was the impact of the rapid development of information technology, so almost all sectors were affected by the emergence of various information technology platforms, cloud computing among them. These conditions require all things to change, so that construction management needs to be changed in each organization, the trigger for change is the rapid development of technology followed by government regulations. This quiz is a basic research that will be carried out in various organizations. The research method is desk research through documentary searches and online data searches. The results of the study are still in the form of a basic research of change management in the organization
Key words: Change management, Organization change, Industrial revolution 4.0
Kemampulabaan Badan Usaha Milik Negara–Karya Melalui pendekatan Dupont
Abstrak: Pembangunan infrastruktur mendesak usaha konstruksi untuk memperoleh kesempatan ikut melaksanakan proses pembangunannya. Skema pendanaan pembangunan infrasruktur saat ini sangat beragam dan memperlukan perhitungan yang cermat sehubungan dengan biaya modal yang harus dikeluarkan. Pemerintah membuka peluang bagi pelaku usaha konstruksi untuk melaksanakan pembangunan bukan hanya melaksanakan proses perencanaan dan pembangunan konstruksinya tetapi juga pengadaan dananya dengan imbal hasil pemberian konsesi pengelolaan operasionalnya dalam jangka waktu tertentu yang diperjanjikan. Model pembelanjaan dan pengusaan operasional proyek semacam ini sudah barang tentu akan mempengaruhi kemampulabaan dari perusahaan pengelolanya. Pemerintah mengembangkan model pembangunan semacam ini dengan tujuan efisiensi sumber pendanaan pembangunan dan menjaga keberlangsungan pembangunan infrasruktur yang sangat diyakinkan membawa dampak positif terhadap pembangunan perekonomian. Proses kemampulabaan perusahaan dipengaruhi oleh efisiensi perusahaan dalam upaya memperoleh laba dari setiap rupiah penjualan yang dicapai, kemampuan setiap kekayaan yang dimiliki perusahaan untuk menghasilkan penjualan serta perimbangan antara total kekayaan perusahaan dengan modal sendiri yang dimiliki. Pada akhirnya kemampulabaan ini tercermin pada berapa rupiah daya yang tertanam pada modal sendiri perusahaan mampu menghasilkan laba bersih. Pembangunan infrastruktur sudah selayaknya memperlukan modal usaha yang sangat besar, untuk itu banyak proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh badan usaha milik negara dibawah kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat yang telah tercatat pada bursa efek.
Kata kunci: Kemampuan finasial, Laba bersih, Pengembalian ekuitas, Turn over penjualan.
Abstract: Infrastructure development urges construction businesses to get the opportunity to participate in carrying out the development process. The infrastructure development funding scheme is currently very diverse and requires careful calculation in relation to the capital costs that must be incurred. The government opens opportunities for construction businesses to carry out development not only to carry out the construction planning and construction process but also to procure funds with the yield of the operational management concessions within the agreed period of time. The model of expenditure and the operation of this kind of project will certainly affect the profitability of the management company. The government develops this kind of development model with the aim of efficient development funding sources and maintaining the continuity of infrastructure development which is strongly convinced to bring a positive impact on economic development. The company's profitability process is influenced by the efficiency of the company in an effort to earn profits from every rupiah sales achieved (net profit margin), the ability of each company's assets to generate sales (sales turn over) and the balance between the company's total wealth and its own capital (financial leverage). In the end this kemampulababaan is reflected in the amount of rupiah that is embedded in the company's own capital capable of generating net income (return on equity). Infrastructure development should require a very large amount of business capital, for which many infrastructure projects are carried out by state-owned enterprises under the ministry of public works and public housing that have been listed on the stock exchange.
Keywords: financial leverage, Net profit margin, return on equity, sales turn over
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan Pada Penerapan Sistem Informasi Akuntansi
Abstrak: Penelitian ini untuk menguji pengaruh sistem informasi akuntansi, keahlian pengguna, dan integritas karyawan terhadap kinerja karyawan. Objek penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada PT. United can Company Ltd. yang berlokasi di Jakarta Barat. Penelitian ini dilakukan terhadap 68 responden dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Karena itu, analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dalam bentuk SEM (Structural Equation Modelling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, variabel sistem informasi akuntansi dan integritas karyawan berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sedangkan Keahlian pengguna tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. United Can Company Ltd. di Jakarta Barat. Hal ini dibuktikan dari hasil t-statistik (uji t) dan menunjukkan nilai signifikan dari dua variabel bebas yang mendukung hipotesa sedangkan satu variabel tidak mendukung hipotesa. Oleh karena itu hasil uji dari penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh sistem informasi akuntansi, dan integritas karyawan terhadap kinerja karyawan, sedangakan keahlian pengguna tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. United Can Company Ltd. di Jakarta Barat.
Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Keahlian Pengguna, Integritas Karyawan, Kinerja Karyawan
Abstract: This research is to examine the effect of accounting information systems, user expertise, and employee integrity on employee performance. The object of this resear¹ch is employees who work at PT. United can Company located in West Jakarta. This research was conducted on 68 respondents using a quantitative descriptive approach. Therefore, the data analysis used is statistical analysis in the form of SEM (Structural Equation Modeling). The results of this research indicate that partially, accounting information system variables and employee integrity affect employee performance, while user expertise does not affect the performance of employees at PT. United Can Company in West Jakarta. This is evidenced from the results of t-statistics (t test) and shows the significant value of the two independent variables that support the hypothesis while one variable doesn’t support the hypothesis. Therefore the test results from this study state that there are influences between accounting information system, and employee integrity on employee performance while not having an influence on the user's expertise on employee performance at PT. United Can Company in West Jakarta.
Keywords: Accounting Information Systems, User Expertise, Employee Integrity, Employee Performanc
Studi Eksperimental Halo Effect dalam Penilaian Risiko Bisnis Klien pada Auditor Berpengalaman
Abstrak: Audit berbasis risiko merupakan penekanan utama dalam pengauditan. Penilaian risiko sangat penting dalam perencanaan audit yang dimulai dari pemahaman bisnis klien. Informasi awal tentang bisnis klien dapat mempengaruhi penilaian auditor bias atas risiko bisnis klien. Bias informasi awal tentang klien yang dialami oleh auditor merupakan halo effect. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh halo effect baik positif maupun negatif pada auditor yang memiliki pengalaman dalam menentukan risiko bisnis klien. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 55 auditor berpengalaman yang mengikuti audit training pada salah satu perguruan tinggi di Surabaya pada tanggal 25 Maret 2019. Hasil dari penelitian ini pertama adalah auditor yang mengalami halo effect positif akan memberikan penilaian awal yang lebih rendah daripada penilaian akhir terhadap risiko bisnis klien. Kedua, auditor yang mengalami efek halo negatif akan memberikan penilaian awal yang lebih tinggi daripada penilaian akhir terhadap risiko bisnis klien. Artinya halo effect positif maupun negatif mempengaruhi auditor dalam menentukan risiko bisnis klien. Berdasarkan belief adjustment theory, auditor yang terkena halo effect akan merevisi keputusan penilaian risikonya setelah memperoleh informasi tambahan mengenai bisnis klien. Hal ini membuktikan bahwa supervisi dalam audit berjalan dengan baik sehingga meskipun auditor terkena bias informasi di awal, namun dengan sikap skeptisme profesional yang dijalankannya, auditor dapat dengan tepat melakukan penilaian atas risiko bisnis klien. Hasil ini memberikan kontribusi bagi auditor untuk selalu mengutamakan sikap skeptisme profesional dalam menentukan penilaian risiko bisnis klien.
Kata kunci: Halo Effect Positif, Halo Effect Negatif, Penilaian Risiko Bisnis Klien, Belief Adjustment Theory
Abstract: Risk based audit is an important thing in auditing. Risk assessment is important in audit planning and it’s started from understanding client business. Prior information about client can influence the evaluation of client business risks to be biased. This bias from prior information occurred to auditor is called halo effect. This research goal is to analyze the influence of positive and negative halo effect to the experience auditors in deciding client business risks. Participants in this research were 55 auditors who joined in audit training in one of university in Surabaya in 25 of March, 2019. The result of this research was auditor who got positive halo effect would assess client business risk in information prior lower than the next information. It was also happened to auditor who got negative halo effect would assess client business risk in information prior higher than the next information. It meant that positive and negative halo effect can influence experience auditors in assessing client business risks. Based on belief adjustment theory, auditors who received halo effect would revise the risk assessment after auditor got additional information about client business. This result proved that audit supervision was effective even though auditor got halo effect in prior understanding of client. Professional skepticism will make auditor assess client business risks properly.
Keywords: Positive Halo Effect, Negative Halo Effect, Assessment Client Business Risk, Belief Adjustment Theor
Sistem Informasi Pengolahan Nilai Pada SMK PGRI 1 Tambun Selatan
Abstrak: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berkembang dengan begitu pesat. Perkembangan pengetahuan dan teknologi dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi manusia dalam melaksanakan tugas dan kepentingannya. Sistem informasi hasil penilaian siswa di SMK PGRI 1 Tambun Selatan sampai saat ini masih menggunakan sistem manual yang belum terkomputerisasi dan penyimpanan datanya masih tersebar di setiap guru mata pelajaran yang bersangkutan serta belum terdokumentasi dengan baik. Penyimpanan datanya masih menggunakan buku atau yang sering disebut dengan Raport. Selain itu, permaslahan yang ditemukan pada sistem manual sangat banyak, seperti data penilaian siswa hilang, raport yang basah akibat keteledoran sebagian siswa, dan faktor alam lainnya yang menyebabkan raport rusak. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan Systems Development Life Cycle (SDLC) yaitu Waterfall. Adapun tujuan penelitian ini adalah pembuatan sistem informasi yang dapat digunakan untuk penilaian hasil belajar siswa, yang menghasilkan suatu sistem informasi nilai siswa pada SMK PGRI 1 Tambun Selatan. Hasil dari penelitian dapat memudahkan proses pengolahan dan pencarian data siswa serta data nilai hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Pengolahan Nilai, SDLC, Sistem Informasi, Waterfall.
Abstract: The development of science and technology is currently developing so rapidly. Development of knowledge and technology with the aim of making it easy for humans to carry out their duties and interests. The information system of the results of the assessment of students at SMK PGRI 1 Tambun Selatan until now still uses a manual system that has not been computerized and the data storage is still scattered in each subject matter teacher concerned and not well documented. Data storage still uses books or often called report cards. In addition, there are many problems found in the manual system, such as missing student assessment data, wet report cards due to negligence of some students, and other natural factors that cause damaged report cards. The method used in research uses the Systems Development Life Cycle (SDLC), namely Waterfall. The purpose of this study is to make an information system that can be used to assess student learning outcomes, which results in an information system for student grades at SMK PGRI 1 Tambun Selatan. The results of the study can facilitate the processing and searching of student data and data on student learning outcomes.
Keywords: Processing Value, SDLC, Information System, Waterfall
Fuzzy Simple Additive Weighting Dalam Sistem Penyeleksian Anggota Forum Penerima Beasiswa Orbit
Abstrak: Sistem penerimaan anggota baru forum penerima beasiswa Orbit melalui tahap seleksi yang ketat, tidak hanya wajib mengikuti tes tertulis dan wawancara, namun unsur penilaian juga mempertimbangkan 7 (tujuh) kriteria penilaian yaitu: penghasilan orangtua, status KJP, jenjang pendidikan, nilai tes seleksi, asal sekolah, IPK, dan jumlah saudara, demi mendapatkan anggota baru yang memang benar-benar berhak menerima bantuan beasiswa. Setiap akhir semester semua anggota diwajibkan melaporkan perkembangan hasil belajar mereka yaitu berupa rapor atau khs, untuk menentukan apakah beasiswa yang diberikan masih akan dilanjutkan atau tidak. Pengambilan keputusan secara konvensional dikhawatirkan menimbulkan kesulitan bagi pimpinan forum dan para donatur beasiswa, bagaimana menetapkan peserta terpilih dari sekian banyaknya pendaftar sesuai dengan 7 (tujuh) kriteria yang telah ditetapkan dengan waktu yang terbatas dan dengan hasil pemilihan yang seadil-adilnya, yaitu diberikan pada orang yang tepat dan memang berhak menerima beasiswa dengan kata lain tanpa memandang secara subjektif. SAW adalah metode yang akan diterapkan untuk studi kasus pemilihan anggota baru forum penerima beasiswa Orbit ini. Didapatkan hasil Mahfuz dengan prosentase sebesar 50%, Tri Asih 46,2%, Hasanuddin 45%, Ahmad Fikri 43,7%, dan Zulfi Fadhli sebesar 38% sebagai 5 (lima) peserta seleksi terekomendasi sebagai anggota penerima beasiswa Orbit.
Kata kunci: Beasiswa, Decission Support System, Fuzzy Simple Addiive Weighting
Abstract: The selection system for new members of the Orbit scholarship recipients forum through a rigorous selection stage, not only required to receive written examinations and interviews, but also evaluation elements also discussed seven agreed statements, namely: Parental income, KJP status, education, selection test scores, school provided, GPA, and number of siblings, to get new members who are truly entitled to receive scholarship assistance. At the end of each semester, all board members report their learning results, in the form of report cards or khs, to determine whether the scholarship will continue or not. Conventional decision making proposed for participants is limited and with limited results, given to rights people and indeed has rights. to receive scholarships in other words without looking subjectively. SAW is the method that will be applied to the case study of the selection of new members from the recipient forum of the Orbit scholarship. Mahfuz's results were obtained by 50%, Tri Asih 46.2%, Hasanuddin 45%, Ahmad Fikri 43.7%, and Zulfi Fadhli by 38% as five selection participants who received donations as recipients of Orbit scholarships..
Keywords: Decision Support System, Fuzzy Simple Addiive Weighting, Scholarship
E-Jafung Sebagai Sarana Penyimpanan Data dan Pengingat Dosen Mengurus Jabatan Fungsional Akademik
Abstrak: Indonesia memiliki memiliki 3276 perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Sesuai dengan UU No 14. Tahun 2005 Pasal 46 ayat 2 adalah Dosen memiliki kualifikasi akademik minimal, lulusan program Magister untuk program Diploma atau program Sarjana dan Lulusan program Doktor untuk program Pascasarjana. Angka kredit merupakan satuan nilai yang dapat dicapai oleh seseorang dosen untuk mengajukan kenaikan jabatan fungsional. Pengajuan jabatan fungsional dapat diketahui berdasarkan Permendikbud RI No 92 Tahun 2014 dan Petunjuk Operasional PAK 27 Januari 2015 sehingga dapat dihitung. Jumlah dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya per Agustus 2018 yang memiliki kepangkatan Asisten Ahli 84 Orang, Lektor = 44, Lektor Kepala = 13, Guru Besar = 3.Perhitungan angka kredit yang masih manual dapat menyebabkan kesalahan hitung sehingga akan berdampak pada kesalahan hitung terhadap angka kredit. Ketidaktahuan dosen terhadap nilai angka kredit yang tertera untuk setiap bidang juga dapat berpengaruh terhadap perhitungan angka kredit. Sistem ini mampu membuat dan menghitung jumlah penilaian angka kumulatif dan media pengingat dosen bahwa harus mengurus jabatan fungsional akademik. Sistem yang dirancang pada penelitian ini digunakan untuk membantu dosen pengusul untuk mempermudah melakukan penghitungan dan juga membantu bagian kedosenan dan tim penilai untuk melakukan verifikasi data pengajauan. Hasil dari sistem informasi ini dapat dimanfaatkan dosen dan bagian kedosenan bahkan pimpinan sebagai bahan pertimbangan pengajuan kenaikan jenjang jabatan akademik dosen memudahkan untuk membuat usulan kenaikan jabatan fungsional berikutnya.
Kata kunci: Angka Kredit, Jabatan Fungsional Akademik, Kepangkatan
Abstract: Indonesia has 3276 universities in the Ministry of Research, Technology and Higher Education. In accordance with Law No. 14. In 2005 Article 46 paragraph 2 is a Lecturer having a minimum academic qualification, a graduate of a Masters program for a Diploma program or a Bachelor and Graduate Doctoral program for the Postgraduate program. The credit number is a unit of value that can be achieved by a lecturer to propose a functional promotion. Submission of functional positions can be known based on the Republic of Indonesia's Ministry of Education and Culture No. 92 of 2014 and PAK Operational Guidelines of January 27 2015 so that they can be calculated. The number of lecturers of Bhayangkara Jakarta Raya University as of August 2018 which has the rank of Expert Assistant 84 People, Lecturer = 44, Head of Chancellor = 13, Professor = 3. Credit number calculations that are still manual can cause a calculation error so that it will have an error in calculating credit numbers . Ignorance of lecturers on the value of credit numbers listed for each field can also affect the calculation of credit numbers. This system is capable of making and calculating the number of cumulative number assessments and reminder media for lecturers that must take care of academic functional positions. The system designed in this study was used to help the proposing lecturers to make it easier to do the calculations and also to help the lecturers and the assessment team to verify the monitoring data. The results of this information system can be used by lecturers and lecturers and even the leadership as material for consideration of the increase in the lecturer academic position makes it easy to make the next functional promotion proposal.
Keywords: Academic Functional Position, Credit Number, Ran
Reward Dan Punishment Berpengaruh Terhadap Kualitas Kerja Pegawai
Abstrak: Konsep penyelarasan reward dan punishment sangatlah penting dan harus dijalankan secara bersamaan di kantor kelurahan Marga Mulya Bekasi Timur, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah layanan adminstrasi ditingkatan local ini berjalan baik atau masih tidak sesuai harapan, atau terkesan lambat, berbelit, mengiat ini merupakan tanggungjawab pemimpin didaerah, penelitian ini dilakukan dari bulan Januari–Maret 2018, dengan menggunakan metode kuantitatif adapun populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai sebanyak 90 pegawai, namun dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai yaitu sejumlah polulasi dengan menggunakan sample jenuh dengan mengolah data, dari penelitian ini dapat diketahui bahwa tingkat reward pegawai mampu mendorong berprestasi dengan nilai positif sebesar 62%, sedangkan punishment pegawai cenderung dihindari walaupun bernilai posistif sebesar 0.6% penelitian ini dapat disimpulkan bahwa reward dan punishment di kantor Kelurahan Marga Mulya Bekasi Timur telah berjalan sesuai harapan sehingga perlu dipertahankan guna menjaga kualitas pelayanan publik di Bekasi Timur.
Kata kunci: Kualitas, punishment, reward.
Abstract: The concept of alignment of reward and punishment is very important and must be carried out simultaneously at the Marga Mulya, East Bekasi urban office, this study was conducted to find out whether the administrative services at the local level are running well or not as expected, or seem slow, complicated, meaning this is the leader's responsibility in the area, this research was conducted from January to March 2018, using a quantitative method as for the population used in this study were all employees as many as 90 employees, but in this study all employees namely a number of pollulations using saturated samples by processing data, from research It can be seen that the employee reward level is able to encourage achievement with a positive value of 62%, while the punishment of employees tends to be avoided even though the positive value is 0.6%. This study can be concluded that reward and punishment in the North Bekasi District Office has been running as expected so it needs to be maintained in order to maintain the quality of public services in East Bekasi.
Keyword: Quality, punishment, reward
Alat Pelindung Diri Pada Pekerjaan yang Bertegangan Listrik di PT. PLN Area Bekasi
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penerapan Alat Pelindung Diri (APD) pada karyawan bagian Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Penerapan merupakan tindakan dalam melaksanakan tigas atau aktivitas yang tujuan khususnya agar dapat dilaksnakan dengan baik dalam mencapai tujuannya. Penerapan APD dilakukan dengan memperhatikan resiko terhadap kecelakaan dalam keadaan bertegangan tinggi, menengah dan rendah. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara.
Kata kunci: Alat Pelindung Diri (APD), Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan, resiko terhadap kercelakaan
Abstract: The purpose of this study was to find out how the Application of Personal Protective Equipment (PPE) to the employees of the Employment Section in a Voltage State (PDKB). Application is an action in carrying out tigas or activities that aim specifically so that it can be implemented properly in achieving its objectives. The application of PPE is carried out by taking into account the risk of accidents in high, medium and low voltage conditions. Data collection methods carried out in this study were observation and interviews.
Keyword: Personal Protective Equipment (PPE), Occupations in Voltage Conditions, risk of acciden